Wall Street Jatuh karena Ketegangan Perang Dagang AS-Eropa

Liputan6.com, Jakarta – Wall Street terjatuh pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Kejatuhan bursa saham di Amerika Serikat (AS) ini karena pelemahan sektor-sektor yang sensitif terhadap perdagangan.

Hal tersebut terjadi karena semakin memanaskan tensi perang dagang antara Amerika Serikat dengan Eropa. Selain itu, langkah IMF menurunkan prospek ekonomi global juga menjadi mendorong pelemahan Wall Street.

Mengutip Reuters, Rabu (10/4/2019), Dow Jones Industrial Average turun 190,44 poin atau 0,72 persen menjadi 26.150,58. Untuk S&P 500 kehilangan 17,57 poin atau 0,61 persen menjadi 2.878,2. Sedangkan Nasdaq Composite turun 44,61 poin atau 0,56 persen menjadi 7.909,28.

Ketiga indeks utama AS menyelesaikan sesi di zona merah dengan S&P 500 mengakhiri reli yag dicerak selama delapan hari.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia akan mengenakan tarif sebesar USD 11 miliar untuk barang-barang dari Eropa. Hal tersebut menjadi ancaman yang cukup besar untuk berubah menjadi perang dagang.

“Masalah tarif Eropa mengejutkan banyak orang, sama seperti sebelumnya saat munculnya perang dagang antara AS dengan China,” kata Peter Tuz, presiden Chase Investment Counsel, Charlottesville, Virginia, AS.

Hati-Hati Kerja Bareng Zodiak Ini, Mereka Sangat Tidak Sabar!

Liputan6.com, Jakarta – Terkadang jika Anda ingin memutuskan suatu kerja sama, maka dibutuhkan sedikit waktu untuk mempertimbangkannya.

Namun ternyata terkadang waktu yang Anda anggap biasa saja tersebut, ternyata bisa jadi sangat lama oleh beberapa orang karena mereka memiliki kesabaran yang begitu terbatas berdasarkan zodiak.

Mau tahu zodiak apa sajakah tersebut? Apakah zodiak Anda termasuk? Dilansir dari laman Elite Daily, 4 zodiak ini begitu tidak sabar menunggu:

1. Aries

Zodiak ini memiliki sifat, “Apa yang mereka inginkan saat ini, maka mereka harus mendapatkannya saat ini juga”. Tentunya, jika Anda bekerja sama dengan orang zodiak ini, maka mulailah untuk berpikir cepat namun tetap hati-hati karena mereka memang begitu sangat tidak suka menunggu.

Mereka akan benar-benar bereaksi secepat mungkin terhadap sesuatu dan ini tentunya menjelaskan energi kompetitif yang ada pada darah zodiak ini.

IMF Pangkas Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi, Harga Minyak Anjlok

Liputan6.com, Jakarta – Harga minyak turun dari posisi tertinggi dalam lima bukan pada penutupan perdagangan Selasa (rabu pagi waktu Jakarta). Penurunan harga minyak ini terjadi usai IMF memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global.

Selain itu, langkah Rusia yang mengisyaratkan mundur dari kesepakatan pemangkasan produksi dengan OPEC juga menjadi pendorong penurunan harga minyak.

Mengutip Reuters, Rabu (10/4/2019), harga minyak Brent yang menjadi patokan harga dunia turun 49 sen ke level USD 70,61 per barel, setelah mencapai USD 71,34 per barel yang merupakan harga tertinggi sejak November.

Sedangkan untuk harga minyak mentah AS berakhir di USD 63,98 per barel, turun 42 sen setelah juga mencapai harga tertinggi dalam lima bulan di USD 64,79 per barel.

Langkah Presiden AS Donald Trump untuk memberikan tarif pada ratusan barang Eropa menghentikan reli di pasar saham global, yang juga menyeret harga minyak berjangka ke level yang lebih rendah.

“Saya pikir IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan global benar-benar tamparan terbesar hari ini yang dilihat oleh minyak berjangka,” kata Phil Streible, analis senior komoditas RJO Futures, Chicago, AS.

IHSG Berpeluang Kembali ke Zona Hijau

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Hal ini ditopang aksi beli investor asing di pasar regular.

Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (9/4/2019), IHSG menguat 58,61 poin atau 0,91 persen ke posisi 6.484,34. Indeks saham LQ45 mendaki 0,89 persen ke posisi 1.024,35. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

Sebanyak 243 saham menguat sehingga mendukung penguatan IHSG. 156 saham melemah dan 126 saham diam di tempat.

Pada perdagangan Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.484,39 dan terendah 6.429,53.

Total frekuensi perdagangan saham 431.886 kali dengan volume perdagangan 15,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,2 triliun. Investor asing beli saham Rp 517,01 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.133.

10 sektor saham menguat sehingga mendukung penguatan IHSG. Sektor saham aneka industri naik 1,77 persen, dan bukukan penguatan terbesar.

Disusul sektor saham konstruksi menanjak 1,54 persen dan sektor saham perdagangan mendaki 1,34 persen.

Saham-saham catatkan top gainers antara lain saham RAJA mendaki 25 persen ke posisi Rp 300 per saham, saham DUTI melonjak 17,45 persen ke posisi Rp 6.900 per saham, dan saham BNLI menguat 10 persen ke posisi Rp 990 per saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain saham RODA turun 24,73 persen ke posisi Rp 414 per saham, saham APII tergelincir 20,61 persen ke posisi Rp 181 per saham, dan saham GLOB terpangkas 12,61 persen ke posisi Rp 402 per saham.

Harga Emas Melonjak karena Pelemahan dolar AS dan Bursa Saham

Liputan6.com, Jakarta – Harga emas naik ke level tertinggi dalam lebih dari satu pekan pada perdagangan Selasa karena dolar AS dan pasar saham melemah. Pelemahan ini terjadi usai IMF memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global untuk tahun ini.

Selain itu, langkah bank sentral meningkatkan pembelian emas juga menjadi pendorong keknaikan harga emas pada perdagangan Selasa.

Mengutip CNBC, Rabu (10/4/2019), harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD 1.303,98 per ounce, setelah mencapai level tertinggi sejak 28 Maret di USD 1.306,09 per ounce.

Sedangkan untuk harga emas berjangka AS diselesaikan naik USD 6,40 ke level USD USD 1.308,30 per ounce.

Analis senior RJO Futures Bob Haberkorn menjelaskan, alasan utama kenaikan harga emas adalah fakta bahwa IMF menurunkan pertumbuhan ekonomi global dari 3,5 persen nmenjadi 3,3 persen.

“Ditambah dengan berita selama akhir pekan bahwa China meningkatkan cadangan emas mereka memiliki sehingga mendorong perdagangan emas yang lebih tinggi saat ini, ”kata dia.

“Ramalan IMF membuat kegelisahan di pasar, beberapa investor memindahkan dananya ke pembelian aman,” lanjut Bob.

“Kami akan melihat pergerakan harga emas akan kembali ke USD 1.325 selama sekitar dua minggu ke depan,” ia memprediksi.

Bermula dari Hobi, Awie Bah Akim dan Tulatali Jadi Bisnis Menguntungkan

Liputan6.com, Jakarta Sebagai salah satu pusat wisata belanja, Bandung memiliki cukup banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dilansir dari jabarprov.go.id (8/4/2017), data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung menunjukkan bahwa terdapat sekitar 300 ribu UMKM di Kota Kembang itu.

UMKM tersebut bergerak di berbagai bidang. Mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan. Sebagian besar dari para pelaku UMKM ini memiliki cerita yang cukup menarik dan inspiratif dalam mengembangkan bisnisnya. Contohnya, dua pelaku UMKM yang bergerak di bidang kerajinan tangan.

Mereka adalah Susi Ratnaningsih dan Wyda Sadrahwaty. Susi memiliki usaha Awie Bah Akim, sedangkan Wyda mempunyai bisnis Tulatali. Keduanya memiliki kisah yang begitu inspiratif dalam menjalankan usaha mereka. Simak, yuk!

Awie Bah Akim

UMKM Awie Bah Akim (©Awie Bah Akim).

Bisnis yang telah berjalan sejak 2007 ini turut menjaga kelestarian budaya khas Sunda. Awie Bah Akim menjual alat-alat musik khas Sunda yang dibuat secara handmade. Alat-alat musiknya merupakan inovasi dari alat musik yang sudah ada, sehingga cukup unik dan berbeda dari yang lainnya. Pembuatannya pun tak sembarangan karena menggunakan bahan dari bambu pilihan diproses dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

Awie Bah Akim sudah mulai dikenal oleh masyarakat luas. Bahkan, Awie Bah Akim pernah mewakili Indonesia di pameran luar negeri.

Alat musik khas Sunda produk Awie Bah Akim (foto: Instagram Awie Bah Akim).

“Awalnya Bah Akim membuat grup musik yang alat-alat musiknya ia buat sendiri bersama teman-temannya.  Seiring berjalannya waktu, ternyata sering ada permintaan pembuatan alat musik dari bambu. Akhirnya, Bah Akim melihat potensi dari produk ini dan berlanjutlah sampai sekarang,” ujar pemilik UMKM Awie Bah Akim, Susi Ratnaningsih, saat dihubungi oleh liputan6.com (25/3/2019).

Kini, UMKM yang berlokasi di Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Bandung, tersebut mampu menghasilkan omzet lebih kurang Rp 5 juta per bulan. Menurut Susi, Awie Bah Akim dapat terus berkembang hingga seperti sekarang ini karena mendapat dukungan dari banyak pihak, seperti pemerintah, komunitas, dan media.

UMKM tersebut juga mendapat dukungan besar dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Awie Bah Akim telah menjadi nasabah tabungan Simpedes BRI. Selain itu, UMKM ini juga telah bergabung dengan Rumah Kreatif BUMN (RKB) milik BRI sejak sekitar lima tahun lalu.

Susi mengatakan bahwa BRI tak hanya membantunya dalam hal permodalan untuk usaha agar lebih maju lagi. Tak hanya itu, RKB juga memberikan bentuk pelatihan yang mampu memajukan usaha.

“BRI memberikan pelatihan-pelatihan yang sangat membantu bagi saya. Juga pemasaran UMKM,” ucapnya.

Susi pun berharap dapat terus mendapat dukungan dari RKB BRI dan memperoleh kesempatan mengikuti pameran yang diadakan BRI. Saat ini, produk Awie Bah Akim dapat dibeli secara offline maupun online.

Secara online bisa didapatkan lewat akun Facebook Abah Akim, Instagram @awie_bahakim, website www.awiebahakim.com, atau WhatsApp 081221760728.

Untuk alamatnya, Jl. Dago pojok tanggulan no.5 RT 7 RW 3 Kelurahan Dago Kecamatan Coblong. Kota Bandung, 40135.

Tulatali

Pemilik Tulatali, Wyda Sadrahwaty (foto: Instagram Tulatali).

Dalam Bahasa Sunda, Tulatali berarti tali temali. Sesuai namanya, bisnis ini bergerak di bidang kerajinan yang mengaplikasikan hiasan tali temali. Berdiri sejak 2015, Tulatali bermula dari hobi sang pemilik untuk membuat kerajinan tangan seperti bros, kalung, dan dompet kecil, dengan aplikasi tali-temali.

“Tulatali selalu melibatkan tali temali dalam setiap produknya dengan berbagai tehnik kriya, sehingga setiap produk menjadi unik,” ujar pemilik UMKM Tulatali, Wyda Sadrahwaty.

Ia menceritakan, awalnya produk Tulatali berupa bros dan kalung hanya dijual untuk memenuhi pesanan orangtua murid di sekolah sang anak dan dipasarkan di bazaar sekolah. Hingga akhirnya, Wyda  mencoba ikut pameran yang pengunjungnya lebih banyak, seperti pameran hijab fest dan pameran craft yang diadakan dinas kota Bandung. Lambat laun, nama Tulatali pun mulai dikenal.

Kini, produk Tulatali bisa dibeli di toko di Balubur Town Square Bandung dan Rupa Rupi Handicraft Market, serta Instagram @tulatali.

UMKM tersebut berlokasi di Jl. Panaitan No. 35 RT 012/006 Kelurahan Kebon Pisang Kecamatan. Sumur Bandung, Kota Bandung.

Produk Tulatali (foto: Instagram Tulatali).

Tak tanggung-tanggung, pengikut akun @tulatali sudah mencapai 2.230 orang. Wyda pun mengaku bisa memperoleh omzet sekitar Rp 10 -15 juta setiap bulannya dari penjualan Tulatali.

Menurutnya, Tulatali bisa dikenal banyak pelanggan karena ia banyak mengikuti program yang disediakan oleh RKB BRI. Ya, sama seperti Susi, Wyda juga merupakan peserta RKB BRI. Namun berbeda dengan Susi, Wyda merupakan nasabah Britama.

“Pelatihan dan workshop dari RKB BRI sangat membantu kemajuan Tulatali ,mulai dari workshop macrame, ecoprint, hingga suminagasi, yang kemudian saya aplikasikan ke produk tulatali. RKB BRI juga pernah memfasilitasi Tulatali di beberapa pameran dengan market pasar berbeda,” kata dia.

Wyda melanjutkan, dirinya juga pernah ikut incubator yg diselenggaran oleh RKB BRI. Menurutnya, di sana ia mendapat banyak sekali ilmu, terutama untuk keuangan, logistik, pemasaran, dan pelatihan tentang marketplace. Secara perlahan-lahan, imbuh Wyda, ilmu itu sudah mulai ia terapkan dalam bisnisnya.

Menginspirasi

Kisah Susi dan Wyda di atas dapat memberi inspirasi bagi para calon pelaku UMKM bahwa hobi dapat menjadi bisnis yang menguntungkan. Selain itu, usaha seperti Awie Bah Akim juga dapat menjaga kelestarian budaya lokal.

Para calon pelaku UMKM juga dapat mencontoh Susi dan Wyda yang mencari dukungan kepada RKB dari BRI. Perlu diketahui, program tersebut yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN sebagai upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah.

Nantinya,  RKB akan mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM dalam menjawab tantangan utama dalam peningkatan kompetensi, peningkatkan akses pemasaran, dan kemudahan akses permodalan.

Ingin mengikuti jejak Susi dan Wyda? Anda bisa mencari informasi tentang RKB lebih lanjut atau mendaftarkan diri di Rumah Kreatif BUMN BRI Cabang Bandung yang beralamat di Jl. Jurong No.50, Pasteur, Sukajadi, Kota Bandung Jawa Barat 40161.

Selamat mencoba!

3 Pilar Integrasi Keuangan yang Jadi Komitmen ASEAN

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menghadiri pertemuan ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors (AFMGM) 2019, pada 2-5 April 2019, di Chiang Rai, Thailand.

Pertemuan tersebut membahas tantangan kerja sama keuangan negara-negara ASEAN dalam mencapai visi ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2025.

Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia (BI) Wahyu Pratomo mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendorong tercapainya target AEC.

Ini diantaranya penguatan integrasi dan konektivitas ekonomi untuk meningkatkan daya saing dan mendorong pembangunan inklusif, serta berorientasi pada pembangunan manusia.

Dia mengatakan dalam pertemuan tersebut ke-10 negara ASEAN berkomitmen untuk memperhatikan tiga pilar penting dalam proses integrasi keuangan di ASEAN.

“Sekarang 10 negara ASEAN komitmen mencapai milestone 2025. Ada kita sebut proses integrasi di sektor ekonomi dan keuangan,” kata dia, di Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Dia menjelaskan pilar pertama yang perlu dilakukan adalah mendorong terciptanya integrasi Keuangan. Integrasi bertujuan untuk meningkatkan interkoneksi jasa dan pasar keuangan di ASEAN.

Reporter: Wilfridus Setu Umbu

Sumber: Merdeka.com

Pilar kedua ialah inklusi keuangan. Proses integrasi keuangan ASEAN, kata dia, harus ditujukan untuk meningkatkan inklusi jasa keuangan.

