Usai Debat Capres, IHSG Bergerak Menghijau

Liputan6.com, Jakarta Usai berlangsungnya Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden tahap pertama yang berlangsung tadi malam, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju di zona hijau pada awal perdagangan saham hari ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Jumat (18/1/2019), IHSG menguat 20,43 poin atau 0,05 persen ke posisi 6.444,213. IHSG kemudian dibuka naik kembali padam pukul 09.00 wib, dengan mencatatkan penguatan 24,6 poin atau 0,38 persen ke level 6.448,3.

Indeks saham LQ45 naik 05 persen ke posisi 1.030,117. Seluruh indeks saham acuan menghijau.

Sebanyak 134 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Kemudian 26 saham melemah dan 133 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.451,5 dan terendah 6.444,2.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 7.875 kali dengan volume perdagangan 179,2 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 135,7 miliar. Investor asing beli saham Rp 15,8 miliar di total pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 14.187.

Seluruh sektor saham menghijau. Sektor saham perkebunan naik 0,83 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Disusul sektor saham industri dasar menguat 0,70 persen dan sektor saham pertambangan mendaki 0,81 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham CLAY melonjak 70 persen ke posisi 306 per saham, saham NATO meroket 69,90 persen ke posisi 175 per saham, dan saham SQMI bertambah 21,57 persen ke 372 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham TRIO turun 7,26 persen ke posisi 230 per saham, saham FOOD susut 3,61 persen ke posisi 320 per saham, dan saham MSIN melemah 3,23 persen ke posisi 300 per saham.

2 dari 2 halaman

Prediksi Sebelumnya

Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan tertekan pada perdagangan saham hari ini. IHSG diramalkan terkoreksi dengan diperdagangkan pada kisaran 6.226-6.542.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menilai, terbatasnya katalis positif di pasar saham baik dari faktor eksternal maupun internal menggiring IHSG hari ini untuk tersungkur. Kendati demikian, IHSG hanya terkoreksi dalam jangka pendek semata.

“Sehingga diperkirakan tekanan aksi jual investor masih akan tetap menghantui. IHSG dalam jangka pendek berpeluang melemah dengan diperdagangan akhir pekan pada support dan resistance di 6355-6455,” ujarnya di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Senada, Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji menyebutkan IHSG akan melemah pada hari ini. Secara teknik, indeks telah mengkonfirmasi potensi apresiasi IHSG yang cenderung terbatas.

Dari indikasi tersebut, lanjut dia, diperkirakan indeks pada perdagangan saham hari ini rawan untuk terkoreksi.”Oleh sebab itu, IHSG berpotensi tertekan dan bergerak ke zona merah pada rentang 6.384-6.477,” imbuh dia.

Adapun beberapa saham cuan yang menjadi rekomendasi mereka pada hari ini antara lain saham PT Astra International Tbk (ASII), PT United Tractors Tbk (UNTR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), serta PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Kemudian juga saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD).

China Telanjur Rugi Akibat Perang Dagang

Liputan6.com, Jakarta – Taktik Presiden Donald Trump menekan ekonomi China tampaknya berhasil. China dikabarkan sudah telanjur rugi akibat perang dagang. Bahkan, kerugian diprediksi bertambah.

“Sudah jelas bagi saya bahwa China dapat menderita lebih banyak kerugian ketimbang Amerika Serikat, dan dari sini terlihat upaya pihak berkepentingan untuk berjuang lebih keras dan mengamankan sesuatu yang berarti,” ujar John Woods, Chief Investment Officer Asia-Pacific, seperti dikutip South China Morning Post.

Ekonomi China juga sudah melambat di tengah terjadinya perang dagang. Pelambatan pertumbuhan ini berpotensi yang paling rendah dalam 28 tahun terakhir.

Credit Suisse memprediksi pertumbuhan ekonomi China melambat ke angka 6,2 persen tahun ini. Angka yang sama juga diprediksi Bank Dunia.

Menurut laporan Darkening Skies Bank Dunia, sejak 2016 pertumbuhan ekonomi China adalah 6,7 persen, 6,9 persen, lalu turun 6,5 persen di 2018 ketika perang dagang memanas. Sementara, satu area yang akan tumbuh di China adalah sektor teknologi yang turun 25 persen tahun lalu.

Dalam jalannya gencatan senjata ini, China pada Desember lalu sudah menurunkan tarif mobil. Sebelumnya, tarif impor mobil buatan AS sebesar 40 persen dan sekarang menjadi 15 persen.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping sebelum melakukan pertemuan di resor Mar a Lago, Florida, Kamis (6/4). Isu perdagangan dan Korea Utara diperkirakan menjadi isu utama pembahasan kedua pemimpin negara tersebut. (AP Photo/Alex Brandon)

Ketegangan ekonomi antara Negeri Paman Sam dan Negeri Tirai Bambu dikhawatirkan bisa menghambat perekonomian global. Sampai kini, belum ada tanda bahwa kedua pihak mengubah pendiriannya.

Presiden AS, Donald Trump, mulai melancarkan perang dagang pada Juli 2018 dengan menaikkan tarif impor barang yang berasal dari China. Ia berkilah, China telah mencuri hasil-hasil inovasi atau menekan perusahaan AS yang berada di China untuk menyerahkan teknologi canggihnya.

Presiden China, Xi Jinping, kemudian melakukan langkah balasan dengan mengenakan tarif impor atas produk-produk AS.

Namun, Trump dan Xi pada 1 Desember 2018 sepakat menunda kenaikan tarif impor babak kedua selama 90 hari untuk melakukan negosiasi. Akan tetapi, para ekonom mengatakan bahwa terlalu sedikit waktu untuk menyelesaikan masalah yang telah mengganggu hubungan AS-China selama bertahun-tahun.

Capres Prabowo Subianto Ingin Tax Ratio 16 Persen, Bisakah?

Liputan6.com, Jakarta Calon Presiden Prabowo Subianto berjanji akan menaikkan rasio pajak (tax ratio) dari semula 11,5 persen menjadi 16 persen. Hal ini guna meningkatkan pemasukan negara dari sisi pajak. Ini dia ungkapkan saat momen Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden (Cawapres) pada Kamis malam (18/1/2019).

Ekonom Insitute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menjelaskan, persoalan tax ratio Indonesia kini memang masih tertinggal dengan ASEAN. Kendati begitu, ia tidak setuju bahwa tax ratio harus melonjak drastis menjadi 16 persen.

“Masalahnya kalau langsung ditarget loncat ke 16 persen bisa ganggu iklim investasi dan dunia usaha di Indonesia. Pengusaha pastinya juga enggak mau dikejar pajak yang terlalu tinggi. Sementara basis pajaknya itu itu saja,” tutur dia saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Dia menilai, kenaikan tax ratio sebesar 16 persen perlu diiringi dengan rencana yang matang. Itu terutama dengan mempertimbangkan rentang waktu untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Untuk kejar tax ratio 16 persen harus ada grand design-nya. Jadi dilakukan bertahap tergantung situasi ekonomi. Misalnya buat planning 10 tahun jadi 16 persen masih masuk akal,” imbuhnya.

