Sektor Informal Paling Terpukul Akibat Mati Lampu

Liputan6.com, Jakarta – Pemadaman listrik massal di wilayah Jabodetabek dan sebagian Jawa sejak Minggu kemarin banyak menggangu jalannya kegiatan ekonomi. Akibatnya, banyak pelaku bisnis yang mengandalkan pasokan listrik hingga teknologi digital seperti e-commerce yang kegiatan usahanya terganggu.

Namun begitu, Ekonom sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah Redjalam berpendapat, kerugian finansial yang lebih besar justru menimpa pelaku bisnis di sektor informal hingga Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ketimbang sektor e-commerce.

“Saya belum punya hitungan berapa besar kerugiannya. Tapi saya kira kerugian e-commerce tidak lebih besar atau bahkan jauh lebih kecil daripada kerugian sektor informal, UMKM, dan sebagainya,” ungkap dia kepada Liputan6.com, Senin (5/8/2019).

Pertimbangannya, ia melanjutkan, pemadaman listrik besar-besaran itu terjadi pada hari Minggu, dimana sektor formal kebanyakan libur dan tidak berproduksi.

Sebaliknya, pelaku di sektor informal banyak yang harus menutup kegiatan usahanya secara lebih cepat gara-gara tak ditopang oleh pasokan listrik semenjak Minggu siang.

“Kalaupun pabrik-pabrik ada yang berproduksi, biasanya di-backup dengan genset sehingga tidak terlalu terpengaruh. Berbeda dengan sektor UMKM informal, umumnya restoran dan warung-warung, tempat hiburan,” tutur dia.

Piter mengatakan, hal itu kemudian sangat menganggu jalannya bisnis sektor informal pada akhir pekan, lantaran banyak pelaku usahanya yang tidak berbekal pasokan listrik cadangan seperti dalam bentuk genset.

“Mereka justru puncak pembeli ada di hari Minggu, sementara kebanyakan dari mereka tidak punya genset. Sehingga mereka benar-benar kehilangan pembeli,” tukas Piter.

2 dari 4 halaman

Kementerian ESDM: PLN Jangan Hanya Minta Maaf

Penghuni melintasi lorong saat berlangsungnya pemadaman listrik di salah satu unit Apartemen Mediterania Palace, Jakarta, Rabu (31/7/2019). Sejumlah unit dan ruko mengalami mati listrik total meskipun penghuni sudah membayar biaya apartemen kepada pihak pengelola. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengawal pemberian kompensasi pemadaman listrik yang terjadi sejak Minggu siang. Hal tersebut dilakukan karena masyarakat sangat menderita akibat pemadaman listrik.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, sebagai regulator yang mengawasi kegiatan operasi PLN, Kementerian ESDM mengedepankan pelayanan masyarakat, termasuk kompensasi untuk yang terkena dampak pemadaman listrik.

‎”Kami kan regulator hanya mengecek apakah mereka telah melakukan segala macam regulasi mengenai mereka khususnya terkait peraturan yang telah kita keluarkan. Termasuk, pelanggan yang terdampak dimungkinkan atau berhak dapat kompensasi,” kata Rida, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/8/2019).

PLN tidak hanya meminta maaf saja, tetapi harus menunjukan rasa tanggungjawab dengan memberikan kompensasi ke masyarakat yang mengalami pemadaman listrik. Hal ini akan terus dikawal oleh instansinya.

“kita menghimbau, dorong untuk PLN segera wujudkan rasa tanggung jawab, tidak cukup dengan minta maaf kalau pelayanan kurang ya harus menerima sangsi dalam bentuk kompensasi dan kita kawal,”‎ tuturnya.

Rida mengungkapkan, Kementerian ESDM sedang menyiapkan regulasi, untuk mencambuk PLN memberikan pelayanan lebih baik dan meningkatkan mutu pelayanan ke masyarakat yang mengalami pemadaman listrik.

‎”Ini sesuai arahan Pak Menteri untuk memberikan cambuk. Ini sebagai upaya mendorong PLN untuk mampu meningkatkan lagi mutu pelayanan bagi masyarakat,” tandasnya.

3 dari 4 halaman

Sebagian Listrik Pulau Jawa Padam, Kementerian ESDM Diminta Investigasi

Penghuni beraktivitas saat berlangsungnya pemadaman listrik di salah satu unit Apartemen Mediterania Palace, Jakarta, Rabu (31/7/2019). Sejumlah unit dan ruko mengalami mati listrik total meskipun penghuni sudah membayar biaya apartemen kepada pihak pengelola. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa, menyarankan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan untuk melakukan investigasi penyebab utama terjadinya insiden pemadaman listrik massal di kawasan Jabodetabek dan sebagian Jawa pada Minggu (4/8/2019) kemarin.

“Untuk mengetahui faktor utama dari pemadaman listrik kemarin, itu perlu dilakukan investigasi oleh regulator, dalam hal ini Kementerian ESDM. Investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab utama pemadaman kemarin yang sampai 6-10 jam,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, Senin (5/8/2019). 

Menurutnya, insiden pemadaman itu terjadi karena sistem jaringan. Dia menyoroti adanya gangguan transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa-Bali 500 kilo Volt (kV).

“Kejadian kan terjadi lantaran ada gangguan di pembangkit area Unggaran-Pemalang sana, yang berpengaruh terhadap pasokan listrik dari timur ke barat,” sebut dia.

Adapun berdasarkan laporan PLN, pemadaman listrik itu terjadi karena terputusnya transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang yang kemudian membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur menuju sisi barat di Pulau Jawa otomatis berpindah menuju selatan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Dirut Definitif PLN Kemungkinan Baru Diputuskan Oktober

Liputan6.com, Jakarta – Kejadian mati lampu total pada Minggu siang, membuat banyak pihak mempertanyakan kinerja PT PLN (Persero) yang menjadi pemasok listrik utama di Indonesia. Berkaitan dengan kinerja, tentu saja yang menjadi sorotan adalah pemimpin alias direktur utama (dirut) dari perusahaan listrik tersebut.

Sampai saat ini, PLN masih belum memiliki dirut definitif. Pimpinan tertinggi PLN saat ini diduduki oleh Sripeni Inten Cahyani yang merupakan pelaksana tugas (Plt) dirut. Dia ditetapkan menduduki jabatan tersebut pada Jumat pekan kemarin menggantikan Djoko Abumanan yang juga merupakan Plt dirut.

Lalu, kapan PLN memiliki dirut baru? 

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, urusan penunjukan Dirut PLN merupakan kewenangan Menteri BUMN, Rini Soemarno. Cuma saat ini, Rini sedang menjalankan ibadah haji.

“Saya enggak tahu kalau ada khusus mengenai ini. Karena menterinya lagi haji, tunggu pulang haji juga,” kata Luhut dikutip pada Selasa (6/8/2019).

Meskipun demikian, lanjut Luhut, Presiden Jokowi sudah memberi arahan kepada seluruh menteri untuk tidak membuat keputusan selama masa transisi hingga Oktober nanti.

“Presiden beri arahan kepada kami pada rapat untuk apa semua menteri-menteri jangan dulu membuat keputusan sampai Oktober,” jelas dia.

Kecuali ada keputusan tertentu yang memang harus diambil dalam kurun waktu hingga Oktober. “Kecuali nanti ada hal khusus Pak Presiden kasih arahan, ya saya enggak tahu,” ujar dia.

2 dari 3 halaman

PLN Pastikan Listrik Mati Bukan karena Sabotase

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani (berjilbab) memberikan penjelasan kepada Presiden Joko Widodo di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Kedatangan Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Plt Direktur Utama PLN, Sripeni Inten Cahyani, memastikan padamnya listrik di sebagian wilayah Jawa pada Minggu 4 Agustus 2019 bukan karena sabotase. Menurut Sripeni, listrik padam disebabkan masalah teknis.

“Saya pastikan bukan masalah sabotase, ini murni teknis,” ungkap Sripeni di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Sripeni mengatakan, pihaknya masih melakukan investigasi atas insiden listrik mati di sejumlah wilayah. “Kami sedang proses investigasi, karena kadang-kadang kami suka tidak tahu ada tiba-tiba layanan jaringan putus,” ucap dia.

Guna mencegah hal serupa terjadi, PLN berencana menambah jaringan 500 KV di Utara dan Selatan Jawa. “Jadi, ada back up,” ucap Sripeni. 

Sebelumnya, wilayah Jakarta dan sekitarnya mengalami pemadaman listrik pada Minggu, 4 Agustus 2019, sekira pukul 12.00 WIB. PT PLN (Persero) menyatakan bahwa telah terjadi gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV yang membuat listrik di Jakarta dan sekitarnya padam.

“Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil menyala,” jelas Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, seperti dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 4 Agustus 2019.

Selain itu terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area Jawa Barat.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,” ucap Made.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Seluruh Sektor Tertekan, IHSG Dibuka Anjlok ke 6.053,87

Liputan6.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada pembukaan perdagangan saham Selasa pekan ini.

Pada pembukaan Selasa (6/8/2019) pukul 09.00 waktu JATS, IHSG turun 119,98 poin atau 1,95 persen ke posisi 6.053,87. Sementara itu, indeks saham LQ45 juga melemah 2,71 persen ke posisi 9.48,38. Seluruh indeks acuan berada di zona merah.

Pada pembukaan perdagangan sebanyak 205 saham melemah. Selain itu 27 saham menguat dan 70 saham diam di tempat.

Pada perdagangan hari ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.111,61 dan terendah 6.038,34.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 25.718 kali dengan volume perdagangan 286 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 350 miliar.

Investor asing jual saham Rp 74 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.338.

Seluruh sektor saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah. Sektor saham yang turun paling tajam yaitu sektor industri dasar yang turun 3,54 persen. Kemudian disusul sektor keuangan turun 2,91 persen dan sektor manufaktur turun 2,18 persen.

Saham-saham yang tertekan sehingga mendorong IHSG ke zona merah antara lain saham SMRU turun 12 persen ke posisi Rp 88 per saham, saham BEEF merosot 10,81 persen ke posisi Rp 266 per saham dan saham TKIM turun 9,09 persen ke posisi Rp 9.000 per saham.

Sementara saham-saham yang menguat antara lain APEX melonjak 25 persen ke level Rp 750 per saham, BOSS mendaki 5,77 persen ke level Rp 1.100 per saham dan POSA naik 6,24 persen ke angka Rp 133 per saham.

2 dari 3 halaman

Prediksi Analis

Pekerja melintas di bawah layar indeks saham gabungan di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

IHSG diprediksi rebound usai ditutup di zona merah pada perdagangan Senin kemarin. Hari ini, sejumlah analis sepakat bahwa pergerakan indeks kemungkinan akan ditutup positif pada perdagangan saham Selasa (6/8/2019).

Analis OSO Sekuritas, Sukarno Alatas mengatakan, IHSG berpotensi naik kembali (rebound) dalam rentang support dan resistance di level 6.110-6.317.

“IHSG berpeluang rebound untuk perdagangan hari ini karena sudah berada di area Support,” tuturnya kepada Liputan6.com, Selasa (5/8/2019).

Dari sisi sentimen, kata Alatas, rilis konsumen Bank Indonesia (BI) hingga eksternal diperkirakan akan mempengaruhi laju IHSG pada hari ini.

“Besok domestik ada rilis consumer confidence dan dari eksternal ada dari Amerika ada fed Brainard speech yang bisa menjadi perhatian seperti apa arah kebijakan the fed ke depan,” ujarnya.

Senada, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan memproyeksi IHSG bakal menguat di kisaran 6.082-6.361.

“Investor dapat mengoleksi saham-saham perbankan hingga BUMN seperti PGAS,” imbuhnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Wujudkan Ketahanan Sektor Kelistrikan, Swasta Perlu Campur Tangan?

Liputan6.com, Jakarta – Insiden pemadaman listrik massal menimpa kawasan Jabodetabek dan sebagian Jawa pada Minggu siang hingga Senin. PT PLN (Persero) melaporkan, peristiwa itu terjadi akibat adanya gangguan transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa-Bali 500 kilo Volt (kV).

