Laba Turun 50 Persen, Gaji CEO Ford Tetap Naik

Volkswagen resmi mengumumkan aliansinya dengan Ford Motor Company, Rabu, 16 Januari 2019. Tujuan kerja sama ini, untuk meningkatkan daya saing serta pelayanan di tengah industri otomotif global yang semakin sengit.

Melansir Newspress, CEO Volkswagen, Dr Herbert Diess dan CEO Ford Jim Hacket, dua perusahaan beda negara ini kolaborasi untuk mengembangkan van komersial dan pikap ukuran sedang. Dua model hasil kerja sama ini untuk dipasarkan secara global, pada 2020 mendatang. 

Kerja sama Volkswagen dan Ford ini mendorong keduanya melakukan investasi yang lebih efisien, dan menyebar hingga bidang desain kendaraan dengan teknologi yang berbeda.

Jadi, dengan kerja sama keduanya, pada 2023, keuntungan Volkswagen dan Ford bakal meningkat. Selain itu, kedua perusahaan juga sepakat, untuk melakukan pengembangan untuk mobil nirsopir, layanan mobilitas, dan kendaraan listrik.

“Seiring waktu, aliansi ini bakal membantu perusahaan menciptakan nilai dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Kerja sama ini, tidak hanya akan mendorong efisiensi dalam meningkatkan performa, tapi juga kesempatan untuk berkolaborasi membentuk era mobilitas masa depan,” jelas Hackett.

Sementara itu, Diess menambahkan jika kerja sama ini bakal memanfaatkan sumber daya kolektif, kemampuan inovasi, dan posisi pasar yang saling melengkapi untuk kebutuhan konsumen.

Benarkah Ekonomi RI dalam Ancaman Utang dan Bangkrut?

Akan tetapi, kembali ke ekonomi, Rhenald menuturkan, dua minggu lalu, ekonom Dan Kopf mengumumkan kajiannya tentang gejolak ekonomi.

Maklum, perang dagang antara Amerika dengan Tiongkok saat ini memorakporandakan ketenangan berusaha dan menimbulkan banyak masalah baru, khususnya kemampuan dunia usaha dalam menjamin kestabilan, menuai keuntungan. IMF bahkan mengatakan,  2019 selain pertumbuhan ekonomi dunia melambat, risiko berusaha juga meningkat.

“Namun, berkebalikan dengan ucapan para politisi yang tengah bertarung, Kopf menemukan dalam soal keseimbangan ekonomi, Indonesia lah juaranya. Ia menelisik  pertumbuhan pendapatan riil perkapita menurut data Bank Dunia antara 2002 sampai 2017. Indonesia bahkan jauh lebih unggul dari Tiongkok dan India yang tumbuh sekitar 2 persen di atas kita. Artinya, semakin banyak fakta yang menunjukkan kepemimpinan ekonomi kita tak seburuk yang kita sangkakan,” tulis Rhenald.

Rhenald menuturkan, sejalan dengan Kopf, ternyata Indonesia juga belum ada apa-apanya dalam soal berutang. Mungkin karena itulah sebulan terakhir isu mengenai utang belakangan surut.

“Baiklah kita pakai saja  debt to GDP ratio sebagai  Indikator yang mengukur ratio utang  terhadap kue ekonomi atau gross domestic product (GDP) nya. Mari kita cek. Apakah Indonesia ada di daftar 10 besar negara dengan rasio utang terbesar dunia? Jawabannya ternyata tidak ada.  Apakah di ranking 20 besar? Ternyata juga tidak. Ranking 50 besar? Tidak. Ranking 75 besar? Tidak. Ranking 100 besar? Tidak,” kata dia.

Rhenald mengatakan, Indonesia  ada di ranking bawah yang artinya dibandingkan pendapatannya, utang Indonesia kecil. Artinya, kalau mau memanfaatkan pendapatan hari esok, maka potensi  untuk membangun masih besar.   

“Biar Anda tidak penasaran, saya sebutkan saja. Per Desember 2018 lalu, debt to GDP ratio Indonesia hanya  28,7 persen. Jika dibandingkan negara lain, Indonesia ada di ranking 133 dunia. Artinya, utang bukan andalan Indonesia. Dan menurut saya, sungguh tak bermoral kita menakut-nakuti bangsa agar kurang percaya diri terkait utang ini,” kata dia.

Rhenald menambahkan, semakin maju ekonomi dan semakin kagum kita dengan kemajuan bangsa-bangsa, ternyata utangnya juga semakin besar, tapi tidak Indonesia.

“Mari kita lihat. Jepang ternyata jagoan berutang. Ia menempati posisi nomor satu dunia dengan debt to GDP ratio-nya 253 persen, lalu Yunani (2) dengan 178 persen, dan Lebanon (3) 149 persen,” ujar dia.

PLN Berencana Terbitkan Obligasi Global di AS dan Eropa

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) belum membutuhkan sumber pendanaan yang berasal dari pinjaman, meski berencana menerbitkan obligasi global (global bond) di Amerika Serikat (AS) dan Eropa pada 2019, untuk modal investasi perusahaan.

Direktur Keuangan PT PLN (Persero), Sarwono Sudarto mengatakan, belanja modal PLN sekitar Rp 90 triliun pada 2019, rencananya bersumber dari internal perusahaan dan menerbitkan obligasi global atau global bond.

Sarwono menuturkan, saat ini ‎keuangan PLN masih mampu mendanai belanja modal. Sehingga belum ada rencana menerbitkan global bond dalam waktu dekat.

‎”Nanti, sekarang masih pakai uang sendiri dulu, kata Sarwono, di Jakarta, Sabtu (23/3/2019).

Menurut Sarwono, PLN tetap berencana mencari dana lewat global bond, tapi harus mempertimbangkan waktu yang tepat dan kondisi pasar yang bagus. 

‎”Ada (rencana global bond) nanti kita liat waktu yang tepat dulu ya. Tergantung pasar juga ya,” tuturnya.

Sarwono mengungkapkan, besaran global bond yang akan diterbitkan akan mengikuti kondisi pasar, dengan tenor 5 sampai 30 tahun. Global bond akan diterbitkan di Eropa dan Amerika Serikat.

‎”Nanti kita lihat mungkin 10 tahun ya. Antara US sampai Eropa ya,” tutur Sarwono.

Dana dari global bond akan digunakan untuk membiayai proyek infrastruktur kelistrikan yang sedang digarap PLN, di antaranya pembangkit, trnsmisi dan gardu.

‎”Pembangkit itu kalau dibanding lainnya itu, pembangkit ya satu transmisi separuhnya, separuh lagi gardu,” kata dia.

Direktur Krakatau Steel Terjaring OTT KPK, Ini Tanggapan Kementerian BUMN

Pada Jumat 22 Maret 2019 sekitar pukul 18.30 WIB, KPK menangkap empat orang, satu di antaranya disebutkan merupakan pejabat Krakatau Steel.

Diduga telah terjadi transaksi penerimaan uang dari pihak swasta untuk kepentingan proyek Krakatau Steel di daerah. Aliran dana dilakukan dalam mata uang rupiah maupun dolar secara tunai dan yang lainnya menggunakan sarana perbankan.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, keempat orang yang diamankan saat ini sudah berada di Gedung KPK. Informasi lebih lengkap akan disampaikan pada Sabtu 23 Maret sore melalui konferensi pers yang akan digelar di Gedung KPK.

“KPK memiliki waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan tersebut,” tutur Basaria.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

OTT KPK menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy pada hari Jumat 15 Maret 2019 di restoran Hotel Bumi, Surabaya.

Wawancara Khusus Menteri BUMN: Pembangunan Tol Trans Sumatera Agar Investasi Tak Terkonsentrasi di Jawa

Liputan6.com, Jakarta – Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah, terus melakukan pembangunan infrasturktur di seluruh negeri. Langkah ini tentu saja untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi dan juga pemerataan kesejahteraan.

Namun ternyata, untuk bisa melakukan pembangunan tersebut tidak mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh BUMN agar infrasturktur terus terbangun.

Tak hanya masalah teknis seperti pembebasan lahan, tetapi permasalahan non teknis seperti pandangan beberapa pihak mengenai utang untuk melakukan pembangunan juga cukup menjadi beban.

Sejauh apa pembangunan yang telah dilakukan oleh BUMN dan bagaimana perusahaan-perusahaan tersebut menghadapi tantangan yang menghadang pembangunan infrasturktur?

Berikut ini petikan wawancara Liputan6.com dengan Menteri BUMN Rini Soemarno di sela-sela kunjungan kerjanya menilik pembangunan infrastruktur:

Dalam 4 tahun, BUMN konstruksi gencar membangun infrastruktur. Bagaimana realisasi pencapaian pembangunan infrastruktur yang sudah dilakukan oleh BUMN?

Alhamdulillah mayoritas memang berjalan lancar. Terutama kalau saya cerita sedikit soal Bakauheni-Terbanggi Besar panjangnya 140 km. Itu kami mulai kerja kuartal I 2015. Waktu itu penetapan lokasi (penlok) saja belum. Penlok itu penentuan lokasi dalam arti trase sudah bisa dibebaskan, baru kita proses pada saat itu. Jadi ini benar-benar pembangunan tercepat, dari sejak 0 awal itu 4 tahun.

Tapi secara total, kami memang sudah membangun banyak seperti di Jawa, seperti Trans Jawa yang diresmikan Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi), dari Merak sampai Surabaya sudah tersambung. Kami juga sudah selesaikan tambahan lagi sampai ke Probolinggo. Ini Insya Allah makin bertambah terus.

Jadi sampai 2018 kemarin, yang sudah diresmikan Pak Presiden (panjangnya) kira-kira 780 km. Dengan tambahan ini (Bakauheni-Terbanggi Besar) yang 140 km, nanti Insya Allah bisa sampai Palembang, bisa diresmikan Insya Allah bulan Juli (2019).

Jadi bisa dikatakan di tahun ini BUMN konstruksi berjalan luar biasa?

Iya. Itu tidak terlepas dari sinergitas antara BUMN Karya. Karena seperti jalan tol yang 140 km ini, itu dikerjakan oleh empat BUMN Karya. Jadi dari 0 km sampai 40 km itu PT PP. Terus 40 km-75 km itu Waskita Karya. 75 km sampai 95 km itu Adhi Karya. 95km-140 km itu Wijaya Karya.

Jadi betul-betul kita bagi. Ini bisa terselesaikan karena yang ujung sana mulai, yang ujung sini mulai, terus di tengah juga mulai (dikerjakan serentak). Oleh karenanya bisa kita selesaikan 4 tahun.

Lalu selama 4 tahun ini, bagaimana evaluasi terhadap pembangunan infrastruktur yang sudah dikerjakan?

Jadi yang paling berat dan tidak terlepas adalah untuk meyakini warga soal pembebasan lahan. Bagaimanapun juga kami melakukan penilaian, masyarakat bisa mengerti ini untuk kepentingan masyarakat. Juga kemudian masyarakat bisa melihat, dengan mendapat dana uang mereka bisa tergantikan (lahannya). Nah ini juga sangat menolong.

Saya rasa kenapa kami sekarang bisa melakukannya begitu cepat, karena pembebasan lahannya cukup baik, hampir di semua tempat. Adalah di beberapa tempat yang sedikit terkendala. Tapi ini tidak terlepas karena masyarakatnya juga bersemangat.

Paling berat seputar pembebasan lahan ke warga. Agar masyarakat bisa mengerti ini untuk kepentingan masyarakat. Dengan dapat dana atau uang, ini juga sangat menolong. Pembebasan lahannya cukup baik. Adalah di beberapa tempat yang cukup memakan waktu.

Keputusan The Fed Topang IHSG Sepekan

Liputan6.com, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menguat selama sepekan. Hal ini didorong langkah bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve memutuskan kurang agresif atau dovish dan beri sinyal tak naikkan suku bunga pada 2019.

Mengutip laporan PT Ashmore Asset Management Indonesia, Sabtu (23/3/2019), IHSG menguat 0,99 persen dari posisi 6.461 ke posisi 6.525 pada 22 Maret 2019.  IHSG menguat juga didukung saham kapitalisasi besar masuk LQ45 naik 1,1 persen selama sepekan.

Penguatan IHSG tersebut juga didorong the Federal Reserve memberikan sinyal tak menaikkan suku bunga pada 2019 dan kurang agresif. Investor asing beli saham USD 74 juta atau sekitar Rp 1,04 triliun (asumsi kurs Rp 14.177 per dolar AS).

Sementara itu, indeks obligasi naik 1,1 persen selama sepekan. Imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun berada di posisi 7,61 persen. Posisi dolar AS di kisaran Rp 14.163. Investor asing beli obligasi mencapai USD 803 juta atau sekitar Rp 11,38 triliun hingga perdagangan Rabu.

Sejumlah sentimen baik eksternal dan internal pengaruhi pasar keuangan global termasuk IHSG. Dari sentimen eksternal, perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China mempengaruhi pelaku pasar.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan AS mungkin menetapkan tarif pada barang-barang China untuk “periode substansial” sehingga memastikan pemerintahan China mematuhi perjanjian perdagangan apa pun. Donald Trump juga ingin mencapai kesepakatan perdagangan. Pembicaraan perdagangan akan dilanjutkan pekan depan.

Kemudian, bank sentral AS juga memutuskan mempertahankan suku bunga acuan usai gelar pertemuan dalam dua hari. Hal ini seiring ekonomi AS melambat lebih dari yang diperkirakan sebelumnya dan melukiskan gambaran ekonomi jauh lebih lemah dari pada yang disampaikan pemerintah AS.

Pimpinan bank sentral AS, Jerome Powell menuturkan, ekonomi “berada di tempat yang baik”. Akan tetapi, dia mengatakan, pertumbuhan tampaknya melambat dari tahun lalu di bawah tekanan perang dagang antara AS dan China.

Selain itu, perlambatan ekonomi di Eropa dan China dan memudarnya stimulus dari pemotongan pajak dari partai Republik pada 2017.

Bank sentral AS saat ini mengharapkan pertumbuhan ekonomi 2,1 persen dari perkiraan pada Desember sebesar 2,3 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi 2020, bank sentral AS perkirakan pertumbuhan ekonomi hanya 1,9 persen.

Bank sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) melihat tanda-tanda kelemahan antara lain pengeluaran konsumen dan investasi. Powell menilai, pertumbuhan agak melambat dari yang diharapkan.

Bank Indonesia Genjot Kopi sebagai Produk Unggulan RI

Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China bisa dibilang sudah mereda jika melihat negosiasi antara Presiden Donald Trump dan Xi Jinping. Prospek moneter Indonesia juga diproyeksi makin baik tahun ini. Namun, masalah baru datang dari ekonomi China yang sedang loyo.

Indonesia pun bisa kena dampak, pasalnya harga komoditas yang terpengaruh oleh kondisi ekonomi China.

Sementara, pertumbuhan ekonomi China melemah dari 6,9 persen di tahun 2017 menjadi ke 6,6 persen tahun lalu, serta diproyeksikan terus melemah hingga tahun 2021. 

“Prospek Indonesia ke depan pada 2019, jika melihat kebijakan moneter, harapannya kita akan memiliki prospek yang lebih baik dibandingkan pada 2013 dan 2018, tetapi kita masih memiliki tantangan pada ekonomi China yang akan memberi dampak ke harga komoditas,” ujar Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara pada acara Maybank Economic Outlook 2019, Senin, 11 Maret 2019 di Jakarta.