“Jadi kalau mau naikan tax ratio 16 persen dalam 5 tahun jangan ketinggian. Kondisi ekonomi sedang lesu, pajak yang tinggi malah jadi penghambat,” ia menambahkan.

Sementara itu, Ekonom Centre of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menilai kenaikan tax ratio secara drastis akan menggangu pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

“Menaikkan pajak secara agresif akan menurunkan investasi dan konsumsi, dampaknya ke pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah, terbatasnya lapangan kerja dan menganggu program pengentasan kemiskinan,” jelasnya.

Dia menambahkan, persoalan ekonomi yang kompleks tidak bisa dijawab dengan solusi yang sederhana itu.

“Jadi programnya Prabowo menaikkan gaji para pejabat dengan menaikkan tax ratio saya kira tidak tepat. Korupsi itu masalah mental bukan sekedar karena kecilnya gaji. Para pejabat sekarang gajinya tidak kecil. Hanya dengan menaikkan gaji pejabat tidak akan mengurangi korupsi,” pungkasnya.

2 dari 2 halaman

Perang Pendapat Jokowi dan Prabowo soal Gaji PNS

Ilustrasi PNS Naik Gaji

Presiden Joko Widodo sedang mempertahankan kursi presiden di panggung debat pertama calon presiden 2019. Sejatinya debat ini membahas HAM, tetapi Prabowo Subianto menyerempet isu gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), yang salah satunya terdiri atas Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Prabowo percaya bahwa gaji yang rendah menyebabkan korupsi. Para birokrat pun terbuai melakukan tindak pidana karena khawatir mengenai tidak memiliki uang yang cukup di masa depannya.

“Tetapi ada ketakutan pada masa depan mereka (aparatur negara), jadi disitulah terjadi sikap ragu-ragu, dan sikap tidak kuat mendapat godaan, tawaran-tawaran dari swasta untuk bertindak di luar kepentingan rakyat, kepentingan umum,” jelas Prabowo.

Setelah memperbesar gaji ASN melalui menaikkan tax ratio dari 10 persen ke 16 persen, setelahnya Prabowo berjanji akan mengawasi mereka dengan seluruh instrumen dan senjata yang tersedia. Ia pun ingin koruptor untuk dikirim ke pulau terpencil dan dihukum menambak pasir secara terus-menerus.

Presiden Jokowi tidak setuju mengenai naiknya gaji Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia percaya gaji sudah cukup besar, dan terus memperbaiki sistem merupakan kunci yang diperlukan.

“Saya tidak setuju dengan apa yang disampaikan. Kita tahu gaji ASN kita sekarang sudah cukup dengan tambahan tunjangan kinerja yang sudah besar. Yang penting adalah perampingan birokrasi, ada merit system. Rekrutmen putra-putri terbaik, mutasi sesuai kompetensi, integritas, prestasi, rekam jejak,” ujar Jokowi.

Selain PNS, para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga mendapatkan gaji sesuai PNS. Para PPPK juga akan mendapatkan tunjangan sesuai PNS. 

Musim Hujan, Harga Tomat Naik

Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Rapat Koordinasi Kerja (Rakernas) Tahun 2019. Pada tahun ini, Rakornas mengangkat tema Mendorong Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian untuk Peningkatan Ekspor dan Pertanian.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, selama 4 tahun terakhir, telah banyak hasil yang dicapai sektor pertanian. Capaian ini diharapkan bisa ditingkatkan pada 2019 ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Dinas Pertanian seluruh Indonesia, Danren, Dandim, selama 4 tahun terakhir ini,” ujar dia di Hotel Bidakara, Jakart, Senin (14/1/2019).

Dia menjelaskan, dari sisi inflasi, pada periode 2014-2017, inflasi pangan yang dikontribusi dari sektor pertanian mengal‎ami penurunan yang signifikan. Pada periode tersebut, inflasi pangan turun 88,1 persen, dari 10,57 persen menjadi 1,57 persen.

“Inflasi pangan 2014 sebesar 10,5 persen, turun menjadi 1,26 persen di 2017. Untuk turunkan 0,5 persen saja sulit. Ini pertama dalam sejarah. Inflasi menurun, daya beli masyarakat meningkat,” kata dia.

Nilai ekspor pertanian sepanjang 2016-2018 juga mengalami kenaikan. Nilai ekspor pertanian pada 2016 sebesar Rp 384,9 triliun, naik 29,7 persen menjadi Rp 499,3 triliun di 2018.

Rinciannya, ekspor kelapa sawit naik 22,5 persen, karet naik 21,3 persen, kelapa 14,8 persen, kopi 28,6 persen, manggis 252,61 persen, pisang 706,2 persen. Sementara impor sejumlah komoditas seperti beras umum, bawang merah dan cabai segar turun hingga 100 persen.

“Ekspor kita naik 29 persen, impor turun, ini data. Dulu ekspor perlu 13 bulan, kemudian turun jadi 13 harii, sekarang hanya butuh 3 jam dengan OSS. Kalau mau ekspor kita berikan karpet merah untuk mereka. Saya jamin tidak ada pungli, kami jamin,” ungkap dia.

Untuk investasi di sektor pertanian pada periode 2013-2018 mengalami kenaikan 110,2 persen dengan nilai total Rp 270,1 triliun. Pada 2013, nilai investasi di sektor ini sebesar Rp 29,3 triliun, namun pada 2018 sebesar Rp 61,6 triliun.

“Pesan Pak Presiden untuk mendorong ekspor dan investasi. Untuk mendorong itu, sebanyak 291 Permentan yang menghambat investasi kita dicabut,” jelas dia.

Sementara untuk PDB pertanian, pada periode 2013-2018 juga naik signifikan yaitu 47,2 persen dengan akumulasi kenaikan sebesar Rp 1.375,2 triliun. Pada 2013, PDB pertanian sebesar Rp 994,8 triliun, sedangkan di 2018 menjadi Rp 1.463,9 triliun.

“Nilai produk pertanian naik, mendongkrak kesejahteraan petani. Kenaikan Rp 1.375 triliun ini setara dengan separuh dari APBN. Ini hasil kerja kita,” tandas dia.

Kesepakatan Dagang AS-China Dorong Penguatan Rupiah

Liputan6.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat terbatas pada perdagangan Jumat ini. Kesepakatan dagang AS dengan China mendorong penguatan aset berisiko.

Mengutip Bloomberg, Jumat (18/1/2019), rupiah dibuka di angka 14.165 per dolar AS, menguat jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.192 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.155 per dolar AS hingga 14.195 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 1,44 persen.

Berbeda, berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.182 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.158 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, harapan membaiknya hubungan dagangan Amerika Serikat dengan China mendorong minat pelaku pasar pada aset beresiko.

“Situasi itu membuka peluang bagi mata uang berisiko seperti rupiah untuk terapresiasi,” katanya dikutip dari Antara.