Lantas, apakah perlu adanya keterlibatan lebih besar dari pihak swasta untuk membantu PLN dalam pengoperasian listrik secara nasional?

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, pengelolaan listrik nasional sebenarnya sudah melibatkan sektor swasta sejak dahulu. Dia juga menyatakan, banyak kawasan industri besar yang kini pasokan listriknya juga berasal dari pihak swasta.

“Swasta sudah terlibat kok sejak dulu. Sekitar 30 persen penyaluran listrik nasional sekarang dipegang swasta,” ujar Fabby kepada Liputan6.com, Senin (5/8/2019).

“Kayak di kawasan industri di Cikarang sana. Itu kan yang menyalurkan listrik ke sana swasta,” dia menambahkan.

Sementara itu, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah Redjalam menilai, permasalahan utama sistem ketanagakistrikan saat ini bukan terkait minimnya peran swasta, tapi lebih kepada keterlambatan pembangunan pembangkit yang menyesuaikan laju pertumbuhan ekonomi.

“Permasalahan kelistrikan ini yang saya tahu complicated karena banyaknya warisan masa lalu. Kita terlambat membangun pembangkit menyesuaikan laju pertumbuhan ekonomi,” ungkap dia.

Dia menilai, penyebab utama pemadaman listrik massal pada Minggu lalu bukan akibat dari minimnya pasokan listrik. Menurutnya, manajemen risiko guna mencegah kegagalan transmisi masih belum kuat.

“Persoalan pemadaman kemarin bukan sekedar masalah pasokan listrik. Tapi lebih kepada manajemen risiko dalam mengantisipasi adanya kegagalan transmisi,” pungkas Piter.

2 dari 2 halaman

PLN: Jakarta Bebas Mati Listrik, Sebagian Jabar dan Banten Masih Padam

Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT PLN (Persero) mengklaim ‎pemadaman litrik wilayah Jakarta sudah berakhir. Sedangkan untuk Jawa Barat dan Banten sebagian masih mengalami pemadaman.

Direktur PLN Jawa Bagian Barat‎ Haryanto WS mengatakan, sejak Senin (5/8/2019) Pukul 17.50 WIB ‎pasokan listrik Jakarta sudah kembali normal. Hal ini dikarenakan adanya tambahan pasokan listrik dari pembangkit yang kembali beroperasi‎.

‎”Mulai 17.50 WIB tadi Jakarta sudah tidak ada pemadaman‎,” kata Haryanto, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019). 

Menurut Haryanto, untuk Jawa Barat dan Banten, masih mengalami pemadaman. Sebab, sampai saat ini masih ada pembangkit dengan total 1.000 MW terdiri dari 700 MW Jawa Barat dan 300 MW dari‎ Banten. Pembangkit tersebut akan dicoba pengoperasianya pada malam ini.

“Saat ini ada sekitar 1.000 MW di Banten Jawa Barat yang masih mengalami padam,” tuturnya.

‎Haryanto mengungkapkan, sampai Senin sore, pasokan listrik PLN sistem Jawa Bali bertambah 5.000 MW. Hingga malam ini, ditegaskannya, akan kembali ada tambahan pasokan sebesar 3 ribu MW.

“Ini nanti kita pakai untuk menyalakan kembali pelanggan yang masih padam,” tutup dia.

Rayakan Ultah, Miliarder Kylie Jenner Sewa Kapal Rp 3,5 Triliun

Liputan6.com, Oxnard – Miliarder termuda di dunia, Kylie Jenner, segera merayakan ulang tahunnya ke 22 pada 10 Agustus mendatang. Seperti gadis muda kebanyakan, ia pasti memilih venue spesial untuk menggelar pesta, dan pilihan Kylie jatuh ke sebuah kapal mewah.

Ukuran kapal tersebut akan seluas lapangan football dan harga sewanya mencapai USD 250 juta atau Rp 3,5 triliun (USD 1 = Rp 14.267). Kapal itu muat untuk 22 undangan dan 29 kru, demikian laporan Cosmopolitan.

Kapal mewah itu bernama Tranquility dan memiliki 10 kabin, sebuah helipad, sauna, salon kecantikan, movie theater, kolam renang, jacuzzi, dan steam room.

Biaya sewanya mencapai USD 1,2 juta (Rp 17,1 miliar) per minggu. Tentunya itu bukan apa-apa bagi Kylie Jenner yang punya harta USD 1 miliar (Rp 14,2 triliun). TMZ memprediksi kapal itu akan berlayar ke wilayah Mediterrania untuk ulang tahun Kylie.

Baru-baru ini, sang miliarder juga muda sedang tersandung sensasi karena memakai baju bertemakan dolar. Kylie berkata baju itu adalah tema Birthday Collection yang meluncur 10 Agustus mendatang untuk Kylie Cosmetics.

Meski kontroversial, baju dolar Kylie Jenner terbukti menarik perhatian warganet. Foto-foto terkait gaya tersebut mendapat like mulai dari 1,8 juta hingga 4 juta.

2 dari 4 halaman

Miliarder Kylie Jenner Lawan Body Shaming di Instagram

Kylie Jenner dituduh melakukan plagiarisme. (Neilson Barnard / AFP)

Miliarder muda Kylie Jenner membela tubuh temannya yang dikomentari warganet di Instagram. Kejadian ini menimpa sahabat Kylie, yaitu Anastasia Karanikolaou.

Melansir Cosmopolitan, pada sebuah postingan di Instagram, Anastasia menampilkan foto tubuhnya yang terbuka di akun @stassibebaby, kemudian salah satu pengikutnya mengira foto tersebut dialter alias diedit.

“Saya akan menghapus foto ini, kulit area privatmu terlipat, sehingga membuat foto ini tampak diedit,” komentar seorang influencer Instagram. Komentar itu mendapat lebih dari 3.000 likes.

Miliarder Kylie Jenner langsung turun tangan dan membalas komenter tersebut dengan akun pribadinya @kyliejenner. Ia menegaskan agar orang tidak membahas paha atau area pribadi sahabatnya.

“Jangan bawa-bawa paha tebalnya!” ujar Kylie Jenner. Balasan itu mendapat hampir 60 ribu likes.

Meski sukses, miliarder muda ini juga merasakan bullying. Pada 2016, ia meluncurkan kampanya #IAmMoreThan untuk membagi kisah orang-orang yang menuntaskan tantangan berat dalam hidup mereka.

Kylie mendapat predikat miliarder tahun ini versi Forbes. Ia menjadi miliarder berkat kesuksesannya berbisnis kosmetik.

3 dari 4 halaman

Ibunda Sebut Kylie Jenner Jadi Miliarder karena Keringat Sendiri

Kim Kardashian dan Kylie Jenner (dok. @kyliejenner/https://www.instagram.com/p/BqaizxDnzxQ/Putu Elmira)

Status Kylie Jenner sebagai miliarder termuda di dunia sempat menuai perdebatan. Ada yang menilai ia menjadi miliarder bukan karena usaha sendiri (self-made) melainkan.

Kylie mendapatkan dukungan dari sang ibunda, Kris Jenner. Sosok ibu di klan Kardashian-Jenner ini memastikan Kylie berusaha sendiri menjadi pebisnis meski memang tumbuh sebagai orang kaya.

“Kamu bisa bilang ada beberapa hal yang diberikan ke mereka (anak-anak keluarga Jenner), tetapi mereka bekerja sangat keras untuk mencapai pekerjaan mereka saat ini,” ujar Kris seperti dikutip people.

“Uang yang dia (Kylie) hasilkan adalah miliknya sendiri,” imbuh Kris.

Kylie disebut membuka bisnis kosmetiknya dengan uang tabungannya sendiri. Sejak usia belia, Kylie memang telah aktif sebagai seleb dan model.

Sang ibunda pun menyebut Kylie sebagai teladan yang baik karena segala kerja keras dan gagasan bisninya. “Ia mengucurkan darah, keringat, dan air mata pada pekerjaannya,” ujar Kris.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Harga Emas Melonjak ke Level Tertinggi dalam 6 Tahun

Liputan6.com, Jakarta – Harga emas naik 2 persen pada perdagangan Senin ke level tertinggi dalam enam tahun seiring memburuknya konflik perdagangan Amerika Serikat (AS) dengan China. Pada perdagangan di awal pekan tersebut, investor mulai membuang aset-aset berisiko dan mencari perlindungan ke instrumen yang aman seperti emas.

Selain itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) yang melemah juga menjadi tenaga bagi harga emas untuk melonjak ke level tertinggi.

Mengutip CNBC, Selasa (6/8/2019), harga emas di pasar spot naik 1,4 persen ke level USD 1.460,60 per ounce , setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak Mei 2013 di USD 1.469,60 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka juga naik 1,1 persen ke level USD 1.473 per ounce.

Pembicaraan perang dagang berlarut-larut. Pada Jumat lalu, China mengatakan bahwa akan berjuang melawan keputusan Presiden AS Donald Trump mengenai pengenaan tabahan tarif 10 persen untuk barang=barang impor dari China. Tambahan tarif tersebut bisa mencapai USD 300 miliar.

“Yang mendorong harga emas mencapai level tertinggi adalah ketakutan dari investor. Rencana mengenaan tarif oleh AS ini pasti akan dibalas China,” helas analis U.S. Global Investors, Michael Matousek.

Selain itum menambah ketakutan dari investor adalah ketidakpastian global baik di Eropa, Timur Tengah dan lainnya. Hal ini membuat orang memborong emas.

“Harga emas masuk ke pasar bullish dan akan melewati tren kenaikan. Ini hanya permulaan dan saya tidak akan terkejut jika harga emas mencapai USD 1.500 pada November atau Desember nanti,” tambah Michael.

2 dari 3 halaman

Perang Dagang

Ilustrasi Logam Mulia (iStockphoto)

Perang dagang antara AS dengan China memaksa Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) untuk memangkas suku bunga. Langkah ini untuk melindungi pertumbuhan ekonomi dari risiko-risiko yang terkait sektor perdagangan.

“Semua volatilitas ini, kekhawatiran ini, pelemahan ini, akan berlanjut. Tentu saja emas menjadi instrumen yang tepat untuk berlindung,” jelas Bejamin Lu analis dari Phillip Futures.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top 3: PLN Bakal Gratiskan Pemakaian Listrik

Liputan6.com, Jakarta PT PLN (Persero) menjanjikan adanya kompensasi untuk masyarakat yang mengalami listrik padam pada Minggu (5/8/2019). Kompensasi ini adalah dengan memberikan listrik gratis.

Pelaksana Tugas (Plt) Sripeni Inten Cahyani mengatakan, sesuai dengan peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 tentang standar mutu pelayanan, PLN akan memberikan kompensasi ke masyarakat atas listrik padam yang hampir terjadi di seluruh Jawa.

“Kompensasi kepada masyarakat sudah ada aturannya, Permen ESDM PLN komit melaksanakannya,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Artikel mengenai kompensasi yang akan diberikan PLN ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Selasa 6 Agustus 2019:

1. Beri Kompensasi, PLN Bakal Gratiskan Pemakaian Listrik

PT PLN (Persero) menjanjikan adanya kompensasi untuk masyarakat yang mengalami listrik padam pada Minggu (5/8/2019). Kompensasi ini adalah dengan memberikan listrik gratis.

Pelaksana Tugas (Plt) Sripeni Inten Cahyani mengatakan, sesuai dengan peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 tentang standar mutu pelayanan, PLN akan memberikan kompensasi ke masyarakat atas listrik padam yang hampir terjadi di seluruh Jawa.

“Kompensasi kepada masyarakat sudah ada aturannya, Permen ESDM PLN komit melaksanakannya,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Inten, untuk besaran insentif yang diberikan akan dihitung berdasarkan formula yang telah ditetapkan sesuai dengan lama listrik padam dan kelompok kWh pelanggan.

Simak artikel selengkapnya di sini.