BI pun menekankan pentingnya diversifikasi dalam perekonomian Indonesia agar tidak terlalu bergantung pada komoditas. Solusi yang ditekankan BI adalah memperkuat sektor turisme.

Thailand bisa menjadi contoh. Negara itu berhasil menggenjot sektor pariwisata atau turisme hingga lebih dari 34 juta orang dan membantu neraca berjalan negara itu menjadi surplus, sementara Indonesia mengalami defisit sekitar 3 persen di tahun 2018.

“Jika ada defisit, kita butuh inflow. Itu dengan ekspor dan turisme. Saya percaya diri dengan turisme Indonesia,” ucap Mirza seraya berkata Indonesia berhasil menambah jumlah turis dan tahun lalu kedatangan 14 juta orang turis.

Pihak BI pun meminta korporasi untuk berusaha melakukan ekspor demi membantu mengurangi defisit neraca berjalan sampai 2,5 persen di 2019. “Jadi para korporat, tolongkah ekspor. Please, please,” ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Memerlukan entrepreneur yang makin banyak

Anak Buah Terkena OTT, Bos Krakatau Steel Tetap Fokus Benahi Kinerja Perusahaan

Liputan6.com, Jakarta – Meski ada anak buah terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), Silmy Karim menuturkan, pihaknya tetap fokus melakukan transformasi dan membenahi PT Krakatau Steel Tbk.

Silmy menuturkan, seluruh lini menjadi perhatian untuk dibenahi baik dalam dan di luar PT Krakatau Steel Tbk. Hal ini sebagai amanat untuk membawa semangat perubahan dan transformasi di PT Krakatau Steel Tbk.

“Ya dibenahi segala lini. Dalam dan di luar PT Krakatau Steel Tbk. Restrukturisasi keuangan, organisasi, aturan dan sistem sebagainya,” ujar Silmy, saat dihubungi lewat pesan singkat Liputan6.com, Sabtu (23/3/2019).

Ia menegaskan, saat ini hal paling penting untuk dibenahi adalah di area pasar dan keuangan.

Seperti diketahui, PT Krakatau Steel Tbk mampu menekan rugi hingga kuartal III 2018. Perseroan mencatatkan rugi USD 37,38 juta hingga kuartal III 2018 dari periode sama tahun sebelumnya USD 75,04 juta.

Hal itu didukung dari pendapatan bersih perseroan naik sekitar 22,71 persen dari USD 1,03 miliar menjadi USD 1,27 miliar hingga kuartal III 2018.

Kenaikan pendapatan itu ditopang dari  kenaikan harga baja pada M9 2018. Harga jual rata-rata HRC naik 5,67 persen di kisaran harga USD 640-USD 680 per ton dibanding harga pada periode sama tahun lalu di harga USD 599 per ton.

Terkait kabar OTT KPK terhadap direkturnya kemarin, Silmy menuturkan, saat itu dirinya belum mengetahui kabar tersebut. Dirinya lantaran masih di Kementerian BUMN untuk bahas restrukturisasi utang.

Sebelumnya, Silmy mengatakan, ‎sebagai pemimpin tertinggi di Karakatau Steel prihatin, ada anak buahnya yang diduga terlibat praktik pelanggaran hukum, sehingga ditangkap KPK.

“Saya prihatin dan menyesalkan ada anggota saya,” kata Silmy, saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Sabtu 23 Maret 2019.

‎Silmy menuturkan, azas praduga tak bersalah memang harus ditegakkan. Dia pun menghormati proses hukum dan mendukung upaya KPK dalam menegakan hukum.

“kita harus hormati proses hukum.  Kita dukung KPK dalam upaya penegakkan hukum,” tutur dia.

Silmy menyatakan, sejak masuk BUMN telah berkomitmen untuk menegakkan good corporate governance, membangun profesionalisme dan praktik manajemen yang bebas dari konflik kepentingan.

“BUMN adalah Badan Usaha Milik Negara yang harus dijaga dari intervenai dan upaya pelemahan, termasuk pelemahan karena praktik korupsi,” ujar dia.

Anak Buah Kena OTT KPK, Ini Reaksi Bos Krakatau Steel

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), Silmy Karim‎ menyatakan, mendukung penegakan hukum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini seiring KPK telah menangkap salah satu direktur PT Krakatau Steel Tbk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Jumat 22 Maret 2019.

Silmy mengatakan prihatin, ‎sebagai pemimpin tertinggi di Karakatau Steel, ada anak buahnya yang diduga terlibat praktik pelanggaran hukum, sehingga ditangkap KPK.

“Saya prihatin dan menyesalkan ada anggota saya,” kata Silmy, saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Sabtu (23/3/2019).

‎Silmy menuturkan, azas praduga tak bersalah memang harus ditegakkan. Dia pun menghormati proses hukum dan mendukung upaya KPK dalam menegakan hukum.

“Kita harus hormati proses hukum.  Kita dukung KPK dalam upaya penegakkan hukum,” tutur dia.

Silmy menyatakan, sejak masuk BUMN telah berkomitmen untuk menegakkan good corporate governance (GCG), membangun profesionalisme dan praktik manajemen yang bebas dari konflik kepentingan.

“BUMN adalah Badan Usaha Milik Negara yang harus dijaga dari intervensi dan upaya pelemahan, termasuk pelemahan karena praktik korupsi,” ujar dia.

BI Harap Sektor Pariwisata Dapat Genjot Ekonomi Kepulauan Riau

Rosmaya menuturkan, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk dongkrak pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau.

Salah satunya di sektor pariwisata. Rosmaya menilai, sektor jasa lebih cepat menghasilkan devisa ketimbang sektor lain. Sektor jasa di bidang pariwisata diharapkan dikembangkan. Apalagi pariwisata Kepulauan Riau memiliki Bintan, Anambas dan kampung Vietnam, yang menurut Rosmaya bisa digalakkan.

“Pariwisata tumbuh, ekonomi juga meningkat,” ujar dia.

Selain pariwisata, pemerintah daerah diharapkan memberikan kemudanan izin dan insentif fiskal.

Rosmaya berharap, Kepala Perwakilan BI yang baru, Fadjar Majardi dapat membantu memulihkan lagi pertumbuhan ekonomi. Selain itu, melanjutkan kinerja yang baik yang sudah dilakukan Kepala Perwakilan BI sebelumnya, Gusti Raizal Eka Putra.

Sementara itu, Fadjar masih akan memetakan potensi yang ada di Kepulauan Riau. Apalagi Kepulauan Riau lokasinya dekat dengan Singapura. Potensi pariwisatanya berbeda dengan Bali. Ini karena wisatawan mancanegara yang datang bisa berulang-ulang kembali ke kota itu.

“Melihat dulu potensi untuk dikembangkan. Jangka pendek dan panjangnya,” tutur dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Berbagai upaya yang ditempuh membuat dalam dua hingga tiga minggu terakhir rupiah menguat.

Bisnis Modal Kecil Untung Besar yang Bisa Anda Lakukan di Rumah

Liputan6.com, Jakarta – Ketika punya keinginan untuk membangun sebuah bisnis, biasanya modal menjadi hal yang sangat penting.

Kebanyakan orang beranggapan bahwa kita membutuhkan modal yang besar agar usaha bisa berjalan dengan baik. Agaknya anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Membangun sebuah bisnis rumahan, tidak selalu membutuhkan modal yang besar kok.

Hal paling penting sebelum memulai bisnis, yaitu Anda harus menguasai pengetahuan tentang perencanaan bisnis yang matang, keinginan dan keyakinan kuat, serta sikap pantang menyerah.

Sekarang memiliki bisnis rumahan bukan lagi hal yang sulit untuk diwujudkan. Banyak sekali contoh usaha modal kecil untung besar yang bisa Anda lakukan di rumah.

Jangan khawatir jika Anda akan kekurangan modal, karena bisnis rumahan tidak perlu memerlukan modal yang besar, kok! Bisnis rumahan merupakan usaha kecil yang menjanjikan untuk Anda mendapatkan untung besar.

Kira-kira apa saja bisnis modal kecil untung besar yang bisa dilakukan di rumah? Nah, berikut informasinya untuk Anda, seperti dikutip dari TunaiKita:

Bisnis Modal Kecil Untung Besar untuk Anda

Semua orang pasti ingin mempunyai usaha sendiri, namun kebanyakan orang takut untuk memulainya karena yang namanya menjalankan sebuah bisnis, sudah pasti butuh modal.

Memang, setiap usaha memerlukan modal, tetapi tidak semua bisnis membutuhkan modal yang besar, lo.

1. Menjual menu sarapan

Banyaknya orang yang memiliki rutinitas pagi yang cukup padat, sehingga mengharuskan mereka berangkat ke kantor lebih awal agar tidak terlambat. Hal itu membuat mereka tidak punya waktu untuk menyiapkan sarapan, baik untuk diri sendiri maupun keluarga.

Nah, ini bisa Anda jadikan sebagai peluang usaha yang sangat potensial. Anda bisa menawarkan menu sarapan, seperti bubur ayam, nasi uduk, lontong sayur, serta aneka gorengan dan kue basah.

Bahan-bahan yang diperlukan cukup terjangkau, sehingga tidak perlu mengeluarkan modal yang besar. Anda juga tidak perlu menyewa kedai atau rumah makan, cukup berjualan di depan rumah dan bermodalkan meja dan kursi saja.

Berapa Tarif Ojek Online di Luar Negeri?

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah akan mengumumkan tarif baru ojek online pada Senin, 25 Maret 2019. Penentuan tarif ini cukup lama karena harus menguntungkan semua pihak.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, sampai saat ini pemerintah dalam hal ini Kemenhub bersama dengan stakeholder masih membicarakan rincian dari tarif ojek online tersebut.

Rencananya memang akan ada batas tarif baik batas bawah maupun batas atas. Batas-batas tarif ini dirancang sedemikian rupa agar menguntungkan semua pihak.

“Kami sudah bertemu asosiasi pengemudi mereka minta Rp 2.400 per kilometer (km), nett. Kalau dari aplikator kayaknya tidak bisa, kalau gross mungkin (bisa). Kemarin ada yang menyampaikan ke saya kalau bisa di bawah Rp 2.000 per km, atau bisa juga Rp 2.000 per km. Ditentukannya nanti Senin, tadi sudah disampaikan Pak Menhub kan,” ungkap Budi.

Pengamat ekonomi digital Fithra Faisal menilai‎ batas bawah tarif untuk ojek online idealnya sebesar Rp 2.000 per km.

Angka itu naik Rp 600 atau sekitar 43 persen dari tarif rata-rata saat ini sebesar Rp 1.400 per km, yang merupakan nilai tengah batas bawah tarif Go-Jek, yaitu Rp 1.600 per km dan Grab Rp 1.200 per km.

Lantas bagaimana tarif ojek online di negara tetangga? Berikut Liputan6.com rangkum nominal per km tarif ojek online Grab yang telah transparan soal tarifnya di Thailand, Kamboja, dan Vietnam:

5 Ikan Termahal yang Pernah Dijual di Dunia, Apa Saja?

Liputan6.com, New York – Ikan termahal yang pernah dijual adalah Tuna Sirip Biru. Ikan ini dijual seharga USD 3,1 juta atau Rp 43,7 miliar (Kurs USD 1 = Rp 14.115), di Tokyo, pada Januari lalu.

Seekor ikan biasanya dihargai berdasarkan seberapa langka, indahnya, dan keunikannya. Semakin banyak ketersediaan ikan tersebut makan semakin murah harganya.

Meskipun ikan yang terjual ini merupakan ikan yang akan digunakan dalam industri makanan, namun ternyata ada ikan air tawar yang pernah terjual dengan harga selangit. Mau tahu ikan apa sajakah itu?

Dilansir dari laman International Business Times, berikut ada 5 jenis ikan termahal di dunia yang pernah dijual:

1. Platinum Arowana

Platinum arowana merupakan ikan termahal di dunia yang pernah dijual. Ikan ini dibandrol dengan harga mencapai USD 400 ribu atau Rp 5,6 miliar (Kurs USD 1 = Rp 14.115). Yang membuat ikan ini mahal karena warnanya yang indah dan sulitnya mengembangbikannya di penangkaran.

Warna silver atau platinum yang terdapat di ikan ini adalah hasil dari mutasi genetik yang lanka, dan ternyata tidak semua Arowana memiliki harga yang selangit.

Ikan mahal ini membutuhkan minimal 20 galon tangki air karena ikan ini dapat tumbuh hingga panjangnya 3 kaki. Selain itu, ikan ini hanya boleh disimpan oleh aquarists yang berpengalaman dan profesional.

Ikan ini termasuk ke dalam jenis karnivora dan memakan daging ikan kecil, siput dan serangga. Tidak hanya itu, ternyata di Asia ikan ini diyakini dapat menetralkan pengaruh negatif, meningkatkan kesehatan, keberuntungan dan kemakmuran.

Harga Emas Makin Berkilau Sambut Akhir Pekan

Liputan6.com, New York – Harga emas menguat menyambut akhir pekan ini didorong aksi beli. Ini karena investor merespons kekhawatiran pertumbuhan global dan sinyal resesi.

Harga emas untuk pengiriman April di Comex naik USD 5 atau 0,4 persen menjadi USD 1.312,30 per ounce. Harga emas mencetak kenaikan mingguan 0,7 persen. Ini menandai kenaikan selama tiga minggu berturut-turut, berdasarkan data FactSet.

Harga emas untuk kontrak paling aktif mencatatkan penutupan tertinggi sejak 28 Februari. Harga perak untuk pengiriman Mei turun tiga sen atau 0,2 persen ke posisi USD 15.407 per ounce, tetapi menguat 0,5 persen pada pekan ini.

Bursa saham AS dan Eropa juga tertekan usai rilis data ekonomi yang melemah. Indeks purchasing manager untuk zona Euro jauh lebih lemah dari yang diharapkan. Sementara itu, IMF manufaktur AS turun menjadi 52,5 pada Maret dari bulan sebelumnya 53.

Posisi 50 menunjukkan peningkatan kondisi, sedangkan di bawah posisi itu menandakan kontraksi. Melemahnya data menekankan kekhawatiran atas prospek pertumbuhan global dan memicu investor untuk memilih aset lebih aman.

Selain emas menguat, investor juga membeli obligasi pemerintah Jerman dan AS. Imbal hasil obligasi Jerman turun kembali di bawah 0 persen, untuk pertama kali sejak 2016.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun juga merosot 8 basis poin ke posisi 2,453 persen, dan diperdagangkan di bawah imbal hasil tiga bulan dan membalikkan bagian penting dari kurva imbal hasil untuk pertama kalinya sejak 2007.

Hal ini memicu indikasi resesi yang dicermati investor. Imbal hasil turun juga seiring harga obligasi naik.

“Seiring dengan emas, aset investasi aman untuk modal seperti obligasi AS dan yen Jepang telah reli sementara di tengah pasar saham berisiko terutama di Eropa. Komoditas terutama tembaga dan minyak mentah di bawah tekanan,” tutur Chief Market Strategist SIA Wealth Management, Colin Cieszynski, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Sabtu (23/3/2019).