Dengan demikian, integrasi keuangan dapat dirasakan manfaatnya oleh semua negara anggota dan juga oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kita boleh berintegrasi antarsektor keuangan. Tapi diharapkan integrasi dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin anggota masyarakat di ASEAN. Ini perlu didukung pilar inklusi keuangan,” ungkapnya.

Sementara pilar ketiga yang tak kalah penting dalam proses integrasi keuangan di wilayah ASEAN yakni stabilitas keuangan. “Artinya proses integrasi keuangan ASEAN harus memperhatikan stabilitas sistem keuangan di setiap negara anggota dan juga di kawasan,” jelas Wahyu.

“Dengan sektor keuangan teringrasi, masalah satu negara mudah berdampak ke negara lain. Makanya kita punya pilar stabilitas keuangan,” tandasnya.

Miliarder Ini Makan 5 Kaleng Ikan Sarden Setiap Hari, Mengapa?

Untuk itu, tidak heran hasil dari tes darah yang dijalani Cooper menunjukkan bahwa ia memiliki jumlah omega-3 terbaik dari siapapun yang pernah diuji oleh Red Bull.

Meskipun saat ini ia masih berada dalam kondisi yang baik, namun Cooper mengatakan bahwa masa terbaiknya berada di rentan umur 40 hingga 50 tahun.

Cooper menambahkan jika kebiasaannya ini nantinya dapat menginspirasi pria lain diluar sana untuk dapat menjaga staminannya agar mencapai puncak kinerjanya di kemudian hari.

Selain itu, Cooper juga mempromosikan jika memakan ikan sarden maka bisa membuat Anda lebih kuat, sehat, dan sama aktifnya seperti pria yang berusia 30 tahun meskipun saat ini usia Anda menginjak 50 tahun.

Menteri Rini: Garuda Sudah Catat Untung, Kinerja Terus Jaga

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku saat ini sebanyak 60 persen pegawai BUMN berasal dari kalangan milenial. Karena para generasi muda ini yang nanti membawa BUMN terus berkembang.

Dijelaskannya, pada 2014, laba BUMN sebesar Rp 140 triliun. Namun hingga akhir 2018, laba BUMN meningkat drastis hingga tembus ke angka Rp 188 triliun. Adapun pada 2019 laba BUMN ditargetkan tembus Rp 200 triliun. Dibawah tangan para milenial ini, Rini memiliki cita-cita besar.

“Ibu titip, tanggung jawab para milenial BUMN bisa membawa keuntungan BUMN lebih baik lagi sampai ke titik Rp 500 triliun dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Rini di Sidoarjo, Minggu, 7 April 2019.

Saat ini, hal yang dilakukan adalah membangun fondasi demi efektifitas dan kekuatan BUMN jauh lebih baik. Selain dengan mempekerjakan para milenial, menciptakan holding dan sinergi antar BUMN juga menjadi salah satu modalnya.

“Kita harus selalu bersatu dan Ibu tekankan kita harus saling menjaga supaya BUMN sehat karena kita harus tanggung jawab untuk bisa turunkan ke anak cucu, cicit kita,” tambahnya.

Berdasarkan data prognosis kinerja keuangan yang dikutip dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), total pendapatan yang dikantongi perseroan pelat merah mencapai Rp2.339 triliun pada 2018. Realisasi itu naik 10,45 persen dari Rp2.027 triliun tahun sebelumnya.

Pendapatan yang dikantongi oleh BUMN terus mengalami pertumbuhan dari periode 2015—2018. Jumlah yang dikantongi tiap periode yakni Rp1.699 triliun pada 2015, Rp1.710 triliun pada 2016, Rp2.027 triliun pada 2017, dan Rp2.339 triliun pada 2018.

Dari sisi laba bersih, nilai yang dikantongi, menurut prognosis Kementerian BUMN, senilai Rp188 triliun pada 2018. Pencapaian itu tumbuh tipis 1,07 persen dari Rp186 triliun pada 2017.

2 Modal Indonesia Tarik Investasi

Liputan6.com, Jakarta Sebagai bagian dari ASEAN, Indonesia dinilai memiliki dua modal untuk bisa menarik investasi. Modal pertama yang dimiliki kawasan ASEAN yakni kondisi perekonomian yang kondusif.

Ini tampak dalam pertumbuhan ekonomi rata-rata negara di kawasan yang melampaui pertumbuhan ekonomi global.

Pernyataan ini menguak dalam pertemuan ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors (AFMGM) 2019, pada 2-5 April 2019, di Chiang Rai, Thailand. Pertemuan tersebut dihadiri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Pertumbuhan ekonomi relatif tinggi, pertumbuhan ekonomi dunia sekitar 3 persen, 3,1 sampai 3,2, ASEAN itu rata-rata 10 negara pertumbuhannya menurut IMF diperkirakan di atas 5 persen,” kata Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia (BI), Wahyu Pratomo di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi menjadi daya tarik tersendiri yang dimiliki ASEAN untuk menarik investasi. “Itu menunjukkan bahwa kawasan ini dinamis dan pertumbuhan relatif tinggi,” jelas dia.

Selain itu, stabilitas keuangan yang terjaga turut menjadi modal bagi ASEAN, termasuk Indonesia dalam menarik investor.

“Dan sekarang perhatian dunia diarahkan ke Asean karena pertumbuhan tinggi dan stabilitas keuangan terjaga itu dua hal yang buat Asean menarik bagi komunitas internasional maupun investor internasional,” tandasnya.

Reporter: Wilfridus Setu Umbu

Sumber: Merdeka.com

BI Dorong Pemakaian Mata Uang Lokal untuk Transaksi Bilateral ASEAN

Liputan6.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI), bersama Bank Negara Malaysia (BNM), dan Bank of Thailand berkomitmen mendorong penggunaan mata uang lokal (local currency settlement framework) dalam transaksi perdagangan bilateral di kawasan ASEAN.

Penggunaan mata uang lokal dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Selain itu, menciptakan perekonomian yang lebih efisien. Terakhir Indonesia menjalin kerja sama dengan Bangkok Sentral ng Pilipinas (BSP/Bank Sentral Filipina).

Direktur Departemen Internasional Bank Indonesia, Wahyu Pratomo mengakui, hingga saat ini, masih belum banyak pelaku usaha yang memanfaatkan skema ini dalam transaksi dengan negara mitra.

“Di lapangan ada beberapa kendala. Dari interaksi dengan pelaku usaha sebagian besar pelaku usaha belum aware dengan opsi local currency. Wajar karena baru berjalan satu tahun. Butuh waktu mengubah kebiasaan. Pelaku usaha sejak dulu terbiasa pakai USD untuk settlement-nya,” ujar dia di Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

“Informasi dari perbankan untuk transaksi dengan Thailand dan Malaysia, infrastruktur di perbankan kita sudah siap. Hanya memang masalah di kesadaran, perbankan sudah lakukan sosialisasi skema itu,” lanjut dia.

Selain itu, kata dia, proses sosialisasi tidak bisa hanya dilakukan di Indonesia saja, melainkan juga di negara mitra. Sebab pelaksanaan skema ini butuh komitmen dua belah pihak.

“Butuh dua pihak baik Indonesia juga di negara mitra. Jadi butuh upaya penyadaran tidak hanya di Indonesia tapi juga di negara mitra kita,” kata dia.

Dia mengatakan, saat ini, BI belum memasang target capaian tertentu. Namun, upaya memperluas pemanfaatan skema ini bakal terus dilakukan.

“Kami tidak punya target berapa besar dalam berapa tahun. Tapi sebagai proses. Juga ada sukses story yang bisa di-share antara satu pelaku usaha dengan yang lainnya. Seperti bola salju yang makin lama makin besar,” ujar dia.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

3 Negara Bakal Bisa Pakai Sistem Pembayaran QR Code Indonesia

Bank Indonesia (BI) tengah menyiapkan standarisasi sistem pembayaran berbasis QR Code (quick response code).

Standarisasi tersebut diberi nama QRIS atau QR Code Indonesia Standard. Standarisasi tersebut dirasa perlu untuk segera diterapkan mengingat penggunaan QR Code dalam sistem pembayaran semakin marak.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih Hendarta mengungkapkan, BI memiliki beberapa alasan khusus untuk mengatur standarisasi QR Code tersebut.

Salah satunya adalah untuk memastikan sistem pembayaran tersebut efisien serta menjamin keamanan dari QR Code. QRIS ditargetkan dapat diimplementasikan pada semester II 2019.

“Kita juga mendukung jadi kita berusaha untuk mendukung, berkontribusi dan mensupport dengan berinovasi mendorong bagaimana sistem pembayaran ini dapat dilakukan secara efisien, murah, cepat aman, itu yang ingin  kita lakukan,”  kata dia dalam acara Bincang-Bincang Media di Kantor BI, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Selain itu, dia menegaskan pihaknya tidak ingin terlambat membuat regulasi dan standarisasi QR Code. Lantaran di beberapa negara tetangga hal ini sudah dilakukan sejak dua tahun belakangan.

Dia menuturkan, QR Code terbukti dapat memberi banyak manfaat. Salah satunya adalah dapat meningkatkan minat wisatawan sebab pembayaran menjadi jauh lebih mudah.

Trend emerging market, kita lihat China, Thailand sudah menerapkan. QR Code di Thailand itu pedagang kaki lima sudah QR Code. Kita lihat ini perlu dan bisa meningkatkan pariwisata,  lihat turis-turis, mereka banyak menggunakan QR Code,” ujar dia.

Selain itu, dengan ada standarisasi tersebut diharapkan dampak-dampak negatif yang mungkin muncul dari sistem pembayaran QR Code tidak akan sampai terjadi di Indonesia. Seperti yang pernah terjadi di China.

“Di berbagai negara mulai terjadi scamming. BI melihat sebelum kita terlambat seperti negara lain nanti malah susah, sebelum banyak, kita lakukan standarisasi. Di China kerugian akibat scamming sampai USD 13 juta,” ungkapnya.

“Dengan adanya latar belakang ini, maka kita melihat perlu ada solusi bagaimana cara kita mendorong cashless society, maka-nya ada QR Code,” dia menambahkan.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

Produk Panel Surya RI Tembus Pasar AS dan Eropa

Sebelumnya, Pemerintah, khususnya Kementerian ESDM, terus mendorong penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Tanah Air. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan energi fosil.

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Harris mengatakan, cadangan energi fosil terus berkurang setiap tahun. Oleh karena itu, jika sumber energi alternatif tidak dipersiapkan sejak dini, dapat menggangu kebutuhan akan energi. 

“Kalau kita kembali melihat kepada bagaimana energi di Indonesia sampai dengan saat ini, kita masih menggunakan energi fosil sebanyak 90 persen lebih. Batu bara paling banyak kemudian minyak dan gas. Karena terus berkurang pemanfaatannya, maka kita kurangi,” kata dia, dalam pembukaan The 7th Edition of INAGRRENTECH 2019 di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 4 April 2019.

Dia menuturkan, untuk mengurangi penggunaan energi fosil, diperlukan langkah-langkah untuk meningkatkan penggunaan EBT.

“Untuk melakukan itu maka peran energi bersih yang terbarukan, yang sustainable kita tingkatkan. Wujudnya lewat tenaga angin, tenaga matahari yang wujudnya banyak. Ini belum diterapkan maksimal karena perannya di bawah 10 persen,” urai dia.

Berdasarkan data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), bauran energi baru terbarukan (EBT) untuk pembangkit listrik masih 12,4 persen pada 2018. Sumber energi terbesar untuk pembangkit listrik masih berasal dari batu bara sebesar 60,5 persen dan gas bumi, 22,1 persen.

Padahal, Indonesia menargetkan bauran EBT untuk pembangkit listrik bisa mencapai 23 persen pada 2025. Itu berarti, masih ada kekurangan 10,6 persen bauran EBT untuk mencapai target itu.

“Energi kita lihat sebagai penggerak ekonomi. Maka tentunya aspek pentingnya benar-benar harus kita jaga,” ujarnya.

Dia pun mengakui, saat ini masih cukup banyak masyarakat Indonesia, yakni sebanyak 2.500 desa, yang belum memiliki akses sambungan listrik.

EBT, kata dia, menjadi salah satu sumber energi alternatif yang dapat diandalkan dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di daerah-daerah tersebut.

“2.500 desa itu sama sekali belum ada dan pemerintah punya program untuk itu. Bapak ibu sebagaimana kita ada target 23 persen untuk EBT dan upaya untuk mencapai target itu dilakukan oleh pemerintah, swasta dan lembaga pembiayaan itu ada upaya untuk mencapai itu agar listrik bisa dirasakan oleh kita,” tandasnya.

Nasihat Kakek yang Diingat Orang Terkaya di Dunia

Dalam pidatonya yang sama, Jeff Bezos juga memberikan 12 pertanyaan penting tentang kehidupan yang perlu dijawab. Berikut pertanyaan inspiratif tersebut: 

1. Akankah kamu merasa bangga atas bakatmu atau bangga pada pilihanmu?

2. Bagaimana caramu memakai bakat yang kamu miliki? Pilihan apa yang akan kamu buat?

3. Akankah inersia (takut untuk berubah -red) menjadi pemandu untukmu, atau akankah kamu mengikuti passion-mu?

4. Akankah kamu mengikuti dogma, atau akankah kamu menjadi original?

5. Akankah kamu memilih sebuah kehidupan yang santai, atau kehidupan yang melayani dan berpetualan?

6. Akankah kamu layu karena dikritik, atau akankah kamu mengikuti keyakinanmu?

7. Akankah kamu abai ketika salah, atau akankah kamu meminta maaf?

8. Akankah kamu melindungi hatimu dari penolakan, atau akankah kamu mengambil tindakan ketika jatuh cinta?

9. Akankah kamu bermain aman, atau akankah kamu sedikit nakal?

10. Ketika situasi sulit, akankah kamu menyerah, atau akankah kamu terus mengejar?

11. Akankah kamu menjadi orang sinis, atau akankah kamu membangun?

12. Akankah kamu memilih menjadi cerdas dengan mengorbankan orang lain, atau akankah kamu memilih menjadi orang yang baik?

Janji Benahi Jiwasraya, Menteri Rini Minta Nasabah Tak Khawatir

Sebelumnya, Pengamat asuransi, Irvan Raharjo meyakini manajemen baru PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mampu memperbaiki kinerja perseroan di tengah upaya penyelesaian polis JS Saving Plan.

Sebagai langkah awal perbaikan, dia menyarankan manajemen baru menghentikan penjualan produk investasi JS Saving Plan.

Ini lantaran kasus tunda bayar polis JS Saving Plan terjadi karena adanya kesalahan manajemen yang lalu dalam menempatkan portofolio investasi yang menyebabkan perusahaan kesulitan likuiditas.

“Bisa, bisa, nomor satu setop Saving Plan itulah. Saving Plan itu sifatnya investasi, bukan proteksi saja dan kedua dia harus membuat profiling yang sangat detail, supaya tidak salah penempatan. Jadi intinya Saving Plannya disetop lah,” ujar Irvan di Jakarta, Jumat, 18 Januari 2019.

Seperti diketahui, saat ini manajemen Jiwasraya yang baru telah menawarkan opsi perpanjangan masa polis (roll over) dengan kompensasi bunga 7 persen dibayar di muka kepada para nasabahnya yang mengalami tunda bayar klaim produk JS Saving Plan.

Selain langkah tersebut, Irvan bilang untuk memperkuat likuiditasnya Jiwasraya diharapkan fokus menjual kembali produk murni asuransi, seperti asuransi kecelakaan, asuransi kesehatan, dan lain-lain.

“Selain itu, ya digitalisasi, menjual melalui digital. Terus aset nonproduktif seperti gedung-gedung tua dikerjasamakan dan dioptimalkan. Sekarang zamannya sudah serba digital, ada bisnis hotel tanpa punya hotel, bisnis transportasi tanpa punya mobil, kan ngapain juga Jiwasraya mesti punya gedung besar seperti itu enggak ada nilai produktifnya. Dijadikan hotel, kafe kan masih bisa itu,” jelas Irvan.