2 dari 4 halaman

2. PLN: Pembangkit Belum Optimal, Masih Ada Wilayah Padam

Pasukan Elit PLN saat beraksi di Menara Sutet Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (12/8/2015). Pekerjaan tersebut mengandung resiko besar karena jaringan listrik masih dipelihara tanpa dipadamkan. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

PT PLN (Persero) menyatakan tidak ada pemberlakuan pemadaman listrik bergilir setiap tiga jam sekali. Beredar info di media sosial bahwa masih akan ada pemadaman listrik bergilir.

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan, kabar pemadaman bergilir adalah tidak benar. PLN tidak sedang memberlakukannya. “Enggak benar itu, hoaks,” kata Dwi, di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (5/8/2019).

Terkait masih ada wilayah yang mengalami pemadaman, Dwi menyebutkan penyebabnya adalah pasokan listrik dari Pembangkit yang belum optimal. “Karena memang ada kita menunggu masuknya (pasokan listrik),” tuturnya.

Saat ini pasokan listrik yang masuk ke dalam sistem Jawa-Bali hanya baru dari Pembangkit Suralaya, sehingga masih menunggu tambahan Pasokan dari Pembangkit lainnya.

Simak artikel selengkapnya di sini

3 dari 4 halaman

3. Simak, Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Jabodetabek

Awak media mengambil gambar suasana Stasiun MTR Bendungan Hilir saat terjadi pamadaman listrik di wilayah Jabodetabek, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Listrik padam terjadi akibat gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang. (Liputan6.com/JohanTallo)

PT PLN (Persero) masih melakukan pemadaman listrik bergilir untuk menyeimbangkan beban dengan pasokan listrik. Pemadaman bergilir pun dilakukan dalam 3 tahap.

“Mohon maaf bergilir masih terjadi,” kata Pelaksana tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

“Hari ini kami menunggu sistem jaringan dan pembangkit. Sistem pembangkit ini yang nanti kita tunggu saat ini dari PLTU-PLTU,” tambahnya.

Adapun wilayah yang mengalami pemadaman bergilir adalah:

Simak artikel selengkapnya di sini

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Alasan Mengapa Tak Perlu Buang Uang Buat Resepsi Pernikahan

Liputan6.com, Jakarta – Dalam hidup, pernikahan adalah salah satu hal yang paling berkesan. Banyak orang yang merasa senang disanjung karena pernikahannya sangat berkesan dan membuat orang lain iri.

Sebagian besar orang rela merogoh kocek besar demi pernikahan yang megah, mewah dan bergengsi. Tidak tanggung-tanggung, di Indonesia saja, banyak pasangan yang mengeluarkan ratusan juta untuk resepsi pernikahan mereka.

Perencana keuangan kelas dunia Cameron Huddleston pernah mengalami hal ini. Ia dihadapkan dengan pilihan resepsi mewah demi menaikkan gengsi atau pernikahan sederhana agar bisa memiliki tabungan setelah menikah.

Huddleston memilih pilihan ke dua.

“Menikah memang sebuah event spesial yang Anda harap hanya satu kali seumur hidup, namun jangan salah, menikah dengan budget minimal tetaplah menikah. Tidak ada bedanya dengan menikah mahal.” ujarnya dikutip dari MSN, Selasa (6/8/2019).

2 dari 3 halaman

Mengapa Harus Resepsi Sederhana?

Ilustrasi pernikahan (pixabay.com)

Huddleston berasal dari keluarga baik-baik saja, awalnya. Ia memiliki rumah berusia seratus tahun lebih yang antik dan cocok digunakan untuk pernikahan yang sakral dan mewah. Namun, semua itu berubah ketika kedua orang tuanya bercerai.

Kala itu, Huddleston baru berkarir sebagai jurnalis sedangkan tunangannya sedang melanjutkan S2nya. Keuangan adalah hal yang harus mereka rawat secara hati-hati. Selain itu, mereka tidak mau membebankan biaya pernikahan kepada orang tua mereka.

Oleh karenanya, mereka memutuskan untuk menikah secara sederhana. Uang yang seharusnya digunakan untuk resepsi yang hanya bertahan beberapa hari, dapat mereka simpan untuk kebutuhan hidup mereka setelah menikah.

Tidak semua orang memiliki keuangan yang baik sebelum mereka menikah, oleh karenanya, pernikahan sederhana adalah pilihan paling tepat untuk Anda.

3 dari 3 halaman

Bagaimana Mengatur Budget Pernikahan Sederhana?

Ilustrasi Pernikahan (iStockPhoto)

Tidak banyak yang mereka keluarkan, hanya USD 2.080 atau sekitar Rp 29 juta saja.

Dengan biaya yang sangat berbeda jauh dengan biaya resepsi pada umumnya, Huddleston tetap dapat merayakan pernikahan yang lebih sakral karena tidak mengundang banyak orang.

Setelah melakukan resepsi sederhana, Huddleston dan suami berserta keluarganya mengadakan acara barbeque atau makan-makan. Mereka juga mengundang para kerabat dan teman dekat. Mereka makan-makan daging bersama, membuat roti bakar dan berdansa sampai acara selesai.

“Pernikahan kami sangat hangat dan meriah. Kami juga tidak perlu pusing memikirkan cara membayar pinjaman untuk pernikahan kami, karena biayanya sangat terjangkau. Tabungan kami masih utuh dan dapat digunakan untuk kehidupan kami setelah menikah.” tambahnya.

Opsi pernikahan sederhana dengan perayaan yang lebih akrab dan hangat untuk keluarga memang lebih baik daripada pernikahan mewah yang mengharuskan Anda meminjam uang. Jadi, tidak perlu ikutan tren, Anda tetap dapat menikah dengan berkesan.

IHSG Diprediksi Rebound, Simak Saham Pilihan Berikut

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound usai ditutup di zona merah pada perdagangan Senin (5/8).

Hari ini, sejumlah analis sepakat bahwa pergerakan indeks kemungkinan akan ditutup positif pada perdagangan saham Selasa (6/8/2019).

Analis OSO Sekuritas, Sukarno Alatas mengatakan, IHSG berpotensi naik kembali (rebound) dalam rentang support dan resistance di level 6.110-6.317.

“IHSG berpeluang rebound untuk perdagangan hari ini karena sudah berada di area Support,” tuturnya kepada Liputan6.com, Selasa (5/8/2019).

Dari sisi sentimen, kata Alatas, rilis konsumen Bank Indonesia (BI) hingga eksternal diperkirakan akan mempengaruhi laju IHSG pada hari ini.

“Besok domestik ada rilis consumer confidence dan dari eksternal ada dari Amerika ada fed Brainard speech yang bisa menjadi perhatian seperti apa arah kebijakan the fed ke depan,” ujarnya.

Senada, Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan memproyeksi IHSG bakal menguat di kisaran 6.082-6.361.

“Investor dapat mengoleksi saham-saham perbankan hingga BUMN seperti PGAS,” imbuhnya.

2 dari 3 halaman

Rekomendasi Saham

Pengunjung melintasi layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (10/2). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Adapun Nafan kali ini merekomendasikan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), serta saham Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Sementara itu, Alatas menganjurkan investor memburu saham PT PP Tbk (PTPP), PT Bank Tabungan Pensiuanan Nasional Syariah Tbk (BTPS), dan saham PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

HEADLINE: Petaka Mati Lampu di Jakarta dan Separuh Jawa, Kesiagaan PLN Dipertanyakan?

Liputan6.com, Jakarta – Mati lampu melanda Jakarta, Banten, Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah sejak Minggu pukul 11.45 WIB. Bukan mati lampu biasa, mati listrik massal (blackout) ini terjadi bahkan hingga Senin malam. Beberapa daerah masih harus merasakan pemadaman bergilir.

Jakarta pun sempat lumpuh. Sarana transportasi terdampak. Beberapa rangkaian Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta terpaksa terhenti di tengah jalan dan penumpang harus dievakuasi dari terowongan gelap. KRL juga berhenti beroperasi, membuat ribuan penumpang terlantar di stasiun.

Listrik mati juga berdampak ke jaringan komunikasi. Pelanggan Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo semua berteriak, mereka tidak bisa berkomunikasi atau mengakses internet.

Distribusi air bersih pun terhambat. Salah satunya di Jakarta Barat. Penyediaan dan pelayanan air bersih belum stabil, menunggu pasokan listrik di wilayah Jabodetabek kembali lancar.

Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan, pemadaman listrik yang terjadi berdampak pada naiknya biaya listrik di mal. Kenaikan biaya ini, kata dia, mencapai tiga kali lipat.

Imbas mati lampu memang membuat pusat-pusat perbelanjaan ramai dipadati pengunjung. Namun, dari segi biaya listrik, terjadi peningkatan.

“Buat mal sendiri itu ada masalah. Bahwa listriknya itu kan enggak ada (padam). Jadi kita pakai yang namanya genset. Kalau pakai genset itu kan cost-nya tiga kali listrik PLN. Cost-nya naik,” kata Stefanus kepada Liputan6.com.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Sarman Simanjorang mengatakan, ketergantungan dunia usaha dan pelayanan publik terhadap listrik sangatlah besar. “Oleh sebab itu, pelayanan PLN harus dievaluasi secara serius dan mendesak karena PLN adalah milik pemerintah,” ujar dia kepada Liputan6.com.

Menurut Sarman, kerugian yang dialami oleh pengusaha sangat besar akibat padamnya listrik. Selain itu, masalah ini juga berdampak pada banyaknya pesanan barang dan jasa yang tidak terlayani.

Industri Kecil Menengah (IKM) sangat terpukul dengan mati lampu yang cukup lama ini seperti usaha kuliner, konveksi, restoran, kafe, katering, transportasi online, SPBU, bengkel, mebel, dan usaha lainnya.

“Kita agak sulit menghitung angka kerugian, akan tetapi jika dihat dari banyaknya sektor usaha dan pelayanan publik yang terimbas maka bisa mencapai triliunan rupiah,” jelas dia.

Senada, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pemadaman listrik di sebagian wilayah pulau Jawa berdampak pada pelaku usaha.

Ia pun berharap kejadian yang sama tidak lagi terulang ke depan. Sebab listrik merupakan salah satu kebutuhan utama para pelaku usaha dalam menjalankan bisnis.

Infografis Mati Listrik di Jakarta dan Separuh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Triyasni)

Investasi Terdampak

Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengungkapkan, investasi di manufaktur diperkirakan akan melambat. Hal itu dikarenakan investor merasa pasokan energi tidak pasti.

“Jika mereka ekspansi pabrik tapi jaminan energi listrik tidak stabil ya, mereka cari negara lain yang lebih siap. Jadi, mempengaruhi investasi,” kata dia.

Imbas lain pemadaman listrik adalah ke pelayanan masyarakat. Banyak rumah sakit dan kantor pemerintah yang terdampak.

“Selain itu merugikan UMKM di Jabodetabek dan wilayah yang terganggu. Bisa dibayangkan pekerjaan seperti bengkel, makanan minuman yang bergantung pada listrik terganggu,” ujarnya.

Menurutnya, UMKM menjadi korban yang paling rentan karena tidak semua mampu beli genset untuk mem-backup aktivitas bisnis ketika listrik padam.

Selain itu, pemadaman listrik yang berimbas ke jaringan telepon dan internet juga mempengaruhi jual beli secara online. Order jadi terlambat, konsumen mengeluh.

“Kerugian ekonomi secara total ditaksir bisa menembus triliunan jika kondisi pemadaman terus berlanjut selama 2-3 hari. Apalagi lebih dari 70 persen uang beredar di Indonesia terpusat di DKI Jakarta. Artinya kalau pusat ekonomi terganggu, imbasnya ke pertumbuhan secara nasional,” tutupnya.

2 dari 6 halaman

Jokowi Geram

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani (berjilbab) memberikan penjelasan kepada Presiden Joko Widodo di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Kedatangan Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Mati listrik ini pun membuat Presiden joko Widoo (Jokowi) turun tangan. Pada Senin pagi, ia melakukan inspeksi ke kantor pusat PLN di kawasan Jakarta. Dalam kesempatan tersebut Jokowi mendengar penjelasan panjang lebar dari Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani.