“Saya pikir perubahan dalam toleransi risiko dan sentimen investor ini dapat berlanjut hingga pekan depan dan setidaknya hingga April. Laporan PMI manufaktur Jerman yang mengejutkan telah memberikan risiko ketidakpastian Brexit,” ia menambahkan.

Top 3: Mau Kerja di Bank? Cek Syaratnya di Sini

Liputan6.com, Jakarta – Tertarik berkarier di salah satu bank besar dan ternama di Indonesia, terutama di Bank Mandiri (Persero) Tbk? Yuk, segera persiapkan diri terbaik Anda, karena Bank Mandiri kembali membuka lowongan kerja terbaru.

Kali ini, Bank Mandiri membuka lowongan kerja melalui Officer Development Program – General, Officer Development Program – IT, dan Officer Development Program – Risk Management. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 31 Maret 2019.

Mengutip laman Bank Mandiri, mandiricareer.net, Jumat 22 Maret 2019, berikut deskripsi pekerjaan, persyaratan bagi para pelamar, dan tata cara pendaftaran lowongan kerja. Salah satunya officer development program-general.

Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di kanal bisnis? Berikut tiga artikel terpopuler di kanal bisnis yang dirangkum pada Sabtu (23/3/2019):

1.Mau Kerja di Bank Mandiri? Cek Persyaratannya di Sini!

Tertarik berkarier di salah satu bank besar dan ternama di Indonesia, terutama di Bank Mandiri (Persero) Tbk? Yuk, segera persiapkan diri terbaik Anda, karena Bank Mandiri kembali membuka lowongan kerja terbaru.

Kali ini, Bank Mandiri membuka lowongan kerja melalui Officer Development Program – General, Officer Development Program – IT, dan Officer Development Program – Risk Management. Pendaftaran lowongan kerja dibuka hingga 31 Maret 2019.

Mengutip laman Bank Mandiri, mandiricareer.net, Jumat 22 Maret 2019, berikut deskripsi pekerjaan, persyaratan bagi para pelamar, dan tata cara pendaftaran lowongan kerja. Salah satunya officer development program-general.

Berita selengkapnya baca di sini

2. Kuliah di 15 Perguruan Tinggi Ini, Kamu Bisa Jadi Pegawai PLN

Kamu tertarik berkarier di PLN? Tak perlu menunggu lulus kuliah baru melamar kerja di PLN, sekarang kamu bisa mulai mengambil langkah awal dahulu.

Salah satu caranya adalah dengan mendaftar ke salah satu dari 15 Perguruan Tinggi yang membuka Program D3 Kelas Kerjasama PLN.

PLN bekerja sama dengan 15 Perguruan Tinggi di 14 kota dengan membuka Program D3 Kelas Kerjasama Tahun Ajaran 2019/2020 guna menjaring dan membina tenaga-tenaga teknik terbaik untuk memenuhi kebutuhan pegawai.

Berita selengkapnya baca di sini

3. Studi: Pakaian Kerja Ternyata Bisa Bikin Gagal Naik Jabatan

Sudah bertahun-tahun bekerja tapi tidak kunjung naik jabatan? Pastikan Anda berpakaian dengan baik saat berada di kantor. Pasalnya, sebuah survei menunjukkan bahwa cara karyawan berpakaian berpengaruh pada kenaikan jabatannya.

Melansir laman studyfinds, Kamis 21 Maret 2019, 8 dari 10 bos mengaku bahwa pilihan pakaian berpakaian di kantor ikut mempengaruhi keputusannya dalam menaikkan jabatan karyawan. Hal itu terungkap melalui survei yang digelar perusahaan pemetaan karyawan ternama, OfficeTeam.

“Berpakaian secara profesional menunjukkan kredibilitas dan mendorong orang lain untuk berpikir bahwa Anda siap untuk tanggungjawab yang lebih besar,” tutur Presiden Distrik OfficeTeam Brandi Britton.

Kasus cara berpakaian yang tidak sesuai ke kantor ternyata banyak terjadi. Sebanyak 44 persen manajer senior yang disurvei mengatakan, mereka harus mengingatkan cara berpakaian pada karyawan. Bahkan satu per tiga di antaranya pernah memulangkan karyawan karena dianggap berpakaian tidak pantas ke kantor.

Berita selengkapnya baca di sini

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Inilah tips pengajuan KPR bagi Anda yang berstatus sebagai pekerja kontrak. Simak strateginya!

10 Jurus Atur Duit buat Kamu yang Lagi Cari Kerja

Daripada menekan diri sendiri, bukankah lebih mudah menekan pengeluaran sehari-hari? Saat lagi ke luar, misal untuk hangout atau sekadar jalan-jalan di taman, harap bawa bekal sendiri. Soalnya kalau tidak, nanti ujung-ujungnya beli makanan dan minuman di pinggir jalan. Sayang uang, kan?

7. Pisah antara Keinginan dan Kebutuhan

Dua hal ini terkesan sama, tapi perbedaannya serupa langit dan bumi. Keinginan adalah hal-hal yang kamu mau tanpa perlu pikir panjang. Begitu keluar dari pikiran, maunya langsung dipenuhi. Itu keinginan.

Kalau kebutuhan adalah hal-hal yang bisa menjamin kehidupan sehari-harimu. Misalnya makan, minum, berpakaian, atau beli jam agar bisa atur waktu.

Wall Street Tersungkur Imbas Kekhawatiran Ekonomi Global Melambat

Liputan6.com, New York – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah dengan indeks saham utama AS alami penurunan terbesar dalam satu hari sejak 3 Januari.

Hal ini seiring data pabrik atau manufaktur dari AS dan Eropa sebabkan inversi imbal hasil surat berharga AS memicu kekhawatiran dari penurunan ekonomi global.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (Sabtu 23/3/2019), indeks saham Dow Jones melemah 460,19 poin atau 1,77 persen ke posisi 25.502,32.

Indeks saham S&P 500 susut 54,17 poin atau 1,9 persen ke posisi 2.800,71. Indeks saham Nasdaq tergelincir 196,29 poin atau 2,5 persen ke posisi 7.642,67.

Selama sepekan, indeks saham utama di wall street cenderung tertekan. Wall street melemah didorong data aktivitas pabrik AS lebih lemah dari perkiraan pada Maret.

Hal ini juga seiring dengan laporan sama dari Eropa dan Jepang sehingga mendorong imbal hasil surat berharga AS alami inverse dengan imbal hasil bertenor tiga bulan melebihi 10 tahun untuk pertama kalinya sejak 2007.

Data tersebut mengindikasikan risiko jangka pendek, dan dilihat oleh banyak orang sebagai pertanda dari potensi resesi. Kurva imbal hasil surat berharga terbalik tampaknya mengkonfirmasi kekhawatiran investor tentang perlambatan global dalam pertumbuhan ekonomi.

“Sampai batas tertentu, apa yang terjadi dengan kurva imbal hasil telah dibesar-besarkan. Saya tidak akan menyimpulkan resesi sudah dekat,” ujar Berard Baumohl, Direktur Pelaksana dan Kepala Ekonom Global di Princeton, seperti dikutip dari laman Reuters, Sabtu (23/3/2019).

Namun, ia memperingatkan agar tidak berpuas diri. “Ada awan nyata yang terbentuk. Pertanyaannya adalah seberapa gelap awan itu dan akan memicu badai resesi,” tutur dia.

Awal pekan ini, bank sentral AS atau the Federal Reserve menyimpulkan pertemuan kebijakan moneter dalam dua hari dengan memperkirakan tidak ada kenaikan suku bunga tambahan pada 2019. Ini tanda-tanda melambatnya ekonomi dan perubahan dovish yang mengejutkan pasar.

Saham Boeing Tergelincir 2,8 Persen, Ada Apa?

Liputan6.com, New York – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) resmi membatalkan pemesanan pesawat Boeing 737 Max 8. Saat ini Garuda Indonesia memiliki satu unit Boeing 737 Max 8, dan masih ada 49 pesawat yang belum dikirim oleh Boeing.

Komisaris Utama Garuda Indonesia Agus Santoso mengatakan, manajemen Garuda Indonesia sudah melayangkan surat ke Boeing terkait pembatalan pemesanan tersebut.

“Sudah dikirimkan surat ke Boeing soal pembatalan pemesanan ini,” tegas Agus kepada Liputan6.com, Jumat 22 Maret 2019.

Dengan sentimen itu, bagaimana dampaknya terhadap saham Boeing di bursa saham Amerika Serikat (AS)?

Mengutip laman Reuters,  Sabtu (23/3/2019), saham Boeing Co lanjutkan tekanan dengan susut 2,8 persen usai Garuda Indonesia memutuskan membatalkan pesanan pesawat Boeing 737 Max senilai USD 6 miliar. Pelanggan pun dinilai mulai khawatir sejak terjadinya kecelakaan pesawat Boeing milik Ethiopian Airlines.

Saham Boeing merosot 2,83 persen ke posisi USD 362,17. Tekanan terhadap saham Boeing terjadi mulai awal perdagangan dengan dibuka turun menjadi USD 368,79 dari penutupan perdagangan Kamis waktu setempat di posisi USD 372,70. Dengan saham Boeing turun itu mendorong kapitalisasi pasar saham menjadi USD 204,43 miliar.

Adapun ada sejumlah pertimbangan membuat Garuda Indonesia membatalkan pesawat Boeing 737 Max. Pertama, melihat berbagai temuan yang sudah ada, mulai dari hasil kecelakaan Lion Air PK-LQP dan juga Ethiopia Airlines, sistem piloting pesawat tersebut kurang sempurna.

Kedua, pesawat Boeing yang diklaim paling laris ini, pasca dua kecalakaan tersebut, sudah tidak mendapat kepercayaan dari para penumpang. Meskipun pihak Boeing terus melakukan perbaikan sistem yang dimilikinya.

“Lalu selanjutnya adanya keputusan otoritas untuk melakukan grounded, ini menjadi alasan kuat kami juga untuk memutuskan pembatalan pemesanan ini,” tutur Agus.

Meski membatalkan, Garuda Indonesia tidak perlu membayar denda. Hal ini karena Garuda Indonesia punya alasan kuat untuk membatalkan pemesanan tanpa harus membayar denda yang cukup tinggi.

“Namun untuk kasus Max 8 ini kami punya alasan kuat untuk bisa membatalkan pemesanan tanpa harus membayar denda yang cukup tinggi tersebut,” ujar Agus.

Mau Akhir Pekan Lebih Produktif? Ini Dia 4 Tipsnya

Jika Anda berencana ingin menggunakan akhir pekan untuk mengerjakan pekerjaan yang belum selesai, itu tidak apa. Namun tetap, jangan habiskan seluruh akhir pekan Anda hanya untuk mengerjakan tugas itu.

Karena ini nantinya akan membuat Anda semakin lelah. Jadwalkan jam kerja yang efektif bagi Anda diakhir pekan, misal jika Anda termasuk orang pagi maka gunakan pagi hari hingga sebelum makan siang untuk mengerjakan tugas tersebut.

Harga Minyak Susut Imbas Kekhawatiran Permintaan

Dolar AS menguat terhadap euro pada Jumat pekan ini ke level tertinggi dalam sepekan. Dolar AS yang kuat membuat minyak lebih mahal untuk pemegang mata uang lainnya.

“Fakta bahwa faktor-faktor makro ini mampu mengimbangi dampak harga dari laporan EIA yang luar biasa membuktikan kerapuhan pergerakan bullish dalam tiga bulan ini,” ia menambahkan.

Pada Rabu, the US Energy Information Administration menunjukkan stok pekan lalu turun hampir 10 juta barel, terbesar sejak Juli. Ini berkat ekspor yang kuat dan permintaan penyulingan.

Pertumbuhan ekonomi melambat di Asia, Eropa dan Amerika Utara berpotensi mengurangi konsumen bahan bakar. Ditambah tidak ada terobosan muncul dalam kebuntuan perdagangan antara Washington dan Beijing, setidaknya sebelum pertemuan yang dijadwalkan pada 28-29 Maret 2019.

Presiden AS Donald Trump menuturkan, negosiasi perdagangan dengan China mengalami kemajuan dan kesepakatan akhir “mungkin akan terjadi”. Dalam jajak pendapat Reuters menemukan, tiga dari empat perusahaan Jepang memperkirakan friksi perdagangan AS-China berlangsung setidaknya hingga akhir tahun ini.

Lompatan lebih dari dua juta barel per hari untuk produksi minyak mentah AS sejak awal 2018 ke rekor 12,1 juta barel per hari telah menjadikan AS, produsen terbesar dunia.

Dengan begitu meningkatkan ekspr mencapai dua kali lipat dari tahun lalu menjadi lebih dari tiga juta barel per hari. Badan Energi Internasional memperkirakan AS menjadi pengekspor minyak mentah bersih pada 2021.

Perusahaan-perusahaan energi AS pekan ini mengurangi jumlah rig minyak yang beroperasi selama lima minggu berturut-turut. Memangkas sembilan rig ke jumlah terendah dalam hampir setahun karena produsen menindak lanjuti rencana untuk memangkas pengeluaran pemerintah.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pemerintah telah menetapkan PT Pertamina (Persero) sebagai pengelola blok minyak dan gas (migas) Rokan‎ setelah 2021. Keputusan ini merupakan kado pemerintah untuk rakyat Indonesia menjelang hari kemerdekaan ke-73.

Bandung Barat Dapat Bantuan Alsintan 1.000 Traktor

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada para petani di KBB. Bantuan alat-alat pertanian berupa 1.000 traktor, pompa air, 200.000 bibit tanaman, dan 200.000 ayam kampung.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna. Disaksikan Wabup KBB Hengki Kurniawan dan Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal.

Mentan Amran menyebutkan, bantuan traktor, bibit benih kopi, dan ayam, semata-mata untuk menstimulan petani lebih produktif lagi. Sehingga, dalam 4 tahun terakhir ini pihaknya telah melihat peningkatan produk domestik bruto (PDB) hingga Rp 460 triliun, dengan nilaI ekspor naik 29% atau Rp 1,3 triliun.

“Saya melihat Pak Bupati Bandung Barat ini sangat sayang pada petani, karena beliau backgroundnya petani dan peternak sehingga paham apa yang dibutuhkan petani,” tutur Mentan Amran, Kamis (21/3).

Dia menambahkan, pada periode yang sama bantuan pertanian yang digelontorkan untuk para petani di Jawa Barat mencapai Rp 30 triliun. Selain dari Kementan, kata dia, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi juga turut memberikan bantuan.

“Tahun 2015 kami ingat, dulu bantuan kurang lebih hanya Rp 1 triliun. Kami angkat menjadi Rp 2 triliun. Kemudian alat mesin pertanian, sampai dengan hari ini di seluruh Jawa Barat ini totalnya kurang lebih 26.185 unit, totalnya Rp 500 miliar,” ucapnya.

Bupati Aa Umbara mengatakan, wilayah Bandung Barat merupakan salah satu kawasan pertanian sehingga pemerintah daerah harus men-support. Pertanian yang juga didukung dari Kementerian Pertanian ini sebagai upaya untuk membuat petani di KBB lebih maju dan sejahtera.