Sejauh ini, Jiwasraya telah memiliki sejumlah strategi dalam rangka meningkatan kinerja perseroan sepanjang 2019 dan memenuhi kewajiban polis produk JS Saving Plan.

Pertama, manajemen akan meningkatkan penjualan produk asuransi Jiwasraya kepada peserta baru, dan menambah manfaat produk asuransi kepada peserta eksisting. Kedua, mengembangkan varian produk asuransi Jiwasraya yang sifatnya lebih simple dan kekinian seperti asuransi mikro dengan premi yang ringan.

Ketiga, melakukan efisiensi dengan mengembangkan platform digital. Keempat, meningkatkan pemanfaatan aset-aset yang tidak produktif. Sedangkan untuk langkah terakhir, manajemen juga akan membenahi penempatan portofolio investasi, sehingga tidak lagi mengalami ketidakcocokan (missmatch) yang mengganggu likuiditas.

Sri Mulyani Bertemu Orang Terkaya Dunia Michael Bloomberg, Bahas Apa?

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani kembali dinobatkan sebagai Menkeu Terbaik di Asia Pasifik versi majalah keuangan FinanceAsia pada 2 April 2019.

Sebelumnya, FinanceAsia telah menobatkan Sri Mulyani sebagai Menkeu terbaik se-Asia Pasifik pada 2017 dan 2018.

Menurut FinanceAsia, Sri Mulyani berhasil membawa ekonomi Indonesia ke arah lebih baik dengan mencatatkan defisit anggaran terendah dalam enam tahun terakhir pada 2018 (1,76 persen dari produk domestik bruto/PDB). Demikian mengutip dari keterangan tertulis, Kamis, 4 April 2019. 

Melalui program amnesty pajak yang diluncurkan pada 2016-2017, Sri Mulyani berhasil meningkatkan kepatuhan pajak yang pada akhirnya berhasil meningkatkan penerimaan perpajakan.

Melalui Global Green Sukuk, Sri Mulyani juga mengantarkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menjual green bonds, surat utang yang digunakan secara spesifik membiayai proyek-proyek untuk iklim dan lingkungan yang terjual hingga USD 1,25 miliar.

Selain itu, di tengah pelemahan nilai tukar seiring perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China, pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) juga dinilai berhasil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Seperti Twit, Gaji Bos Twitter Hanya 140 sen

Twitter merupakan salah satu media sosial dengan sistem keamanan yang paling terpercaya dan tidak mudah dibobol.

Kendati demikian, jika kamu pengguna aktif media sosial microblogging yang satu ini, ada baiknya kamu melakukan sejumlah kiat-kiat untuk membentengi akun kamu dari ancaman siber. 

1. Aktifkan Verifikasi Log in 

Langkah ini merupakan cara terbaik untuk meningkatkan keamanan akun kamu.

2. Gunakan Password yang Kuat 

Biasakan untuk membuat kata sandi yang memiliki tingkat kesulitan tinggi untuk diretas dan tidak digunakan di situs-situs lainnya. 

3. Gunakan Password Manager

Dengan menggunakan layanan ini, kamu dapat memperoleh password yang kuat dan unik di manapun. Misalnya, 1Password atau LastPass.

Kata Ekonom soal Kartu Sakti Jokowi

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani angkat suara terkait kartu sakti yang akan dikeluarkan Calon Presiden Joko Widodo ( Jokowi). Keberadaan kartu baru tersebut dikatakan bisa membuat penanganan kemiskinan di Indonesia menjadi lebih sistematis dan terintegrasi.

“Jadi beliau (Jokowi) menyampaikan bahwa untuk program penanganan kemiskinan yang selama ini menggunakan PKH dan bantuan pangan non tunai maka itu akan bisa diubah menjadi suatu kartu baru yang bisa meng-cover khusus untuk kebutuhan masyarakat miskin,” kata Sri Mulyani di Gedung BPJS Kesehatan, Jakarta, Senin, 25 Februari 2019.

Saat ini, ada beberapa jenis kartu yang sudah dikeluarkan. Misal untuk pendidikan ada Kartu Indonesia Pintar (KIP), bidik misi, bea siswa Kementerian Agama hingga LPDP.

“Maka ini bisa dijadikan suatu program yang lebih terintegrasi dari mulai awal hingga sampai pada pendidikan tinggi. Sehingga masyarakat kita bisa tercover,” ujarnya.

Hal tersebut juga dapat dilakukan di bidang kesehatan. Di mana semua program dan kartu diintegrasikan menjadi satu.

“Maka ini juga bisa untuk didesain dan diintegrasikan lagi. Jadi yang disampaikan adalah merupakan suatu keberlanjutan atau perbaikan dari program – program yang selama ini sudah mulai membangun pondasi bagi Indonesia yang maju, yaitu Indonesia yang setiap masyarakatnya terlindungi kebutuhan pangan, kebutuhan dari sisi kesehatan dan kebutuhan dari sisi pendidikan,” ujar dia.

Sementara dari sisi anggaran, Sri Mulyani menyebut bahwa program tersebut tidak akan menimbulkan ledakan anggaran. Bahkan bisa menjadi lebih efisien, sebab selama ini anggaran yang digunakan itu terpragmentasi di berbagai macam program.

“Maka dengan insiatif ini akan bisa memberikan peluang untuk program – program ini bisa dievaluasi secara menyeluruh dan anggaran yang selama ini terpragmentasi bisa dikonsolidasikan. Jadi menurut saya ini adalah suatu langkah yang bagus dan akan lebih baik dari sisi dampaknya dari sisi anggaran mungkin tidak akan menimbulkan suatu ledakan tapi bahkan merupakan sesuatu yang jauh lebih akuntable karena dana dana yang selama ini mungkin terpragmentasi bisa menjadi jauh lebih terkonsolidasi dengan baik,” dia menandaskan.

Menteri Susi: Pencurian Ikan Bikin Rumah Tangga Nelayan Merosot

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti mengungkap dampak dari ilegal fishing atau penangkapan ikan ilegal menyebabkan nelayan Indonesia kehilangan mata pencahariannya.

Sebab, akibat dari pencurian ikan ini, jumlah rumah tangga nelayan turun hampir mencapai 50 persen.

“Ilegal fishing telah menyebabkan jumlah rumah tangga nelayan turun hampir 50 persen lebih, yang tadinya 1,6 juta kepala rumah tangga tahun 2014 tinggal 800 ribu,” kata Susi, saat ditemui di Universitas Sahid Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Dampak dari pencurian ikan ini pun lantas membuat produksi ekspor perikanan Indonesia kala itu menurun. Sebab, jumlah stok ikan pada 2014 tercatat hanya mencapai 7,1 juta ton saja. Namun, ada kebijakan menenggelamkan kapal, stok ikan kembali meningkat.

“Hanya dengan menenggelamkan kapal mereka semua ribuan kapal ini pergi. Indonesia tahun 2016 saja stok ikan kita sudah di posisi 12,5 juta ton,” imbuh dia.

Dia pun memperkirakan, ketersedian ikan di laut Indonesia akan terus tumbuh signifikan dengan kebijakan penenggelaman kapal.

“Tahun 2018 sensus stok ikan dilakukan komisi pengkajian ikan nasional nanti ada dirilis saya dengar sudah di atas 13 juta ton. Namun karena belum rilis resmi saya belum berani sebutkan angkanya tapi di atas 13 juta ton,” ujar dia.

Sebelumnya, Susi Pudjiastuti mengatakan, sesuai dengan visi Presiden yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara poros maritim di dunia, berbagai kebijakan telah ditempuh.

Tak terkecuali penangkapan ikan ilegal atau illegal fishing dengan cara menenggelamkan kapal-kapal asing.

“Semua anak-anak Staf di KKP tidak dalam situasi senang. Genderang perang sesuai dengan perintah presiden kita diminta berantas ilegal fishing dengan tenggelamkan,” kata dia.

Namun tanpa pikir panjang, intruksi presiden itu dijalankan oleh kementerian yang dipimpinnya. Sebab dia menilai, dengan penenggalaman kapal bisa mejadi salah satu yang elegan dalam menyelesaikan akar kejahatan di sektor perikanan.

“Ini cara terbaik. Ini dengan informasi lobi kita panggil pengusaha dan dubesnya, dari sisi diplomasi sudah cantik oke. Yang kita lakukan stop ilegal fishing atau pulangkan kapal Anda atau saya tenggelamkan,” tegasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Mendag Pastikan Persediaan Bawang Putih Cukup

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura menggelar operasi pasar bawang merah dan bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta. Upaya ini dilakukan untuk menstabilkan harga kedua komoditas tersebut yang terus melonjak di pasaran.

Kenaikan harga ini turut dikeluhkan Manulang (33), seorang pedagang bawang merah di Pasar Induk Kramat Jati. Dia mengatakan, harga jual bawang putih terus naik sejak beberapa pekan terakhir.

“Sekarang harganya Rp 30 ribu (per kg), udah semingguan. Sebelumnya macem-macem. Pernah Rp 10 ribu, (pekan) kemarin Rp 20 ribu,” ungkap dia kepada Liputan6.com, Jumat (5/4/2019).

Dia juga menyatakan, hanya mengambil sedikit untung dalam bisnis ini. Sebab, ia mendapat 1 kg stok bawang putih dari pihak bandar Rp 28 ribu, atau lebih murah Rp 2 ribu.

Ungkapan senada dilontarkan Yeni (27), seorang pendagang bawang merah di pasar yang sama. Menurut kabar yang didapatkannya, produksi bawang merah saat ini memang sedang tipis.

“Sekarang lagi Rp 35 ribu (per kg). Udah mau dua minggu. Pernah paling Rp 15 ribu, terus Rp 25 ribu. (Penyebabnya?) Kurang tau sih. Kalau kedengarannya sih panennya yang berkurang,” jelasnya kepada Liputan6.com.

Di sisi lain, seorang pedagang bawang putih bernama Fikri (23) mengucapkan, produk bawang putih bulat selama satu pekan terakhir dijualnya Rp 30 ribu per kg.

“Dapat dari bandar Rp 25 ribu, dijual Rp 30 ribu. Sudah satu mingguan. Sebelumnya bermacam-macam. Bisa Rp 23 ribu per kg, Rp 22 ribu, naik terus,” tutur dia kepada Liputan6.com

Seorang pedagang lain bernama Yuli (32) bahkan menerangkan, harga jual bawang putih sempat menyentuh angka Rp 18 ribu per kg.

“Sebelumnya bisa Rp 18 ribu. Tapi sekarang saya jualnya bawang putih bulat Rp 26 ribu (per kg), kalau yang cutting Rp 40 ribu (per kg),” ujar dia kepada Liputan6.com.

Petani Tembakau Tolak Penggabungan Produksi Rokok Kretek

Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mengkaji penggabungan batasan produksi sigaret putih mesin (SPM) dan sigaret kretek mesin (SKM) untuk mencari struktur tarif ideal.

“Kami akan lihat lagi di tahun ini. Tiap tahun akan kami lihat, makanya kajian dari teman-teman yang menguatkan kami butuhkan,” kata Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Badan Kebijakan Fiskal, Nasruddin Djoko Surjono, seperti mengutip Antara, Selasa (2/4/2019).

Peraturan Menteri Keuangan 146/2017 menjabarkan rencana penggabungan jumlah produksi SKM dan SPM, jika diproduksi oleh perusahaan yang sama.

Artinya, setiap pabrikan rokok yang memproduksi rokok jenis SKM dan SPM atau gabungan keduanya dengan jumlah tiga miliar batang, maka perusahaan tersebut wajib membayar tarif cukai tertinggi di setiap jenisnya.

Nasrudin menambahkan, pihaknya akan melakukan kajian mengenai bagaimana idealnya struktur tarif. “Semakin banyak tarif, semakin banyak celah untuk penghindaran pajak (tax avoidance), bukan melanggar tapi menghindar (avoid),” tambah Nasrudin.

Menurut dia, hal itu bertujuan untuk menutup kesempatan perusahaan besar asing memanfaatkan celah batasan produksi dengan membayar tarif cukai lebih rendah.

Kenyataannya sampai saat ini, beberapa pabrikan asing besar masih dapat menikmati cukai murah untuk jenis rokok yang diproduksi, meskipun secara total sudah memproduksi rokok buatan mesin lebih dari tiga miliar batang.

Namun Kementerian Keuangan menunda rencana penggabungan ini dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan 156/2018.

Tak hanya penggabungan produksi, pemerintah juga menunda kelanjutan kebijakan penyederhanaan layer tarif cukai. Seharusnya, untuk tahun ini, layer tarif cukai menjadi delapan layer.

Nasruddin kembali menegaskan peluang untuk kembali melanjutkan rencana penggabungan batasan produksi SPM dan SKM masih tetap terbuka. Untuk saat ini, pemerintah masih menerima pendapat dari para pelaku usaha.

“Tapi ditunda itu bukan berarti berhenti di situ. Pembahasan ini masih panjang, tapi kan ini eranya demokrasi, jadi perlu pemahaman yang perlu dilakukan,” tegasnya.

Peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Abdillah Ahsan, sebelumnya berharap pemerintah merealisasikan penggabungan batasan produksi SKM dan SPM.

Dengan kondisi sekarang ini, Abdillah melanjutkan, banyak pabrikan besar asing yang masih menikmati tarif cukai murah.

“Kalau saya pengusaha rokok SPM, saya produksi 2,99 miliar batang SPM. Walau (tarif cukainya) lebih murah beberapa rupiah saja, tapi kalau dikali 2,99 miliar batang? Yang harusnya disubsidi itu UKM. Industri rokok tidak perlu disubsidi,” tegasnya.

Sebelumnya, perusahaan rokok kecil yang tergabung dalam Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) juga mendorong pemerintah untuk merealisasikan penggabungan batasan produksi SKM dan SPM karena pabrikan rokok asing besar sampai saat ini masih menikmati tarif cukai murah.

Serikat Pekerja AP II Kirim Surat kepada Kementerian BUMN, Ada Apa?

Liputan6.com, Jakarta – Serikat Karyawan PT Angkasa Pura II (Sekarpura II) menyatakan sikap terkait rencana holding perusahaan transportasi udara oleh Kementerian BUMN. Mereka berkirim surat untuk mempertanyakan rencana tersebut. 

Dalam penyampaian pertanyaan sikap kepada pemerintah itu, hadir seluruh Ketua DPC Sekarpura II dari 15 bandara udara di Indonesia. Juga pengurus pusat yang memang berkantor di Gedung 600, Bandara Internasional Soekarno Hatta. 

“Kami, sekitar hari Jumat, 5 April 2019, Sekarpura II bersama Sekarpura I sudah melayangkan surat ke Kementerian BUMN, untuk mempertanyakan rencana holding tersebut,” tutur Sekjen Sekarpura II, Krisna Wijaya, Selasa (9/4/2019).

Sementara, Ketua DPP Sekarpura II, Robby Saputra, menuturkan isi surat tersebut ada lima poin pertanyaan yang diajukan mewakili seluruh kekhawatiran ribuan karyawan yang ada di AP I dan AP II. 

“Pertama, seberapa penting holding bisnis sarana dan prasarana perhubungan udara untuk segera dilakukan?” tutur Robby. 

Lalu kedua, dampak positif yang konkret atas rencana holding yang akan dilakukan Kementerian BUMN terhadap PT AP I dan PT AP II?

Ketiga, saat ini AP I dan AP II selaku perusahaan BUMN yang bisnisnya berkembang dengan baik, sehingga mempertanyakan kenapa akan dilakukan holding dengan perusahaan yang kurang baik secara keuangan.

Sekarpura II juga mempertanyakan kajian hukum dan bisnis, konsep tata kelola, serta peluang rencana holding tersebut terhadap Serikat Pekerja PT Angkasa Pura I dan II. Baik dari sisi perusahaan dan juga karyawan. 

“Kami juga meminta time line proses holding bisnis sarana dan prasarana perhubungan udara Kementerian BUMN,” ungkap Robby. 