Namun, sepertinya orang nomor satu di Indonesia tersebut tak puas. Komentar Jokowi pun menusuk jajaran direksi PLN.

“Pejelasannya panjang sekali. Pertanyaan saya, Bapak, Ibu, semuanya ini kan orang pinter-pinter, apalagi urusan listrik dan sudah bertahun-tahun. Kok tahu-tahu drop itu, artinya pekerjaan yang ada tidak dihitung, tidak dikalkulasi,” ujar Jokowi.

Jokowi kemudian meminta PLN untuk segera memperbaiki kerusakan secepatnya. Dia tak ingin peristiwa listrik mati yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa terulang kembali.

“Yang paling penting, saya minta perbaiki secepat-cepatnya. Yang memang dari beberapa wilayah yang belum hidup segera dikejar dengan cara apa pun agar segera bisa hidup kembali,” ucap Jokowi.

Jokowi pun mempertanyakan penanganan listrik padam yang tidak segera dilakukan dengan baik. Bagaimana bisa peristiwa pemadaman listrik secara merata di Jawa Bali, yang terakhir terjadi 17 tahun lalu, bisa berulang. 

“Pertanyaan saya, kenapa tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik. Saya tahu peristiwa seperti ini pernah kejadian di tahun 2002, 17 tahun lalu untuk Jawa dan Bali,” tuturnya.

Menurut Jokowi, seharusnya peristiwa yang terjadi pada 2002 lalu menjadi pelajaran, agar pemadaman listrik secara merata tidak terjadi lagi. Kondisi ini, kata dia, merusak reputasi PLN dan banyak konsumen yang dirugikan.

“Oleh sebab itu, pagi hari ini saya ingin mendengar langsung, tolong disampaikan yang simpel-simpel saja. Kemudian kalau ada hal yang kurang, ya blak-blakan saja. Sehingga bisa diselesaikan dan tidak terjadi lagi untuk masa-masa yang akan datang,” tandasnya.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani menjelaskan, pemadaman disebabkan gangguan transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa Bali 500 kilo Volt (kV). Tranmisi tersebut terputus. Kondisi ini membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur menuju area barat otomatis pindah menuju selatan.

“Ada dua penopang jaringan backbone 500 Kv, Utara dan Selatan masing masing-masing dua sirkit jadi ada 4 sirkit. Nah, dua sirkit Ungaran-Pemalang putus,” kata Inten.

Pengalihan aliran daya ke sisi sikit Selatan gagal karena jaringan tersebut sedang mengalami pemeliharaan. Kondisi ini membuat pasokan listrik mengalami guncangan yang mengakibatkan pembangkit secara otomatis berhenti operasi untuk keamanan pembangkit.

Direktur Eksekutif Economic Action Indonesia (EconAct) Ronny P Sasmita mengatakan, pemadaman listrik massal kemarin menjadi gambaran betapa rapuhnya ketahanan ekonomi serta pengelolaan risiko industri strategis dalam lingkup nasional.

“Secara ekonomi, listrik adalah salah satu napas utama aktivitas ekonomi. Nyaris tidak ada hari ini aktivitas ekonomi yang tidak terkait dengan listrik. Semuanya membutuhkan energi listrik, yang notabene secara distributif dikuasai oleh PLN,” ungkapnya.

“Dengan kata lain, ketidakjelasan manajemen risiko di dalam sektor kelistrikan akan memperburuk feel pengusaha terhadap citra iklim usaha dan iklim investasi kita,” dia menambahkan.

Untuk itu, ia melanjutkan, Presiden Jokowi dan jajarannya harus mampu meyakinkan publik bahwa secara managerial, PLN harus diduduki oleh orang-orang yang profesional di bidang kelistrikan sekaligus melek terhadap isu-isu strategis ketahanan nasional di sisi lain.

3 dari 6 halaman

Perlu Ada Swasta?

Sejumlah kendaraan melintas dengan kondisi jalan gelap tanpa penerangan akibat listrik padam di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Dengan adanya permasalahan ini, beberapa pihak melihat bahwa perlu ada peran swasta mengingat selama ini pengelolaan listrik dikuasai atau dimonopoli oleh PLN. 

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, pengelolaan listrik nasional sebenarnya sudah melibatkan sektor swasta. Dia juga menyatakan, banyak kawasan industri besar yang kini pasokan listriknya juga berasal dari pihak swasta.

“Swasta sudah terlibat kok sejak dulu. Sekitar 30 persen penyaluran listrik nasional sekarang dipegang swasta,” ujar Fabby kepada Liputan6.com.

“Kayak di kawasan industri di Cikarang sana. Itu kan yang menyalurkan listrik ke sana swasta,” dia menambahkan.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah Redjalam menilai, permasalahan utama sistem ketanagalistrikan saat ini bukan terkait minimnya peran swasta, tapi lebih kepada keterlambatan pembangunan pembangkit yang menyesuaikan laju pertumbuhan ekonomi.

“Permasalahan kelistrikan ini yang saya tahu complicated karena banyaknya warisan masa lalu. Kita terlambat membangun pembangkit menyesuaikan laju pertumbuhan ekonomi,” ungkap dia.

Dia menilai, penyebab utama pemadaman listrik massal pada Minggu lalu bukan akibat dari minimnya pasokan listrik. Menurutnya, manajemen risiko guna mencegah kegagalan transmisi masih belum kuat.

“Persoalan pemadaman kemarin bukan sekedar masalah pasokan listrik. Tapi lebih kepada manajemen risiko dalam mengantisipasi adanya kegagalan transmisi,” pungkas Piter.

4 dari 6 halaman

Kompensasi

Suasana halte bus Transjakarta listrik padam di Karet, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyebutkan, PLN harus bertanggung jawab atas terjadinya listrik padam secara total atau blackout hari Minggu kemarin. Blackout tersebut disebut menimbulkan banyak kerugian materi dan nonmateri.

“YLKI meminta managemen PT PLN untuk menjelaskan pada publik, apa penyebab gangguan pembangkit di Suralaya, dan lain-lain,” kata dia.

Tulus juga meminta PLN memberikan kompensasi pada pelanggannya. Kompensasi ini diberikan berdasarkan kerugian yang dialami masyarakat akibat listrik padam.

“YLKI meminta PT PLN memberikan kompensasi pada konsumen, bukan hanya berdasar regulasi teknis yang ada, tetapi berdasar kerugian riil yang dialami konsumen akibat pemadaman ini,” tegasnya.

Tulus menilai, insiden listrik padam tersebut merupakan cerminan masih buruknya infrastruktur kelistrikan di Indonesia.

Ketua Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) David Tobing mengajukan surat permohonan kepada Presiden Joko Widodo untuk membentuk komisi pembayaran ganti rugi imbas pemadaman listrik ini.

“Pemadaman listrik oleh PLN telah melanggar hak konsumen mendapatkan tenaga listrik secara terus menerus dengan mutu dan keandalan yang baik,” tuturnya saat dihubungi Liputan6.com.

David menjelaskan, hak masyarakat untuk memperoleh kualitas listrik yang baik telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

“KKI menyampaikan bahwa pemadaman listrik oleh PLN telah menyebabkan kerugian yang nyata bagi konsumen. Kerugian yang diderita konsumen berbentuk materil maupun immateril,” tegasnya.

Kata David, matinya listrik PLN telah menggangu hampir semua lini bisnis di Ibu kota. Gangguan komunikasi pun terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

“Akibat padamnya listrik konsumen tidak dapat menggunakan fasilitas transportasi publik Mass Rapid Transit (MRT), maupun kereta listrik, matinya binatang peliharaan seperti ikan koi, penumpukan penumpang di Transjakarta dan stasiun kereta,” paparnya.

“Tak hanya itu, juga terganggunya jaringan telepon dan internet, pompa air tidak menyala dan menyebabkan krisis air selama beberapa jam, lampu lalu lintas mati, matinya freezer dan menyebabkan air susu ibu (ASI) yang disimpan rusak, dan kerugian-kerugian dalam bentuk lainnya,” tambah dia.

Janji PLN

PLN berjanji memberikan kompensasi bagi para pelanggan yang terkena pemadaman listrik. Kompensasi tersebut berupa potongan biaya listrik yang ditanggung oleh pelanggannya.

Inten mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), PLN akan terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan.

“Kami bekerja semaksimal mungkin penormalan seluruh pembangkit dan transmisi yang mengalami gangguan, saat ini sejumlah pembangkit listrik sudah mulai masuk sistem mencapai 9.194 MW,” ungkap dia.

Sementara itu terkait pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah, PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan.

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesesuaian tarif tenaga listrik (non adjustment). Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.

Khusus untuk prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akibat pemadaman listrik akan diberikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya (prabayar).

5 dari 6 halaman

Mati Lampu di Dunia

Sejumlah kendaraan melintas dengan kondisi jalan gelap tanpa penerangan akibat listrik padam di kawasan Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Ternyata, bukan hanya Jabodetabek yang pernah mengalami mati lampu massal, beberapa kawasan metropolitan dunia –dan bahkan area yang lebih luas– juga pernah mengalami hal serupa, yang berdampak buruk bagi kelangsung hidup warganya.

Berikut di antaranya:

New York City, AS – 13 Juli 2019

Pada 13 Juli lalu, trafo utama meledak di New York City, menyebabkan listrik padam selama beberapa jam di bagian barat pulau Manhattan.

Kejadian yang dikenal sebagai blackout itu mulai terjadi sekitar pukul 18.47 waktu setempat.

Toko-toko tutup lebih cepat lantaran khawatir barang dagangan dicuri, dan sebagian pertunjukan teater di Broadway batal digelar.

Di restoran dan bar, orang-orang makan dan minum dengan mengaplikasikan cahaya dari ponsel pintar mereka.

Namun, keadaan mulai pulih di sebagian area pada pukul 22.00 dan sepenuhnya normal pada tengah malam, yang disambut sorak-sorai orang-orang di jalanan sebagai bentuk luapan kegembiraan.

India – 31 Juli 2012

Dalam pemadaman listrik terbesar dalam sejarah (sejauh ini), listrik padam di India pada 31 Juli 2012 mempengaruhi area yang meliputi sekitar 670 juta orang, yang merupakan sekitar 9 persen dari populasi dunia.

Tiga dari jaringan listrik di India utara yang saling terhubung kolaps selama beberapa jam, berdampak 22 negara bagian dari perbatasan timur dengan Myanmar ke perbatasan baratnya dengan Pakistan.

Saat listrik padam, warga metropolitan Delhi menghadapi kondisi kelembaban udara hingga 89 persen, dan di negara bagian Benggala Barat, ratusan penambang terjebak di bawah tanah selama berjam-jam setelah lift mereka mogok.

Salah satu kabar paling mengganggu dalam kondisi tersebut, sebagaimana pernah dilaporkan oleh The Guardian, banyak krematorium yang ditenagai listrik berhenti beroperasi, di mana beberapa jasad dibiarkan setengah terbakar sebelum dipindahkan ke tungku kayu.

Kelebihan beban produksi listrik dan kesalahan manusia akhirnya disalahkan atas masalah tersebut.

Brasil dan Paraguay – 10-11 November 2009

Ketika PLTA Itapiu di perbatasan Paraguay-Brasil tiba-tiba berhenti menghasilkan daya 17.000 megawatt, listrik seketika padam di banyak tempat di kedua negara.

Listrik padam terjadi dua hari setelah siaran investigasi 60 Minutes di stasiun televisi CBS, mengatakan kejadian serupa sebelumnya di Brasil disebabkan oleh peretas.

Tidak lama berselang, program investigasi yang sama menyebut insiden listrik padam 2009 juga disebabkan oleh peretas.

Untuk mencegah kembali terjadinya peretasan, otoritas kedua negara kini menyematkan perintah suara untuk mengontrol sistem daya, dan akses hanya diberikan kepada sekelompok kecil operator yang berwenang.