Ia mengemukakan Wakil Perdana Menteri China Liu He akan mengunjungi AS pada 30-31 Januari mendatang untuk pembicaraan perdagangan berikutnya.

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih mengatakan pasar menyambut positif pertemuan itu dengan harapan kesepakatan tarif antara AS-China.

“Data-data ekonomi China belakangan ini menunjukkan penurunan, bahkan PMI (purchasing managers index) sektor manufatur sudah di bawah level 50 yang artinya kontraksi,” katanya.

Dengan adanya kesepakatan, lanjut dia, maka diharapkan dapat menahan perlambatan ekonomi, mengingat perlambatan China akan berdampak pada global dan ekonomi Asia.

“Ekonomi China merupakan salah satu motor ekonomi Asia,” katanya.

2 dari 3 halaman

BI: Rupiah Berada dalam Tren Penguatan

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat, Jakarta, Kamis (23/10/2014) (Liputan6.com/Johan Tallo)

Sebelumnya, rupiah mengawali tahun 2019 ini dengan kondisi yang cukup baik. Bank Indonesia (BI) menyebutkan Rupiah saat ini tengah dalam tren menguat. Penguatan dimulai sejak akhir tahun lalu dan terus berlanjut pada Januari 2019.

Gubernur BI, Perry Warjiyo mengatakan tren penguatan Rupiah tersebut dakan mendukung stabilitas harga di dalam negeri.

“Nilai tukar Rupiah dalam tren menguat sehingga mendukung stabilitas harga. Rupiah pada Desember 2018 secara rerata menguat sebesar 1,16 persen, meskipun secara point to pointsedikit melemah sebesar 0,54 persen,” kata Perry pada Kamis 17 Januari 2019.

Dia mengungkapkan penguatan Rupiah antara lain dipengaruhi aliran masuk modal asing akibat perekonomian domestik yang kondusif dan imbal hasil domestik yang tetap menarik, serta ketidakpastian pasar keuangan global yang sedikit mereda.

“Dengan perkembangan yang cenderung menguat menjelang akhir tahun 2018, Rupiah secara rerata keseluruhan tahun 2018 tercatat mengalami depresiasi sebesar 6,05 persen, atau secara point to point sebesar 5,65 persen dibandingkan dengan level tahun sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, depresiasi atau pemelahan Rupiah secara point to point tersebut lebih rendah dibandingkan dengan depresiasi mata uang negara lain seperti Rupee India, Rand Afrika Selatan, Real Brasil, dan Lira Turki.

“Ke depan, Bank Indonesia terus mencermati risiko ketidakpastian pasar keuangan global dengan tetap melakukan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar sesuai nilai fundamentalnya dengan tetap mendorong berjalannya mekanisme pasar, dan mendukung upaya-upaya pengembangan pasar keuangan,” jelas dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Biar Rekan Kerja Terinspirasi, Lakukan 6 Cara Ini

Liputan6.com, Jakarta – Bekerja sama dan menjalin hubungan baik dengan rekan kerja merupakan kebutuhan wajib yang harus dipenuhi dalam sebuah tim. Anda dan rekan kerja akan memiliki sejumlah tanggung jawab, di mana kinerja terbaik Anda akan dibutuhkan.

Berbagai tugas ini bisa saja sulit dan penuh tantangan, sehingga dibutuhkan kemampuan terbaik dan sikap yang profesional dari Anda dan rekan kerja Anda. Tidak selalu berjalan dengan mulus, sesekali berbagai tantangan bisa saja membuat Anda dan rekan kerja Anda menjadi tidak bersemangat.

Semua ini tentu harus diatasi dengan cara-cara yang tepat, bukan? Setiap orang tentu memiliki cara tersendiri ketika menghadapi masa-masa yang sulit, dan tentunya Anda juga.

Saat Anda bisa mengatasi masa-masa yang sulit dan tetap menikmati pekerjaan Anda dengan baik, maka hal yang sama juga bisa berimbas pada rekan kerja serta lingkungan kerja itu sendiri.

Sikap positif Anda bisa saja menginspirasi rekan kerja atau bahkan orang lain yang mengenal dan berinteraksi dengan Anda. Jadi, lakukan enam cara ini agar rekan kerja Anda terinspirasi, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Membangun Hubungan yang Sehat

Untuk bisa bekerjasama dengan baik, jelas akan dibutuhkan hubungan yang baik antara Anda dan juga rekan kerja Anda. Hal ini berlaku untuk semua lini, baik itu untuk atasan atau bawahan Anda.

Jika Anda mampu membangun hubungan kerja yang sehat dengan rekan kerja, maka Anda secara tidak langsung mengajak mereka untuk menikmati hubungan kerja yang baik dan nyaman. Hal seperti ini bisa berdampak positif bagi kinerja Anda, termasuk rekan-rekan kerja Anda.

2 dari 4 halaman

2. Membangun Lingkungan Kerja yang Nyaman

Ilustrasi Orang sukses (iStockphoto)​

Kinerja yang maksimal akan lebih mungkin tercipta di lingkungan kerja yang nyaman dan profesional. Lingkungan kerja seperti ini harus dibangun dengan berbagai upaya yang berkesinambungan, di mana semua orang terlibat di dalamnya.

Anda bisa berperan dalam membangun lingkungan kerja yang nyaman seperti ini dan menjadi penggagas bagi rekan-rekan kerja Anda yang lainnya.

Sikap dan juga budaya kerja Anda tentu akan sangat memengaruhi terciptanya lingkungan kerja yang nyaman ini, sehingga perlahan-lahan orang lain juga ikut dan mendapatkan pengaruh positif dari Anda.

3. Memotivasi dengan Cara yang Tepat

Bukan hanya masalah pekerjaan saja, orang lain juga membutuhkan banyak motivasi yang membangun di dalam kehidupan pribadinya. Namun bukan berarti Anda harus selalu menjadi motivator untuk semua orang.

Ini perlu diperhatikan, sebab tidak semua orang bisa menerima sikap Anda tersebut. Pastikan Anda memberikan motivasi dengan cara yang tepat, di mana rekan kerja Anda bisa menerimanya dengan positif dan dalam porsi tepat juga.

3 dari 4 halaman

4. Menjadi Pemimpin yang Profesional

ilustrasi Foto Wanita Karir (iStockphoto)

Jika Anda berada pada posisi atasan, jadilah sosok yang profesional dan mengayomi. Pastikan Anda memimpin dengan kemampuan yang baik, sebagaimana layaknya seorang pemimpin yang bisa mengatasi berbagai hal di dalam lini yang dipimpinnya.

Hal ini akan membuat bawahan dan rekan kerja menaruh kepercayaan kepada Anda. Selain itu mereka juga akan merasa mendapatkan arahan yang tepat dan sesuai dengan yang mereka butuhkan.

5. Punya Tanggung Jawab dan Kemampuan Kerja yang Mumpuni

Sebagai pekerja, Anda tentu akan memiliki kewajiban dan tanggung jawab kepada perusahaan, di mana semua ini akan membutuhkan kemampuan kerja yang mumpuni sejak awal.