“Saya berharap dengan disalurkannya ribuan traktor dan alat-alat pertanian lainnya ini dapat menambah sejahtera dan kemajuan para petani di Bandung Barat. Ini juga sebagai bentuk komitmen dan janji yang saya tepati untuk memberikan traktor dan alat-alat pendukung pertanian kepada petani,” ucapnya.

Dirinya merasa bangga karena banyak petani dari KBB yang sudah berhasil. Bukan hanya dalam meningkatkan kesejahteraan ekonominya, tapi juga membuka lapangan kerja bagi orang lain.

Sehingga, secara tidak langsung ikut membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran. Terlebih ada juga petani asal Lembang, yang telah mendapatkan penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

Oleh sebab itu, lanjut Umbara, generasi muda jangan minder atau malu untuk menekuni bidang pertanian. Pihaknya akan mendukung para generasi milenial yang ingin sukses dalam pertanian.

“Generasi milenial bisa sukses dari sektor pertanian. Tunjukkan kegigihan, kerja keras, dan pantang menyerah. Biar pemerintah daerah nanti yang support untuk dukungan alat-alat pertaniannya,” kata dia.

Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, modernisasi pertanian ini diharapkan dapat merangsang petani milenial untuk menciptakan pertanian berkelanjutan di Indonesia.

“Saya sampaikan ini semua sebagai wujud nyata Kementerian Pertanian yang diamanatkan melalui APBN tiap tahunnya. Ini suatu hal yang luar biasa adanya perhatian dari Kementerian Pertanian dalam memberikan bantuan alsintan,” kata Cucun.

Ia pun sangat mengapresiasi terhadap Kementerian Pertanian yang selalu melakukan modernisasi pertanian dalam melakukan langkah-langkah inovatif dalam bidang pertanian berkelanjutan.

“Bicara lumbung pangan, jangan berpikir padi saja. Negara lain enggak punya, Indonesia mampu menciptakan. Untuk itu, kita dari Komisi IV DPR RI mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Jabar dan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Sudah cukup luar biasa perhatian pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla ini,” ungkapnya.

Sementara, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Sarwo Edhy mengatakan, fasilitasi alsintan oleh pemerintah bukan sekadar membantu memudahkan dalam pengolahan lahan maupun panen, tetapi merupakan barang modal yang harus dikelola secara profesional menjadi unit usaha jasa yang menguntungkan.

Sarwo Edhy berharap, dengan adanya penyaluran bantuan alsintan, Pemda diharapkan gencar menggelar bintek perbengkelan alsintan, dalam pelaksanaan progran percepatan tanam dan kebutuhan produksi pertanian tertanggulangi untuk kebutuhan masyarakat luas.

“Bintek perbengkelan alsintan langsung praktek ini penting dilaksanakan. Karena bagi kelompok tani yang baru menerima bantuan alsintan dari sisi pemeliharaan maupun penggunaannya belum optimal,” ungkapnya.

(*)

HEADLINE: Menanti Tarif Baru Ojek Online 25 Maret, Siapa Bakal Diuntungkan?

Ketua Tim Peneliti RISED, Rumayya Batubara, mengatakan konsumen sangat sensitif terhadap segala kemungkinan peningkatan tarif. Hal ini terlihat dalam hasil survei.

“Kenaikan tarif ojek online berpotensi menurunkan permintaan konsumen hingga 71,12 persen,” kata Rumayya Batubara.

Survei dengan 2.001 responden konsumen ojek online yang tersebar di 10 provinsi tersebut juga memperlihatkan hasil 45,83 persen menyatakan tarif ojek online yang ada saat ini sudah sesuai.

“Bahkan 28 persen responden lainnya mengaku bahwa tarif ojek online saat ini sudah mahal dan sangat mahal,” ujar dia.

Jika memang ada kenaikan, sebanyak 48,13 persen responden hanya mau mengeluarkan biaya tambahan kurang dari Rp 5.000 per hari.

“Ada juga sebanyak 23 persen responden yang tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan sama sekali,” ujar dia.

Dia mengungkapkan, survei tersebut juga mencatat jarak tempuh rata-rata konsumen adalah 8,8 km per hari. Dengan jarak tempuh sejauh itu, apabila terjadi kenaikan tarif dari Rp 2.200 per km menjadi Rp 3.100 per km atau sebesar Rp 900 per km, pengeluaran konsumen akan bertambah sebesar Rp 7.92O per hari.

“Bertambahnya pengeluaran sebesar itu akan ditolak oleh kelompok konsumen yang tidak mau mengeluarkan biaya tambahan sama sekali. dan yang hanya ingin mengeluarkan biaya tambahan kurang dan Rp 5.000 per hari. Total persentasenya mencapai 71,12 persen,” ujar dia.

Hal sama diungkapkan oleh pengamat transportasi dan Ketua Institut Studi Transportasi (Instran) Dharmaningtyas. Ia mengatakan, untuk hitungan ongkos di atas 5 km, tarif pada kisaran Rp 2.000-2.400 per km dianggapnya terlalu rendah bagi pengemudi. Apalagi, tambahnya, jika nominal tersebut masih harus dipotong 20 persen oleh pihak aplikator.

“Atau kalau di luar potongan aplikator, hitungan bersih yang masuk ke pengemudi minimum Rp 2.450 per km. Kalau Rp 2.000-2.400 dan masih dipotong aplikator, mereka keberatan, karena itu sama dengan tarif yang sekarang ini,” sambungnya.

Dia menyebutkan, hitungan ideal yang saat ini tengah diajukan pihak driver ojek online yakni sebesar Rp 3.100 per km, gross atau belum dipotong oleh aplikator.

Menurutnya, besaran ongkos tarif tersebut sudah tepat untuk diterapkan dan tidak akan merugikan konsumen. Sebab, ia menyatakan, pemerintah kini juga telah menyiapkan sarana transportasi publik yang lebih ramah kantong semisal Trans Jakarta.

“Kalau konsumen merasa berat ya lebih bagus pindah ke angkutan umum yang lebih berkeselamatan dan murah. Naik Trans Jakarta hanya Rp 3.500, kenapa harus naik motor?” tutur dia.

Kementan Dorong LKMA Jadi Penjamin Harga Jual Produk Pertanian

Liputan6.com, Lombok Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy, mengunjungi Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKMA) Karya Baru Bersama di Desa Beleke, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kementerian Pertanian memprogram LKMA yang sudah tumbuh dari gabungan kelompok tani (Gapoktan) dapat menjadi penjamin harga jual produk pertanian milik petani.

“LKMA dapat berfungsi sebagai pembeli hasil panen dari para petani dengan harga yang wajar dan menjualnya ke pasar tradisional maupun modern atau perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam pasar, seperti Bulog, KUD, Penggilingan, dan sejenisnya, sehingga petani ada jaminan harga atas produk yang dihasilkannya,” ujarnya, Rabu (20/3/2019).

Selain itu, Kementan juga mendorong LKMA agar menjadi pionir kelembagaan keuangan mikro di pedesaan yang mampu menyediakan sarana produksi pertanian seperti benih, pupuk, dan pestisida. Sarwo menunjukkan dalam pembukuan LKMA Karya Baru Bersama, terdapat saldo Rp 207 juta setelah dikurangi biaya operasional.

“Itulah yang kita sebut sebagai modal bagi LKMA,” ucapnya.

Termasuk peran dari LKMA, lanjut Sarwo, adalah memberikan kredit lunak kepada petani untuk melakukan budidaya. Petani akan membayar kreditnya setelah panen.

Guna membantu LKMA menjalankan fungsi-fungsinya, Kementan melakukan beberapa langkah. Pertama, menghubungkan petani ke bank-bank pemerintah melalui sosialisasi. Tujuannya, agar petani mau menggunakan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bunganya sangat rendah, yakni 7 persen per tahun.

Kementan pun berharap pinjaman KUR yang didapatkan petani bisa untuk diguanakan budidaya pertanian dalam arti luas, seperti tanaman panga, hortikultura, perkebunan dan peternakan, serta usaha lainnya.

“Sebagai penghubung petani dengan perbankan, maka LKMA akan mendapatkan jasa dari perbankan,” kata Sarwo.

Kedua, melakukan pembinaan agar petani lain mencontoh untuk membentuk LKMA sejenis dalam rangka penguatan modal kelompok untuk usaha pertanian.

LKMA sendiri memiliki dasar hukum yang kuat karena berdasarkan SK Menkeu yang dikuatkan SK Menteri Pertanian, bantuan pemerintah ditujukan kepada poktan atau gapoktan.

“LKMA itu dibentuk oleh Gapoktan. Sekarang jumlahnya ada sekitar 500 ribu, kebanyakan adalah dibentuk saat ada program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP),” pungkas Sarwo.

(*)

Miliarder AS Beri Sumbangan Terselubung demi Anak Masuk Kampus Ternama

Liputan6.com, Washington D.C. – Dunia pendidikan dibuat geger setelah terkuak skema koruptif mengenai cara agar anak orang kaya masuk universitas ternama. Ini terkuak dari kasus aktris Lori Loughlin yang menyogok agar putrinya, Olivia Giannulli, bisa masuk di Universitas South California.

Di tengah kasus ini, para universitas di Amerika Serikat (AS) yang sering menerima sumbangan pun menjadi sorotan. Forbes pun melihat para miliarder yang hobi menyumbangkan uang ke kampus ternama dan relasinya dengan keluarga mereka di kampus itu.

Forbes mengambil contoh miliarder Les Wexner yang memimpin Victoria’s Secret. Ia hobi memberi sumbangan ke Universitas Harvard dan pada tahun 2013 menyumbang USD 8,5 juta atau yang saat ini setara Rp 131,2 miliar.

Kebetulan, anak tertua sang miliarder juga diterima di Harvard pada tahun 2013. Wexner pun konsisten memberikan sumbangan ke Harvard dalam tiga tahun setelahnya. Kebetulan juga, tiga anak Wexner yang lain berhasil masuk Harvard pada tahun 2014, 2015, dan 2016.

Nama lain yang disorot adalah Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump sekaligus penasihat senior sang presiden. Kushner adalah anak konglomerat yang juga memberi sumbangan ke Universitas Harvard sebelum Jared diterima ke universitas itu.

Pihak Kushner pun menolak tudingan “membeli” jalan masuk ke universitas. Sekadar informasi, budaya sumbangan uang ini sama sekali tidak melanggar hukum, walau pun kontroversial banyak miliarder yang hobi menyumbang ke kampus-kampus ternama.

Lantas bagaimana pandangan pakar pendidikan mengenai ini?

Ada Regulasi, Produsen Pastikan Produk Rokok Elektrik Aman untuk Konsumen

Sebelumnya, industri rokok elektrik kini telah mendapat pengakuan resmi pemerintah. Sejak dikeluarkannya regulasi rokok elektrik, para produsen semakin gencar menambah kapasitas produksi.

Salah satu produsen rokok elektrik, PT NCIG Indonesia Mandiri akan produksi 1 juta starter kit yang berisi pot atau device untuk merokok dan likuidnya.

Target ini ditetapkan karena banyaknya permintaan pasar, terutama bagi masyarakat yang ingin berhenti merokok

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Aryo Andrianto menyatakan, industri rokok elektrik telah berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan banyaknya jumlah produsen, distributor dan pengecer rokok elektrik di Indonesia.

“Saat ini sudah ada 300 produsen likuid, lebih dari 100 produsen alat dan aksesoris lain, lebih dari 150 distributor dan importir dan lebih dari 5 ribu pengecer, menurut data APVI. Jumlah ini akan terus bertambah,” ungkap Aryo.

Dia juga menambahkan, ada regulasi dari pemerintah membuat konsumen merasa aman menggunakan rokok elektrik. APVI akan terus mendukung langkah yang dinilai terbaik bagi produsen dan konsumen.

“Ditambah lagi dengan adanya payung hukum dari pemerintah, kami semakin yakin industri rokok elektrik akan berkembang,” ujar dia, Jumat 22 Maret 2019.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Journal: Terpantik Kontroversi Rokok Elektrik

7 Festival Unik di Dunia yang Bikin Liburan Makin Menyenangkan

Festival unik di dunia yang pertama datang dari India. India merupakan salah satu negara yang memiliki banyak festival yang tentunya sangat menarik, festival ini juga dikaitkan dengan perayaan keagamaan oleh masyarakat India sendiri.

Selain untuk menghormati para dewa, festival ini diadakan untuk menyambut datangnya musim semi dan dirayakan untuk mengharap hasil panen yang berlimpah dan tanah yang subur.

Festival Holi atau Festival of Colours ini merupakan festival yang melibatkan banyak warna. Karena, setiap perayaan Holi pada setiap tanggal 13 Maret, penduduk asli India akan saling mewarnai tubuh, menggunakan bubuk pewarna. Mereka boleh menggunakan baskom, semprotan air, atau media lainnya yang pastinya tidak membahayakan.

Perayaan festival ini diawali dengan menyalakan api unggun Holika. Dan pada malam sebelum hari perayaan festival, warga akan berkumpul untuk bernyanyi dan menari. Festival ini menjadi salah satu festival unik di dunia yang paling ceria, lo!

Lapor SPT Lewat e-Filling, Wajib Pajak ke KPP untuk Bikin EFIN

Liputan6.com, Jakarta – Wajib Pajak (WP) kini semakin gencar melaporkan Surat Pemberitahuan atau SPT Pajak secara online melalui e-Filing. Kendati demikian, keberadaan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) rupanya masih dibutuhkan.

Seperti yang terjadi di KPP Pratama Setia Budi Dua, Jakarta Selatan, yang dijadikan sebagai tempat mencari atau membuat Electronic Filing Identification Number (EFIN) yang baru.

E-Filling pun membuat WP tidak perlu datang ke kantor pajak. Kepala KPP Pratama Setia Budi Dua Rahmi Anggia Dewi mengatakan, jumlah WP pelapor di tempatnya pada tahun ini telah menurun dibanding tahun sebelumnya.

Selain itu, mayoritas WP pelapor di tempatnya bukan merupakan warga asli situ, melainkan para pekerja di kawasan Kuningan yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dari daerah lain.

“Orang yang datang ke kantor sudah lebih sedikit. Semua wajib pajak di seluruh Indonesia kita layani di sini. Hanya 10 persen WP di wilayah kita yang lapor ke sini,” ujar dia kepada Liputan6.com, Jumat (22/3/2019).

Bergesernya pola pelaporan pajak ini kemudian membuat KPP Pratama Setia Budi menyiapkan satu ruangan tersendiri yang diisi beberapa unit petugas dengan laptopnya.

Fasilitas ini lantas dimanfaatkan para pelapor untuk melacak atau membuat EFIN baru lantaran yang bersangkutan lupa alamat email yang digunakan saat membuat nomor identitas, hingga dipakai untuk lapor SPT Pajak secara online.

“Di kantor ini yang lapor lewat e-Filing ada 66,86 persen,” sebut Rahmi.

Berlapis Berlian, Parfum Termahal Dunia Dijual Rp 18 Miliar

Untuk mendapatkan wangi dari parfum ini, Asghar Adam Ali (Al Attar), ketua dan master parfum di Nabeel parfumes Group of Companies, bersama dengan pengrajin dari Swiss, Italia, dan Prancis menghabiskan tiga tahun dan 494 uji coba untuk mendapatkan wangi yang sesuai.