Chenzou, China – Januari-Februari 2008

Badai musim dingin mengakibatkan listrik padam hampir dua pekan di kota Chenzhou, China tengah, mengganggu kehidupan 4,6 juta orang di sana.

Dilanda frustasi, banyak warga melalui malam-malam di awal tahun 2008 tanpa daya listrik, dan terpaksa mengganti mesin penghangat otomatis dengan tungku api sederhana di tengah musim dingin yang menyiksa.

Selain itu, beberapa warga mengatakan kepada wartawan bahwa mereka harus berjalan satu kilometer ke sumur dan kembali ke rumah dalam suhu beku, demi mendapatkan air bersih.

Kantor berita Xinhua mengatakan 11 petugas listrik tewas saat berupaya memulihkan daya, dan total jumlah warga yang meregang nyawa akibat kondisi terkait mencapai 60 orang.

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Akibat Blackout, Pengusaha Ritel Rugi hingga Rp 200 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) memperkirakan, insiden pemadaman listrik massal atau blakcout yang terjadi di wilayah Jabodetabek dan sebagian Jawa pada Minggu kemarin turut menimbulkan adanya kerugian material lebih dari Rp 200 miliar.

Analisis kerugian tersebut dilakukan pada 82 pusat perbelanjaan dan 2.500 lebih toko ritel modern swa kelola yang ada di kawasan Jakarta.

Ketua Aprindo, Roy Nicolas Mandey, menyayangkan pemadaman listrik yang terjadi di wilayah terdampak. Dia pun mengatakan, PLN seharusnya memberi pengatahuan terlebih dahulu akan adanya pemadaman listrik.

“PLN seyogyanya memberi pengumuman terlebih dahulu kepada pelaku usaha agar bisa mempersiapkan cara tetap memberi pelayanan maksimal kepada konsumen, dan masyarakat pun tetap bisa mendapat haknya sebagai konsumen,” ujar dia seperti ditulis selasa (6/8/2019).

Dia menambahkan, potensi penjualan menurun lantaran pemadaman terjadi di hari Minggu. Sementara hari tersebut biasanya digunakan masyarakat untuk menghabiskan waktu luangnya di gerai ritel modern atau pusat perbelanjaan.

“Potensi kehilangan penjualan terlihat betul, karena masyarakat akhirnya enggan atau membatalkan keinginan berbelanja nya,” ucapnya.

Tak hanya itu, ia menilai biaya operasional ritel modern pun ikut membengkak akibat kejadian ini. Sebab, lanjutnya, beberapa gerai harus menggunakan genset diesel untuk dapat beroperasi.

“Demi kenyamanan konsumen, kami menggunakan genset diesel berbahan bakar solar yang tentu berimbas pada naiknya biaya operasional, dan itu seharusnya tidak perlu kami keluarkan,” jelas dia.

Menurut Roy, dampak kejadian ini membuat kenyamanan masyarakat menjadi terganggu. Itu lantaran fasilitas umum yang seharusnya didapatkan oleh masyarakat tidak dapat berfungsi dengan normal.

“Contohnya seperti jaringan pembayaran elektronik dan kualitas produk , bisa jadi menurun,” sebut dia.

Oleh karenanya, ia pun berharap, PLN sebagai satu-satunya perusahaan penyalur listrik milik negara bisa bertindak lebih cepat dan tanggap apabila ada gangguan terhadap transmisi dan sistem jaringan kelistrikan.

“Kami setuju bahwa seharusnya PLN mempunyai sistem mumpuni untuk mengantisipasi masalah semacam ini, back up plan yang reaktif terhadap gangguan dan contigency plan yang terencana,” pungkas dia.

Gara-gara PLN, Kepercayaan Investor ke Indonesia Berkurang?

Listrik Padam, Layanan MRT Lumpuh Total
Suasana Stasiun MTR Bendungan Hilir saat terjadi pamadaman listrik di wilayah Jabodetabek, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Hingga kini PLN masih terus berupaya untuk memperbaiki gangguan yang menyebabkan pemadaman listrik. (Liputan6.com/JohanTallo)

Pemadaman listrik total (black out) di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten dampaknya menganggu aktivitas ekonomi secara signifikan. Mulai dari perkantoran, pusat perbelanjaan hingga industri manufaktur. Telebih, penanganan yang dilakukan PLN, dianggap Presiden Jokowi lamban. 

Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengungkapkan investasi di manufaktur diperkirakan akan melambat. Hal itu dikarenakan investor merasa pasokan energi tidak pasti.

“Jika mereka ekspansi pabrik tapi jaminan energi listrik tidak stabil ya mereka cari negara lain yang lebih siap, jadi pengaruhi investasi,” kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8/2019). 

Imbas lain pemadaman listrik adalah berefek ke pelayanan masyarakat dari rumah sakit, kantor pemerintah juga banyak yang terimbas.

“Selain itu merugikan UMKM di Jabodetabek dan wilayah yang terganggu. Bisa dibayangkan pekerjaan seperti bengkel, makanan minuman yang bergantung pada listrik terganggu,” ujarnya.

Menurutnya, UMKM menjadi korban yang paling rentan karena tidak smua mampu beli genset untuk mem back up aktivitas bisnis ketika listrik padam.

Selain itu, pemadaman listrik yang berimbas ke jaringan telepon dan internet juga mempengaruhi jual beli secara online. Order jadi terlambat, dan konsumen mengeluh.

“Kerugian ekonomi secara total ditaksir bisa menembus triliunan jika kondisi pemadaman terus berlanjut selama 2-3 hari. Apalagi lebih dari 70 persen uang beredar di Indonesia terpusat di DKI Jakarta. Artinya kalau pusat ekonomi terganggu imbasnya ke pertmbuhan secara nasional,” tutupnya.

Lanjutkan Membaca ↓

Pemerintah Cari Cara Jitu Buat Dongkrak Ekspor

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordiator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memanggil Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita untuk membahas mengenai upaya peningkatan ekspor Indonesia. Pertemuan juga dihadiri oleh perwakilan Kementerian Pertanian.

“Pak Mendag itu tadi dia ngomongnya perdagangan kok. Ya bahas gula ada juga sih, tapi yang banyak perdagangan. Artinya itu hubungannya dengan perdagangan yang memang dia urusin hari-hari ini,” ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Ditemui usai rapat, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita belum banyak menjelaskan mengenai langkah konkret yang diambil oleh pemerintah untuk mendongkrak ekspor. Termasuk mengenai komoditas yang akan digenjot.

“Rapatnya mengenai bagaimana upaya kita untuk meningkatan ekspor, bagaimana menekan impor, itu untuk semuanya dan kemudian ada beberapa hal,” jelasnya.

Selain membahas mengenai peningkatan ekspor, Enggartiasto juga melaporkan mengenai hasil pertemuan Regional Consultative Process (RCP) di China beberapa waktu lalu. Dari pertemuan tersebut, pemerintah tengah mencari komoditas yang akan diekspor ke negara tirai bambu tersebut.

“Kita tengah mencari, potensi ekspor kita ke China ditengah kondisi ini dan juga RCP, kita laporkan ke Pak Menko,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Ekspor Produk Pertanian Meningkat 500 Persen

Aktivitas di JICT, Jumat (15/3). Menko Perekonomian Darmin Nasution, mengisyaratkan kekhawatirannya terhadap kinerja impor yang kendur pada Februari 2019, meskipun hal ini membuat neraca perdagangan RI surplus. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Program strategis jangka panjang, yaitu Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) merupakan salah satu program transmigrasi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Program ini dilakukan dengan menyerahkan berbagai bantuan pertanian seperti benih, bibit serta perluasan lahan.

Program itu pun siap disukseskan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Menteri Amran mengatakan, konsep membangun desa, artinya adalah membangun Indonesia. 

“Intinya sama, kami ingin meningkatkan kesejahteraan petani-petani yang ada di daerah transmigrasi,” kata Mentan saat menghadiri Rapat Koordinasi Transmigrasi yang diselenggarakan Kemendes PDTT di hotel Sultan, Jakarta pada Kamis (1/8).

Rapat yang dibuka oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla bertujuan untuk merevitalisasi pembangunan kawasan ekonomi 4.0 sebagai upaya mensejahterakan rakyat. Hadir Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo, Sekretaris Jenderal Kementan, Momon Rusmono dan jajaran Eselon I lingkup Kemendes PDTT serta kepala dinas yang membidangi transmigrasi.

Amran menuturkan kerja sama Kementan dengan Kemendes PDTT dalam pembangunan pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani sudah berjalan sejak lama, tepatnya sejak empat setengah tahun lalu. Alhasil, kerja sama antar dua kementerian ini meningkatkan produksi, menurunkan inflasi dan menaikan kesejahteraan petani.

“Kemendes dan Kementan sudah lama membangun sinergi. Sejak awal kami sudah melakukan pendekatan dengan banyak program yang sudah dicanangkan. Termasuk membangun embung, kemudian meningkatkan produktivitas dan menyiapkan bibit unggul,” tuturnya.

Kerja sama lain yang juga cukup membanggakan, sambung Amran, yakni meningkatnya ekspor pertanian berikut produk pertaniannya hingga 500 persen. Peningkatan ini merupakan peningkatan tertinggi di sepanjang sejarah Republik Indonesia.

Alhamdulillah ekspor kita tertinggi dalam sejarah, ini adalah prestasi dari semua arahan yang diberikan Presiden Jokowi-JK selama empat setengah tahun,” katanya.

Di tempat yang sama, Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menekankan pentingnya konsep pemerataan ekonomi melalui program transmigrasi yang sesuai dengan perubahan zaman. Di sisi lain, transmigrasi juga mencakup aspek transfer keterampilan.

“Konsep mentransfer keterampilan ini diharapakan menjadi kunci keberhasilan konsep transmigrasi. Kami tahu bahwa di banyak daerah penerapan saling tukar keterampilan ini membuat ekonominya semakin bagus,” terangnya.

Oleh karena itu, Wapres menegaskan transmigrasi pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi mereka yang datang.

“Karena itu acara ini harus betul-betul jadi tujuan kita dalam meningkatkan kesejahteraan,” tegasnya.

Sementara itu, Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo menekankan pentingnya infrastruktur yang baik guna menunjang daerah-daerah transmigrasi yang perlu mendapat perhatian. Langkah ini juga sekaligus untuk menyumbang pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) secara nasional.

“Jadi daerah-daerah yang masih terekspos dengan high cost economy akan naik tingkat konsumsinya menjadi lebih baik lagi. Nah dalam hal ini, kami banyak dibantu oleh Kementerian lain dalam pengembangan kawasan kawasan transmigrasi tersebut, termasuk dari kementerian pertanian,” katanya.

Eko menambahkan, ada 42 kawasan yang menjadi target pembangunan berkala sampai akhir tahun. Dari 42 kawasan itu tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

“Kami sedang menyiapkan lahan bersama pemerintah daerah baik yang telah mengirim atau daerah yang menerima seperti dari Jawa, Bali, Sumatera dan Kalimantan. Upaya ini dialkukan untuk mencegah adanya kesenjangan,” jelasnya. 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Beri Kompensasi ke 21 Juta Pelanggan, PLN Siapkan Rp 1 Triliun

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) mencatat pemadaman listrik berdampak ke ‎21,3 juta pelanggan. Saat ini perusahaan tersebut sedang menyiapkan kompensasi yang diperkirakan mencapai Rp 1 triliun.

Direktur Pengadaan Strategis II PT PLN (Persero) Djoko Raharjo Abumanan mengatakan, masyarakat yang terkenda dampak pemadaman listrik sebanyak 21,3 juta pelanggan. para pelanggan tersebut akan mendapat kompensasi tanpa syarat.

“Kompensasi PLN langsung otomatis. Pelanggan yang terdampak sudah tahu ya jumlahnya hampir 21,3 juta‎ pelanggan,” kata Djoko, di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkapkan, kompensasi yang diberikan PLN ke pelanggan mencapai Rp 1 triliun. Kompensasi tidak diberikan secara langsung, tetapi melalui pemotongan biaya tagihan listrik.