Kemampuan kerja Anda akan menjadi salah satu modal penting ketika bekerja, dan hal ini akan menjadi salah satu nilai lebih Anda di mata perusahaan dan juga rekan-rekan kerja Anda.

4 dari 4 halaman

6. Menempatkan Diri dengan Baik dan Sesuai Porsinya

Ilustrasi teman – sahabat – rekan kerja (iStockphoto)

Rekan kerja yang baik adalah yang mampu menempatkan diri dengan baik dan sesuai dengan porsinya. Jika Anda sudah memiliki ini, maka orang lain akan lebih nyaman bekerja dengan Anda. Anda akan menjadi rekan kerja yang menyenangkan dan bisa diandalkan ketika dibutuhkan.

Apakah Anda Punya Sikap dan Kemampuan yang Berimbang?

Bekerja dan sudah memiliki pengalaman yang cukup lama di perusahaan, Anda tentu kerap menjadi perhatian banyak orang, termasuk rekan kerja Anda. Bukan tidak mungkin Anda bahkan menjadi inspirasi bagi mereka.

Ada banyak cara yang dapat menginspirasi rekan kerja, tentunya dengan mengandalkan sikap profesional serta kemampuan kerja Anda yang berimbang.

Internet Satelit Buka Peluang Memajukan UMKM di Daerah Pedalaman

Liputan6.com, Jakarta Pemanfaatan internet satelit pada era teknologi informasi saat ini dinilai sangat berguna dalam mencari peluang bisnis dan pembeli (buyer). Tidak ketinggalan pada daerah pedalaman yang dapat mendukung kemajuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Direktur Bisnis Telkomsat, Bogi Witjaksono mengatakan salah satu layanan internet satelit yang dapat dipilih agar pengusaha UMKM di daerah bisa lancar berselancar di dunia maya sekalipun di daerah pedalaman adalah MangoeSky for Café.

Untuk menikmati akses internet ini, pelanggan hanya butuh membeli voucher yang disediakan. Layanan ini juga memberikan pendapatan tambahan kepada pemilik usaha rumah makan sekaligus meningkatkan daya tarik.

“Layanan MangoeSky for Café memang diperuntukkan untuk koneksi internet di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), sehingga masyarakat di daerah pedalaman tetap dapat merasakan manfaat internet. Dan masyarakat dapat menikmati internet untuk mendapatkan informasi maupun hiburan,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/1/2019).

Ia mencontohkan Rumah Makan Nadira yang terletak di kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Jika ini terlihat sama dengan rumah makan lain di wilayahnya.

Bangunan sederhana yang hanya menggunakan kursi dan meja tradisional sebagai tempat menyambut tamu untuk menyantap sajian di rumah makan tersebut. Tempat ini juga menjadi tempat singgah dan beriistirahat para supir bus antar kota.

Namun, tambah Bogi, ada perbedaan dari rumah makan ini. Sejak Agustus 2018 Rumah Makan Nadira menambahkan layanan internet untuk menarik minat pelanggan ke tempatnya.

Layanan ini menjadi keunggulan dibandingkan dengan rumah makan lain. Terletak di desa Naga Pintas, Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan daerah sulit akses internet. 

“Maka tidak heran jika kemudahan berinternet yang ditawarkan menjadi nilai plus tersendiri,” dia menandaskan.

2 dari 2 halaman

Pajak E-Commerce Bakal Picu Pelaku UMKM Jualan di Media Sosial

Ilustrasi e-Commerce (iStockPhoto)

Pemerintah resmi mengeluarkan aturan pajak bisnis jual beli daring (online) atau e-commerce yang mulai berlaku pada 1 April 2019.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 210/PMK.010/2018 tentang Perlakuan Perpajakan atas Transaksi Perdagangan melalui Sistem Elektronik.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia atau idEA, Ignasius Untung menilai, ada PMK ini justru akan mengancam platform e-commerce lokal.

Karena tidak bisa dipungkiri, masih banyak para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjual barang dagangannya melalui media sosial.

Menurut untung, kebanyakan dari pelaku UMKM menjual di media sosial lantaran aman, karena tidak dikenakan pajak daripada di e-commerce seperti Bukalapak, Tokopedia, dan lain sebagainya.

“Dari studi idEA menemukan bahwa 95 persen pelaku UMKM online masih berjualan di platform media sosial. Dan hanya 19 persen yang sudah menggunakan platform marketplace,” kata Untung dalam konferensi pers, di Kantornya, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Untung mengatakan, secara otomatis pemberlakukan PMK 210 pada plaform marketplace akan mendorong pedagang untuk beralih berdagang melalui media sosial yang minim kontrol. Berbagai masalah termasuk penipuan dan perlindungan konsumen pun dikhawatirkan meningkat.

“Tanpa pemberlakuan PMK 210 pun platform marketplace sudah harus berjuang keras untuk bersaing di tengah perlakuan yang tidak sama dengan media sosial yang notabenenya minim kepatuhan,” kata dia.

Jika kondisi ini berlanjut, kata Untung, dikhawatirkan plaform e-commerce lokal akan kalah bersaing.

“Kalah bersaing karena kalah strategi, itu sudah menjadi risiko bisnis. Tapi kalau bersaing karena tidak adanya level playing field atau kesetaraan itu amat disayangkan. Padahal justrun platform lokal mendorong peningkatan ekonomi ketimbang platform media sosial yang dimiliki asing,” pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Banyak Ritel Bangkrut, Menko Darmin Sebut Pola Belanja Masyarakat Sudah Berubah

Liputan6.com, Jakarta PT Hero Supermarket Tbk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 532 karyawan sepanjang 2018. Itu seiring langkah perseroan menutup 26 gerai jaringan ritel Giant Supermarket.

Fenomena gulung tikar ritel sebenarnya bukan kali ini saja terjadi. Sejak dua tahun lalu, tercatat 7-Eleven (Sevel), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (Ramayana), PT Matahari Department Store Tbk dan Lotus juga mengalami nasib sama.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, bangkrutnya sejumlah toko ritel ini disebabkan oleh pola belanja yang semakin berubah. Masyarakat kini cenderung lebih banyak memanfatkan belanja online (e-commerce).

“Ya sudahlah kalau soal ritel karena dunia sedang berubah. Ada e-commerce,” ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Dia melanjutkan, selain faktor perubahan pola belanja, persaingan antar ritel juga mempengaruhi. Akhir-akhir ini semakin banyak ritel yang membuka usaha dekat dengan masyarakat dengan penyediaan kebutuhan lengkap.

“Di kita khusus di Indonesia ada fenomena yang namanya Indomart, alfamart, itu memang merubah konstalasi. Mesti ada yang tersingkir ya. (Ada persaingan) Ya antar ritel,” jelasnya.