Dalam surat tersebut, Sekarpura II memberi batasan agar Kementerian BUMN memberikan jawaban atau balasan surat, paling lambat pada hari ini pukul 16.00 wib. Namun, dari informasi yang didapat Sekarpura II, surat tersebut masih proses penomoran dan penandatanganan. 

“Sekali lagi, surat tersebut bertujuan untuk menjawab keresahan agar karyawan kami dalam tanda kutip seperti biasa atau lebih baik lagi, ketika holding dilakukan. Kalo enggak baik akan breafing lagi kepada para ketua DPC untuk sikap selanjutnya,” tuturnya. (Pramita Tristiawati) 

Menteri Rini Undur Puncak Perayaan HUT BUMN Jadi 20 April 2019

Media Sosial sedang ramai isu tentang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) BUMN yang menjadi ajang kampanye terselubung. Penilaian warganet ini karena perayaan HUT tersebut, jatuh di hari yang sama dengan kampanye akbar Jokowi-Maruf pada 13 April di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Menteri BUMN Rini Soemarno langsung membantah hal ini. Dia menegaskan perayaan ultah BUMN sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Bahkan rangkaian acaranya sudah dimulai di beberapa kota di Tanah Air.

“HUT BUMN yang ke-21 jatuh tanggal 13 (April). Jadi dari awal kita sudah bikin jadwal. Kita bikin acara ultah diman-mana, BUMN kan di seluruh Indonesia, minggu lalu di Sidoarjo Jawa Timur. Minggu sebelumnya di Medan,” kata Menteri Rini di Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019).

Dia menjelaskan, jika rencana perayaan di Jakarta yang semula dijadwalkan pada tanggal 13 April merupakan puncak acara HUT Kementerian BUMN.

“Puncaknya kita ingin pas ultahnya yaitu tanggal 13, karena itu kepentingan BUMN, kita inginnya bikin di monas ramai-ramai,” tegas Rini.

Selain itu, kata Rini, Monas dipilih sebagai lokasi HUT karena berdekatan dengan lokasi gedung baru salah satu BUMN yang akan dibangun yaitu DanaReksa.

“Karena kita juga sebelahnya BUMN ada gedung Danareksa, kita mau groundbreaking jadi pas tanggal 13. Kita sudah siapin semua,” dia menuturkan.

Mekanismenya, menurut Rini, seluruh karyawan yang ingin ikut berpartisipasi diharuskan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi LinkAja. Sebab di hari tersebut juga sekaligus merupakan peluncuran aplikasi tersebut.

“Programnya itu seluruh karyawan BUMN kalau mau ikut acara itu harus mendaftarkan diri melalui LinkAja, karena kita pada saat yang sama juga festival LinkAja. Eh ternyata di GBK, ada kampanye,” tegas dia.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

Bandara Kertajati Sepi Penumpang karena Tol Trans Jawa?

Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus menghimbau para aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) dan tokoh masyarakat di Jawa Barat untuk melakukan aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa, mengatakan imbauan tersebut menyusul rendahnya tingkat keterisian penumpang di bandara tersebut.

“Oleh karena itu, kita kemarin kan terus terang saja kekurangan sosialisasi, bahwa penerbangan yang ada di situ itu kurang terinformasikan secara masif di lapangan,” kata dia, di Kemenko Maritim, Jakarta, Selasa, 2 April 2019.

“Makanya kami lakukan langkah-langkah lanjutan. Pertama mengimbau pada para ASN, kemudian yang kedua juga para tokoh masyarakat sekaligus lakukan langkah sosialisasi, kayak fun bike yah,” lanjutnya.

Dia menjelaskan saat ini rata-rata tingkat keterisian bandara Kertajati masih berada di level 70 persen. “Rata-ratanya masih di bawah 70 persen ya, pada awalnya itu (dibuka) bisa sampai 80 persen-90 persen, terutama di peak season. Itu ke Kertajati-Surabaya, Kertajati-Medan, sekarang yang cukup banyak itu ke Balikpapan, karena banyak yang kerja juga di Balikpapan,” ungkapnya.

Selain memberikan imbauan dan sosialisasi bagi ASN di lingkungannya, Pemprov Jabar juga berencana untuk mengoptimalisasikan jumlah maskapai yang terbang dan mendarat di bandara tersebut.

Pemprov Jabar bersama dengan BIJB akan menerapkan diskon parkir pesawat maskapai-maskapai tersebut. Tujuannya untuk meningkatkan jumlah ketersediaan dan jadwal keberangkatan dan kedatangan di bandara tersebut.

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga Sepanjang 2019

Liputan6.com, Jakarta Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE), Piter Abdullah memprediksi Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan sepanjang 2019. Hal ini disebabkan kebijakan bank sentral Amerika serikat atau The Federal Reserve yang lebih dovish atau longgar tahun ini.

“Saya meyakini, The Fed belum menurunkan suku bunga dalam satu tahun ini. Kalau saja terjadi (penurunan suku bunga The Fed) BI kemungkinan masih akan menahan suku bunga, meski BI sudah menunjukkan kebijakan lebih longgar,” ujar Piter di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Piter melanjutkan, ekonomi global saat ini sedang dalam kondisi melambat. Artinya, tidak terlalu banyak tekanan seperti yang terjadi pada tahun lalu. Di mana perang dagang dan penguatan moneter AS berlangsung secara bersamaan.

“Kami perkirakan pada 2019, ini tidak akan banyak berubah. Dengan catatan, kondisi global masih seperti sekarang ini, yakni terjadi perlambatan ekonomi global dan kecenderungan The Fed masih dovish. Saya prediksi tidak akan turunkan suku bunga meski ada tekanan dari AS demi perbaiki krisis atau resesi di sana,” jelas dia.

Sementara itu ekonomi dalam negeri seperti Rupiah, dinilai masih cukup kuat untuk melawan guncangan yang akan ada ke depan. Hal ini karena Bank Indonesia sudah menaikkan suku bunga lebih besar dibanding The Fed beberapa waktu lalu yang membuat pasar keuangan Indonesia lebih menarik.

“Di sini ada keuntungan bagi Indonesia adalah kita sudah menaikkan suku bunga yang lebih besar dengan The Fed. Itu jadi daya tarik, makanya sejak akhir 2018 sampai saat ini, kita alami aliran modal asing lumayan besar dan itu menyebabkan Rupiah kita menguat cukup drastis dari di atas Rp 15.000 sampai turun dan mencapai Rp 14.500 yang sekarang ini kisaran Rp 14.100-14.300,” tandasnya.

Pengamat Ingin Debat Capres Tak Hanya Bahas Harga Cabai

Sebelumnya, debat pilpres 2019 akan memasuki babak terakhir pada Sabtu 13 April 2019. Topik yang akan diangkat adalah ekonomi, kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri. 

Para pengusaha pun siap memantau jalannya debat untuk mendengar visi dan misi kedua calon. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menyebut para pengusaha akan memerhatikan segala isu ekonomi yang disampaikan mulai dari pengembangan industri, infrastruktur, pajak dan masalah makro sampai mikro.

Ketika ditanya mengenai pekerjaan rumah pemerintah, Shinta membahas sejumlah reformasi pada regulasi dan perizinan. Ia mengapresiasi adanya reformasi tersebut dan berharap penegakan di lapangan akan digencarkan.

“Tentu saja setiap kali dalam segi perbaikan pasti masih ada segi implementasi yang menjadi perhatian. Saya rasa itu sudah disampaikan dunia usaha. Perbaikan itu masih terus berlanjut, jadi enggak mungkin selesai dalam waktu singkat, perlu waktu,” ucapnya pada Liputan6.com.

Shinta juga menanggapi positif pembangunan dan pemerataan infrastruktur yang dibangun pemerintah. Ia berharap setelah gencarnya dilakukan pembangunan akan ada perhatian pada sumber daya manusia. “Jadi dari segi soft infrasructure, ke depannya human capital developmentagar jadi fokus pemerintah yang akan datang,” ucapnya. 

Sementara, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Industri, Johnny Darmawan, berkata perekonomian tetap berjalan seperti biasa meski mendekati debat pilpres terakhir.

Ketika ditanya mengenai PR pemerintah saat ini, ia menyebut untuk melihat aktivitas ekonomi serta pemerintahan yang masih berjalan rutin. “Laporan ekspor masih jalan,” ujarnya. “Kampanye ya kampanye, berjalan saja. Kalau menurut saya enggak ada yang aneh, berjalan rutin saja.” ujarnya.

Ia pun berharap kedua calon bisa menyampaikan visi dengan cara yang positif di panggung debat pilpres. “Menampilkan visi misi, bukan saling menjatuhkan,” ucapnya.

Ingin Ekonomi Tumbuh 7 Persen, RI Mesti Genjot Industri Manufaktur dan Teknologi

Sebelumnya, gejolak yang terjadi di Perekonomian dunia diprediksi masih masih akan berlanjut. Negara-negara berkembang alias emerging markets, seperti Indonesia harus mampu menjaga kestabilan ekonomi.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara mengungkapkan, situasi global saat ini yang cukup mengganggu emerging markets adalah normalisasi kebijakan suku bunga bank sentral AS dan perang dagang. Meskipun demikian, tekanan tersebut tidak sebesar tahun lalu.

“Jadi bagi negara-negara emerging market yang pengelolaan ekonomi makronya bagus, salah satunya seperti Indonesia, prudent lah, dengan inflasi yg rendah, dengan CAD yang terkendali,” ungkapnya seperti ditulis pada Rabu 3 April 2019.

Mirza mengatakan bahwa defisit transaksi berjalan tengah diusahakan untuk diturunkan ke kisaran 2,5 persen. Selain itu, defisit APBN bisa dijaga di bawah 2 persen. Hal ini menjadi modal bagi investor untuk melirik Indonesia untuk berinvestasi.

“Pertumbuhan kredit yang bahkan sudah bisa recover, kan yoy sudah mendekati 12 persen, sehingga investor sudah bisa membedakan antara negara yang memang secara global iklimnya mendukung emerging market,” jelasnya.

“Jadi emerging market yang ekonomi makronya bagus ya kondisi pasar keuangannya diuntungkan. sedangkan kondisi emerging market yang kondisi makro dan politiknya tidak bagus ya, salah satunya Turki. Jadi investor yang di emerging market sudah bisa membedakan,” imbuhnya.

Dia mengatakan ada beberapa hal yang diperhatikan BI dalam menentukan kebijakan moneternya. Pertama, adalah suku bunga bank sentral AS. “Satu, Fed fund rate, yang selama ini sekarang sudah melandai, sekarang porbability di-cut di 2020 sudah 70 persen. Dari sisi Fed fund rate mendukung EM,” ujarnya.

Hal kedua yang diperhatikan BI adalah kinerja inflasi. Inflasi dalam periode 2015 hingga 2019, diupayakan agar terjaga stabil dan rendah di kisaran 3 persen.

“Ketiga, CAD. Jadi ya BI ya kita perhatikan CAD dan kita mau memastikan CAD itu menuju ke 2,5 persen PDB,” tandasnya.

bank bjb Raih Penghargaan Korporasi Merah Putih Anugerah Indonesia Maju

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) meraih penghargaan Korporasi Merah Putih, Anugerah Indonesia Maju 2018-2019 yang digelar oleh Rakyat Merdeka dan Warta Ekonomi. Penghargaan ini diraih bank bjb berkat inovasi dan akselerasinya dalam bidang bisnis.

Pemberian penghargaan diberikan dalam acara Anugerah Indonesia Maju 2018-2019 di Ballroom Pullman Hotel, Jakarta, Senin (8/4/2019). Penghargaan diterima secara langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang melaksanakan tugas Direktur Utama bank bjb, Agus Mulyana.

Penghargaan Anugerah Indonesia Maju 2018-2019 diberikan kepada lembaga yang dinilai telah menjadi akselerator, motor, dan inovator dalam bidang politik, ekonomi, serta bisnis. Lembaga yang dianggap bekerja tulus demi Indonesia melalui berbagai terobosan program dan kerja nyata. Apresiasi diberikan berdasarkan kondisi sepanjang 2018-2019.

Saat kondisi ekonomi dunia terpuruk, Indonesia tetap mampu menjaga pertumbuhan dengan baik dan fluktuasi rupiah dalam rentang terkendali. Berbagai pembangunan infrastruktur terus dilakukan untuk menjaga keseimbangan antar daerah.

Di sisi lain, banyak korporasi yang berhasil menjaga kinerja keuangan di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Mereka terus berinovasi dan membuat kinerja positif, sehingga mendorong tumbuhnya ekonomi. Anugerah Indonesia Maju 2018-2019 mengapresiasi kerja keras korporasi, perorangan, atau lembaga agar menjadi inspirasi dan motivasi untuk generasi penerus.

Pemilihan peraih penghargaan dilakukan melalui serangkaian kegiatan riset dan seleksi. Mulai dari riset kualitatif Desk Research, penjurian awal, media monitoring, dan penjurian akhir. Riset kualitatif menggunakan desk research adalah kegiatan pencarian data terhadap tokoh politik, ekonomi, dan bisnis terbaik di Indonesia. Penjaringan dilakukan melalui studi kualitatif dari publikasi data sekunder, yaitu publikasi media, lembaga resmi pemerintah, perusahaan, asosiasi dan lembaga-lembaga resmi lainnya.

Hasil tahap itu digunakan untuk menjaring penerima anugerah. Proses selanjutnya seleksi menggunakan parameter akselerator, motor, dan inovator. Proses ini dilakukan melalui sidang juri Rakyat Merdeka dan Warta Ekonomi. Seleksi tahap awal ini menghasilkan kandidat untuk di-tracking lewat publikasi media selama periode 2018-2019. Dari proses ini, didapat pengelompokan lima kategori, yaitu Tokoh Anugerah Khusus, Tokoh Politik, Ekonomi dan Bisnis Akselerator, Tokoh Politik, Ekonomi dan Bisnis Motor Tokoh Politik, Ekonomi dan Bisnis Inovator, serta Korporasi Merah Putih. Pada seleksi akhir, penilaian melibatkan tiga dewan juri yaitu  Suryopratomo (mewakili Pers), Rhenald Kasali (Akademisi /Ekonom), dan Tjipta Lesmana (Akademisi /Pakar Politik).

bank bjb meyakini, penghargaan yang diraih kali ini merupakan buah manis atas komitmen dan keikhlasan perseroan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah dan masyarakat secara luas. Berbagai keberhasilan dan inovasi ini merupakan aset masa depan untuk kebaikan dan kesejahteraan bersama.

Penerapan konsep Good Corporate Governance (GCG) secara total, membuat bank bjb mampu menjalankan perseroan secara baik dan sehat. Selain itu, penempatan sumber daya manusia (SDM) yang tepat dapat menghasilkan kerja maksimal di masing-masing bidang. 

(*)

Usai di Toili, Pertamina Diharapkan Temukan Lagi Cadangan Gas Baru

PT Pertamina EP (PEP) berhasil menemukan dan mengalirkan cadangan gas sekitar 10 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) melalui Drill Stem Test (DST) pada sumur eksplorasi Morea-001 (MOR-001) di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Pengeboran sumur eksplorasi MOR-001 ini mencapai titik kedalaman akhir 2.300 meter.

Exploration & New Discovery Project Director PT Pertamina EP Alfian Husein menuturkan, penemuan cadangan gas tersebut dipastikan setelah Tim Exploration Drilling Morea-001 dari Pertamina EP melakukan Drill Stem Test (DST) atau Uji Kandung Lapisan pada batuan karbonat Formasi Mentawa yang sedang berlangsung.

“Selain itu, tim juga berhasil mengalirkan gas sekitar 10 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) dan diperkirakan akan lebih besar lagi,” ungkap dia, Jumat (5/4/2019).

Dia menyebutkan, besaran cadangan tersebut baru akan diketahui dalam beberapa bulan mendatang setelah selesai evaluasi lanjut dan verifikasi cadangan.