“Kompensasi bukanya uang, tetapi pengurangan kWh. Plus minus Rp 1 triliun,” tuturnya.

Plt Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan.

“kami juga sedang menghitung kompensasi bagi para konsumen,” ujar Inten.

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, sedangkan untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesesuaian tarif tenaga listrik ( non adjustment) sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum. Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.

Khusus untuk prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya.

Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.

“Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan rekening atau bukti pembelian token untuk konsumen prabayar,” tandasnya.

2 dari 3 halaman

PLN: Jakarta Bebas Mati Listrik, Sebagian Jabar dan Banten Masih Padam

Sejumlah kendaraan melintas dengan kondisi jalan gelap tanpa penerangan akibat listrik padam di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

PT PLN (Persero) mengklaim ‎pemadaman litrik wilayah Jakarta sudah berakhir. Sedangkan untuk Jawa Barat dan Banten sebagian masih mengalami pemadaman.

Direktur PLN Jawa Bagian Barat‎ Haryanto WS mengatakan, sejak Senin (5/8/2019) Pukul 17.50 WIB ‎pasokan listrik Jakarta sudah kembali normal. Hal ini dikarenakan adanya tambahan pasokan listrik dari pembangkit yang kembali beroperasi‎.

‎”Mulai 17.50 WIB tadi Jakarta sudah tidak ada pemadaman‎,” kata Haryanto, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019). 

Menurut Haryanto, untuk Jawa Barat dan Banten, masih mengalami pemadaman. Sebab, sampai saat ini masih ada pembangkit dengan total 1.000 MW terdiri dari 700 MW Jawa Barat dan 300 MW dari‎ Banten. Pembangkit tersebut akan dicoba pengoperasianya pada malam ini.

“Saat ini ada sekitar 1.000 MW di Banten Jawa Barat yang masih mengalami padam,” tuturnya.

‎Haryanto mengungkapkan, sampai Senin sore, pasokan listrik PLN sistem Jawa Bali bertambah 5.000 MW. Hingga malam ini, ditegaskannya, akan kembali ada tambahan pasokan sebesar 3 ribu MW.

“Ini nanti kita pakai untuk menyalakan kembali pelanggan yang masih padam,” tutup dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

PLN: Jakarta Bebas Mati Listrik, Sebagian Jabar dan Banten Masih Padam

Liputan6.com, Jakarta PT PLN (Persero) mengklaim ‎pemadaman litrik wilayah Jakarta sudah berakhir. Sedangkan untuk Jawa Barat dan Banten sebagian masih mengalami pemadaman.

Direktur PLN Jawa Bagian Barat‎ Haryanto WS mengatakan, sejak Senin (5/8/2019) Pukul 17.50 WIB ‎pasokan listrik Jakarta sudah kembali normal. Hal ini dikarenakan adanya tambahan pasokan listrik dari pembangkit yang kembali beroperasi‎.

‎”Mulai 17.50 WIB tadi Jakarta sudah tidak ada pemadaman‎,” kata Haryanto, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Haryanto, untuk Jawa Barat dan Banten, masih mengalami pemadaman. Sebab, sampai saat ini masih ada pembangkit dengan total 1.000 MW terdiri dari 700 MW Jawa Barat dan 300 MW dari‎ Banten. Pembangkit tersebut akan dicoba pengoperasianya pada malam ini.

“Saat ini ada sekitar 1.000 MW di Banten Jawa Barat yang masih mengalami padam,” tuturnya.

‎Haryanto mengungkapkan, sampai Senin sore, pasokan listrik PLN sistem Jawa Bali bertambah 5.000 MW. Hingga malam ini, ditegaskannya, akan kembali ada tambahan pasokan sebesar 3 ribu MW.

“Ini nanti kita pakai untuk menyalakan kembali pelanggan yang masih padam,” tutup dia.

2 dari 4 halaman

Sebagian Listrik Pulau Jawa Padam, Kementerian ESDM Diminta Investigasi

Ilustrasi mati lampu (Unsplash.com)

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa, menyarankan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan untuk melakukan investigasi penyebab utama terjadinya insiden pemadaman listrik massal di kawasan Jabodetabek dan sebagian Jawa pada Minggu (4/8/2019) kemarin.

“Untuk mengetahui faktor utama dari pemadaman listrik kemarin, itu perlu dilakukan investigasi oleh regulator, dalam hal ini Kementerian ESDM. Investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab utama pemadaman kemarin yang sampai 6-10 jam,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, Senin (5/8/2019).

Menurutnya, insiden pemadaman itu terjadi karena sistem jaringan. Dia menyoroti adanya gangguan transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa-Bali 500 kilo Volt (kV).

“Kejadian kan terjadi lantaran ada gangguan di pembangkit area Unggaran-Pemalang sana, yang berpengaruh terhadap pasokan listrik dari timur ke barat,” sebut dia.

Adapun berdasarkan laporan PLN, pemadaman listrik itu terjadi karena terputusnya transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang yang kemudian membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur menuju sisi barat di Pulau Jawa otomatis berpindah menuju selatan.

3 dari 4 halaman

Pengalihan Aliran Listrik Gagal

Suasana Halte Senen, Jakarta Pusat saat mati lampu, Minggu (4/8/2019). (Liputan6.com/ Thomas)

Pengalihan aliran daya ke sisi sirkit selatan kemudian gagal lantaran jaringan itu sedang mengalami masa pemeliharaan. Kondisi ini lantas membuat pasokan listrik terguncang sehingga mengakibatkan pembangkit secara otomatis berhenti operasi untuk keamanan pembangkit.

Itu menyebabkan pasokan listrik ke arah barat Pulau Jawa melemah, dan pembangkit yang terhubung dengan jaringan tersebut pun memutus pasokan listrik secara otomatis.

Menanggulangi hal itu, Fabby berpendapat, sistem jaringan ketenagalistrikan harus diperkuat dengan menambah transmisi dan menyiapkan cadangan pasokan yang mencukupi.

“Mungkin di bagian barat bisa buat tambahan pembangkit atau dilakukan penambahan transmisi dan gardu. jadi ketika ada gangguan memang ada pemadaman, tapi cukup di beberapa wilayah tertentu saja. Jangan di banyak tempat,” ungkapnya.

Oleh karenanya, ia menekankan kepada Kementerian ESDM untuk mengawasi jalannya operasi sistem ketenagalistrikan sehingga pasokan listrik bisa tersebar merata.

“Jadi itu jadi tugas regulator yakni Kementerian ESDM untuk melakukan pengawasan sistem jaringan yang mencukupi. Karena pemakaian listrik kan paling besar ada di wilayah bagian barat,” pungkas dia.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Pria Ini Selundupkan Berlian Rp 4,5 Miliar di Rice Cooker

Liputan6.com, Chennai – Penumpang Batik Airlines yang terbang menuju India tertangkap petugas menyelundupkan berlian 2.996 karat seharga 1,34 juta ringgit atau Rp 4,5 miliar (1 ringgit = Rp 3.409). Batu mulia itu ia sembunyikan di pakaian dalam dan rice cooker serbaguna.

Pelaku adalah seorang pria asal Malaysia bernama Azmal Khan Bin Nagor Mera (48) yang terbang pada Sabtu, 3 Agustus, waktu setempat di Kuala Lumpur menuju Bandara Chennai, ibu kota Tamil Nadu.

Mengutip Business Insider, pria itu sukses menyelundupkan berlian keluar Malaysia, dan barulah di Bandara Chennai ia diciduk petugas setempat yang lebih dahulu mendapat informasi soal penyelundupan batu berlian.

Gerak-gerik pelaku yang tergesa-gesa juga memancing kecurigaan petugas. Saat digeledah, pelaku juga menjawab secara bertele-tele.

Petugas menemukan dua paket di pakaian dalam pria itu, dan delapan paket lagi ketika membongkar rice cooker serbaguna di koper pelaku. Ketika dibuka, 10 paket itu membawa total 55 tas ziplock berisi berlian.

The New Indian Express menyebut pria itu berdalih mengantar berlian ke seseorang yang menantinya di luar bandara. Ketika dipastikan petugas, ternyata tak ada siapapun menantinya.

Berat dan nilai berlian itu terkuat berkat seorang penilai berlian yang dipanggil untuk pemeriksaan. Barang itu pun disita berdasarkan UU Bea & Cukai setempat.

2 dari 4 halaman

Mana yang Lebih Menjanjikan, Investasi Emas atau Berlian?

ilustrasi cincin berlian

 Investasi logam mulia sangat digemari untuk diversifikasi investasi. Investasi emas paling banyak dipilih masyarakat karena kestabilan nilainya. Meskipun mengalami fluktuasi, naik turunnya harga emas sudah punya pola cenderung tetap.

Jika harga emas sedang turun, apakah Anda tidak ingin investasi logam lain? Dilansir dari Swara Tunaiku, berlian bisa jadi pilihan tepat dengan memperhatikan beberapa hal ini.

1. Sertifikasi Berlian

Jaminan kualitas logam mulia sangat perlu dimiliki. Sama halnya dengan emas yang membutuhkan sertifikat jaminan, berlian juga ada sertifikat yang menjamin kualitasnya. Ketika akan berinvestasi berlian, Anda harus memastikan bahwa berlian yang akan dibeli sudah mempunyai sertifikat yang dikeluarkan oleh lembaga sertifikat dunia. Dengan demikian, logam mulia tersebut sudah aman.

Sertifikat berlian tersebut memuat karakteristik batu berlian yang bersangkutan. Karenanya, semua fakta tentang berlian tersebut tercantum dalam sertifikatnya. Anda harus mendapatkan sertifikat tersebut ketika membeli berlian karena sangat dibutuhkan ketika menjual berlian kembali.

Dalam hal nilai jual berlian, sudah ada ketentuan yang mengikatnya. Tingkat harga tersebut sudah sama dengan harga berlian di dunia. Jadi, nilainya akan disetarakan dengan kondisi ekonomi di berbagai negara.

2. Memperhatikan Ukuran Karat

Dalam hal berinvestasi berlian, tentu saja Anda harus memperhatikan ukuran karat. Semakin besar karatnya, maka akan semakin mahal. Meski demikian, tetap saja Anda harus mempertimbangkan daya beli. Kesesuaian ini sangat diperlukan untuk menjamin kestabilan kondisi finansial.

3 dari 4 halaman

3. Memperhatikan Irisan Berlian

Seorang pekerja memeriksa kualitas berlian yang dipoles di bengkel pemotongan dan pemolesan berlian di Ahmedabad (23/7/2019). India merupakan pusat pemotongan dan pemolesan berlian terbesar di dunia. (AFP Photo/Sam Panthaky)

Sebagai salah satu logam mulia, berlian sangatlah berharga. Logam mulia yang satu ini sangat cocok untuk perhiasan. Meski dalam bentuk perhiasan, Anda akan tetap bisa menginvestasikannya.

Agar tetap bernilai tinggi, irisan batu berlian haruslah diperhatikan. Pasalnya, irisan ini sangat memengaruhi permainan cahaya berlian. Proporsi pada bagian atas dan bawah berlian juga harus dipastikan sama. Mengenai irisannya, pastikan semuanya terkondisi dengan baik. Cermatlah dalam memilih berlian agar menemukan satu yang istimewa.

4. Tingkat Putihnya Warna Berlian

Karakteristik berlian yang harus diperhatikan agar tetap bernilai tinggi tidaklah sedikit. Berikutnya, Anda harus memperhatikan kualitas warna putih dari berlian itu sendiri. Tingkatan warna putihnya ini sangat menentukan harga.

Anda harus pilih batu berlian dengan warna paling putih. Semakin putih warna berlian, semakin mahal harganya. untuk memilihnya, Anda tak perlu bingung atau cemas. Sudah ada penanda yang diberikan untuk mengetahui mana berlian yang paling putih dan mana yang terendah. Tanda huruf “D” untuk berlian yang paling putih dan huruf “Z” untuk berlian yang terendah. 