Sebelumnya, Corporate Affairs GM PT Hero Supermarket Tbk, Tony Mampuk, mengatakan terus memburuknya kinerja perusahaan sejak kuartal III 2018 membuat perusahaan terpaksa melakukan PHK karyawan.

“Sampai dengan kuartal III tahun 2018, PT Hero Supermarket mengalami penurunan total penjualan sebanyak 1 persen atau senilai Rp 9,849 triliun di mana perolehan tahun 2017 adalah Rp 9,961 miliar,” terangnya di kantor Pusat PT Hero Supermarket Tbk, beberapa waktu lalu.

Diterangkan Tony, penurunan kinerja ritel itu disumbang oleh sektor makanan yang lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. “Meski demikian, bisnis non makanan tetap menunjukkan pertumbuhan yang cukup kuat. Atas hal tersebut, perusahaan meyakini bahwa keputusan akan langkah efisiensi tersebut adalah hal yang paling baik dalam menjaga laju bisnis yang berkelanjutan,” terang Tony.

Menurut Tony, PT Hero Supermarket Tbk (HERO Group), telah menerapkan strategi yang mendukung keberlanjutan bisnis dengan memaksimalkan produktivitas kerja melalui proses efisiensi.

“Sejauh ini dari 532 karyawan yang terdampak dari kebijakan efisiensi tersebut, sebanyak 92 persen karyawan telah mengerti dan memahami kebijakan efisiensi ini dan menyepakati untuk mengakhiri hubungan kerja,” kata dia.

 Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Sektor Ritel Masih Tertekan pada 2019, Ini Pemicunya

Meriahkan HUT RI Ke-72, Mendag-Menpar Luncurkan Hari Belanja Diskon Indonesia (iStock Photo)

Industri ritel diprediksi masih tertekan ke depan. Hal itu didorong dari sejumlah faktor, salah satunya konsumsi rumah tangga.

Untuk mengatasi tekanan, sejumlah perusahaan ritel memiliki strategi dengan efisiensi, seperti menutup gerai dan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Salah satunya baru-baru ini dilakukan PT Hero Supermarket Tbk dengan menutup 26 gerai dan PHK 532 karyawan pada 2018.

Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) memperkirakan, hal tersebut masih akan berlanjut pada 2019 lantaran banyak faktor yang melatarbelakanginya.

Ekonom INDEF, Bhima Yudhistira Adinegara menilai, gejolak sektor bisnis ritel pada 2018 disebabkan karena pertumbuhan konsumsi rumah tangga terbilang stagnan.

“Retail masih tumbuh rendah tahun 2018 kemarin, karena pertumbuhan konsumsi rumah tangga enggak naik signifikan, rata-rata stagnan di 5 persen,” ujar dia kepada Liputan6.com, Selasa (15/1/2019).

Merujuk catatan pada kasus Hero Supermarket, ia melihat ada penurunan penjualan di bidang makanan hingga 6 persen. Ia menuturkan, itu merupakan indikator adanya perlambatan konsumsi rumah tangga.

Akibatnya, dia menghitung hingga sejauh ini ada sekitar lima ritel yang menutup usahanya. Antara lain 7 Eleven (Sevel), gerai Matahari di Pasaraya Blok Mahakam dan Manggarai, Lotus, Debenhams, dan GAP.

“Sementara yang mengurangi gerai ada Hero Group dan MAP,” ia menambahkan.

Bhima pun memperkirakan, gelombang penutupan ritel ini tetap akan berlanjut pada 2019 selama konsumsi rumah tangga dan daya beli melemah. “Kondisi makro memang mulai pulih, tapi sangat lambat,” tegas dia. 

Faktor lainnya, ia menyebutkan, harga komoditas perkebunan yang rontok juga bakal mempengaruhi daya beli masyarakat, baik di Jawa maupun luar Jawa. 

Selain itu, dia memandang masyarakat masih banyak yang menahan diri untuk belanja meskipun inflasi hanya menyentuh 3,1 persen. “Ada pemilu juga yang bikin masyarakat khawatir gaduh. Ini terutama kondisi kelas menengah perkotaan,” ia menambahkan.

Dia juga turut menyoroti faktor bunga kredit yang semakin mahal. Hal itu membuat masyarakat berpikir berulang kali untuk berbelanja dengan kartu kredit.

“Belum cicilan rumah dan kendaraan bermotor jadi naik. Alokasi untuk beli kebutuhan pokok di supermarket berkurang,” ujar dia.

Ekonom Bantah Pernyataan Capres Prabowo soal Gaji Birokrat Kecil

Liputan6.com, Jakarta Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto mengatakan bahwa gaji birokrat saat ini sungguh tidak realistis. Dengan beban pekerjaan yang ada, pejabat birokrat berhak mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

“Sebagai contoh bagaimana bisa seorang gubernur gajinya Rp 8 juta per bulan. Kemudian dia mengelola Jawa Tengah yang lebih besar dari Malaysia dengan APBD begitu besar. Ini tidak realistis,” ujar dia pada Debat Capres dan Cawapres, Kamis malam (17/1/2019).

Namun, pernyataan Prabowo dibantah pengamat ekonomi. Ekonom Insitute For Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menjelaskan, Prabowo menggambarkan gaji seorang gubernur tidak menyeluruh. Sebab, upah gubernur saat ini pada dasarnya juga ditunjang dengan uang operasional.

“Gaji pokok Gubernur memang sekitar Rp 8 juta. Tapi di luar gaji pokok ada uang operasional yang besarnya didasarkan pada Pendapatan Asli Daerah. Dan dalam setahun bisa Rp 1 miliar-Rp 2 miliar lebih hanya dari uang operasional,” ujar dia kepada Liputan6.com, Jumat (18/1/2019).

Menurut dia, Prabowo pada pemaparan di debat soal [gaji birokrat]( 3873655 “”) tidak mempertimbangkan pemasukan tambahan para pejabat birokrat, termasuk di dalamnya tunjangan yang berhak diperoleh pejabat negara.

“Jadi Pak Prabowo hanya melihat parsial dari gaji pokok dan belum termasuk tunjangan lainnya,” ucapnya.

Senada, Ekonom Centre of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah memaparkan tunjangan yang diterima gubernur terbilang besar, sehingga jika ditotal penghasilan mereka bisa mencapai ratusan rupiah.

“Saya kira Prabowo dan tim melupakan hal ini. Gaji pokok memang sulit dinaikkan karena dampaknya langsung ke biaya pensiun,” ucapnya.

2 dari 2 halaman

Debat Jokowi vs Prabowo soal Gaji Birokrat Kecil

Ilustrasi PNS Naik Gaji

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengadakan debat Calon Presiden (capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang pertama. Tema yang diambil adalah Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

Dalam debat tersebut calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyatakan bahwa penghasilan para birokrat saat ini tidak realistis karena di bawah beban kerja. Prabowo melanjutkan, jika terpilih maka ia akan memperbaiki birokrasi.

Selain itu, ia juga akan menaikkan tax ratio yang saat ini hanya 10 persen menjadi 16 persen. Hal tersebut agar pendapatan negara bertambah, sehingga bisa menggaji lebih besar semua birokrat.