Penemuan baru ini didapatkan setelah penemuan cadangan gas dari pengeboran eksplorasi sebelumnya pada 2018 lalu, yakni di struktur Wolai dengan Contingent Resources sekitar 250 Milyar kaki kubik gas (BCFG) plus beberapa juta barel minyak (MMBO).

Kawasan Donggi-Matindok diprediksi masih menyimpan beberapa prospek dan lead yang cukup menjanjikan. Apalagi kegiatan survey seismic 2D maupun 3D baik di daratan maupun di lepas pantai sedang dilakukan, bahkan untuk yang lepas pantai telah selesai pertengahan Maret 2019 lalu.

Penambahan data melalui survey seismic yang lebih detail tersebut PEP lakukan sebagai upaya untuk menambah tingkat keyakinan atau meningkatkan status prospek menjadi prospek siap bor.

Pengeboran tersebut merupakan rencana kerja Pertamina EP di tahun 2019 yang dieksekusi menggunakan rig E-52 dengan kapasitas 1.000 HP milik Pertamina Drilling Service Indonesia (PT PDSI) dengan performance rig yang sangat baik sebagai implementasi sinergi mutual benefit yang membanggakan.

Sebelumnya, Alfian Husein menyampaikan, pada Februari 2019 Exploration Drilling Team Pertamina EP juga berhasil menemukan cadangan migas dari sumur Randuwangi di kawasan Subang Jawa Barat, yang diperkirakan sebesar 15 juta barel setara minyak (MMBOE).

Menurutnya, penemuan cadangan baru migas ini bagi Pertamina EP diperuntukan menjaga tingkat produksi minyak dan gas di area Pertamina EP Asset-3, Jawa Bagian Barat. Sehingga kegiatan eksplorasi di Jawa Bagian Barat juga masih menjanjikan.

“Walaupun dengan ukuran yang tidak terlalu besar, namun tetap bisa ekonomis karena tidak jauh dari fasilitas produksi eksisting,” ujar dia.

Formula Baru Harga BBM Terbit, Begini Hitungannya

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 K/10/MEM/2019, tentang Formula Harga Dasar Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan. Aturan ini ditetapkan pada 2 April 2019.

Mengutip dari situs resmi Kementerian ESDM, Selasa (9/4/2019), penetapan Kepmen ini untuk melaksanakan ketentuan Pasal 14 ayat 2 Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Ini sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 43 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, serta dalam rangka penyesuaian formula harga dasar Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan.

Kepmen ini menyatakan, harga dasar jenis BBM tertentu dan jenis BBM khusus penugasan ditetapkan berdasarkan biaya perolehan yang dihitung secara bulanan. Periodenya pada 25 sampai dengan tanggal 24 bulan sebelumnya, biaya distribusi dan biaya penyimpanan serta margin.

Adapun formula harga dasar untuk jenis BBM tertentu ditetapkan adalah, Minyak Tanah (Kerosene) dengan formula 102,49 persen Harga Indeks Pasar (HIP) Minyak Tanah (Kerosene) + Rp 263,00 per liter.

Minyak Solar (Gas Oil) dengan formula 95 persen HIP Minyak Solar (Gas Oil) + Rp 802,00 perliter.

Formula harga dasar untuk jenis BBM khusus penugasan jenis Bensin (Gasoline) RON minimum 88 ditetapkan dengan formula 96,46 persen HIP Bensin RON minimum 88 + Rp 821,00 per liter.

Selanjutnya, formula harga dasar untuk jenis BBM tertentu dan BBM khusus penugasan ini, digunakan sebagai dasar perhitungan harga dasar untuk setiap liter jenis BBM tertentu dan BBM khusus penugasan.

Jika diperlukan, formula harga dasar ini dapat dievaluasi sewaktu-waktu dengan mempertimbangkan realisasi faktor yang mempengaruhi penyediaan dan pendistribusian jenis BBM tertentu dan BBM khusus penugasan.

Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku, Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 2856 K/12/MEM/2015 tentang Harga Dasar Bahan Bakar Minyak, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Keputusan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dan berlaku surut sejak 1 Januari 2018.

Peneliti: Utang Era SBY Tumbuh 14 Persen, Jokowi 7 Persen

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan turut berbicara mengenai kenaikan posisi utang pemerintah Indonesia. Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini menegaskan bahwa utang pemerintah Indonesia tersebut merupakan utang yang digunakan untuk menjalankan program-program yang produktif.

“Indonesia ini utangnya produktif,” kata dia, dalam acara Rakernas, di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Kamis 21 Februari 2019.

Penggunaan utang pemerintah untuk program-program produktif, kata Luhut, seperti pembangunan infrastruktur yang tentu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Seperti proyek pembangunan light rail transit (LRT) Jabodebek. Maka itu, tidak ada satu pun utang kita tidak produktif,” tegas dia.

Diketahui, Kementerian Keuangan mencatatkan posisi utang pemerintah pada Januari 2019 sebesar Rp 4.498,65 triliun. Angka ini setara 30,10 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), namun masih di dalam batas yang ditetapkan yakni 60 persen dari PDB.

Posisi utang di awal tahun ini meningkat sekitar Rp 80 triliun dari posisi di Desember 2018 yang sebesar Rp 4.418,30 triliun. Juga meningkat dibanding posisi Januari 2018 yang sebesar Rp 3.958,6 triliun.

Warga Jabodetabek bakal Habiskan Rp 10,3 Triliun saat Mudik Lebaran

Berdasarkan hasil survei tersebut, daerah tujuan terbanyak pemudik dari Jabodetabek adalah ke wilayah Jawa Tengah sebanyak 5.615.408 orang (37,68 persen), kemudian ke Jawa Barat sebanyak 3.709.049 orang (24,89 persen) dan ke Jawa Timur sebanyak 1.660.625 orang (11,14 persen).

Tujuan Jawa Tengah terbanyak adalah ke Kota Surakarta sebanyak 642.789 orang (4,31 persen), Semarang 563.881 orang (3,78 persen), dan Tegal sebanyak 354.110 orang (2,38 persen).

Karakteristik penggunaan moda oleh para pemudik Jabodetabek yang terbanyak adalah menggunakan bus sebanyak 4.459.690 orang (30 persen), mobil pribadi sebanyak 4.300.346 orang (28,9 persen).

Kemudian  kereta api sebanyak 2.488.058 orang (16,7 perden), pesawat sebanyak 1.411.051 orang (9,5 persen) dan menggunakan sepeda motor sebanyak 942.621 orang (6,3 persen), dan sisanya menggunakan moda lain.

Sigihardjo menjelaskan, terdapat beberapa penggunaan moda yang berpotensi menurun jika dibandingkan moda yang dipilih pemudik pada tahun 2018. Seperti moda pesawat turun 0,2 persen, sepeda motor turun 0,3 persen, dan mobil pribadi turun 0,9 persen.

“Sementara yang mengalami kenaikan antara lain, adalah kereta api kelas bisnis naik 0,2 persen, dan kereta api kelas ekonomi naik 0,4 persen,” tambah dia.

Menteri Rini Resmikan Rumah Kreatif di Karawang

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku saat ini sebanyak 60 persen pegawai BUMN berasal dari kalangan milenial. Karena para generasi muda ini yang nanti membawa BUMN terus berkembang.

Dijelaskannya, pada 2014, laba BUMN sebesar Rp 140 triliun. Namun hingga akhir 2018, laba BUMN meningkat drastis hingga tembus ke angka Rp 188 triliun. Adapun pada 2019 laba BUMN ditargetkan tembus Rp 200 triliun. Dibawah tangan para milenial ini, Rini memiliki cita-cita besar.

“Ibu titip, tanggung jawab para milenial BUMN bisa membawa keuntungan BUMN lebih baik lagi sampai ke titik Rp 500 triliun dalam waktu yang tidak terlalu lama,” kata Rini di Sidoarjo, Minggu, 7 April 2019.

Saat ini, hal yang dilakukan adalah membangun fondasi demi efektifitas dan kekuatan BUMN jauh lebih baik. Selain dengan mempekerjakan para milenial, menciptakan holding dan sinergi antar BUMN juga menjadi salah satu modalnya.

“Kita harus selalu bersatu dan Ibu tekankan kita harus saling menjaga supaya BUMN sehat karena kita harus tanggung jawab untuk bisa turunkan ke anak cucu, cicit kita,” tambahnya.

Berdasarkan data prognosis kinerja keuangan yang dikutip dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), total pendapatan yang dikantongi perseroan pelat merah mencapai Rp2.339 triliun pada 2018. Realisasi itu naik 10,45 persen dari Rp2.027 triliun tahun sebelumnya.

Pendapatan yang dikantongi oleh BUMN terus mengalami pertumbuhan dari periode 2015—2018. Jumlah yang dikantongi tiap periode yakni Rp1.699 triliun pada 2015, Rp1.710 triliun pada 2016, Rp2.027 triliun pada 2017, dan Rp2.339 triliun pada 2018.

Dari sisi laba bersih, nilai yang dikantongi, menurut prognosis Kementerian BUMN, senilai Rp188 triliun pada 2018. Pencapaian itu tumbuh tipis 1,07 persen dari Rp186 triliun pada 2017.

Perum Peruri Ekspor 1 Juta Paspor Sri Lanka

Liputan6.com, Jakarta Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau Perum Peruri tidak hanya dipercaya melakukan pencetakan Rupiah. Salah satu perusahaan plat merah tersebut juga mencetak dokumen berharga bagi negara lain.

Perum Peruri hari ini melakukan pengiriman terakhir produk cetakan Paspor Sri Lanka di Gedung Cetak Kertas Berharga Non Uang, Kawasan Produksi Peruri, Karawang, Jawa Barat, pada Selasa (9/4/2019).

Paspor yang diekspor total mencapai 1 juta buku. Pengiriman terakhir tersebut dilakukan sebanyak lima ratus ribu buku yang sebelumnya telah dilakukan pengiriman tahap pertama sebanyak lima ratus ribu buku pada akhir 2018.

Pengiriman buku paspor ini dihadiri langsung Menteri BUMN, Rini M. Soemarno, Menteri Dalam Negeri Sri Lanka, Hon JC Alawathuwala serta Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya.

Menteri Rini menyatakan apresiasinya kepada Peruri karena mampu melakukan ekspor Paspor Sri Lanka dengan total nilai sebesar USD 2,1 Juta.

“Hal itu menunjukkan bahwa salah satu produk Peruri telah mampu menembus pasar internasional di tengah kompetisi bisnis yang semakin kompetitif. Kementerian BUMN selaku pemegang saham akan terus memberikan dukungan kepada BUMN untuk terlibat aktif dalam pasar global,” kata Menteri Rini.

Menurutnya hal ini merupakan suatu kebanggaan sebab Indonesia secara tidak langsung dipercaya untuk membuat document security oleh negara lain.

“Kita dipercaya untuk mencetak dokumen security untuk negara lain. Mereka yakin kalau cetak di sini (Indonesia) enggak ada duplikasi dan macam-macam. Saya harapkan Peruri kedepan makin banyak lagi bisa mencetak dokumen sekuritas maupun bank notes untuk negara lain,” jelas dia.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

Akuisisi Saham Permata, Bank Mandiri Mulai Negosiasi Pekan Ini

Sebelumnya, Standard Chartered beri sinyal untuk melepas saham Bank Permata. Standard Chartered berniat divestasi atau jual saham sekitar 45 persen sahamnya di Bank Permata. Pihaknya akan mereklasifikasi kepemilikannya sebagai non-inti.

Mengutip laman FT, Selasa 26 Februari 2019, Standard Chartered menyampaikan hal itu bersamaan dengan rencana strategis baru untuk meningkatkan laba menjadi lebih dari 10 persen pada 2021 dari level saat ini sekitar lima persen.

Standard Chartered juga akan restrukturisasi operasinya di sejumlah negara antara lain Korea Selatan, Indonesia, Arab Saudi dan India.

Sementara itu, Channel News Asia menyebutkan, Standard Chartered Plc mengatakan akan pangkas biaya USD 700 juta dan keluar dari bisnis yang lebih kecil. Ini sebagai bagian dari perbaikan strategi tiga tahun yang dorong pertumbuhan. Dengan dorong pertumbuhan pendapatan dan divestasi akan hasilkan modal surplus inti.

“Kami akan mencapai ini melalui fokus tanpa henti di mana kami memiliki keunggulan kompetitif yang berbeda, melawan sebab hal yang memberikan tingkat pengembalian yang rendah dan meningkatkan inovasi dan produktivitas,” ujar Chief Executive Standard Chartered, Bill Winters seperti dikutip dari laman Channel News Asia.

Berdasarkan data RTI, 31 Januari 2019, kepemilikan saham Bank Permata antara lain Standard Chartered Bank sebesar 44,56 persen, PT Astra International Tbk sebesar 44,56 persen dan publik sebesar 10,88 persen.

PT Bank Permata Tbk (BNLI) adalah hasil merger lima bank yakni Bank Bali, Bank Universal, Bank Arthamedia, Bank Patriot, Bank Prima Ekspress pada 2002.

Mengutip Guardian, Standard Chartered bersama PT Astra International Tbk kemudian mengambilalih pada 2004. Dua institusi tersebut dinyatakan sebagai pemenang untuk 51 persen saham Bank Permata milik pemerintah pada saat itu.

Standard Chartered Bank mengalahkan tawaran lainnya yang diajukan Australia and New Zealand Banking Corporation dengan partner lokal PT Bank Pan Indonesia, Malayan Banking dan Malaysia Commerce Bank.

BI Tutup Kegiatan Operasional Saat Pemilu 17 April

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) optimistis aliran dana akan banyak masuk ke Indonesia usai pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu). Sejumlah faktor akan menjadi mendorong masuknya dana tersebut ke dalam negeri.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, berkaca pada pemilu 2014, dana yang masuk ke Indonesia mengalir deras pasca berlangsungnya pesta demokrasi tersebut. Dana yang masuk saat itu mencapai USD 26 miliar.

“Di 2014 pada waktu itu selesai pemilu situasi global saat itu cukup baik. Kita terima inflow USD 26 miliar. Mudah-mudahan setelah pemilu nanti inflow yang masuk ke Indonesia jauh lebih bagus dari tahun lalu,” ujar dia di Jakarta, Selasa 2 April 2019.

Dia menjelaskan, ada sejumlah faktor yang akan mendorong dana masuk ke Indonesia. Pertama, prediksi jika Bank Sentral Amerika Serikat (AS) akan lebih melunak pada tahun ini dan tidak akan kembali menaikkan suku bungannya. Kedua, perang dagang antara AS dan China yang semakin menemukan titik terang.

“Secara global yang ditunggu bahwa The Fed tetap dovish. Kedua, perundingan AS-China mudah-mudahan sudah ada titik temu,” kata dia.

Ketiga, dari faktor internal di mana defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) semakin menurun di mana diharapkan menuju ke 2,5 persen. Dan keempat, kondisi di dalam negeri yang diharapkan kondusif pasca pemilu.

“Ketiga, mudah-mudahan CAD kita terkontrol. CAD menuju ke 2,5 persennanti tunggu saja pengumumannya. Keempat, mudah-mudahan setelah pemilu juga ketidakpastian terkait politik sudah hilang. Jadi ya dana-dana bisa masuk ke Indonesia. Lebih baik lagi dan itu kita pantau terus ‎,” tandas dia.

Genjot Ekspor Mebel, Indonesia Harus Benahi Industri Hilir Kayu

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APKINDO), Martias membeberkan beberapa tantangan mengenai sulitnya sektor industri kayu lapis untuk berkembang. Menurutnya, dibubarkannya tata niaga ekspor kayu dan dibukanya keran ekspor kayu bulat menjadi salah satu penyebabnya.

“Dibukanya ekspor kayu bulat ini justru memberi perluang bagi industri sejenis di negara lain, untuk hidup kembali, Kemudian pada 2001 keran ekspor ditutup kembali, tetapi karena sudah terlanjur berkembang menjadi sulit dikendalikan, akibatnya ekspor kayu lapis menurun,” kata Martias, dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke-VIII APKINDO, di Hotel Four Seasons, Jakarta, Senin 26 November 2018.