5. Kejernihan Berlian

Kriteria berikutnya yang menentukan kualitas berlian adalah kejernihannya. Kode berlian yang lainnya adalah “VVS” yang menandakan bahwa kondisi berlian mulus, tanpa cacat alias jernih atau disebut juga flawless. Kejernihan berlian ini sering dinamakan clarity.

Tingkat kejernihan berlian ini sangat menentukan tingkat harganya. Jadi, pastikan berlian yang Anda beli tergolong jernih. Jangan sampai Anda salah beli hanya karena kurang cermat atau belum mengetahui cara menentukan kejernihan berlian. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa mengajak orang yang sudah berpengalaman tentang berlian untuk memberikan rekomendasi.

Sebagai alternatif investasi selain emas, berlian mempunyai nilai yang tidak kalah hebat. Meski demikian, fluktuasi harga berlian memang belum stabil. Untuk itu, Anda harus mengamati naik turunnya harga berlian agar bisa menjual di kala harganya sedang naik. Jangan lupa untuk memperhatikan hal penting di atas ketika membeli berlian agar berkualitas dan harganya tinggi.  TunaiKu

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Menhub Usul MRT dan KRL Punya Sumber Listrik Sendiri

Liputan6.com, Jakarta Insiden pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu (4/8) kemarin sempat melumpuhkan beberapa moda transportasi massal seperti commuter line dan MRT (mass rapid transit).

Atas dasar itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan agar sarana angkutan umum seperti MRT dan Commuter Line memiliki pembangkit listrik sendiri. Ini untuk menjaga keandalan pasokan listrik di sarana transportasi yang strategis.

“Saya rekomendasi dari sejak saya di Jakpro kalau kegiatan strategis seperti bandara, MRT, kereta listrik mesti punya pembangkit sendiri,” kata dia, di kantor Menko Maritim, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dengan demikian, transportasi publik tidak hanya bergantung pada pasokan listrik dari PLN saja. “Sehingga double mereka sehari-hari di-cover oleh situ tapi jaringan Jawa Bali bisa meng-cover atau sebaliknya. Kalau Bandara Soetta punya back up genset dan punya jaringan Jawa Bali sehingga double cover,

Selain itu, transportasi umum dianggap sudah menjadi harga diri Indonesia. Jika layanannya terganggu lantaran pemadaman listrik bisa menjadi pergunjingan banyak pihak.

“Semestinya demikian. Jadi kalau kota-kota besar mestinya demikian. Kota besar seperti Jakarta satu kegiatan yang harga diri bangsa,” tegas dia.

2 dari 4 halaman

Butuh 250 MW

Awak media mengambil gambar suasana Stasiun MTR Bendungan Hilir saat terjadi pamadaman listrik di wilayah Jabodetabek, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Listrik padam terjadi akibat gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang. (Liputan6.com/JohanTallo)

Budi memperkirakan total kebutuhan listrik dari seluruh transportasi kereta di ibu kota bisa mencapai 250 MW. “Kalau dari perhitungan saja ya, MRT itu kira-kira 130 MW. Jadi kalau mau ditambahkan mungkin KCI sama besarnya jadi KCI Jakarta, Jabodetabek paling tidak 250 MW,” urai Budi.

Usulannya tersebut, kata Budi, akan dia sampaikan kepada Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri BUMN Rini Soemarno. “Tentu nanti di kabinet dibicarakan semestinya saya bisa usulkan ke ESDM dan BUMN,” tandasnya.

3 dari 4 halaman

Listrik Padam, Menko Luhut Kritik Direksi PLN

Menkomaritim Luhut Binsar Panjaitan memberi sambutan saat menghadiri penandatanganan kerja sama antar bank sindikasi di Jakarta, Jumat (29/12). Kerja sama antar bank tersebut sebesar 19,25 triliun. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan angkat suara terkait insiden pamadaman listrik pada Minggu (4/8) kemarin. Dia pun menyoroti pucuk pimpinan PT PLN (Persero).

Menurut Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini, orang nomor wahid di PLN seharusnya memiliki kualifikasi teknis di bidang kelistrikan bukan hanya kemampuan sebagai ahli keuangan.

“Presiden sudah memerintahkan untuk evaluasi dan saya pikir betul. Memang harus ada evaluasi yang sangat mendasar. Peran dari ahli-ahli dalam bidang ini di PLN harus dilakukan,” kata dia, di kantornya, Jakarta, Senin (5/8/2019).

“Tidak boleh PLN hanya dipimpin oleh orang yang hanya ngerti soal masalah finance jadi harus kembali ke nature dia bahwa itu menyangkut masalah-masalah yang eloknya dipimpin oleh orang yang mengerti,” lanjut Luhut.

Dia mengatakan bahwa insiden tersebut tentu sangat disayangkan. Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Saya bilang tadi kita sangat menyayangkan itu terjadi. Dan sekarang kita perbaiki. Jangan lupa ini bukan hanya terjadi di kita. New York pernah kejadian, Australia juga,” tegasnya.

Luhut pun masih enggan memberikan komentar banyak terkait insiden tersebut. Sebab masih perlu dilakukan investigasi yang mendalam.

“Karena itu ada beberapa kekeliruan masih diinvestigasi. Mungkin kita minta BPPT melakukan audit dalam konteks kejadian kemarin,” tandasnya.   

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jokowi Larang Semua Menteri Ambil Keputusan Hingga Oktober 2019

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri untuk tidak membuat keputusan hingga Oktober nanti. Hal ini disampaikan oleh Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Mantan Menko Polhukam ini mengatakan arahan tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi pada sidang kabinet paripurna yang dilaksanakan hari ini.

“Presiden tadi beri arahan kepada kami untuk apa, semua menteri jangan dulu membuat keputusan sampai Oktober. Kecuali nanti ada hal khusus,” kata dia, di kantornya, Senin (5/8/2019).

Ketika ditanya alasan hingga Presiden Jokowi mengeluarkan arahan demikian, dia tidak memberikan penjelasan terperinci. Namun, dia bilang arahan tersebut berkaitan dengan adanya perombakan kabinet pada Oktober nanti.

“Ya mau ganti menteri,” ujar Luhut. 

2 dari 3 halaman

Listrik Padam, Menko Luhut Kritik Direksi PLN

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berbicara hubungan Jokowi dan Prabowo di kediamannya, di Jakarta, Kamis (30/5/2019). (Liputan6.com/Putu Merta Surya Putra)

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan angkat suara terkait insiden pamadaman listrik pada Minggu (4/8) kemarin. Dia pun menyoroti pucuk pimpinan PT PLN (Persero).

Menurut Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini, orang nomor wahid di PLN seharusnya memiliki kualifikasi teknis di bidang kelistrikan bukan hanya kemampuan sebagai ahli keuangan.

“Presiden sudah memerintahkan untuk evaluasi dan saya pikir betul. Memang harus ada evaluasi yang sangat mendasar. Peran dari ahli-ahli dalam bidang ini di PLN harus dilakukan,” kata dia, di kantornya, Jakarta, Senin (5/8/2019).

“Tidak boleh PLN hanya dipimpin oleh orang yang hanya ngerti soal masalah finance jadi harus kembali ke nature dia bahwa itu menyangkut masalah-masalah yang eloknya dipimpin oleh orang yang mengerti,” lanjut Luhut.

Dia mengatakan bahwa insiden tersebut tentu sangat disayangkan. Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Saya bilang tadi kita sangat menyayangkan itu terjadi. Dan sekarang kita perbaiki. Jangan lupa ini bukan hanya terjadi di kita. New York pernah kejadian, Australia juga,” tegasnya.

Luhut pun masih enggan memberikan komentar banyak terkait insiden tersebut. Sebab masih perlu dilakukan investigasi yang mendalam.

“Karena itu ada beberapa kekeliruan masih diinvestigasi. Mungkin kita minta BPPT melakukan audit dalam konteks kejadian kemarin,” tandasnya.   

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Listrik Padam, Jokowi Diminta Bentuk Komisi Pembayaran Ganti Rugi

Liputan6.com, Jakarta Ketua Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) David Tobing mengajukan surat permohonan kepada Presiden Joko Widodo untuk membentuk komisi pembayaran ganti rugi imbas pemadaman listrik di daerah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

“Pemadaman listrik oleh PLN telah melanggar hak konsumen mendapatkan tenaga listrik secara terus menerus dengan mutu dan keandalan yang baik,” tuturnya saat dihubungi Liputan6.com, Senin (5/8/2019).

David menjelaskan, hak masyarakat untuk memperoleh kualitas listrik yang baik telah diatur dalam Undang-Undang Nomer 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

KKI menyampaikan bahwa pemadaman listrik oleh PLN telah menyebabkan kerugian yang nyata bagi konsumen. Kerugian yang diderita konsumen berbentuk materil maupun immateril.

Kata David, matinya listrik PLN telah menggangu hampir semua lini bisnis di Ibu kota. Gangguan komunikasi pun terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

“Akibat pemadaman listrik konsumen tidak dapat menggunakan fasilitas transportasi publik Mass Rapid Transit (MRT), maupun kereta listrik, matinya binatang peliharaan seperti ikan koi, penumpukan penumpang di Bus Transjakarta dan stasiun kereta,” paparnya.

“Tak hanya itu, juga terganggunya jaringan telepon dan internet, pompa air tidak menyala dan menyebabkan krisis air selama beberapa jam, lampu lalu lintas mati, matinya freezer dan menyebabkan air susu ibu (ASI) yang disimpan rusak, dan kerugian-kerugian dalam bentuk lainnya,” tambah dia.

2 dari 4 halaman

PLN Dianggap Melawan Hukum

Suasana saat listrik padam di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Oleh sebab itu, pihaknya menilai, PLN telah melakukan perbuatan melawan hukum akibat merugikan konsumen

“Kausalitas antara kerugian, pelanggaran hak, dan tindakan pemadaman sudah terbukti dilakukan PLN,” terang David.

Maka dari itu, KKI mengajukan permohonan kepada Presiden RI untuk membentuk Komisi Pemberian Ganti Rugi untuk merumuskan ganti rugi kepada konsumen dan menerima pengaduan akibat pemadaman listrik yang keanggotaannya terdiri dari Pemerintah, Badan Perlindungan Konsumen Nasional, PLN, dan perwakilan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM).

3 dari 4 halaman

PLN: Pembangkit Belum Optimal, Masih Ada Wilayah Padam

Pasukan Elit PLN saat beraksi di Menara Sutet Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (12/8/2015). Pekerjaan tersebut mengandung resiko besar karena jaringan listrik masih dipelihara tanpa dipadamkan. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

PT PLN (Persero) menyatakan tidak ada pemberlakuan pemadaman listrik bergilir setiap tiga jam sekali. Beredar info di media sosial bahwa masih akan ada pemadaman listrik bergilir.

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan, kabar pemadaman bergilir adalah tidak benar. PLN tidak sedang memberlakukannya. “Enggak benar itu, hoaks,” kata Dwi, di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (5/8/2019).

Terkait masih ada wilayah yang mengalami pemadaman, Dwi menyebutkan penyebabnya adalah pasokan listrik dari Pembangkit yang belum optimal. “Karena memang ada kita menunggu masuknya (pasokan listrik),” tuturnya.

Saat ini pasokan listrik yang masuk ke dalam sistem Jawa-Bali hanya baru dari Pembangkit Suralaya, sehingga masih menunggu tambahan Pasokan dari Pembangkit lainnya.

“Soalnya kan baru satu yang masuk. PLTU baru satu dari Suralaya. Masih nunggu beberapa pembangkit karena memang ada kita menunggu masuknya,” tandasnya.

Untuk diketahui, telah beredar informasi di media sosial yang mengatasnamakan pegawai PLN bahwa perusahaan listrik tersebut akan mematikan bergilir setiap tiga jam sekali. 

Dalam info tersebut, masyarakat diminta untuk segera mengisi air dan mengisi daya baterai handphone dan lampu cadangan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

PLTGU Jakarta Tak Bisa Pasok Listrik, Kementerian ESDM Kecewa

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyayangkan tidak beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) di Jakarta. Harusnya PLTGU ini bisa membantu memasok listrik saat terjadi pemadaman lsitrik

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, PLTGU yang terletak di Jakarta, yaitu Muara Karang, Muara Tawar dan Tanjung Priok tidak bisa menolong pemadama‎n, karena PLN melakukan pemeliharaan.