“Sebagai contoh bagaimana bisa seorang gubernur gajinya Rp 8 juta, kemudian dia mengelola Jateng (Jawa Tengah) yang lebih besar dari Malaysia, dengan APBD begitu besar, ini tidak realistis,” kata Prabowo.

Namun, hal tersebut ditepis oleh calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). “Saya tidak setuju karena gaji ASN kita sudah cukup dengan tambahan tunjangan kinerja yang besar,” jelas Jokowi.

Cek Lowongan Kerja Terbaru di Taspen

Liputan6.com, Jakarta – Tertarik berkarier di PT Taspen (Persero)? Kabar baik karena Taspen kembali membuka lowongan kerja terbaru untuk lulusan D3.

Kali ini, Taspen membukalowongan kerja untuk posisi Marketing Communication. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 31 Januari 2019.

Sekadar informasi, Taspen adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang Asuransi dan Pengelola Dana Pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pejabat Negara.

Mengutip laman resmi Taspen, Jumat (18/1/2019), berikut persyaratan umum dan khusus bagi para pelamar, persyaratan administratif, dan tata cara pendaftaran lowongan kerja tersebut:

2 dari 4 halaman

Marketing Communication

Seorang karyawan saat melayani nasabahnya di Taspen, Jakarta, Senin (22/2). PT Taspen (Persero) mencatatkan laba bersih sebesar Rp577,9 miliar di sepanjang 2015. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Persyaratan Umum:

1. Warga Negara Indonesia (WNI);

2. Sehat jasmani dan rohani;

3. Bebas narkoba;

4. Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai Pegawai/Karyawan di suatu instansi, baik instansi Pemerintah maupun Swasta;

5. Tidak pernah dihukum penjara berdasarkan Putusan Pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;

6. Bersedia menjalani ikatan dinas selama 2 tahun terhitung mulai tanggal berlakunya perjanjian kerja;

7. Tidak memiliki hubungan sebagai berikut:

– Kekeluargaan/kekerabatan (ayah/ibu/adik/kakak/menantu) dengan Direksi dan Dewan Komisaris PT TASPEN (Persero);

– Anak/menantu dari karyawan PT TASPEN (Persero) yang masih memiliki masa kerja lebih dari 2 tahun dari Batas Usia Pensiun (BUP) saat tahun penerimaan.

8. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Persyaratan Khusus:

1. Pendidikan minimum Diploma 3 (D3);

2. Berusia paling maksimal 32 tahun pada tanggal 31 Desember 2018;

3. Diutamakan pendidikan Ilmu Komunikasi;

4. Diutamakan memiliki pengalaman bekerja pada bidang marketing communication.

3 dari 4 halaman

Persyaratan Administratif

Ilustrasi Foto Lowongan Kerja (iStockphoto)

Meng-upload berkas administrasi dengan lampiran sebagai berikut:

1. Daftar riwayat hidup (dicetak dari website rekrutmen.taspen.co.id);

2. Pas photo terbaru;

3. Asli ijazah/Surat Keterangan Lulus dan Transkrip Nilai;

4. Surat Keterangan Kelakukan Baik (SKKB)/Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Kepolisian;

5. Surat Keterangan sehat jasmani (mencantumkan tinggi dan berat badan) dari dokter/ instansi yang berwenang;

6. Surat pernyataan bermaterai Rp 6.000,- (format terlampir) yang menyatakan:

– Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat sebagai pegawai di instansi Pemerintah/Swasta;

– Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia;

– Bersedia menjalani ikatan dinas selama 2 tahun;

– Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan.

4 dari 4 halaman

Tata Cara Pendaftaran

Ilustrasi Foto Lowongan Kerja (iStockphoto)

Jika Anda tertarik dan memenuhi persyaratan perusahaan, silakan segera melakukan pendaftaran secara online di sini: http://rekrutmen.taspen.co.id/rekrutmen/?option=vacanciesDetail&id=15 dengan meng-upload berkas administrasi yang telah disebutkan di atas

Ingat, pendaftaran lowongan kerja hanya dibuka hingga 31 Januari 2019.

Selamat mencoba lowongan kerja tersebut dan semoga sukses!

INALUM dan UNCEN Jalin Kerjasama di Beberapa Bidang Guna Membangun Papua

Liputan6.com, Jakarta PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM dan Universitas Cendrawasih hari ini menandatangani Nota Kesepakatan (MOU) Kerjasama Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat serta Pengembangan Bidang Pertambangan, Industri dan Energi.

Penandatanganan ini dilakukan di kantor Inalum Jakarta oleh Direktur Utama INALUM Budi Sadikin dan Rektor Universitas Cendrawasih (Uncen) Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T. Penandatanganan ini juga disaksikan oleh Pembantu Rektor IV Drs. Fredrik Sokoy, M.Si, Pembantu Rektor 2 Prof. Dr. Arung Lamba, M.Si dan Direktur Mining and Metals Industry Indonesia Ratih Amri.

“Salah satu mandat Holding Industri Pertambangan adalah menguasai dan mengelola sumber daya alam. Untuk mencapai ini, perlu disiapkan sumber daya manusia yang mumpuni. Inalum mendirikan Mining and Metals Industry Indonesia (MMII) yang salah satu fungsinya adalah bersama universitas dan lembaga riset terkemuka mencetak dan mengembangkan kemampuan para ahli tambang di Indonesia. Kerja sama dengan Universitas Cendrawasih merupakan salah satunya.” Kata Budi Sadikin.

“Kami berharap dengan menyiapkan sumber daya manusia di Papua, kedepannya SDA juga bisa dikelola secara mandiri oleh putra putri Indonesia, khususnya putra putri Papua.”

Nota Kesepahaman ini bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan pertambangan, industri dan energi nasional yang berkelanjutan melalui kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan di bidang pertambangan, industri dan energi.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik ajakan kerja sama di bidang tambang ini. Sumber daya alam di Papua sangat kaya, namun sumber daya manusianya terbatas. Jadi kami berharap kerja sama ini dapat membantu mengatasi kendala tersebut kedepannya.” Ujar Rektor Universitas Cendrawasih Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T. di sela-sela penandatangan MoU.

Ruang lingkup nota kesepakatan antara INALUM dan Uncen diantaranya meliputi penyusunan rekomendasi kebijakan strategis untuk mendukung pengelolaan pertambangan, industri, dan energi yang berkelanjutan; serta mengembangkan pertambangan yang ramah lingkungan.

Saat ini MMII telah menandatangani nota kesepakatan dengan lembaga riset terkemuka dari Amerika Serikat, Massachusetts Institute of Technology Energy Initiatives (MITEI). Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pengembangan teknologi energi rendah karbon dan pertambangan yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan MITEI akan membantu INALUM mengembangkan proyek industri pertambangan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, tetapi berbiaya rendah.