Martias mengatakan tingginya biaaya produksi akibat kenaikan harga kayu bulat, Bahan Bakar Minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Upah Minimum Regional (UMR) serta bahan-bahan pendukung lainnya, juga menjadi penyebab produk kayu lapis Indonesia kehilangan daya saing. Kemudian persoalan lainnya adalah meisn produksi yang kebanyakan sudah tua sehingga tidak efisien untuk digunakan.

Ditambah lagi kata dia, industri kayu lapis harus menambah lebih dari 50 persen ekstra modal kerja akibat harus menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas kayu bulat yang proses restitusinya sulit dan memakan waktu lama hingga mencapai dua tahun.

“PPN kayu bulat seharusnya dihapuskan, karena kayu bulat belum mengalami penambahan nilai. Sebelum adanya kebijakan penghapusan PPN, maka restitusi PPN harus dipercepat selambat-lambatnya tiga bulan,” kata dia.

Bandara Kertajati Sepi Penumpang, JK Akui Perencanaan Kurang Matang

Liputan6.com, Jakarta Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati masih sepi penumpang. Tingkat okupansi bandara ini pun dikabarkan masih di bawah 30 persen.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan, hal ini karena uji kelayakan yang dilakukan pemerintah yang tidak berjalan baik. Apalagi, pembangunan bandara tersebut juga dinilai tanpa kajian yang mendalam.

“Tapi ya mungkin kurang penelitian, sehingga lokasinya tidak pas untuk Bandung dan untuk Jakarta. Jadi agak ya, boleh dibilang perencanaannya tidak terlalu bagus. Pemerintah pusat juga salah,” kata dia di kantornya, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

JK mengatakan, kesalahan pemerintah pusat adalah hanya menginginkan percepatan sebuah pembangunan bandara internasional yang menjadi penghubung antara Jakarta dan Bandung. Namun, tidak melakukan perhitungan secara matang.

“Jadi kalau mau ke Bandung, lewat Kertajati musti naik mobil lagi sampai 100 kilometer. Jadi, lebih baik langsung aja ke Bandung. Sekiranya hanya berada 20-30 kilometer dari Bandung masih oke, tapi ini kan hampir 100 kilometer,” kata dia.

JK menyampaikan, pemerintah juga tidak bisa memaksa sejumlah maskapai penerbangan untuk masuk ke Bandara Kertajati dengan tingkat okupansi yang masih minim. Dengan upaya pemaksaan, justru akan merugikan maskapai tersebut.

“Karena airlines tidak bisa dipaksa kalau tidak ada penumpang. Siapa mau bayar kerugiannya, kecuali di sekitar Kertajati itu Indramayu, Subang, atau apa lagi sekitarnya berkembang baru bisa. Sebenernya sih bisa jadi sabar-sabar aja,” jelas dia.

JK menekankan, apabila bandara ini masih juga kurang dilirik bukan tidak mungkin nantinya akan dialihfungsikan. “Ya bisa saja bandara militer, bisa saja Halim dipindahkan ke situ, cuma saja, bandara militer tidak butuh terminal. Nah terminalnya mahal, nah liat saja nanti mungkin ada usaha juga,” pungkas JK.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Hutama Karya Teken Proyek Tol Palembang-Bengkulu

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pembangunan jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 2.700 kilometer (km), yang terdiri dari 2.000 km merupakan lintas utama dan 700 km lintas penghubung.

Jalan tol ini ditargetkan tersambung sepenuhnya dari Lampung hingga Aceh pada 2024. Kehadirannya diharapkan untuk meningkatkan mobilitas, memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, setelah Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 8 Maret 2019, ruas tol selanjutnya yakni Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung-Palembang (189,2 km) ditargetkan bisa operasional pada Juni 2019.

“Tol ini terdiri atas dua seksi, yakni Seksi 1 Terbanggi Besar-Pematang Panggang (112,2 km) dengan progres konstruksi 89,06 persen dan Seksi 2 Pematang Panggang-Kayu Agung (77 km) dengan progres konstruksi 90,80 persen,” jelasnya lewat keterangan tertulis, Jumat 15 Maret 2019.

Selain Tol Terbanggi Besar-Palembang, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menambahkan, terdapat 3 ruas Tol Trans Sumatera sepanjang 259 km yang ditargetkan operasional pada 2019 ini.

Antara lain, Tol Medan-Binjai Segmen Jalan Veteran-Tanjung Mulia sepanjang 3 km yang rencana selesai Desember 2019. Lalu Tol Kayu Agung-Palembang-Betung segmen Kayu Agung-Jakabaring sepanjang 34 km dengan target rampung Juni 2019, dan Tol Pekanbaru-Dumai segmen Pekanbaru-Petapahan sepanjang 33 km target beroperasi Desember 2019.

Adapun penyelesaian ruas Tol Trans Sumatera lainnya sepanjang 473 km terus dikejar. Seperti Tol Sigli-Banda Aceh (74 km) yang ditargetkan beroperasi 2021, dan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (144 km) yang ditargetkan beroperasi 2020.

Kemudian, Tol Indrapura-Kisaran (48 km), Tol Pekanbaru-Dumai segmen Petapahan-Duri (98 km) dan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung segmen Jakabaring-Betung (78 km) yang ketiganya ditargetkan beroperasi 2020, serta Tol Padang-Pekanbaru segmen Padang-Sicincin sepanjang 31 km yang diharapkan beroperasi pada 2020-2021.

Menteri Rini: HUT BUMN Bukan Kampanye Terselubung

Sejumlah BUMN kembali bersinergi menggelar berbagai rangkaian acara menyambut Hari Ulang Tahun Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke- 21 di Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (26/3/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan BUMN, meliputi penyambungan listrik gratis, penjualan paket pangan murah, bersih-bersih lingkungan yang diisi dengan penanaman pohon dan program memilah sampah. 

Hadir dalam kegiatan ini, Menteri BUMN, Rini M. Soemarno, Jajaran Deputi Kementerian BUMN dan sejumlah Direksi Kementerian BUMN.

Pada kegiatan penjualan pangan murah BUMN bersinergi menjual paket pangan murah yang terdiri dari penjualan solar serta penjualan paket makanan yang berisi berisi beras, gula, garam, minyak goreng dan sarden dengan harga Rp 10.000 per paket. 

Upaya mengajak masyarakat memakai transaksi nontunai, transaksi penjualan paket bahan pangan murah dan solar murah tersebut menggunakan LinkAja.

Sementara dalam mendukung kebersihan lingkungan, BUMN bersinergi mengadakan kegiatan “Bersih-bersih kampung sehat” yang melibatkan 300 warga Kecamatan Mustika Jaya dan berkolaborasi dengan 200 milenial BUMN.

Pada kegiatan tersebut, Menteri BUMN Rini Soemarno dan sejumlah direksi BUMN Direksi BUMN juga melakukan penanaman 50 pohon mangga di sekitar lokasi. 

Pada acara ini, PT Bank Tabungan (Persero) Tbk/BTN turut memberikan bantuan renovasi masjid Jami Nurul Huda dan pemberian tong sampah ke warga kecamatan Mustika Jaya dengan total nilai bantuan sebesar Rp 100 juta.

“Terima kasih kepada BUMN-BUMN yang hari ini bersama-sama kita berbagi di Kota Bekasi. Saya terus menekankan tentang pentingnya berbagi kepada masyrakata, di mana dalam menjalankan karyanya BUMN tidak semata-mata mengejar keuntungan, tetapi juga terus membantu masyarakat melalui program-program yang secara nyata mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Menteri Rini.

Setelah melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan, Menteri Rini berkesempatan mengikuti Kegiatan memilah sampah yang merupakan Program Bank Sampah “The Gade Clean and Gold” yang dialaksanakan PT Pegadaian (Persero) di kelurahan Bojong Rawa Lumbu, kecamatan Rawa Lumbu. 

Program Bank Sampah mengajak masyarakat untuk belajar memilah sampah, kemudian menukarkan sampah yang sudah dipilah untuk dikonversi dan diperhitungkan nilainya dalam bentuk rupiah. Uang tersebut kemudian akan disetorkan ke tabungan emas milik Perum Pegadaian, sementara sampah akan didaur ulang oleh Bank Sampah.  

Dari program ini diharapkan dampak sampah berkurang, dan masyarakat dapat lebih sejahtera karena sumber penghidupannya bertambah.

399.962 Mobil Pribadi Bakal Lalui Tol Trans Jawa Saat Mudik Lebaran 2019

Berdasarkan hasil survei tersebut, daerah tujuan terbanyak pemudik dari Jabodetabek adalah ke wilayah Jawa Tengah sebanyak 5.615.408 orang (37,68 persen), kemudian ke Jawa Barat sebanyak 3.709.049 orang (24,89 persen) dan ke Jawa Timur sebanyak 1.660.625 orang (11,14 persen).

Tujuan Jawa Tengah terbanyak adalah ke Kota Surakarta sebanyak 642.789 orang (4,31 persen), Semarang 563.881 orang (3,78 persen), dan Tegal sebanyak 354.110 orang (2,38 persen).

Karakteristik penggunaan moda oleh para pemudik Jabodetabek yang terbanyak adalah menggunakan bus sebanyak 4.459.690 orang (30 persen), mobil pribadi sebanyak 4.300.346 orang (28,9 persen).

Kemudian  kereta api sebanyak 2.488.058 orang (16,7 perden), pesawat sebanyak 1.411.051 orang (9,5 persen) dan menggunakan sepeda motor sebanyak 942.621 orang (6,3 persen), dan sisanya menggunakan moda lain.

Sigihardjo menjelaskan, terdapat beberapa penggunaan moda yang berpotensi menurun jika dibandingkan moda yang dipilih pemudik pada tahun 2018. Seperti moda pesawat turun 0,2 persen, sepeda motor turun 0,3 persen, dan mobil pribadi turun 0,9 persen.

“Sementara yang mengalami kenaikan antara lain, adalah kereta api kelas bisnis naik 0,2 persen, dan kereta api kelas ekonomi naik 0,4 persen,” tambah dia.

JK: Aturan Jaminan Produk Halal Bakal Segera Diteken

Sebelumnya, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin memastikan, pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang menjadi aturan turunan dari Undang-Undang (UU) nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) dapat diterbitkan dalam waktu dekat. Saat ini RPP tersebut sudah difinalisasi dan tinggal menunggu tanda tangan Presiden Jokowi.

“Sudah di meja Bapak Presiden, tinggal menunggu tanda tangan Bapak Presiden (Jokowi),” kata Lukman, saat ditemui di Jakarta, Kamis, 6 Februari 2019.

Lukman mengatakan, dalam rapat pembahasan RPP di Kementerian Sekretaris Negara (Kemsesneg) Kamis 6 Februari 2019 memang lebih banyak menyamakan persepsi dari kementerian lembaga.

Sebab, masing-masing dari kementerian lembaga perlu mengetahui substansi dari isi Peraturan Pemerintah tentang JPH itu sendiri.

“Kami perlu duduk bersama untuk melihat persoalan ini secara persepsi yang sama, karena ini melibatkan kementerian lembaga dan banyak pihak. Bahkan tidak hanya di dalam negeri maupun di luar negeri, jadi perlu kesamaan cara pandang dalam melihat apa esensi PP ini,” kata Lukman.

Lukman menegaskan, dalam proses perampungan RPP sendiri sudah tidak ada lagi masalah maupun tumpang tindih dari lembaga terkait. Bahkan, seluruh kementerian lembaga sudah sepakat dan menandatangani RPP tersebut.

“Sudah tidak ada (masalah) karena seluruh menteri sudah menandatangani,” imbuhnya.

Rupiah Sentuh 14.133 per Dolar AS, IHSG Menanjak 58,61 Poin

Sebelumnya, usai ditutup melemah saat perdagangan kemarin, akhirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat dipicu aksi beli investor lokal pada Selasa 9 April 2019.

Pada pra pembukaan perdagangan saham IHSG naik tipis 8,88 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.434,61.

Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG menguat tipis 9,98 poin atau 0,16 persen ke posisi 6.435,71. Indeks saham LQ45 menguat 0,12 persen ke posisi 1.016,51. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Sebanyak 101 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 24 saham melemah dan 114 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan saham, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.440,07 dan terendah 6.432,44.

Total frekuensi perdagangan sahamq kali dengan volume perdagangan 655,2 juta. Nilai transaksi harian Rp 145,2 miliar. Investor lokal membeli saham Rp 246,2 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.150.

Sebagian besar sektor saham menguat dipimpin sektor industri dasar dan pertambangan. Hanya sektor aneka industri, infrastruktur dan keuangan yang melemah.

Saham-saham yang menguat antara lain saham INCF menanjak 24,59 persen ke posisi Rp 456 per saham, saham NICK mendaki 14,79 persen ke posisi Rp 326 per saham, dan saham TIRA menguat 8,47 persen ke posisi Rp 256 per saham.

Sementara itu, saham Roda turun 24,73 persen ke posisi Rp 414 per saham, saham SSTM merosot 5,24 persen ke posisi Rp 362 per saham, dan saham EMDE tergelincir 4,69 persen ke posisi Rp 224 per saham.

Jadi Tuan Rumah ABAC II, Indonesia Diharapkan Menengahi Perang Dagang

Sebelumnya, Asian Development Bank (ADB) prediksi pertumbuhan ekonomi Asia melambat pada 2019. Kemudian kehilangan momentum pada 2020.

Hal ini karena risiko ekonomi meningkat seiring perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China serta ketidakpastian Brexit.

ADB prediksi ekonomi Asia tumbuh 5,7 persen pada 2019. Pertumbuhan ekonomi itu melambat dari proyeksi 5,9 persen pada 2018 dan pertumbuhan 6,2 persen pada 2017.

Perkiraan 2019 itu mewakili sedikit penurunan dari perkiraan Desember sebesar 5,8 persen. Pada 2020, ekonomi Asia diperkirakan tumbuh 5,6 persen. Pertumbuhan ekonomi itu paling lambat sejak 2001.

“Perang dagang yang terjadi antara China dan AS dapat merusak investasi dan pertumbuhan di negara berkembang Asia,” ujar Ekonom ADB, Yasuyuki Sawada, seperti dikutip dari laman the Australian.com, Kamis 4 April 2019.

ADB juga melihat ketidakpastian yang berasal dari kebijakan fiskal AS dan Brexit sebagai risiko ke depan. Sentimen itu dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi negara maju dan prospek ekonomi China.

“Meski pun kenaikan tiba-tiba dalam suku bunga AS tampaknya telah berhenti untuk saat ini. Namun pembuat kebijakan harus tetap waspada di masa yang tidak pasti ini,” ujar Sawada.

ADB juga proyeksikan, ekonomi China akan tumbuh 6,3 persen pada 2019. Proyeksi itu tidak berubah dari proyeksi Desember. Akan tetapi, ekonomi China lebih lambat dari ekspansi negara itu 6,6 persen pada 2018. Kemudian ekonomi China akan tumbuh 6,1 persen pada 2020.

Ekonomi China akan didukung dari pemangkasan pajak dan peningkatan pengeluaran negara untuk infrastruktur.

Di luar risiko perdagangan, ADB mengatakan, pertumbuhan China juga dibayangi pembatasan shadow banking, yang diperkirakan membatasi ekspansi kredit.

“Saya harus menekankan walaupun pemerintah ingin menstabilkan pertumbuhan, pemerintah tidak ingin menaikkan tingkat pertumbuhan seperti tahun-tahun sebelumnya ketika Anda melihat paket stimulus besar, seperti pada periode 2008-2009,” ujar Ekonom Senior ADB, Jian Zhuang.

Bank-bank China dinilai mungkin masih tetap enggan untuk menurunkan biaya pinjaman bagi sebagian perusahaan. Ini karena kekhawatiran akan meningkatnya risiko gagal bayar korporasi seiring ekonomi yang melambat.

“Bank sentral dapat mengambil tindakan lebih lanjut, seperti memangkas suku bunga pinjaman satu tahun dan suku bunga deposit,” tulis ADB.