Tidak hanya itu, botol ini juga dilengkapi oleh kendali jarak jauh yang dilapisi dengan emas dan perak. Kendali jarak jauh ini guna mengoperasikan semprotan parfum secara otomatis tanpa harus memutar tutupnya dengan posisi Anda.

Botol parfum ini berisikan 3 liter parfum yang terbuat dari bahan-bahan alami yang bersumber dari seluruh dunia. Adapun komposisi parfum ini adalah cendana, musk, gaharu India murni, mawar Turki, patchouli Ylang-Ylang yang dapat bertahan di kulit selama lebih dari 12 jam.

Selain menjual parfum termahal di dunia, ternyata Dubai juga menjual barang-barang termahal di dunia lainnya. Baru-baru ini sepasang sepatu termahal di dunia yang dihiasi permata dan 236 berlian terjual seharga USD 17 juta atau Rp 241,7 miliar di Dubai.

Indonesia dan China Saling Kenakan Tarif Impor Baja

Liputan6.com, Jakarta – Indonesia menerapkan tarif masuk anti-dumping hingga 20 persen ke produk sejumlah negara. Kebijakan ini adalah ekstensi kebijakan sejak tahun 2013.

Dilansir Investing.com, ada tujuh negara yang terkena tarif masuk besi dan baja dari Indonesia, yaitu China, Rusia, India, Taiwan, Thailand, Kazakhstan, dan Belarusia.

Beberapa perusahaan yang kena dampak adalah Angang Steel Co dan Baoshan Iron and Steel Co (China), Severstal (Rusia), dan Essar Steel (India). Kebijakan akan berdampak 14 hari semenjak 19 Maret ketika pemerintah menandatangani regulasi ini.

Indonesia juga menerapkan bea masuk anti-dumping sebesar 11,9 persen ke sejumlah produk besi dan baja dari China. Indonesia merupakan negara terbesar ke 5 yang mengimpor produk flat steel China dengan jumlah 1,79 juta ton pada tahun lalu.

Analis CRU dari Beijing menyebut angka 20 persen bukanlah angka yang besar pada bea anti-dumping. Ia pun menyebut ini dilakukan negara Asia Tenggara agar lebih mandiri.

“Ini adalah tindak proteksi karena belakangan ini negara-negara Asia Tenggara mencoba lebih independen. Mereka memproduksi produk sendiri ketimbang impor dari China,” jelasnya.

China pun telah menerapkan kebijakan anti-dumping sementara pada 23 Maret pada produk stainless steel billet dan hot-rolled stainless steel plate dari Indonesia. Negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa juga terdampak.

Meski demikian, kebijakan baja itu disebut tak terkait dengan kebijakan Indonesia, dan lebih ke masalah internal China terkait impor stainless steel.

Tambah Devisa, Kemenperin Dukung Produsen Rokok Ekspor Produk

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian mengapresiasi langkah PT Philip Morris Indonesia (PMID), pemegang saham mayoritas PT HM Sampoerna Tbk (Sampoerna) yang mengekspor perdana rokok premiumnya, Marlboro dan L&M ke pasar Duty Free Jepang.

Selama satu tahun ke depan, PMID akan mengekspor sekitar 300 juta batang rokok ke Duty Free Jepang, dan 60 juta batang rokok ke Korea. Langkah bisnis ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi penerimaan negara dari devisa.

“Saya sampaikan apresiasi kepada pimpinan Philip Morris Indonesia yang telah berupaya dan bekerja keras untuk meningkatkan ekspor nasional dalam rangka memperbaiki kinerja dari sisi perusahaan dan juga neraca perdagangan untuk menambah penerimaan negara,” kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar, Kementerian Perindustrian, Abdul Rochim, Jumat (22/3/2019).

Abdul mengatakan pastinya tidak mudah bagi Philip Morris Indonesia untuk masuk ke Duty Free Jepang. Sebagai produk yang dikenakan cukai, tentunya ada konsekuensi dalam memperdagangkan produk hasil tembakau, terutama pada aspek peraturan. Alasan utama yang menjadi pertimbangan adalah perlindungan konsumen. Hal ini yang tentunya menjadi tantangan bagi industri rokok.

“Kemenperin terus mengawal agar industri ini terus tumbuh karena masih dianggap sebagai industri yang strategis dari sisi penerimaan negara dan penyerapan tenaga kerja,” jelas dia.

Pada tahun lalu, nilai ekspor rokok dan cerutu mencapai USD 931,6 juta. Angka tersebut meningkat dari penerimaan tahun sebelumnya sebesar USD 904,7 juta.

Dengan ekspor perdana yang dilakukan PMID ini tentunya akan menambah nilai ekspor dan penerimaan negara. “Semoga ekspor perdana ini tidak ada kendala sehingga membuka pasar rokok Indonesia di dunia,” tuturnya.

Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Ditjen Bea Cukai Nirwala Dwi Heryanto berharap Philip Morris Indonesia dan Sampoerna dapat terus meningkatkan kinerja perusahaan dan ekspornya.

“Karena dari data-data yang ada, kontribusi dari Philip Morris Indonesia dan Sampoerna terhadap penerimaan negara itu hampir 33 persen. Jadi, pada tahun 2018 hampir Rp 50 triliun, sementara dari ekspor, dari tahun ke tahun, meningkat hampir 13 persen,” ujarnya.

Melihat besarnya kontribusi yang diberikan, Direktorat Bea dan Cukai siap memberikan dukungan kepada PMID dan Sampoerna. Pemerintah, mempunyai kewajiban untuk mendorong pertumbuhan industri sehingga mempunyai daya saing tinggi.

“Jadi Bea dan Cukai tidak hanya memungut fiskalnya, tapi juga mendorong yakni dengan memberikan fasilitas. Dan, dukungan apalagi yang diperlukan, kami akan mendiskusikannya yang paling pas seperti apa,” ujarnya.

Jika Pemerintah tidak memberikan dukungan kepada para pelaku usaha, Nirwala menjelaskan, maka Pemerintah berpotensi kehilangan 62 persen penerimaan dari industri hasil tembakau. “Jadi jangan dianggap perusahaan ini semacam cash cow. Sebab begitu meleset, risiko yang gede siapa? 62 persen milik Pemerintah bisa hilang,” pungkasnya.

BI: Net Kewajiban Investasi Internasional Indonesia Meningkat

Posisi AFLN Indonesia juga meningkat terutama didorong oleh transaksi perolehan AFLN dalam bentuk cadangan devisa. Posisi AFLN pada akhir kuartal IV 2018 tercatat naik 1,9 persen (qtq) atau sebesar USD 6,5 miliar menjadi USD 347 miliar.

“Peningkatan posisi AFLN lebih lanjut tertahan oleh faktor perubahan lainnya seperti revaluasi negatif atas AFLN, sejalan dengan penurunan rata-rata indeks saham negara-negara penempatan AFLN dan faktor penguatan nilai tukar dolar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia,” tulis Bank Indonesia (BI).

BI memandang perkembangan PII Indonesia pada kuartal IV 2018 masih tetap sehat. Hal ini tercermin dari rasio neto kewajiban PII Indonesia terhadap PDB yang relatif stabil di kisaran rerata negara peers sebesar 30,5 persen.

Di samping itu, struktur neto kewajiban PII Indonesia juga didominasi oleh instrumen berjangka panjang. Meski demikian, BI akan tetap mewaspadai risiko neto kewajiban PII terhadap perekonomian.

Ke depan, BI meyakini kinerja PII Indonesia akan semakin baik sejalan dengan terjaganya stabilitas perekonomian dan berlanjutnya pemulihan ekonomi Indonesia didukung oleh konsistensi dan sinergi bauran kebijakan moneter, pendalaman pasar keuangan, fiskal dan reformasi struktural.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Berbagai upaya yang ditempuh membuat dalam dua hingga tiga minggu terakhir rupiah menguat.

Industri Rokok Elektrik Indonesia Incar Pasar Ekspor Setahun ke Depan

Industri rokok elektrik kini telah mendapat pengakuan resmi pemerintah. Sejak dikeluarkannya regulasi rokok elektrik, para produsen semakin gencar menambah kapasitas produksi.

Salah satu produsen rokok elektrik, PT NCIG Indonesia Mandiri akan produksi 1 juta starter kit yang berisi pot atau device untuk merokok dan likuidnya.

Target ini ditetapkan karena banyaknya permintaan pasar, terutama bagi masyarakat yang ingin berhenti merokok.

Ketua Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI), Aryo Andrianto menyatakan, industri rokok elektrik telah berkembang pesat. Hal ini ditandai dengan banyaknya jumlah produsen, distributor dan pengecer rokok elektrik di Indonesia.

“Saat ini sudah ada 300 produsen likuid, lebih dari 100 produsen alat dan aksesoris lain, lebih dari 150 distributor dan importir dan lebih dari 5 ribu pengecer, menurut data APVI. Jumlah ini akan terus bertambah,” ungkap Aryo.

Dia juga menambahkan, ada regulasi dari pemerintah membuat konsumen merasa aman menggunakan rokok elektrik. APVI akan terus mendukung langkah yang dinilai terbaik bagi produsen dan konsumen.

“Ditambah lagi dengan adanya payung hukum dari pemerintah, kami semakin yakin industri rokok elektrik akan berkembang,” ujar dia.

Kejar Rasio Elektrifikasi, Pemerintah Ajak 135 Badan Usaha Bantu 1,2 Juta Warga

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menegaskan, pemerintah terus mengejar upaya rasio elektrifikasi atau penyambungan listrik kepada seluruh masyarakat Indonesia sebesar 99,9 persen pada 2019.

Jonan optimistis, realisasi rasio elektrifikasi ketenagalistrikan bisa menyentuh angka 99,9 persen pada akhir tahun ini.

“Targetnya tahun ini kita usahakan semaksimal mungkin, Insya Allah bisa 99,9 persen. (Target waktu pastinya?) akhir tahun,” ujar dia di Cilacap, Jawa Tengah, Senin 25 Februari 2019.

Untuk memastikan pernyataan tersebut, ia coba mengutip data rasio elektrifikasi pada akhir 2018 lalu yang sebesar 98,3 persen. Menurut dia, capaian itu pun sudah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015.

“Kalau di RPJMN di awal 2015, targetnya 97,5 persen di akhir tahun 2019. Lah ini sekarang sudah melebihi,” tegas dia.

Namun begitu, perolehan tersebut tak serta merta membuatnya puas dan terus berupaya mewujudkan target rasio elektrifikasi 99,9 persen pada akhir 2019.

“Misalkan baru 98,3 persen, berarti ada 1,7 persen sisa yang belum. Kalau dikali 267 juta jiwa (penduduk RI), ya kira-kira mungkin hampir 5 juta saudara kita yang belum ada layanan kelistrikan atau penerangan,” urainya. 

“Ini kita kejar, baik pakai APBN, pembangkit listrik tenaga surya, PLN juga terus kejar sambungan-sambungan kelistrikan,” dia menambahkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ini Cara PLN Mendeteksi Pencurian Listrik

Ditjen Bea Cukai Incar Kontribusi Rokok Elektrik Capai Rp 2 Triliun

Sebelumnya, Pemerintah disarankan untuk memisahkan aturan mengenai rokok elektrik serta produk tembakau alternatif lainnya dengan produk rokok konvensional.

Saat ini, produk tembakau alternatif masih masuk dalam kategori hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) dan diperlakukan sama dengan produk rokok konvensional dengan tarif cukai hingga 57 persen.

Mengacu pada berbagai penelitian ilmiah yang menyimpulkan risiko lebih rendah, tarif cukai produk tembakau alternatif seharusnya lebih kecil dibandingkan rokok konvensional.

Pemerintah maupun akademisi di Indonesia dinilai perlu untuk menelaah kembali melalui penelitian lebih lanjut mengenai produk tembakau alternatif sehingga kebijakan yang disusun dapat lebih komprehensif dan tepat.

“Pemerintah perlu menyusun kerangka kebijakan yang tepat dan sesuai terkait pengaturan produk tembakau alternatif,” kata Visiting Professor Lee Kuan Yew School of Public Policy National University of Singapore, Tikki Pangestu, seperti dikutip Jumat 8 Maret 2019.

Keberadaan produk tembakau alternatif diharapkan bisa menjadi salah satu solusi menekan tingginya tingkat konsumsi (prevalensi) merokok masyarakat dewasa di Indonesia. Hal ini telah terbukti di sejumlah negara lain yang sebelumnya mengalami situasi sama dengan Indonesia.

Tikki Pangestu menjelaskan, produk tembakau alternatif merupakan salah satu cara penting mengatasi masalah perokok di Indonesia. “Terutama untuk prevalensi yang sangat tinggi di antara pria Indonesia,” tegas Tikki.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2018 menunjukkan jumlah perokok berusia di atas 15 tahun mencapai 33,8 persen dari total penduduk dewasa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 62,9 persen merupakan perokok laki-laki dan 4,8 persen perokok perempuan.

Berdasarkan riset Atlas Tobacco, pada 2016 jumlah perokok di Indonesia mencapai hampir 55 juta orang dan berada dalam tren meningkat. Jumlah ini membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan Indonesia sebagai negara dengan tingkat konsumsi rokok tertinggi ketiga di dunia setelah China dan India.

Tikki menjelaskan sudah banyak penelitian ilmiah yang kuat mengenai produk tembakau alternatif. Salah satu yang terbaru adalah hasil penelitian pakar kesehatan dari berbagai universitas di London, Inggris yang dipublikasikan dalam The New England Journal of Medicine pada 30 Januari 2019.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ajang Asian Games 2018 baru berjalan beberapa hari, tapi sudah banyak cerita menarik yang berseliweran di media sosial. Salah satunya penonton yang rela memungut pntung rokok yang berserakan.

Ditjen Bea Cukai Sebut Produsen Rokok Elektrik Sudah Patuh Aturan

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan mengharapkan Rokok Elektrik alias ENDS (Elektric Nicotine-Delivery System) dapat terus meningkat kontribusinya bagi penerimaan negara.

Kepala Seksi Tarif Cukai dan Harga Dasar II Ditjen Bea Cukai, Agus Wibowo Setiawan mengatakan, pihaknya berharap kontribusi cukai rokok elektrik dapat mencapai Rp 2 triliun pada 2019.

“Sebenarnya bukan target kami mengharapkan dapat memberikan kontribusi sampai Rp 2 triliun,” kata dia dalam acara Peluncuran Rokok Elektrik Bernama ‘NCIG’ oleh Nasty dan Hex’, di Balai Kartini, Jakarta, Jumat 22 Maret 2019.

“Dapat bekal itu saja. Diharapkan bisa mencapai Rp 2 triliun,” lanjut dia.

Dia mengatakan, pada empat bulan terakhir 2018, kontribusi cukai rokok elektrik terhadap penerimaan cukai sebesar Rp 105 miliar.

Meskipun kebijakan cukai terhadap Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) sudah berlaku pada Juli 2018, namun cukai rokok elektrik mulai dipungut per 1 September 2018.

“Berlakukan 1 Juli 2018, tapi direlaksasi sampai 1 September 2018, karena mereka harus belajar,” ungkapnya.