Tentang Holding Industri Pertambangan Holding Industri Pertambangan resmi dibentuk pada 27 November 2017 dimana INALUM menjadi Induk Usaha Holding dan PT Aneka Tambang Tbk., PT Bukit Asam Tbk., PT Timah Tbk., dan PT Freeport Indonesia sebagai anggota Holding. INALUM memegang 65% saham PT Aneka Tambang Tbk., 65.02% saham PT Bukit Asam Tbk., 65% saham, PT Timah Tbk., dan 51,2% saham PT Freeport Indonesia.

Sampai dengan Juni 2018, INALUM membukukan Pendapatan Konsolidasi sebesar Rp 30.1 triliun, tumbuh 59% dari tahun lalu. EBITDA Konsolidasi mencapai Rp 9.2 triliun, tumbuh 92% dari tahun lalu. Laba Bersih Konsolidasi mencapai Rp 5.3 triliun tumbuh 174% dari tahun 2017.

(*)

Mulai Penggenangan, Bendungan Mila Pasok Air ke 1.689 Ha Lahan Irigasi di Dompu

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia, termasuk di Kawasan Timur Indonesia. Di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Kementerian PUPR membangun lima bendungan yakni Tanju, Mila, Bintang Bano, Beringin Sila dan Meninting.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kunci pembangunan di NTB adalah ketersediaan air. “Dengan adanya suplai air yang kontinu dari bendungan, petani yang sebelumnya hanya satu kali tanam setahun, bisa bertambah menjadi 2-3 kali tanam,” jelasnya, Jumat (18/1/2019).

Sebanyak dua bendungan di Kabupaten Dompu sudah diselesaikan konstruksinya, yakni Bendungan Tanju dan Mila. Bendungan Tanju telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada 30 Juli 2018 lalu dan Bendungan Mila pada Kamis (17/1/2019), usai dilakukan impounding atau penggenangan awal oleh Dirjen Sumber Daya Air Hari Suprayogi yang ditandai dengan penekanan tombol sirene yang diikuti penutupan saluran pengelak bendungan.

Dalam sambutannya, Hari Suprayogi menyampaikan salam dan ucapan terima kasih dari Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Dompu yang telah mendukung penyelesaian Bendungan Mila.

“Kehadiran Bendungan Mila akan melengkapi Bendungan Tanju yang merupakan bagian dari Sistem Irigasi Rababaka Komplek,” ungkap dia.

Bendungan Mila merupakan bendungan multifungsi untuk mendukung kontinuitas suplai air Daerah Irigasi (DI) Rababaka seluas 1.689 hektar di Kecamatan Woja, sehingga Indeks Pertanaman diharapkan meningkat dari 186 persen menjadi 300 persen.

Adapun bendungan dengan tipe urugan zona inti tegak setinggi 36 m ini memiliki kapasitas tampung sebesar 6,73 juta m3 dengan luas genangan 99 hektar.

Kementerian PUPR terus terus meningkatkan jumlah tampungan air di Indonesia, termasuk di Kawasan Timur Indonesia melalui pembangunan bendungan. Dok Kementerian PUPR

Selain itu, Bendungan Mila menjadi sumber air baku sebesar 100 liter per detik untuk Kecamatan Woja dan Dompu, serta mereduksi banjir sebesar 142,57 m3 per detik di Kecamatan Woja. Bendungan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat wisata, perikanan dan konservasi SDA di Kabupaten Dompu.

Untuk menjaga kualitas air bendungan, diperbolehkan untuk perikanan tangkap tidak keramba. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan tebar benih ikan di Bendungan Mila.

“Kita sudah banyak pengalaman keramba ikan di bendungan yang mengakibatkan air bendungan tercemar dan ikan-ikan mati, disamping itu menjaga kualitas air sebagai sumber air baku,” tegas Hari Suprayogi.

Biaya pembangunannya sebesar Rp 231,66 miliar yang dikerjakan mulai tahun 2015 dalam satu paket yang sama dengan pembangunan Bendungan Tanju dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya-PT Hutama Karya (KSO).

Bupati Kabupaten Dompu Bambang M Yasin menyatakan, kehadiran dua Bendungan Mila dan Tanju akan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat Dompu yang terkenal dengan produksi jagung dan berasnya.

“Bagi kami, keberadaan Sistem Irigasi Rababaka Kompleks merupakan satu mimpi yang menjadi kenyataan. Karena alaminya Dompu merupakan daerah tandus,” ujar dia.

Revitalisasi Pabrik Gula Terhambat Keterbatasan Lahan Tebu

Liputan6.com, Jakarta Upaya revitalisasi pabrik gula di Indonesia dinilai masih terhambat oleh lahan tebu yang makin terbatas. Keberadaan pabrik gula dan perkebunan tebu saat ini tidak homogen sehingga terdapat tempat yang kelebihan pasokan, namun juga ada yang kekurangan.

“”Secara umum, kekurangan bahan baku karena terjadi penurunan luas area tanam,” kata Peneliti Agro Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor Agus Pakpahan seperti mengutip Antara, Jumat (18/1/2019).

Dalam beberapa tahun terakhir, luas perkebunan tebu terlihat menyusut, karena lahan tebu pada 2014 yang tercatat mencapai 478.108 hektare, mengecil menjadi 453.456 hektare pada 2017.

Selain itu, menurut Agus, kebijakan yang ada saat ini tidak mampu membuat para petani bergairah untuk menanam tebu, sehingga tidak mengherankan, apabila pabrik gula melakukan impor “raw sugar” untuk mengoptimalkan utilitas pabrik.

Dalam kesempatan terpisah, pengamat ekonomi dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia Salamuddin Daeng juga mengatakan impor gula untuk menutupi pasokan membuat para petani malas menanam tebu.

“Mereka malas menanam tebu karena harganya murah, jadi kalau pemerintah mau membenahi masalah gula di beberapa bulan terakhir, harus mau belajar dari sejarah, sebetulnya politik gula yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Menurut dia, pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya kepada perbaikan pabrik gula, namun juga disertai oleh perlindungan bagi petani tebu.

“Perbaikan atau pembangunan tidak akan efisien, karena petani tidak diberikan subsidi dan perlindungan. Di Indonesia, bentuk bansos itu semua ke petani, jadi lebih ke politis, dan tidak berpengaruh ke perkembangan pertanian,” jelasnya

2 dari 2 halaman

Tingkatkan Kualitas Pabrik Gula, PTPN Butuh Rp 13 Triliun

Pabrik gula milik PTPN. Dok Kementerian BUMN

PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang juga sebagai Holding BUMN Perkebunan tengah fokus dalam upaya meningkatkan produktifitas dan kualitas gula, yang menjadi salah satu produk andalan perusahaan.

Upaya yang dilakukan dengan meningkatkan efisiensi pabrik-pabrik gula miliknya. Efisiensi dilakukan dengan cara meningkatkan kapasitas Pabrik Gula (PG) dan mengurangi PG yang dianggap sudah tak efisien.

Direktur Utama PTPN III Doly Pulungan mengatakan, dalam rangka revitalisasi PG,  dikeluarkan anggaran sekitar Rp 4,7 triliun sejak 2016.