China telah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 6 persen-6,5 persen pada 2019.

Menteri Susi Malu RI Dilabeli Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Dunia

Sementara itu, di dalam negeri, kemitraan nasional tersebut melibatkan berbagai perusahaan, masyarakat dan organisasi pemerintah antara lain Chandra Asri Petrochemical, Coca-Cola Amatil, Blue Bird, Dow Chemicals, Yayasan Ellen MacArthur, Evoware, Giti Grup, Greenhope, Perkumpulan Dewan Bisnis Indonesia Untuk Pembangunan Berkelanjutan (IBCSD), Indorama Synthetics, Indofood CBP Sukses Makmur, Nestle, PepsiCo, Bank Dunia, dan WWF Indonesia.

Bersama-sama dengan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan pemerintah dapat mengevaluasi solusi yang sesuai untuk penanggulangan pencemaran plastik, mengembangkan rencana investasi dan aksi untuk mengurangi pencemaran plastik dan memprioritaskan peluang investasi serta membuat peta jalan untuk implementasi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Centre for Global Public Goods Anggota Managing Board, Forum Ekonomi Dunia (WEF), Dominic Waughray menyatakan bahwa masyarakat, wirausahawan dan dinas pemerintah di seluruh Indonesia turut serta dalam usaha melawan pencemaran plastik.

“Keunikan Kemitraan Aksi Plastik Global adalah untuk menunjukkan kepada dunia bahwa dengan aksi antar pemangku kepentingan yang cepat, bersama-sama dan berbasis ilmu pengetahuan, kita dapat memperbaiki masalah yang pelik ini dan melestarikan warisan alam kita untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Lebih jauh, untuk mendukung upaya pemerintah RI, PEW Charitable Trust dan SYSTEMIQ akan mengembangkan model analitis untuk pembuatan keputusan berbasis data.

“Sebuah tim di Jakarta sedang mengumpulkan data pengelolaan limbah lokal dan sedang membangun sebuah model untuk mengevaluasi solusi-solusi yang bisa berkontribusi pada target pengurangan 70 persen. Solusi tersebut mencakup mengurangi pengemasan berlebihan, membuat inovasi bahan plastik yang dapat didaur ulang, mengganti material, meningkatkan laju daur ulang serta meningkatkan laju pengumpulan limbah,” kata dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Seekor paus sperma ditemukan mati di pinggir pantai Italia. Dari dalam perutnya ditemukan 22 Kg sampah plastik.

Kemenperin Gelar Pameran Produk Kerajinan Yogyakarta

Produk hasil karya para narapinada Indonesia telah berhasil menembus pasar ekspor. Tak tanggung-tanggung, produk-produk tersebut masuk ke pasar di Eropa.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan pelatihan terhadap para narapidana. Pelatihan ini dilakukan agar para narapidana tersebut mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai jual tinggi.

“Jadi yang didukung itu kan sebetulnya bisa disebut program graduasi agar para masyarakat yang dibina begitu keluar dari lapas bisa mempunyai jiwa wirausaha, punya kompetensi dan kemampuan untuk melanjutkan karir mandiri. Dan itu ada beberapa yang sudah jadi desainer, pengrajin, mempekerjakan tenaga kerja yang cukup bahkan produknya sudah ada yang bisa di ekspor,” ujar dia di Kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Produk-produk hasil produksi narapidana ini diekspor ke sejumlah, seperti Jepang, Korea Selatan hingga ke negara-negara di Eropa. Produk-produk tersebut khususnya berbentuk barang kerajinan seperti mebel dan lain-lain.

“Ada yang masih di penjara itu sudah ada yang bisa diekspor. Di situ ada sarung tangan, barang kerajinan. (Negara tujuan?) Macam-macam,” kata dia.

Airlangga menyatakan, dirinya berharap melalui pelatihan dan pembinaan yang dilakukan pemerintah dapat membuat para narapidana memiliki pekerjaan setelah keluar dari lapas dan diterima secara kembali di tengah masyarakat.

“Tentu akan meningkatkan kepercayaan diri. Tentu dia mempunyai kepercayaan diri setelah dia bergaul dengan masyarakat akan menjadi baik,” tandas dia.

Usai 30 Tahun, Masyarakat Pulau Panjang Akhirnya Nikmati Listrik 24 Jam

Liputan6.com, Banten – Setelah 30 tahun hanya merasakan listrik di malam hari, kini masyarakat Pulau Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten, bisa merasakan sambungan listrik 24 jam.

Listrik 24 jam sehari itu bisa dirasakan masyarakat Pulau Panjang sejak Senin 8 April 2019 dengan ada Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

“Amanat pemerintah (semua daerah harus teraliri listrik) dan PLN mendukung. Di Banten, masih ada satu pulau beroperasi (teraliri listrik) 12 jam,” ujar Direktur PLN regional Jawa Bagian Barat (JBB), Aryanto WS, Selasa (9/4/2019).

PLTD Pulau Panjang berkapasitas listrik 340 KVA dan mampu menerangi 803 rumah penduduk. Penduduk di pulau tersebut mayoritas merupakan nelayan tradisional.

Penggunaan listrik di Pulau Panjang saat siang hari mencapai 100 KVA. Sedangkan malam hari, mencapai 250 KVA.

“Ini masih belum sempurna, karena fasilitasnya harus lengkap. Seperti tangki (BBM) bulanan dan personel (belum memadai),” ujar dia. 

Sebelumnya, penduduk di Pulau Panjang hanya merasakan listrik selama 12 jam sejak pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB setiap hari. Pulau Panjang berpenghuni 986 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk mencapai empat ribu orang orang.

“Di siang ini masih ada yang nyala, karena belum ada saklarnya, karena terbiasa mati sendiri, nyala sendiri dari sananya (PLN). Kami juga masyarakat akan sama-sama menjaga fasilitas ini,” kata Wahyu Ifan, Kades Pulo Panjang yang  baru berusia 26 tahun ini.

14,9 Juta Warga Jabodetabek Bakal Mudik di Lebaran Tahun Ini

Berdasarkan hasil survei tersebut, daerah tujuan terbanyak pemudik dari Jabodetabek adalah ke wilayah Jawa Tengah sebanyak 5.615.408 orang (37,68 persen), kemudian ke Jawa Barat sebanyak 3.709.049 orang (24,89 persen) dan ke Jawa Timur sebanyak 1.660.625 orang (11,14 persen).

Tujuan Jawa Tengah terbanyak adalah ke Kota Surakarta sebanyak 642.789 orang (4,31 persen), Semarang 563.881 orang (3,78 persen), dan Tegal sebanyak 354.110 orang (2,38 persen).

Karakteristik penggunaan moda oleh para pemudik Jabodetabek yang terbanyak adalah menggunakan bus sebanyak 4.459.690 orang (30 persen), mobil pribadi sebanyak 4.300.346 orang (28,9 persen).

Kemudian  kereta api sebanyak 2.488.058 orang (16,7 perden), pesawat sebanyak 1.411.051 orang (9,5 persen) dan menggunakan sepeda motor sebanyak 942.621 orang (6,3 persen), dan sisanya menggunakan moda lain.

Sigihardjo menjelaskan, terdapat beberapa penggunaan moda yang berpotensi menurun jika dibandingkan moda yang dipilih pemudik pada tahun 2018. Seperti moda pesawat turun 0,2 persen, sepeda motor turun 0,3 persen, dan mobil pribadi turun 0,9 persen.

“Sementara yang mengalami kenaikan antara lain, adalah kereta api kelas bisnis naik 0,2 persen, dan kereta api kelas ekonomi naik 0,4 persen,” tambah dia.

9 Kota Ini Jadi Pusat Pengembangan Industri Kreatif RI

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ikut mendukung pengembangan industri kreatif di dalam negeri. Saat ini tercatat ada sembilan kota yang akan menjadi pusat industri kreatif unggulan Indonesia.

Sekretaris Ditjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Eddy Siswanto mengatakan, ‎sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2015 tentang ekonomi kreatif, pemerintah berkomitmen untuk membangun ekonomi kreatif yang bertumpu pada tumbuhnya industri-industri kreatif.

Hal ini salah satunya dalam rangka meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat. “Salah satu strategi pembangunan ekonomi dan industri di Indonesia, yaitu melalui industri kreatif,” ujar dia di Kantor Kemenperin, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Dia mengungkapkan, Indonesia telah memiliki beberapa kota yang industri kreatif terus berkembang, seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Solo, Pekalongan, Jember, Bali, Makassar dan Mataram. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan kota lain juga muncul menjadi pusat pengembangan industri kreatif.

‎”Masa depan industri kreatif cukup menjanjikan dan dapat menjadi sumber ekonomi dengan nilai yang tinggi, karena dalam industri ini terdapat konten gagasan, seni, inovasi, teknologi, serta kekayaan intelektual. Dalam hal ini di Indonesia cukup besar potensinya sehingga kekuatan ini dapat menjadi unsur penentu daya saing produk,” jelas dia.

Untuk dapat bersinergi dengan program ekonomi kreatif, lanjut Eddy, Kemenperin melaui Ditjen IKMA telah memiliki program penumbuhan wirausaha baru, termasuk program pengembangan start-up.

Operasikan 3 Gardu Induk Listrik di Aceh, PLN Hemat Rp 265,5 Miliar per Tahun

PT PLN (Persero) membangun tiga GI (Gardu Induk) dan SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) pertama di Aceh Bagian Tengah berkapasitas 30 MVA, Aceh, Takengon.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengapresiasi, usaha PLN memberikan pelayanan kelistrikan yang semakin baik.

“Terima kasih PLN kerjanya sudah mati-matian. Luar biasa kerjanya. Kita lakukan penghematan ratusan miliar. Harapan kami ke depan berusaha tarif listriknya itu tidak naik. Syukur di kemudian hari tarif listrik bisa turun. Itu saja dari saya,” tutur dia di Aceh, Selasa (9/4/2019).

Dia menambahkan, pembangunan gardu induk dan SUTT mendukung program pemerintah dalam kelistrikan yang terkoneksi di Sumatera. 

Keberadaan gardu induk dan SUTT juga bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di Sumatera.

“Kalau semua tersambung maka ada jaringan kelistrikan terkoneksi di seluruh Sumatera sehingga kelistrikan akan sama seperti di Pulau Jawa supaya pertumbuhan ekonomi Sumatera bertumbuh dengan semakin baik,” ujar dia.

Adapun tiga GI dan SUTT yang diresmikan yakni :

a. Gardu Induk (GI) 150 kV Takengon dan Gardu Induk (GI) Extension 150 kV Bireuen dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Takengon – Bireuen;

b. Gardu Induk (GI) 150 kV Kutacane dan Gardu Induk (GI) Extension 150 kV Berastagi, dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Berastagi – Kutacane;

c. Gardu Induk (GI) 150 kV Subulusalam dan Gardu Induk (GI) Extension 150 kV Sidikalang dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Sidikalang – Subulusalam.

Tonton Video Ini:

Ini Cara PLN Mendeteksi Pencurian Listrik

Menteri Susi Sebut Dunia Akui Indonesia Jadi Pemasok Tuna Terbesar

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti menegaskan jika langkah pemberantasan aksi pencurian ikan (illegal fishing) merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ini dia ungkapkan saat menjadi pembicara dalam acara Talkshow bertema Perkuat Budaya Maritim untuk Bela Negara, di Universitas Sahid Jakarta, Selasa 9 April 2019.

Menteri Susi mengatakan, sesuai dengan visi Presiden yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara poros maritim di dunia, berbagai kebijakan telah ditempuh. Tak terkecuali penangkapan aksi pencurian ikan (illegal fishing) dengan cara menenggelamkan kapal-kapal asing.

“Semua anak-anak Staf di KKP tidak dalam situasi senang. Genderang perang sesuai dengan perintah presiden kita diminta berantas illegal fishing dengan tenggelamkan,” kata Susi di Jakarta, Selasa pekan ini.

Namun tanpa pikir panjang, intruksi presiden itu dijalankan oleh kementerian yang dipimpinnya. Sebab dia menilai, dengan penenggalaman kapal bisa menjadi salah satu yang elegan dalam menyelesaikan akar kejahatan di sektor perikanan.

“Ini cara terbaik. Ini dengan informasi lobi kita panggil pengusaha dan dubesnya, dari sisi diplomasi sudah cantik oke. Yang kita lakukan stop illegal fishing atau pulangkan kapal Anda atau saya tenggelamkan,” tegas dia.

Susi mengatakan, kehadiran kapal-kapal tersebut juga bukan tanpa sebab. Dia menduga ada oknum-oknum yang bermain sehingga dapat berada di perairan Indonesia.

“Tidak mudah ribuan kapal asing ada di negara berdaulat kalau tidak dibantu oleh orang kita sendiri baik dari PNS, tokoh masyarakat tentu ada yang bantu oknum-oknumnya,” tegas Susi.

Melihat Prospek Laju IHSG Saat Tahun Politik

Liputan6.com, Jakarta – Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) tinggal hitungan hari.  Bila melihat pelaksanaan pemilu langsung sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif. Lalu bagaimana potensi IHSG pada 2019 yang juga merupakan tahun politik?

Bila melihat pergerakan IHSG yang dikutip dari data yahoofinance, IHSG tumbuh positif pada tahun penyelenggaraan pemilu.

Pada 1999, IHSG tumbuh sekitar 69,84 persen dari posisi 398,04 pada 30 Desember 1998 menjadi 676,92 pada 30 Desember 1999.

Selanjutnya pada 2004, IHSG menguat 44,3 persen dari posisi 693,03 pada 30 Desember 2003 menjadi 1.000,23 pada 30 Desember 2004.

Lalu kinerja IHSG meningkat 87,01 persen pada 2009. IHSG naik dari posisi 1.355,41 pada 30 Desember 2008 menjadi 2.534,3 pada 30 Desember 2009.

Selain itu, IHSG menguat 22,27 persen dari posisi 4.274 pada 30 Desember 2013 menjadi 5.226 pada akhir Desember 2014.

Direktur PT Panin Asset Management, Rudiyanto menuturkan, pergerakan IHSG masih akan positif pada 2019. Hal itu akan ditopang sentimen internal dan eksternal. Dari internal, diharapkan pelaksanaan pemilu dapat berkontribusi positif untuk IHSG.

Rudiyanto mengatakan, bila melihat data historis, IHSG menguat pada tahun penyelenggaraan pemilu. Hal ini mengingat ketidakpastian akan berkurang.

“Kami perkirakan IHSG akan sentuh posisi 7.200-7.400 pada 2019. Ini melihat historical pemilu, selain itu kebijakan suku bunga ditahan, dan normalisasi neraca (bank sentral AS-red) disetop juga positif untuk likuidasi. IHSG akan menguat,” ujar Rudiyanto saat dihubungi Liputan6.com.

Meski demikian, Rudiyanto menuturkan, pelaku pasar juga cenderung wait and see jelang pemilu. Hal ini dilihat dari pergerakan IHSG pada kuartal I 2019. Kinerja IHSG hanya tumbuh 4,4 persen ke posisi 6.468 pada 29 Maret 2019.

Rudiyanto menambahkan, Bank Indonesia (BI) berpeluang turunkan suku bunga acuan juga menjadi katalis positif. BI diperkirakan pangkas suku bunga pada akhir 2019.

BI menurunkan suku bunga akan didorong dari inflasi tetap terkendali dan kebijakan bank sentral AS atau the Federal Reserve yang menahan suku bunga. Ia menambahkan, faktor kebijakan bank sentral AS mendominasi pergerakan IHSG.

Ritel Melambat, Ekonomi RI Bakal Tumbuh 5,1 Persen pada Kuartal I 2019

Sebelumnya, Ekonomi Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,2 persen pada 2019. Kemudian pertumbuhan ekonomi itu mencapai 5,3 persen pada 2020.

Hal itu disebutkan dalam laporan ekonomi tahunan ADB yaitu Asian Development Outlook (ADO) 2019.