“(Kontribusi) Rp 105 miliar, tapi itu hanya untuk September sampai Desember (2018). Jadi itu untuk penerimaan selama 4 bulan di tahun 2018,” ujar dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Journal: Terpantik Kontroversi Rokok Elektrik

Rayu Milenial, Perusahaan Ini Tawarkan Cuti 3 Bulan

Pegawai di Swedia menikmati hak cuti sampai setengah tahun untuk menjalankan bisnis. Ini tertuang dalam Undang-Undang Hak Cuti untuk Menjalankan Operasi Bisnis.

Dilaporkan World Economic Forum, cuti ini dapat diajukan pegawai yang sudah bekerja secara full-time selama minimal enam bulan yang disebut tjänstledighet.

Perusahaan hanya bisa menolak cuti jika pegawai tersebut memiliki peran penting dalam pengoperasian bisnis. Ide bisnis si pegawai juga tak boleh berkompetisi atau menyulitkan perusahaan.

Aturan ini memuluskan reputasi Swedia sebagai ibu kota start-up di seantero Eropa, mengalahkan London dan Berlin. Tercatat, Stockholm hanya ada di belakang Silicon Valley dari jumlah Unicorn (start-up dengan valuasi USD 1 miliar).

Beberapa start-up mendunia dari Swedia adalah Spotify, Skype, dan Mojang yang membuat Minecraft. Skype dan Mojan sudah dibeli Microsoft.

Untuk cuti bisnis ini pegawai tidak mendapatkan gaji. Ini berbeda dari cuti terkait keluarga di wilayah Nordik yang umumnya tetap berbayar.

Negara-negara maju di wilayah Nordik terkenal dermawan memberikan cuti agar orang tua bisa menghabiskan waktu bersama anak. Ini berlaku juga di Swedia yang memberikan parental leave selama 16 bulan dan tetap mendapat gaji sekitar 80 persen.

Investasi Awal USD 10 Juta, Pabrik Rokok Elektrik Bakal Dibangun di Bandung

Liputan6.com, Jakarta – CEO NCIG International, Shariffuddin Bujang mengatakan, pihaknya berkomitmen membangun pabrik POD rokok elektrik di Indonesia.

Menurut dia, investasi pabrik yang akan dibangun di Bandung, Jawa Barat tersebut akan dilakukan dalam beberapa fase. Tahap pertama, pihaknya akan berinvestasi USD 10 juta.

“Kita akan jangkarkan kilang pertama NSIG di Indonesia. Investasi pertama USD 10 juta,” kata dia dalam acara Peluncuran Rokok Elektrik Bernama ‘NCIG’ oleh Nasty dan Hex’, di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Dia menuturkan, kapasitas produksi pabrik tersebut akan mencapai 10 juta POD per bulan. Pabrik ini, kata dia, bakal mensuplai untuk kebutuhan lokal maupun ekspor.

“Kalau siap akan fokus untuk lokal dan ekspor. Kami bergabung gabung 3 negara, Malaysia, Indonesia, dan Cina untuk masuk ke Asia,” ungkapnya.

Sementara CEO NCIG Indonesia, Roy Lefrans mengatakan, pihaknya berkomitmen berkontribusi bagi perekonomian Indonesia.

“Sejak ini (rokok elektrik) dilegalkan kita mendapatkan kepastian dari pemerintah. Kita melihat antusias teman-teman bertambah. Karena mendapatkan kepastian hukum,” ujar dia.

Beberapa industri kreatif, kata dia, dapat tumbuh bersamaan dengan industri rokok elektrik ini. Sebagai contoh, dia menyebut industri merchandise maupun kaos juga ikut hadir di berbagai toko vape yang ada.

“Kami hanya ingin mencoba memberikan kontribusi. Bukan cuma sektor ekonomi dari industri kreatif. Industri vape menciptakan industri baru di sekitarnya,” ujar dia.

“Semua orang berpotensi untuk menjadi enterpreneuer. Nah, ini harus menjadi kunci utama, harus lebih disupport lagi. Industri ini berkembang bukan hanya di situ saja,” ia menambahkan.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

Grab Usul Tarif Ojek Online Maksimal Rp 2.000 per Km

Startup yang baru-baru ini meraih gelar decacorn, Grab, menawarkan pinjaman dana hingga USD 100 ribu (atau setara Rp 1,4 miliar) kepada mitra pengemudi dan pelaku bisnis UMKM di bawahnya.

Mengutip laman Strait Times, Selasa, 19 Maret 2019, proses pinjaman mikro ini bisa dilakukan dalam waktu dua menit dan bisa dilakukan secara online.

Kemudian, para pengaju pinjaman yang aplikasi pinjamannya disetujui akan mendapatkan uangnya tiga hari kemudian.

Menurut informasi, Grab akan memberlakukan bunga satu persen dari pinjaman per bulannya. Demikian diiklankan oleh Grab di Facebook, baru-baru ini.

Iklan ini memperlihatkan kalau selain ke bisnis ride hailing dan pesan antar makanan atau pengiriman paket, Grab juga merambah ke layanan keungan, termasuk pinjaman.

Grab juga memiliki layanan pembayaran online yang bekerja sama dengan Ovo di Indonesia, sementara di Singapura namanya adalah Grab Financial.

Ketika ditanya mengenai inisiatif pinjaman ini, juru bicara perusahaan mengatakan, “Grab menyediakan modal untuk mendukung pertumbuhan bisnis wirausaha mikro dan bisnis kecil mitranya.”

Sebelumnya, pada bulan Maret lalu Grab mengumumkan telah menjalin kemitraan dengan salah satu perusahaan pembiayaan konsumen terbesar di Jepang, Credit Saison, untuk memberikan pinjaman bagi konsumen, pengusaha mikro, dan bisnis kecil di seluruh Asia Tenggara.

Produsen Tambah Kapasitas Rokok Elektrik Jadi 1 Juta pada 2019

Sebelumnya, CEO NCIG International, Shariffuddin Bujang mengatakan, pihaknya berkomitmen membangun pabrik POD rokok elektrik di Indonesia.

Menurut dia, invetasi pabrik yang akan dibangun di Bandung, Jawa Barat tersebut akan dilakukan dalam beberapa fase. Tahap pertama, pihaknya akan berinvestasi USD 10 juta.

“Kita akan jangkarkan kilang pertama NSIG di Indonesia. Investasi pertama USD 10 juta,” kata dia dalam acara Peluncuran Rokok Elektrik Bernama ‘NCIG’ oleh Nasty dan Hex’, di Balai Kartini, Jakarta, Jumat 22 Maret 2019.

Dia menuturkan, kapasitas produksi pabrik tersebut akan mencapai 10 juta POD per bulan. Pabrik ini, kata dia, bakal mensuplai untuk kebutuhan lokal maupun ekspor.

“Kalau siap akan fokus untuk lokal dan ekspor. Kami bergabung gabung 3 negara, malaysia, indonesia, dan china untuk masuk ke asia,” ungkapnya.

Sementara CEO NCIG Indonesia, Roy Lefrans mengatakan, pihaknya berkomitmen berkontribusi bagi perekonomian Indonesia.

“Sejak ini (rokok elektrik) dilegalkan kita mendapatkan kepastian dari pemerintah. Kita melihat antusias teman-teman bertambah. Karena mendapatkan kepastian hukum,” ujar dia.

Beberapa industri kreatif, kata dia, dapat tumbuh bersamaan dengan industri rokok elektrik ini. Sebagai contoh, dia menyebut industri merchandise maupun kaos juga ikut hadir di berbagai toko vape yang ada.

“Kami hanya ingin mencoba memberikan kontribusi. Bukan cuma sektor ekonomi dari industri kreatif. Industri vape menciptakan industri baru di sekitarnya,” ujarnya.

“Semua orang berpotensi untuk menjadi enterpreneuer. Ini harus menjadi kunci utama, harus lebih disupport lagi. Industri ini berkembang bukan hanya di situ saja,” ia menambahkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Journal: Terpantik Kontroversi Rokok Elektrik

Kemenperin Targetkan Komponen Otomotif Produksi IKM Tembus Pasar Ekspor

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri kecil dan menengah (IKM) di sektor komponen otomotif untuk merambah pasar ekspor. Dengan demikian akan mampu mendongkrak ekspor prodok-produk hasil industri dalam negeri.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan, jika dibandingkan Thailand, industri komponen otomotif Indonesia memang masih tertinggal. Namun demikian, IKM komponen ini punya potensi besar untuk merambah pasar ekspor seiring dengan perbaikan kualitas dan masuknya IKM komponen ini dalam rantai pasok industri otomotif nasional.

“Kita memang belum semaju Thailand, tetapi kita 90 persen sudah mampu memenuhi komponen otomotif. Yang penting, sekarang pasarnya. Kalau pasarnya, IKM kita bisa bikin apa saja,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Menurut Gati, saat ini komponen produksi IKM telah ada yang masuk ke pasar negara lain, yaitu komponen untuk mesin pompa air. Komponen yang menjadi bagian dari produk pompa air produksi Panasonic ini diekspor ke enam negara.

“Jadi Panasonic total tahun ini nilainya Rp 10 miliar. Itu komponennya ambil dari IKM, sekarang sudah berjalan. Ekspor ke Arab Saudi, Mauritius, Myanmar, Vietnam, Malaysia, dan Panama,” kata dia.

BUMN Cetak Untung, Ini Pesan Menteri Rini

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menyebutkan, Garuda Indonesia sempat mengalami kerugian sebesar Rp 3 triliun. Hal tersebut terjadi pada 2017.

“Memang, untuk untung rugi perusahaan BUMN pasti terjadi, yang paling berat buat kita itu Garuda Indonesia, karena tahun lalu di tahun 2017 bisa rugi sampai Rp 3 triliun, kalau tidak salah. Tapi, kemarin pas tahun 2018 hasil audit kita untuk Garuda Indonesia sudah untung hampir Rp 100 miliar,” kata dia di Tangerang, Jumat (22/3/2019).

Rini Soemarno menuturkan, kinerja keuangan BUMN pada 2018 juga cukup baik. Ini ditunjukkan adanya peningkatan keuntungan dibandingkan 2017. 

“Peningkatan seluruh perusahaan BUMN saat ini cukup baik, hampir sebesar Rp 50 triliun dibandingkan tahun sebelumnya (2018),” ujar Rini. 

Hal ini tidak terlepas dari sinergi antar BUMN yang juga bagus. Salah satunya bagaimana bisa mengefisiensi aktivitas. Rini pun mengaku sangat berterima kasih atas kinerja semua perusahaan berplat merah itu. 

“Makanya, saya berterimakasih kepada semuanya,” kata Rini. 

Dengan keuntungan yang didapat oleh BUMN, Menteri Rini meminta agar para perusahaan BUMN dapat saling berbagi dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita sudah untung, sekarang marilah kita berbagi program kepada masyarakat, mengenai sembako murah, penghijauan, pembersihan lingkungan, bantu pedesaan, membantu kesejahteraan di desa,” tutur dia (Pramita Tristiawati) 

10 Peluang Bisnis yang Bisa Dicoba Anak SMA

Liputan6.com, Jakarta – Untuk memulai bisnis itu tidak tergantung pada usia seseorang. Selagi masih muda dan produktif, tak masalah jika kamu sudah mulai menimba ilmu bisnis meski masih duduk di bangku sekolah. Misalnya, sekarang kamu masih SMA.

Meski tiap harinya dapat jatah jajan dari orang tua, tak ada salahnya untuk punya penghasilan sendiri, kan?

Di Indonesia ada yang berbisnis sejak SMA. Namanya Nicholas Kurniawan. Ia dikenal dengan eksportir ikan hias yang mampu menghasilkan omzet ratusan juta rupiah per bulan. Bahkan ia juga mendirikan entrepreneur academy. Lainnya ada Hamzah Izzulhaq dan Yasa Singgih.

Kalau kamu mau seperti mereka, berikut ada 10 peluang bisnis yang cocok sebagaimana ditulis oleh Swara Tunaiku.

1. Buka Les Privat untuk Siswa SD-SMP

Sangat menyenangkan ketika bisa berbagi ilmu sekaligus mendulang rupiah. Bisnis ini sangat cocok buat kamu yang berbakat mengajar. Misalnya untuk pelajaran komputer, bahasa Inggris, matematika, dan sebagainya.

Kamu bisa tawarkan jasa ini ke kenalan orang tua, teman-teman, atau tetangga. Modalnya antara lain kamus, stationary, dan lainnya.

Indonesia Tetap Waspadai Efek Perang Dagang AS-China

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengaku lega dengan keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) yang menahan suku bunga acuan Fed Fund Rate (FFR). Hal ini menandakan tekanan terhadap ekonomi Indonesia tidak lagi besar.

Meski demikian, Menko Darmin mengaku, pemerintah masih terus mewaspadai efek perang dagang antara AS-China yang belum juga mereda.Awalnya kedua negara itu sepakat akan berdamai pada awal Maret 2019, namun hingga kini belum juga menunjukkan perkembangan.

“Tadinya rencana awal Maret (penyelesaian perang dagang), kemudian belum ada posisi jelas, ya tidak maju dan tidak mundur. Kita lihat saja. Karena yang pasti dua-duanya merugi,” ujar Menko Darmin saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Menko Darmin melanjutkan, efek perang dagang AS-China memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Sebab, negara tersebut merupakan dua negara tujuan ekspor terbesar Indonesia.

“Perang dagang ini dampaknya lebih besar untuk kita. Karena yang pertama, dua negara itu tujuan ekspor terbesar kita. Jadi, kalau dia mengalami kerugian dua duanya ya berikutnya kita juga ikut rugi,” jelasnya.

Menko Darmin berharap perang dagang yang terjadi sejak awal 2018 ini dapat segera mereda. Sehingga, ekonomi Indonesia pun dapat tumbuh sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Artinya kita sangat terpengaruh. Ekspor komoditas kita paling besar ke China dan AS. Oleh karena itu, buat kita, kalau perang dagang itu dapat diredam apalagi bisa diselesaikan, akan baik sekali,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Indofood Sukses Makmur Cetak Penjualan Rp 73,39 Triliun pada 2018

Selain itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) merilis kinerja keuangan positif pada 2018.

Perseroan membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 20,5 persen menjadi Rp 4,58 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,8 triliun.

Hal itu didukung penjualan naik 7,9 persen menjadi Rp 38,41 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 35,61 triliun.

Beban pokok penjualan naik tipis 6,5 persen menjadi Rp 26,14 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 24,54 triliun. Laba bruto naik sekitar 10,81 persen menjadi Rp 12,26 triliun pada 2018.

Beban penjualan dan distribusi naik menjadi Rp 4,42 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,01 triliun. Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 20,6 triliun pada 2018. Penghasilan operasi lain naik menjadi Rp 819,17 miliar pada 2018.

Hal itu mendorong laba usaha naik 23,5 persen menjadi Rp 6,45 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,22 triliun. Marjin laba usaha naik menjadi 16,8 persen dari 14,7 persen. Marjin laba bersih meningkat 120 basis poin menjadi 11,9 persen.

Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 20,2 persen menjadi Rp 392 pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 326.

Total liabilitas naik menjadi Rp 11,66 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 11,29 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 22,70 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 20,32 triliun. Aset perseroan naik menjadi Rp 34,3 triliun pada 2018. Perseroan kantongi kas dan setara kas sebesar Rp 4,72 triliun pada 2018.