“Jadi kita regrouping PG ini dan kita tigkatkan kapasitas dan kualitas produksinya. Sejak 2016 sudah Rp 4,7 triliun investasi yang kita keluarkan dan sampai 2022 nanti total kita butuh Rp 13 triliun,” ungkap dia di kantornya, Kamis (6/12/2018).

Seperti diketahui, Holding BUMN Perkebunan ini memiliki roadmap program revitalisasi PG akan selesai pada 2022. Dengan demikian, ditargetkan produksi gula PTPN nanti akan menjadi 1,4 juta ton per tahun dari saat ini hanya sekitar 850 ribu ton per tahun.

Sementara EVP Gula dan Tanaman Semusim PTPN III, Aris Toharisman menjelaskan, sebesar Rp 4,7 triliun yang sudah dikeluarkan ini dialokasikan untuk revitalisasi 7 PG.

Dari 7 PG tersebut diantaranya PG Mojo di Sragen dan PG Rendeng di Kudus. Kedua PG tersebut memiliki kapasitas produksi masing-masing ditingkatkan dari 2.500 TCD menjadi 4.000 TCD.

Kemudian ada PG Gempolkrep di Mojokerto yang kapasitasnya 6.500 TCD ditingkatkan menjadi 10 ribu TCD.

“Yang kapasitas 10 ribu TCD ini akan kita integrasikan dengan pabrik etanol dan produk turunannya,” tegas Aris.

Dia menuturkan, Rp 4,7 triliun diperoleh dari Penyertaan Modal Negara (PMN) Rp 3 triliun dan sisanya berasal dari kas perusahaan.

Sementara sisa investasi sekitar Rp 8,3 triliun akan diusahakan PTPN III dari pinjaman perbankan dan juga kas perusahaan.

PTPN III saat ini tengah merevitalisasi 32 PG. Kapasitas produksi 32 PG tersebut nantinya akan ditingkatkan menjadi minimal 4.000 TCD.

IPO, Saham Citra Putra Realty Melonjak 70 Persen

Liputan6.com, Jakarta – PT Citra Putra Realty Tbk resmi menjadi perusahaan ke-4  yang mencatatkan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2019 ini. Perusahaan melantai pada Jumat ini dengan kode saham CLAY.

Direktur Utama Citra Putra Realty Yudha Bhakti mengatakan, langkah perusahaan masuk BEI melalui IPO merupakan bagian dari strategi meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan dan mendorong tata kelola perusahaan ke arah yang lebih baik.

“Kinerja perusahaan sampai Juli 2018 masih mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang positif. Kami optimistis dengan prospek bisnis perhotelan yang dijalankan perseroan saat ini,” ujar dia di BEI, Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Pada sesi pembukaan perdagangan, saham CLAY melonjak 126 poin atau 70 persen ke level Rp 306 per saham dari harga IPO Rp 180 per saham. Saham perseroan ditransaksikan sebanyak 7 kali dengan volume sebanyak 24 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 734.400.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan yang bergerak di bidang properti tersebut menunjuk Lotus Andalan Sekuritas dan OSO Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

CLAY sendiri merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang akomodasi dan jasa perhotelan, yang kemudian melepas 520 juta saham baru atau setara 20,23 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Lewat penawaran awal sebesar Rp 180, CLAY memproyeksikan bisa mendapatkan dana segar hingga sebesar Rp 93,6 miliar.

Rencananya, dana hasil IPO sebanyak 94 persen bakal digunakan untuk melakukan pembelian landbank tanah dan sisanya untuk modal kerja. Adapun pembelian landbank dilakukan perseroan di daerah Pontianak.

2 dari 3 halaman

Aset Perusahaan

Ilustrasi Foto Kamar Hotel (iStockphoto)

Sebagai informasi, Citra Putra Realty telah memiliki dua hotel antara lain hotel bintang lima The Stone di Bali dan hotel bintang tiga The Clay di Jakarta.

Rata-rata okupansi The Stones pada tahun lalu mencapai 77,70 persen atau naik 12,18 persen dari 2017. Sedangkan rata-rata okupansi The Clay sekitar 65,22 persen atau turun 17,31 persen dari tahun lalu.

Pada semester I 2018, perusahaan mencatatkan pendapatan Rp 104,86 miliar atau naik 7,33 persen dari periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp 97,69 miliar.

Penjualan semester I 2018 disumbang oleh layanan kamar sebesar Rp 71,71 miliar dan penjualan makanan-minuman sebesar Rp 31,29 miliar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

PNS Diminta Jaga Netralitas pada Tahun Politik

Liputan6.com, Jakarta Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia diminta untuk menjaga netralitas dengan tidak terlibat dalam aktivitas politik praktis pada masa menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan berlangsung April 2019. Hal tersebut perlu dilakukan demi menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara.

Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Supranawa Yusuf mengatakan, ASN harus mengedepankan empat pilar bangsa, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Internalisasi empat pilar tersebut setidaknya dapat diimplementasikan dalam empat hal yang meliputi, tidak menyebarkan konten hoax bermuatan SARA, menjalankan kegiatan sosial media sesuai dengan Pancasila, menjadikan nilai-nilai empat pilar sebagai referensi beraktivitas dalam dunia digital, dan membangun image ASN Baik dengan menyebarluaskan konten-konten positif,” ujar dia di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Supranawa memaparkan capaian kinerja BKN di tahun 2018. Berdasarkan data Aplikasi Sistem Monitoring Kinerja Terpadu (Smart) Kementerian Keuangan, pada 2018 pencapaian realisasi anggaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) dari total pagu Rp 1,07 triliun, dalam penghitungan hingga 17 Januari 2019, mampu menyerap hingga 91,04 persen.

“Berdasarkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi 2018, BKN masih memiliki 8 tantangan kinerja reformasi birokrasi yang harus direalisasikan,” kata dia.

Ilustrasi Foto PNS. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Kedelapan tantangan tersebut antara lain,‎ pengintegrasian kinerja organisasi dengan program reformasi birokrasi, percepatan penerapan zona integritas atau wilayah bebas dari korupsi pada seluruh unit kerja, peningkatan share vision kepada seluruh elemen organisasi untuk mendukung percepatan pencapaian tujuan organisasi sekaligus tujuan reformasi birokrasi.

Kemudian, kepastian seluruh layanan terinternalisasi dengan penerima layanan, ‎mengulas kembali definisi kinerja pada tingkat kelembagaan dan unit kerja di lingkungan BKN, m‎asih perlu penetapan pola penilaian kinerja individu SDM yang selaras terhadap kinerja organisasi.

“Selanjutnya, mengulas dan menyempurnakan roadmap RB yang terintegrasi dengan Rencana Strategis tahun 2020 hingga 2025, dan m‎engelola agen perubahan sesuai Peraturan Menteri PANRB Nomor 17 tahun 2014 tentang Pedoman Agen Perubahan di Instansi Pemerintah,” tandas dia.