Berdasarkan laporan baru Asian Development Bank (ADB) itu, ekonomi Indonesia masih akan ditopang dari kuatnya permintaan domestik.

“Dengan dukungan dari manajemen makroekonomi yang solid dan permintaan domestik yang kuat, momentum pertumbuhan Indonesia diharapkan berlanjut secara sehat,” ujar Direktur ADB untuk Indonesia, Winfried Wicklein, seperti dikutip dari laman ADB, Kamis 4 April 2019.

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk lebih lanjut mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan inklusif diperlukan fokus yang berkesinambungan pada peningkatan daya saing, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan ketangguhan.

ADO mengulas, investasi domestik yang kuat dan konsumsi domestik yang baik mampu mengimbangi pertumbuhan ekspor lebih lemah pada 2018, sehingga memungkinkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2 persen.

Investasi yang kuat didorong terutama proyek infrastruktur publik di transportasi dan energi. Pertumbuhan sektor industri terakselerasi seiring meningkatnya keluaran dari pertambangan. Selain itu, ekspor seperti pakaian jadi dan alas kaki juga menguat.

ADO menyebutkan pertumbuhan pada 2019 dan 2020 kemungkinan terjadi di berbagai sektor.

Sejumlah proyek infrastruktur publik utama, baik yang sudah selesai dan dalam tahap penuntasan, memberikan fondasi kuat bagi peningkatan investasi swasta.

Perbaikan terhadap iklim investasi seperti perampingan administrasi pajak dan penyederhanaan perizinan usaha diyakini akan makin mendukung sentimen positif investor.

Sementara itu, permintaan domestik diyakini akan tetap kuat dalam jangka pendek. Ini karena meningkatnya lapangan kerja di sektor formal dan diperluasnya program bantuan sosial pemerintah.

Alsintan Jadi Solusi Kelangkaan Tenaga Buruh Tani

Liputan6.com, Cirebon Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah diperkirakan mampu menekan biaya operasional petani sekitar 35 persen hingga 48 persen. Ini berarti bantuan tersebut mampu membantu aktivitas petani dalam memperlancar usahanya. Alsintan juga menjadi solusi terkait makin langka dan mahalnya biaya buruh tani.

Direktur Jenderal Prasaranan dan Sarana Pertanian (PSP), Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy mengatakan, alsintan semakin berpengaruh pada kesejahteraan petani.

“Alsintan mampu menekan biaya operasional 35 hingga 48 persen dalam produksi petani. Dulu, petani bisa membajak sawahnya satu ha selama berhari-hari, tapi kini cukup 2 hingga 3 jam saja,” ujar Sarwo Edhy, Senin (8/4).

Dengan perkembangan positif tersebut, Sarwo Edhy berharap, bantuan alsintan pada 2019 semakin banyak dan semakin menyejahterakan petani.

Sebagai contoh, dengan combine harvester, panen bisa secara otomatis dalam sekali jalan. Alat tersebut dilengkapi penebas, perontok, yang kemudian keluar dalam bentuk gabah. Petani bisa langsung memasukkan gabah ke dalam karung, sehingga waktu bisa terpangkas dengan efisien.

“Di beberapa tempat, luasan panen mencapai 3 ha dan bisa dilakukan dalam waktu 3 jam saja, asalkan cuaca bagus dan tanah tidak lembek,” ujarnya.

Petani Desa Mundu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat (Jabar) sudah memanfaatkan alat dan mesin pertanian (alsintan) kurun 2-3 tahun terakhir. Petani pun merasakan manfaat langsung dari aneka alsintan, salah satunya menjadi solusi mahalnya ongkos buruh tani di Kecamatan Mundu, Cirebon.

“Penggunaan alsintan sangat membantu petani mulai olah tanah hingga panen. Kami bisa olah tanah, tanam dan panen lebih cepat sehingga lebih efektif dan efisien,” papar Ketua Kelompok Tani Cikendal Makmur Desa Mundu, Kec.Mundu, Cirebon, Maman Suherman.

Menurut Maman, petani di Desa Mundu sangat terbantu dengan tersedianya alsintan dari UPJA. Sebab untuk mendapatkan buruh tani di sini sangat sulit dan ongkosnya mahal.

“Nah, dengan adanya alsintan justru memudahkan petani olah tanah, tanam maupun panen. Sewa alsintannya juga sangat terjangkau,” papar Maman.

Bapak empat anak ini juga mengakui, setelah menggunakan alsintan kurun 2-3 tahun terakhir, usaha taninya lebih bagus. Misalnya saja, produktivitas padi yang ditanam sebanyak 5-6 ton/ha gabah kering panen (GKP). Sedangkan harganya Rp 3.700-Rp 3.800/kg.

“Kalau gabah kering giling (GKG) Rp 4.500/kg. Semua gabah dari petani di sini umumnya dijual melalui koperasi,” ujarnya.

Menurut Maman, petani Mundu bisa tanam padi 2 kali/tahun, yakni pada Januari-Maret.

“Memang sawahnya sebagian besar sudah irigasi. Namun di musim kemarau (April-Juli) petani di sini lebih suka tanam palawija seperti jagung. Setelah musim penghujan petani tanam padi lagi,” kata Maman.

Menurut Maman, di Desa Mundu masih banyak tengkulak yang membeli padi atau jagung dengan cara ijon. Sehingga, padi atau jagung dijual petani dengan harga murah.” Karena itu kami minta pemerintah atau Bulog turun tangan mengatasi masalah ini,” ujar Maman.

Menteri Jonan Apresiasi Kerja Keras PLN Bangun Gardu Induk di Aceh Tengah

Sebelumnya, Pemerintah menargetkan rasio elektrifikasi bisa mencapai 99,9 persen pada 2019. Dengan demikian, seluruh masyarakat di berbagai daerah bisa menikmati pasokan listrik untuk kehidupan sehari-hari dan kebutuhan usaha pada 2019.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN, I Made Suprateka mengatakan, saat ini rasio elektrifikasi telah mencapai 98,3 persen.

Untuk mencapai minimal 99,9 persen, meski persentase kekurangannya terlihat kecil, yaitu hanya 1,7 persen, tapi menjadi tantangan besar bagi PLN lantaran lokasinya berada di pedesaan dan daerah terpencil.

“Tantangan untuk melistriki sisa 1,7 persen desa yang belum dialiri listrik saat ini tak bisa dibilang mudah bagi PLN,” ujar dia di Jakarta, Kamis 4 April 2019.

Selain itu, lanjut Made, untuk mencapai target elektifikasi tersebut, setidaknya PLN harus mampu mengatasi dua tantangan besar yaitu masalah daya beli masyarakat dan ketersediaan infrastruktur.

Terlebih sejak 2016, program listrik pedesaan sudah sepenuhnya ditangani oleh PT PLN (Persero) hingga tidak lagi menggunakan APBN yang dikelola oleh Kementerian ESDM. 

“Akses yang terbatas adalah kendala terbesar dalam upaya PLN untuk mengalirkan listrik ke desa-desa terpencil dan daerah yang kondisi geografisnya sulit dijangkau. Kendala biasanya muncul dalam proses pengiriman peralatan listrik karena banyak akses jalan yang tidak memadai untuk dilalui kendaraan pengangkut material,” kata dia.

Meski demikian, Made memastikan PLN dan Kementerian ESDM tetap bertekad untuk memenuhi target 99,9 persen rasio elektrifikasi ini.

Selain upaya penambahan jaringan melalui Program Listrik Perdesaan dan membagikan sumber Listrik Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE), pada 1 Februari lalu Menteri ESDM Ignasius Jonan telah menyurati Gubernur se-Indonesia, untuk mengalokasikan anggaran pasang baru listrik 450 VA bagi rumah tangga miskin.

“Untuk keperluan ini, Pemda bisa mengalokasikan anggaran dari APBD atau dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di daerah,” ujar dia.

“Selain itu, Kementerian ESDM juga meminta kepada Pemda untuk memperbaiki akses jalan, sehingga bisa mempermudah PLN dalam proses penyaluran listrik di daerah tersebut. Bagaimana pun juga, program elektrifikasi untuk memajukan masyarakat akan sulit terwujud tanpa dukungan Pemda-Pemda setempat,” ia menambahkan.

Menteri Susi: Genderang Perang Lawan Pencurian Ikan Perintah Presiden

Liputan6.com, Jakarta Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti menegaskan jika langkah pemberantasan aksi pencurian ikan (illegal fishing) merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ini dia ungkapkan saat menjadi pembicara dalam acara Talkshow bertema Perkuat Budaya Maritik untuk Bela Negara, di Universitas Sahid Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Menteri Susi mengatakan, sesuai dengan visi Presiden yang ingin menjadikan Indonesia sebagai negara poros maritim di dunia, berbagai kebijakan telah ditempuh. Tak terkecuali penangkapan aksi pencurian ikan (illegal fishing) dengan cara menenggelamkan kapal-kapal asing.

“Semua anak-anak Staf di KKP tidak dalam situasi senang. Genderang perang sesuai dengan perintah presiden kita diminta berantas illegal fishing dengan tenggelamkan,” kata Susi di Jakarta, Selasa (9/4).

Namun tampa pikir panjang, intruksi presiden itu dijalankan oleh kementerian yang dipimpinnya. Sebab dia menilai, dengan penenggalaman kapal bisa menjadi salah satu yang elegan dalam menyelesaikan akar kejahatan di sektor perikanan.

“Ini cara terbaik. Ini dengan informasi lobi kita panggil pengusaha dan dubesnya, dari sisi diplomasi sudah cantik oke. Yang kita lakukan stop illegal fishing atau pulangkan kapal Anda atau saya tenggelamkan,” tegas dia.

Menteri Susi mengatakan, kehadiran kapal-kapal tersebut juga bukan tanpa sebab. Dia menduga ada oknum-oknum yang bermain sehingga dapat berada di perairan Indonesia.

“Tidak mudah ribuan kapal asing ada di negara berdaulat kalau tidak dibantu oleh orang kita sendiri baik dari PNS, tokoh masyarakat tentu ada yang bantu oknum-oknumnya,” tegas Susi.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Suber: Merdeka.com

Indonesia Jadi Sorotan Dunia karena Konsisten Bela Lautan

Liputan6.com, Monaco – Indonesia menjadi sorotan di ajang Monaco Ocean Week 2019 berkat ketegasan dalam melindungi lautan dan mempromosikan ekonomi biru (blue economy). Upaya ini dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang mengirim lima delegasi ke acara tersebut.

Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL), Brahmantya Satyamurti Poerwadi. Ia berharap ada langka nyata dari segala pihak dalam melindungi perairan yang dilindungi (Marine Protected Area/MPA) demi melawan perubahan iklim.

“Kita juga membahas aksi-aksi yang bisa kita lakukan untuk membangun political willingness dari pemerintah, pelaku bisnis, maupun masyarakat di tiap-tiap negara supaya tantangan akan perlindungan spesies lintas-batas dapat diatasi,” ucap Brahmantya seperti dikutip rilis Kementerian KKP, Selasa (9/4/2019).

Isu lautan lain yang Indonesia sorot adalah mengenai maraknya perdagangan dan konsumsi terumbu karang secara ilegal, terutama di Hong Kong dan China. “Kondisi ini tentu mengancam keberlanjutan ikan karang kita dan secepatnya harus kita hentikan,” ujar Brahmantya. 

Sementara itu, dalam Pertemuan Tingkat Tinggi (PTT) Lembaga Penelitian Kelautan Eropa, Indonesia berkesempatan menjadi satu-satunya negara Asia dalam forum yang membahas tentang bagaimana membangun hubungan yang kuat antara ilmu pengetahuan, masyarakat dan politik untuk dapat menentukan masa depan ilmu pengetahuan di Eropa.

Menurut Menteri Susi, aksi Indonesia di Monaco Ocean Week adalah bentuk konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan lautan. Sebelumnya, Indonesia melakukan hal serupa di Our Ocean Conference 2018 di Bali.

“Komitmen itu kembali kita buktikan dengan peran Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan Our Ocean Conference 2018 di Bali dan kepemimpinan bersama sebagai ketua International Coral Reef Initiative (ICRI) periode 2018-2020,” ucap Menteri Susi.

Survei BI: Penjualan Eceran Tumbuh 9,1 Persen pada Februari 2019

Liputan6.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) merilis penjualan eceran pada Februari 2019. Penjualan eceran tumbuh meningkat pada Februari 2019.

Indeks penjualan riil (IPR) dari survei penjualan eceran Bank Indonesia tumbuh 9,1 persen (year on year/YoY), meningkat dari 7,2 persen pada Januari 2019. Peningkatan penjualan eceran terutama bersumber dari subkelompok sandang dan kelompok barang budaya dan rekreasi.

Peningkatan subkelompok sandang tumbuh sebesar 33,7 persen (YoY), angka ini meningkat dibandingkan 27,9 persen (YoY) pada Januari 2019.

Peningkatan penjualan itu juga terjadi pada kelompok barang budaya dan rekreaksi yang tumbuh sebesar 26,5 persen (YoY), meningkat dari 21,5 persen (YoY) pada bulan sebelumnya.

Secara regional, pertumbuhan IPR Februari 2019 terjadi di sebagian besar kota yang disurvei. Peningkatan penjualan paling tinggi terjadi di Surabaya (55,5 persen YoY). Kemudian Manado (32,1 persen YoY).

Pada Maret 2019, kinerja positif penjualan eceran terjadi lima wilayah cakupan survei. Surabaya dan Manado kembali mencatat pertumbuhan penjualan paling tinggi masing-masing sebesar 48,1 persen (YoY) dan 34 persen (YoY).

Penjualan eceran diperkirakan tetap tumbuh tinggi pada Maret 2019. Hal ini diindikasikan oleh IPR Maret 2019 yang tumbuh mencapai 8 persen (YoY).

Pertumbuhan itu antara lain didorong oleh peningkatan penjualan subkelompok sandang dan kelompok suku cadang dan aksesori.

Penjualan itu didorong oleh penjualan subkelompok sandang yang tumbuh sebesar 40,6 persen (YoY) meningkat dari 33,7 persen (YoY) pada bulan sebelumnya dan kelompok suku cadang dan aksesori tumbuh 18,9 persen (YoY), meningkat dari 14 persen (YoY) pada bulan sebelumnya.

Data Ekonomi Positif Bikin Rupiah Terus Menguat terhadap Dolar AS

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap doalr Amerika Serikat (AS) menguat pada perdagangan hari ini. Penguatan ini karena data ekonomi AS yang melemah. 

Mengutip Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), Senin 8 April 2019, rupiah dipatok di angka 14.145 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan patokan Jumat lalu yang ada di angka 14.158 per dolar AS.

Berbeda, berdasarkan Bloomberg, rupiah dibuka di angka 14.150 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.133 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini rupiah bergerak di kisaran 14.147 per dolar AS hingga 14.155 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 1,65 persen.

Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, rupiah berpeluang menguat pasca rilis tingkat pengangguran di AS yang tercatat stagnan.

“Data ketenagakerjaan menjadi indikator penting The Fed dalam kebijakan suku bunganya. Kemungkinan The Fed masih belum akan mengubah kebijakan suku bunganya saat ini yang masih bertahan pada 2,25 -2,5 persen,” ujar Lana dikutip dari Antara.

Tingkat pengangguran di AS untuk Maret 2019 tercatat 3,8 persen, tetap sebagaimana Februari 2019. Padahal sebelumnya pada minggu yang berakhir pada 30 Maret 2019, jumlah tingkat klaim pengangguran (jobless claims) tercatat terendah sejak minggu yang berakhir pada 6 Desember 1969.

Selama Maret 2019 tersebut, data tenaga kerja non-pertanian (non-farm payroll) AS bertambah sebanyak 196.000, naik tajam dari bulan sebelumnya yang hanya bertambah 33.000. Data ketenagakerjaan AS kembali menguat setelah pada Februari lalu sempat melambat.

Lana memperkirakan pada hari ini rupiah akan bergerak menguat di kisaran 14.100 per dolar AS hingga 14.130 per dolar AS.