“Di tengah kondisi di mana tingkat permintaan atas produk-produk FMCG tidak mengalami banyak perubahan, ICBP mampu meraih kinerja yang baik dengan mencatakan pertumbuhan laba per saham yang tinggi,” ujar Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, Anthoni Salim dalam keterangan tertulis.

Lebih lanjut ia menuturkan, memasuki 2019, industri fast moving consumer goods (FMCG) diharapkan akan bertumbuh seiring meningkatnya perekonomian. Namun demikian, tingkat persaingan diperkirakan akan tetap ketat. “Ke depannya, kami akan terus fokus pada upaya untuk meraih pertumbuhan dengan memperkuat kehadiran kami di pasar, mengembangkan merek-merek kami agar tetap relevan terhadap konsumen, serta meningkatkan daya saing,” ujar dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kiat Investasi Reksa Dana Saham Saat IHSG Bergejolak

Harga Telur Ayam Stabil Rp 23 Ribu per Kg di Pasar Tradisional

Pada awal Minggu ini, harga daging ayam di Pasar Kelapa Gading stabil di angka Rp 35 ribu per kilogram. Beberapa pedagang menuturkan harga daging ayam tidak berubah sepekan ini.

Ang (50), salah seorang pedagang daging ayam mengatakan, daging ayam sampai saat ini masih diminati pembeli di daerah Kelapa Gading. Namun dia juga mengaku, beberapa hari ke belakang dirinya sempat sepi pembeli.

“Daging ayam banyak yang beli, tapi kemarin sedang sepi. Tapi kalau untuk penjualan keseluruhan tidak berpengaruh,” ujarnya pada Liputan6.com, Senin, 18 Maret 2019.

Ang juga menuturkan, selain harga daging ayam, bagian ayam yang lain juga masih di angka yang stabil. Untuk kepala ayam dia menjual seharga Rp 15 ribu per kilogram, sedangkan ceker Rp 25 ribu per kilogram. Untuk ati ampela, dijual seharga Rp 3 ribu.

Sementara untuk telur, harga cenderung stabil di angka Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu per kilogram. Rini (55) menuturkan telur yang dia jual tidak mengalami perubahan harga.

“Untuk telur stabil. Sudah lama sih sempat naik sampai Rp 28 ribu, terus turun jadi Rp 25 ribu dan sekarang stabil di Rp 25 ribu,” ungkapnya.

Dana Investor Asing Capai USD 6,3 Miliar hingga Pertengahan Maret

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada awal perdagangan Jumat ini. Namun, rupiah masih berpotensi untuk menguat.

Mengutip Bloomberg, Jumat 22 Maret 2019, rupiah dibuka di angka 14.136 per dolar AS, menguat tipis jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya. Menuju siang rupiah melemah ke 14.157 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.136 per dolar AS hingga 14.163 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat ke 1,62 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.157 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.102 per dolar AS.

“Fokus investor global masih pada Amerika Serikat terkait the Fed dan trade-deal antara AS-China,” kata ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih sepeti dikutip dari Antara.

Dari Eropa, Uni Eropa (UE) memberi batas waktu untuk Inggris melakukan Brexit pada 12 April 2019 kendati tidak ada kesepakatan dengan catatan jika Withdrawal Agreement tidak disetujui oleh House of Commons pada minggu depan, tetapi jika disetujui maka diberikan perpanjangan waktu hingga 22 Mei 2019.

Beberapa waktu lalu, Perdana Menteri Inggris Theresa May juga gagal meyakinkan Parlemen Inggris terhadap proposal Brexit dalam dua kali pengambilan suara. Ada kemungkinan Inggris akan keluar dari Uni Eropa (UE) tanpa kesepakatan.

“Namun demikian krisis Brexit ini tidak memberi pengaruh signifikan pada pergerakan pasar global,” kata Lana.

Dari domestik, sentimen positif datang yaitu Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang pada Kamis 21 Maret kemarin memutuskan suku bunga acuan 7 Day Reverse Repo Rate tetap 6 persen, begitupun untuk deposit facility tetap 5,25 persen, dan lending facility 6,75 persen.

BI juga menyatakan tetap melakukan kebijakan akomodatif untuk mendorong perbankan menyalurkan kredit.

Lana memperkirakan, rupiah pada hari ini akan bergerak menguat menuju kisaran antara 14.100 per dolar AS sampai 14.140 per dolar AS.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Berbagai upaya yang ditempuh membuat dalam dua hingga tiga minggu terakhir rupiah menguat.

Penolakan Produk Sawit Justru Jadi Bumerang Bagi Uni Eropa

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla memaparkan dampak jika produk sawit Indonesia diboikot oleh Uni Eropa. Menurutnya, boikot sawit tersebut tak hanya berdampak bagi Indonesia tetapi juga kepada Uni Eropa juga.

“Kalau itu dipaksakan, tidak bisa sawit itu dikurangi, kita juga dapat ambil tindakan yang mengurangi juga kita dengan Eropa,” kata JK usai membuka Talent Fest di Jiexpo, Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Dia mendukung hal tersebut karena jika kelapa sawit diboikot maka berdampak kepada 15 juta pekerja dan petani sawit di Indonesia. Sehingga daya beli pun akan turun.

“Karena kalau sawit diboikot maka akan merugikan setidak-tidaknya 15 juta pekerja. Maka mereka daya belinya turun, ekonomi kita bisa rusak maka kita tidak beli barang Eropa. Bisa terjadi itu,” kata Jusuf Kalla.

Pemerintah pun sudah melobi pihak Eropa bahwa sawit tidak akan merusak lingkungan. “Ini kan masalah hutan, ada juga tentu tapi kita sekarang sudah moratorium,” ungkap JK.

Hal senada juga ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Padjaitan menyatakan, sawit dan produk turunannya merupakan komoditas andalan nasional. Selain menghasilkan devisa juga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah penghasil. Sebab itu, rancangan kebijakan diskriminatif terhadap produk turunannya industrial sawit akan berdampak pada rakyat secil.

“Ini berdampak ke petani kecil yang jadi konsen Presiden. Kalau kami tidak membela rakyat kecil kami bela siapa? Ini menurunkan kemiskinan,” kata Luhut, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (20/3).

Luhut menuturkan, jika rancangan kebijakan diskriminasi terhadap produk sawit tidak bisa ditawar, pemerintah pun sudah menyiapkan langkah untuk memboikot produk Eropa yang ada di Indonesia. Baik produk konsumsi hingga produk besar seperti kendaraan dan pesawatnya udara.

“Kalau begini banyak juga produk Eropa di Indonesia, yang jadi masalah kami banyak pakai bus truck Scania, kami juga sedang rapat pakai kereta Polandia,” tutur dia.

Industri Hasil Tembakau Serap 5,98 Juta Tenaga Kerja

IHT juga penyumbang penerimaan negara yang cukup signfikan melalui cukai. Sepanjang 2018, penerimaan cukai rokok menembus hingga Rp 153 triliun atau lebih tinggi dibanding perolehan di 2017 sebesar Rp 147 triliun. Penerimaan cukai rokok pada tahun lalu, berkontribusi mencapai 95,8 persen terhadap cukai nasional.

Namun demikian, produk IHT merupakan barang kena cukai untuk mengendalikan konsumsinya.

Sebagai konsekuensinya, peraturan terkait rokok semakin ketat baik di dalam maupun luar negeri karena pertimbangan perlindungan konsumen dan kesehatan menjadi tantangan tersendiri bagi industri rokok.

“Tentunya, melalui industri ini, kami tidak menganjurkan agar masyarakat banyak mengkonsumsi rokok, tetapi kami mengajak bahwa anak-anak muda dijauhkan dari rokok, terutama anak sekolah. Selain itu, kemi mendorong untuk menjaga kesehatan melalui R&D industrinya,” ungkap Airlangga.

Beberapa peraturan terkait industri rokok, antara lain Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Selain itu, ada Peraturan Presiden RI No. 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Terbuka dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal. Regulasi ini ditindak lanjuti dengan Peraturan Menteri Perindustrian No.64 tahun 2014 tentang Pengawasan dan Pengendalian Usaha Industri Rokok.

“Peraturan-peraturan tersebut merupakan kebijakan yang menjadi jalan tengah dalam menjamin kepastian berusaha IHT dengan tetap menjaga aspek penyerapan tenaga kerja dan menjamin aspek kesehatan masyarakat,” tandasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tidak hanya di Malang atau Yogyakarta , kampung warna-warni juga ada di Jakarta.

Bank BRI Sabet Dua Penghargaan Bergengsi dari The Asian Banker

Liputan6.com, Dubai PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali mendapatkan penghargaan bergengsi berskala internasional. Terbaru, The Asian Banker, majalah ekonomi terkemuka di Asia, menobatkan Bank BRI sebagai Best Retail Banking in Indonesia dan Best Digital Banking in Indonesia.

Penyerahan penghargaan ini diselenggarakan di Hotel Conrad, Dubai (21/03) dengan dihadiri Direktur IT dan Operasi Bank BRI Indra Utoyo, serta Managing Director The Asian Banker Foo Boon Ping. Pada acara malam anugrah International Excellence in Retail Financial Services Award 2019 yang diselenggarakan di Dubai ini, Bank BRI menjadi satu-satunya bank dari Indonesia yang memperoleh penghargaan.

Berdasarkan rilis resmi dari The Asian Banker, terpilihnya Bank BRI sebagai Best Retail Banking in Indonesia dan Best Digital Banking in Indonesia tak lepas dari prestasi perseroan yang mampu mencatatkan kinerja positif secara berkelanjutan dan memiliki landasan proses bisnis yang kuat dan menguntungkan.

Di sisi lain, Bank BRI dinilai mampu menyeimbangkan antara visi dan eksekusi bisnis sehingga mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap perseroan.

Adapun komponen kriteria penilaian penghargaan diantaranya yakni kinerja keuangan, strategi dan kepemimpinan, digital journey, merek, penjualan, pengalaman nasabah, proses dan teknologi, risiko, sumber daya manusia dan pencapaian selama tahun 2018.

Hingga akhir Desember 2018, Bank BRI telah berhasil mencatatkan angka cemerlang dalam industri perbankan nasional, yaitu dengan membukukan laba bersih sebesar Rp. 32,4 triliun, atau tumbuh sebesar 11,6% jika dibandingkan dengan perolehan laba bersih akhir Desember 2017.

Sedangkan aset perseroan per akhir Desember 2018 tercatat sebesar Rp. 1.296,9 triliun, meningkat 15,2% dibandingkan dengan aset pada periode akhir Desember 2017 sebesar Rp. 1.126,2 triliun.

“Dari data tersebut terlihat bahwa kinerja BRI masih di atas rata-rata perbankan nasional. Hal itu membuktikan bahwa strategi yang dirancang oleh Bank BRI mampu dieksekusi dengan baik oleh perusahaan sehingga mampu mencatatkan kinerja diatas rata rata,” imbuh Indra Utoyo.

(*)

Pengemudi Minta Tarif Bawah Ojek Online Rp 2.400 per Km

Untuk diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah mengeluarkan aturan untuk ojek online (ojol) yang tertuang dalam PM No 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat. Sedangkan untuk besaran tarifnya akan diumumkan pada Senin pekan depan. 

PT Aplikasi Karya Anak Bangsa sebagai pengembang aplikasi ojek online Gojek berharap agar tarif yang bakal diputuskan melindungi mitra pengemudi. Terutama mendukung pertumbuhan ekonomi digital dalam negeri.

Vice President Corporate Communication Gojek, Michael Reza Say, mengaku akan berkomunikasi intensif pada mitra pengemudi terkait tarif ojek online tersebut. Namun, pihaknya tak menyebutkan berapa tarif yang diinginkan dari pihak aplikator. 

“Kami akan memaksimalkan upaya untuk memenuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan. Dalam beberapa minggu ke depan, kami akan berkoordinasi secara intensif dengan para mitra pengemudi,” ujarnya saat dihubungi Liputan6.com, Jumat (22/3/2019).

“Yang pasti, sebagai bagian dari komitmen bersama, Gojek berharap agar pemerintah dapat mendorong penggunaan sepeda motor untuk kepentingan umum yang senantiasa memperhatikan keselamatan pengemudi, penumpang dan pengguna jalan lainnya,” dia menambahkan.

Selain itu, Michael berujar, tarif ojek online harus melindungi dari praktik usaha yang tidak sehat bagi pengemudi Gojek. Harapannya, tarif ojol dapat melindungi jutaan mitra pengemudi.

“Dalam penerapannya semoga aturan ini bisa tetap melindungi kehidupan jutaan mitra kami dan keluarganya di seluruh Indonesia, menghindari praktik-praktik usaha yang tidak sehat, sehingga bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital,” kata dia.

Pengusaha Minta Pajak Korporasi Turun Jadi 17 Persen

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku sudah mendapat permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai penurunan pajak korporasi.

Dia menyebut, proses penurunan pajak ini sudah digodok dan sedang dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Beliau (Presiden) memang sudah meminta ya, kita waktu itu juga sudah dalam prosesnya menyampaikan kepada bapak mengenai langkah yang harus dilakukan. Untuk penurunan PPh memang dibutuhkan perubahan undang-undang, undang-undang PPh,” ujar dia saat ditemui di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta, Jumat (22/3/2019). 

“Jadi, proses untuk pembuatan RUU ini kita dari sisi persiapan naskah akademisnya sudah dilakukan, kita juga sudah membuat beberapa hitungan, preparation nya dan tentu proses legislasinya harus didorong. Karena kan sekarang ini kita masih juga mencoba untuk push reformUU KUP, UU PPH,dan UU PPN, yang UU KUP sekarang sudah ada di DPR,” sambungnya. 

Sri Mulyani mengatakan, saat ini pemerintah terus mendorong DPR agar mempercepat penyelesaian undang-undang KUP (Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan) sebagai bagian dari proses penurunan pajak koorporasi. Kemenkeu secara khusus juga akan membawa rencana ini saat rapat kabinet. 

“Jadi kita akan terus untuk mendorong DPR untuk menyelesaikan UU KUP tersebut. UU PPH dan PPN naskah akademiknya relatif sudah siap tapi nanti kita akan sampaikan kepada kabinet tentu saja apa ini artinya, pengaruhnya dalam jangka pendek, jangka menengah, panjang dan ratenya akan seperti apa,” tutur dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, pada periode ini pemerintah cukup banyak melakukan berbagai pekerjaan penting dalam pengelolaan keuangan negara. Meski demikian, penurunan pajak koorporasi tetap akan menjadi prioritas. 

“Karena sekarang ini  sedang dalam periode banyak sekali yang akan dilakukan ya, dari sisi belanja negara, dari sisi penerimaan, jadi nanti bagaimana bentuknya ini yang akan kita bawa. Tapi overall, itu sudah disiapkan yang disampaikan Bapak Presiden selama ini kita sudah siapkan juga,” tandasnya. 

Pemerintah Cari Objek Pajak Baru Bila Pajak Korporasi Turun

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku sudah mendapat permintaan dari Presiden Joko Widodo mengenai penurunan pajak koorporasi.

Dia menyebut, proses penurunan pajak ini sudah digodok dan sedang dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Beliau (Presiden) memang sudah meminta ya, kita waktu itu juga sudah dalam prosesnya menyampaikan kepada bapak mengenai langkah yang harus dilakukan. Untuk penurunan PPh mmg dibutuhkan perubahan undang-undang, undang-undang PPh,” ujar dia saat ditemui di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta, Jumat 22 Maret 2019.

“Jadi, proses untuk pembuatan RUU ini kita dari sisi persiapan naskah akademisnya sudah dilakukan, kita juga sudah membuat beberapa hitungan, preparation nya dan tentu proses legislasinya harus didorong. Karena kan sekarang ini kita masih juga mencoba untuk push reform UU KUP, UU PPH,dan UU PPN, yang UU KUP sekarang sudah ada di DPR,” sambungnya. 

Sri Mulyani mengatakan, saat ini pemerintah terus mendorong DPR agar mempercepat penyelesaian undang-undang KUP (Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan) sebagai bagian dari proses penurunan pajak koorporasi. Kemenkeu secara khusus juga akan membawa rencana ini saat rapat kabinet. 

“Jadi kita akan terus untuk mendorong DPR untuk menyelesaikan UU KUP tersebut. UU PPH dan PPN naskah akademiknya relatif sudah siap tapi nanti kita akan sampaikan kepada kabinet tentu saja apa ini artinya, pengaruhnya dalam jangka pendek, jangka menengah, panjang dan ratenya akan seperti apa,” tutur dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, pada periode ini pemerintah cukup banyak melakukan berbagai pekerjaan penting dalam pengelolaan keuangan negara. Meski demikian, penurunan pajak koorporasi tetap akan menjadi prioritas. 

“Karena sekarang ini sedang dalam periode banyak sekali yang akan dilakukan ya, dari sisi belanja negara, dari sisi penerimaan, jadi nanti bagaimana bentuknya ini yang akan kita bawa. Tapi overall, itu sudah disiapkan yang disampaikan Bapak Presiden selama ini kita sudah siapkan juga,” tandasnya. 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan tingkat kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) pada tahun ini sebesar 85 persen.

BRI Teken Kerja Sama Layanan Perbankan dengan Lemdiklat Polri

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berkomitmen dalam memfasilitasi kemudahan transaksi perbankan di lingkup lembaga/institusi. Kali ini, Bank BRI bersama Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri kembali memperkuat kerja sama dalam bidang penyediaan layanan perbankan.

Hal tersebut dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penyaluran Pembayaran Gaji, Tunjangan Kinerja, dan Uang Saku bagi Siswa Pendidikan Pembentukan Polri. Penandatanganan PKS tersebut dilakukan antara Direktur Retail dan Menengah Bank BRI Supari dengan Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto di Gedung Chatur Prasetya, Pusdik Sabhara, Sidoarjo, Jumat (22/3).

“Kerja sama ini merupakan salah satu komitmen BRI untuk terus memberikan layanan perbankan yang optimal bagi polri sebagai mitra inti kami. Kami berharap sinergi ini dapat memberi kemudahan dalam layanan perbankan kepada Polri sekaligus meningkatkan potensi bisnis Bank BRI,” ungkap Supari.

Sebelumnya, Bank BRI telah bekerja sama dengan Polri terkait penyediaan fasilitas Elektronik Kartu Tanda Anggota (e-KTA) Polri. Kartu tersebut dapat digunakan untuk tiga fungsi sekaligus yakni sebagai kartu anggota, sebagai uang elektronik BRIZZI, dan kartu ATM. Sehingga selain sebagai tanda keanggotaan Polri, e-KTA dapat digunakan untuk melakukan transaksi perbankan/pembayaran.

Dengan adanya PKS ini, nantinya Bank BRI memberikan fasilitas layanan perbankan bagi seluruh anggota Lemdiklat Polri. Fasilitas-fasilitas tersebut di antaranya pengelolaan pembayaran gaji, tunjangan kinerja atau tunkin, dan pengelolaan pembayaran uang saku untuk seluruh staff dan siswa didik di lingkungan Lemdiklat Polri.

“Diharapkan kerja sama antara Bank BRI dengan Polri dapat terus terjalin untuk sama-sama memberikan nilai tambah bagi masing-masing pihak. Sebagai Bank yang mempunyai outlet perbankan terbanyak di Indonesia, keberadaan lebih dari 9.600 unit kerja kami dapat mendukung kinerja Polri yang juga tersebar di seluruh Indonesia,” tutup Supari.

(*)

Sempat Tergelincir, IHSG Berbalik Arah Menguat 23,49 Poin

Liputan6.com, Jakarta – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat melemah akhirnya berbalik arah ke zona hijau pada perdagangan Jumat pekan ini.

Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (22/3/2019), IHSG menguat 23,49 poin atau 0,36 persen ke posisi 6.525,27. Indeks saham LQ45 naik 0,13 persen ke posisi 1.025,93. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

Ada sebanyak 189 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Sementara itu, 186 saham melemah sehingga menahan penguatan IHSG. 162 saham diam di tempat.

Menjelang akhir pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.525,27 dan terendah 6.491,90.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 376.100 kali dengan volume perdagangan saham 16,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,5 triliun.

Investor asing beli saham Rp 442,12 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.165.

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham industri dasar merosot 0,57 persen, sektor saham konstruksi turun 0,24 persen, dan sektor saham manufaktur susut 0,06 persen.

Sementara itu, sektor saham keuangan naik 0,99 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Sementara itu, sektor saham pertanian menanjak 0,62 persen dan sektor saham infrastruktur naik 0,51 persen.

Saham-saham yang cetak penguatan menjelang akhir pekan antara lain saham GLOB naik 25 persen ke posisi Rp 440 per saham, saham COCO melonjak 25 persen ke posisi Rp 525 per saham, dan saham ECII mendaki 20 persen ke posisi 990 per saham.

Sementara itu, saham SIMA turun 25 persen ke posisi 168 per saham, saham KICI tergelincir 16,13 persen ke posisi 260 per saham, dan saham PYFA merosot 10,61 persen ke posisi 177 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar menguat kecuali indeks saham Singapura turun 0,05 persen.

Indeks saham Hong Kong Hang Seng menguat 0,14 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 0,09 persen, indeks saham Jepang Nikkei menguat 0,09 persen.

Sementara itu, indeks saham Thailand mendaki 0,64 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Sedangkan indeks saham Shanghai naik 0,09 persen dan indeks saham Taiwan menguat 0,28 persen.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, sesuai prediksi euforia bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve yang dovish atau kurang agresif dan penetapan suku bunga acuan stabil di 6 persen telah berlanjut. Langkah kedua bank sentral tersebut menjadi angin segar untuk IHSG.

“Sentimen ini mampu berikan katalis positif bagi IHSG,” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.

Indofood Sukses Makmur Cetak Penjualan Rp 73,39 Triliun pada 2019

Selain itu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) merilis kinerja keuangan positif pada 2018.

Perseroan membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 20,5 persen menjadi Rp 4,58 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,8 triliun.

Hal itu didukung penjualan naik 7,9 persen menjadi Rp 38,41 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 35,61 triliun.

Beban pokok penjualan naik tipis 6,5 persen menjadi Rp 26,14 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 24,54 triliun. Laba bruto naik sekitar 10,81 persen menjadi Rp 12,26 triliun pada 2018.

Beban penjualan dan distribusi naik menjadi Rp 4,42 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,01 triliun. Beban umum dan administrasi naik menjadi Rp 20,6 triliun pada 2018. Penghasilan operasi lain naik menjadi Rp 819,17 miliar pada 2018.

Hal itu mendorong laba usaha naik 23,5 persen menjadi Rp 6,45 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 5,22 triliun. Marjin laba usaha naik menjadi 16,8 persen dari 14,7 persen. Marjin laba bersih meningkat 120 basis poin menjadi 11,9 persen.

Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 20,2 persen menjadi Rp 392 pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 326.

Total liabilitas naik menjadi Rp 11,66 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 11,29 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp 22,70 triliun pada 2018 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 20,32 triliun. Aset perseroan naik menjadi Rp 34,3 triliun pada 2018. Perseroan kantongi kas dan setara kas sebesar Rp 4,72 triliun pada 2018.

“Di tengah kondisi di mana tingkat permintaan atas produk-produk FMCG tidak mengalami banyak perubahan, ICBP mampu meraih kinerja yang baik dengan mencatakan pertumbuhan laba per saham yang tinggi,” ujar Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP, Anthoni Salim dalam keterangan tertulis.

Lebih lanjut ia menuturkan, memasuki 2019, industri fast moving consumer goods (FMCG) diharapkan akan bertumbuh seiring meningkatnya perekonomian. Namun demikian, tingkat persaingan diperkirakan akan tetap ketat. “Ke depannya, kami akan terus fokus pada upaya untuk meraih pertumbuhan dengan memperkuat kehadiran kami di pasar, mengembangkan merek-merek kami agar tetap relevan terhadap konsumen, serta meningkatkan daya saing,” ujar dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kiat Investasi Reksa Dana Saham Saat IHSG Bergejolak

Tanggapan Sri Mulyani soal Pajak Korporasi Belum Turun

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku sudah mendapat permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai penurunan pajak korporasi.

Dia menyebut, proses penurunan pajak ini sudah digodok dan sedang dibahas bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Beliau (Presiden) memang sudah meminta ya, kita waktu itu juga sudah dalam prosesnya menyampaikan kepada bapak mengenai langkah yang harus dilakukan. Untuk penurunan PPh memang dibutuhkan perubahan undang-undang, undang-undang PPh,” ujar dia saat ditemui di Hotel Ayana Mid Plaza, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

“Jadi, proses untuk pembuatan RUU ini kita dari sisi persiapan naskah akademisnya sudah dilakukan, kita juga sudah membuat beberapa hitungan, preparation nya dan tentu proses legislasinya harus didorong. Karena kan sekarang ini kita masih juga mencoba untuk push reform UU KUP, UU PPH,dan UU PPN, yang UU KUP sekarang sudah ada di DPR,” sambungnya. 

Sri Mulyani mengatakan, saat ini pemerintah terus mendorong DPR agar mempercepat penyelesaian undang-undang KUP (Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan) sebagai bagian dari proses penurunan pajak koorporasi. Kemenkeu secara khusus juga akan membawa rencana ini saat rapat kabinet. 

“Jadi kita akan terus untuk mendorong DPR untuk menyelesaikan UU KUP tersebut. UU PPH dan PPN naskah akademiknya relatif sudah siap tapi nanti kita akan sampaikan kepada kabinet tentu saja apa ini artinya, pengaruhnya dalam jangka pendek, jangka menengah, panjang dan ratenya akan seperti apa,” tutur dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, pada periode ini pemerintah cukup banyak melakukan berbagai pekerjaan penting dalam pengelolaan keuangan negara. Meski demikian, penurunan pajak koorporasi tetap akan menjadi prioritas. 

“Karena sekarang ini  sedang dalam periode banyak sekali yang akan dilakukan ya, dari sisi belanja negara, dari sisi penerimaan, jadi nanti bagaimana bentuknya ini yang akan kita bawa. Tapi overall, itu sudah disiapkan yang disampaikan Bapak Presiden selama ini kita sudah siapkan juga,” tandasnya. 

Reporter: Anggun P.Situmorang

Sumber: Merdeka.com

BI: Pertumbuhan Ekonomi  Kuartal I 2019 di Kisaran 5,2 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menyentuh angka 5,2 persen pada triwulan I 2019. Angka ini meningkat dari triwulan IV 2018 sebesar 5,18 persen.

“Pertumbuhan ekonomi di triwulan satu masih konsisten kisarannya 5,4 sama dengan tahunan 5 persen sampai 5,4 persen. Kurang lebih sekitar 5,2 persen untuk pertumbuhan ekonomi di triwulan I,” kata Perry, di Kompleks BI, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Menurut dia, faktor pendorong pertumbuhan ekonomi, yakni konsumsi swasta, konsumsi pemerintah maupun konsumsi lembaga negara nonrumah tangga berkaitan dengan persiapan jelang pemilu.

Sementara pertumbuhan konsumsi rumah tangga untuk kuartal pertama tahun ini, kata dia, masih akan berada di kisaran 5,2 persen.

“Itu terutama memang stimulus dari fiskal, rendahnya inflasi, dari daya beli bagus konsumsi pemerintah tinggi dan stimulus fiskal banyak ke bantuan sosial. Bantuan itu meningkatkan konsumsi rumah tangga khususnya segmen bawah, dengan kombinasi inflasi rendah dan stimulus fiskal menjadi motor penggerak,” jelas Perry.

Investasi, masih akan melambat di kuartal pertama 2019. Namun akan mengalami peningkatan di kuartal-kuartal selanjutnya.

“Investasi yang agak melambat investasi non kontruksi. Kalau investasi kontruksi tetap tinggi karena berkaitan dengan terus berlangsungnya pembangunan infrastruktur baik infra terkait dengan fisik maupun terkait dengan perusahan energi maupun lain,” ujarnya.

“Itu terindikasi memang penjualan otomitif cukup baik baik sebagian juga kredit perbankan ke otomotif juga meningkat dan itu terbukti di januari pertumbuhan kredit tinggi 12,1 persen itu juga mendorong pertumbuhan ekonomi domestik,” tandasnya.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

Bawang Putih Naik Jadi Rp 50 Ribu per Kg

Pengamat Pertanian dan Agraria, Syaiful Bahari menyayangkan keputusan pemerintah yang kembali membuka keran impor bawang putih sebanyak 100 ribu ton. Meski pun impor ini dilakukan demi mengendalikan harga komoditas tersebut di pasaran.

Dia mengungkapkan, fluktuasi harga bawang putih di Indonesia sebenarnya bukan merupakan hal yang baru. Menurut dia, pada 2017 harga bawang putih sempat tembus Rp 60 ribu per kg. Kemudian, di 2018 juga naik hingga Rp 40 ribu per kg.

“Dan kali ini naik kembali meskipun sejak awal Februari 2019 sudah pernah kami ingatkan ada pergerakan naiknya harga bawang putih karena impor bawang putih oleh swasta terhambat RIPH (Rekomendasi Impor Produk Hortikultura), namun Kementerian Pertanian (Kementan) selalu menyangkal dan bahkan menunjukan kesuksesan program swasembada bawang putih,” ujar dia di Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Syaiful menyatakan, seharusnya RIPH sebagai persyaratan mendapatkan izin impor bawang putih seharusnya sudah dikeluarkan Kementan di Desember 2018 atau awal Januari 2019. Tetapi karena ketentuan wajib tanam yang harus diselesaikan oleh importir dan peraturan wajib tanam semakin diperberat, akibatnya hanya segelintir pengusaha yang siap mengajukan permohonan impor ini.

“Tetapi kenaikan tersebut dipicu oleh regulasi RIPH yang semakin memberatkan swasta untuk mengimpor bawang putih. Ketika harga tidak terkendali Bulog yang dibebankan untuk stabilisasi harga. Padahal Bulog masih mempunyai tanggung jawab di komoditas strategis lainnya, seperti penyerapan gabah dan jagung petani,” ungkap dia.

Oleh sebab itu, Syaiful berharap pemerintah segera mencari cara yang lebih komprehensif untuk mengatasi masalah kekurangan produksi bawang putih di dalam negeri ketimbang mengandalkan impor dari negara lain.

‎”Karena itu soal bawang putih ini sudah saatnya harus ditangani secara komprehensif dan transparan. Jangan kita membuat kebijakan atau program yang menjebak diri kita sendiri,” tandas dia.