“Nah pembangkit yang Muara Karang itu karena kebetulan kemarin hari minggu, hari libur biasanya teman-teman PLN lakukan perawatan,” kata Rida, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/8/2019).

‎Rida melanjutkan, pembangkit tersebut juga tidak disiagakan beroperasi untuk masuk ke dalam sistem atau spinning reserved, sehingga tidak bisa memasok listrik ketika kondisi sistem mengalami kendala.

‎”Kemarin teman-teman PLN, mungkin karena keyakinan selama ini mereka ikuti SOP apa yang ada di Muara Karang atau Muara Tawar ya itu keduanya tidak diposisikan pada kondisi yang spinning reserved artinya mesin nyala dan siap masuk ke sistem kapan saja. Itu satu kenapa spinning reserved tidak dilakukan,‎” tuturnya.

Menurut Rida, jika PLTGU tersebut‎ tidak dioperasikan dengan alasan efisiensi, maka seharusnya efisiensi tidak mengorbankan pelayanan. Saat ini Kementerian ESDM sedang mengkaji untuk memastikan tidak beroperasinya PLTGU Jakarta karena efisiensi.

‎”Katanya yang lagi kita kaji, akan jadi bahan diskusi apakah betul efisiensi. Maksud kami efisiensi boleh tapi jangan korbankan pelayanan. PLN kan pelayan industri,” tandasnya.

Pengusaha Rugi Triliunan Rupiah akibat Mati Lampu

Ketika Malam Tanpa Listrik di Ibu Kota
Sejumlah kendaraan melintas dengan kondisi jalan gelap tanpa penerangan akibat listrik padam di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Padamnya listrik atau mati lampu hampir 8 jam pada Minggu (4/8/2019) kemarin mengakibatkan lumpuhnya berbagai aktivitas bisnis dan pelayanan publik di Jakarta. Hal ini dinilai sesuatu yang harus serius disikapi dan diantisipasi oleh pemerintah melalui PLN.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, ketergantungan dunia usaha dan pelayanan publik terhadap listrik sangatlah besar.

“Oleh sebab itu, pelayanan PLN harus dievaluasi secara serius dan mendesak karena PLN adalan milik Pemerintah,” ujar dia di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Sarman, kerugian yang dialami oleh pengusaha sangat besar akibat padamnya listrik. Selain itu, masalah ini juga berdampak pada banyaknya pesanan barang dan jasa yang tidak terlayani.

Industri Kecil Menengah (IKM) sangat terpukul dengan mati lampu yang cukup lama ini seperti industri kuliner, konveksi, restoran, cafe, catering, transportasi online, SPBU, bengkel, mebel, dan usaha lainnya.

Layanan Transportasi Lumpuh

Ketika Malam Tanpa Listrik di Ibu Kota
Bus Transjakarta berhenti untuk mengangkut penumpang saat listrik padam di Halte Tosari, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sedangkah pelayanan publik di Jakarta hampir lumpuh seperti MRT, Commuter Line, ATM, pelayanan pintu tol, jaringan komunikasi, pelayanan kesehatan dan lalu lintas dan lain lain akibat mati lampu.

“Kita agak sulit menghitung angka kerugian akan tetapi jika dihat dari banyaknya sektor usaha dan pelayanan publik yang terimbas maka bisa mencapai triliunan rupiah. Kejadian ini juga akan berdampak pada ketidakpercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia jika kondisi pelayanan energi listrik seperti ini,” jelas dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Dana Kelolaan Orang Tajir di Bank Mandiri Capai Rp 205,3 Triliun

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri) mencatatkan dana kelolaan atau fund under management (FUM) bisnis wealth management yang terus tumbuh. Wealth management adalah nasabah kaya yang memiliki saldo rekening di atas Rp 1 M.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri, Hery Gunardi mengungkapkan hingga akhir Juni 2019, dana kelolaan bisnis wealth management miliknya dapat mencapai Rp 205,3 triliun.

“Saat ini, nilai total dana kelolaan wealth management mencapai Rp 205,3 triliun. Nilai tersebut meningkat 6,75% dibandingkan akhir Juni 2018,” kata Hery, di Ritz-Carlton Jakarta, Senin (5/8/2019).

Hery menambahkan, Wealth Management Group milik Bank Mandiri mengelola lebih dari 55.000 nasabah Prioritas dan Private, dengan didukung oleh 63 Outlet Prioritas yang tersebar di 12 wilayah di Indonesia.

Selain itu Wealth Management Group juga memiliki kerjasama strategis dengan Lombard Odier, salah satu Private Bank dari Swiss.

Mandiri Prioritas dan Mandiri Private adalah layanan Wealth Management Bank Mandiri untuk memenuhi kebutuhan investasi serta finansial nasabah utama perorangan Bank Mandiri. Wealth Management Group menyuguhkan produk serta layanan yang bekerjasama dengan anak perusahaan Bank Mandiri.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Listrik Padam, Bank Mandiri Pastikan Layanan Berjalan Normal

Nasabah bertransaksi di anjungan tunai mandiri (ATM) Bank Mandiri di Mal Pondok indah 2, Jakarta, Sabtu (20/7/2019). Sejumlah nasabah Bank Mandiri mengeluhkan perubahan drastis saldo di rekening yang mengalami pengurangan dan ada juga yang mengalami penambahan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

PT Bank Mandiri (Persero) memastikan layanan beroperasi normal karena seluruh jaringan kantor cabang memiliki genset untuk mem-backup pasokan listrik.

“Meski demikian, kami memperkirakan beberapa ATM yang berlokasi di luar cabang Bank Mandiri atau di gedung yang tidak memiliki genset, akan mengalami gangguan karena daya tahan baterai (UPS) hanya untuk 1-2 jam,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas di Jakarta, Minggu (4/8/2019).

Bank Mandiri, saat ini juga terus berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pengelola-pengelola gedung untuk memastikan dan memonitoring ketersediaan pasokan listrik untuk ATM dan EDC Bank Mandiri.

Untuk layanan Mandiri online, lanjut Rohan, juga dipastikan tetap berjalan normal. Namun, layanan ini dapat terimbas jika jaringan seluler di lokasi nasabah terganggu.

“Kami terus memastikan bahwa layanan perbankan Bank Mandiri tetap berfungsi untuk memenuhi kebutuhan transaksi keuangan masyarakat,” ujar Rohan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Listrik Padam, Menko Luhut Kritik Direksi PLN

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan angkat suara terkait insiden pamadaman listrik pada Minggu (4/8) kemarin. Dia pun menyoroti pucuk pimpinan PT PLN (Persero).

Menurut Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini, orang nomor wahid di PLN seharusnya memiliki kualifikasi teknis di bidang kelistrikan bukan hanya kemampuan sebagai ahli keuangan.

“Presiden sudah memerintahkan untuk evaluasi dan saya pikir betul. Memang harus ada evaluasi yang sangat mendasar. Peran dari ahli-ahli dalam bidang ini di PLN harus dilakukan,” kata dia, di kantornya, Jakarta, Senin (5/8/2019).

“Tidak boleh PLN hanya dipimpin oleh orang yang hanya ngerti soal masalah finance jadi harus kembali ke nature dia bahwa itu menyangkut masalah-masalah yang eloknya dipimpin oleh orang yang mengerti,” lanjut Luhut.

Dia mengatakan bahwa insiden tersebut tentu sangat disayangkan. Evaluasi dan perbaikan harus dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Saya bilang tadi kita sangat menyayangkan itu terjadi. Dan sekarang kita perbaiki. Jangan lupa ini bukan hanya terjadi di kita. New York pernah kejadian, Australia juga,” tegasnya.

Luhut pun masih enggan memberikan komentar banyak terkait insiden tersebut. Sebab masih perlu dilakukan investigasi yang mendalam.

“Karena itu ada beberapa kekeliruan masih diinvestigasi. Mungkin kita minta BPPT melakukan audit dalam konteks kejadian kemarin,” tandasnya.   

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 4 halaman

Listrik Padam, Jokowi Tegur Jajaran Direksi PLN

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani (kedua kiri) memberikan penjelasan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Kedatangan Jokowi menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Presiden Jokowi menegur para jajaran direksi PT PLN Persero terkait listrik mati di sebagian wilayah Jawa. Jokowi heran mengapa sistem antisipasi PLN tidak berjalan baik saat insiden itu terjadi pada Minggu 4 Agustus 2019.

Hal itu dikatakan Jokowi saat bertemu Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan jajaran direksi lainnya di Kantor PLN Pusat Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

“Dalam sebuah manajemen besar seperti PLN mestinya, ada tata kelola risiko yang dihadapi dengan manajemen besar tentu saja ada kontijensi plan, ada back up plan. Pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik,” kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta pun meminta penjelasan dari Plt Dirut PLN terkait permasalahan listrik padam di sebagian wilayah Jawa.

“Saya tahu ini tidak hanya bisa merusak reputasi PLN namun banyak hal di luar PLN terutama konsumen sangat dirugikan. Pelayanan transportasi umum sangat berbahaya sekali, MRT misalnya” jelas Jokowi.

Sripeni Inten Cahyani mengakui proses penanganan listrik mati yang melanda sejumlah wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga Banten berjalan lambat. Dia pun menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa pemadaman listrik pada Minggu kemarin.

“Kami mohon maaf pak prosesnya lambat, kami akui prosesnya lambat,” kata Sripeni di hadapan Jokowi.

3 dari 4 halaman

Listrik Padam

Sejumlah kendaraan melintas dengan kondisi jalan gelap tanpa penerangan akibat listrik padam di kawasan Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sebelumnya, wilayah Jakarta dan sekitarnya mengalami pemadaman listrik pada Minggu 4 Agustus 2019, sekira pukul 12.00 WIB. PT PLN (Persero) menyatakan bahwa telah terjadi gangguan pada sisi transmisi ungaran dan pemalang 500 kV. Dampak dagi gangguan tersebut aliran listrik ke Jakarta dan sekitarnya padam.

“Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan,” jelas Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, seperti dikutip dari keterangan tertertulis, Minggu 4 Agustus 2019.

Selain itu terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area Jawa Barat.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,” Tutup Made.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Wawancara Khusus Presiden Grab Indonesia: Kompetisi Terbesar adalah Memenangkan Hati Konsumen

Liputan6.com, Jakarta – Grab Indonesia baru saja mendapat suntikan dana sebesar USD 2 miliar atau Rp 2,8 triliun dari Softbank asal Jepang. Chairman Softbank, miliarder Masayoshi Son, memang terkenal hobi menanam dana di startup yang punya potensi besar. Dana ia salurkan lewat Vision Fund yang sudah merangkul banyak perusahaan bergengsi dunia, sebut saja Uber, Slack, Oyo, Coupang, hingga Brain Corp di bidang kecerdasan buatan.

Presiden Joko Widodo telah bertemu langsung dengan perwakilan Grab dan Softbank pada Senin, 29 Juli 2019. Masayoshi Son dan pendiri Grab Anthony Tan turut hadir dalam pertemuan itu. Pihak Grab berkata presiden menyambut positif investasi Softbank ke Indonesia melalui Grab Indonesia, dan dengan ini Grab Indonesia merupakan unicorn (startup bernilai USD 1 miliar) yang kelima di Indonesia. 

Usai mendapat dana Rp 28 triliun, lantas quo vadis Grab Indonesia? Bersama Liputan6.com, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengungkap rencana Grab di masa depan dan hasil pertemuan antara Grab, Softbank, dan Presiden Jokowi. Turut juga dibahas markas baru Grab Indonesia, keuntungan dana investasi Softbank bagi mitra Grab, dan tentunya sikap dalam menghadapi kompetitor.

Selengkapnya, berikut wawancara Liputan6.com bersama Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Gama Tower, Jakarta Selatan.  

1. Bisakah diceritakan pertemuan kemarin dengan Presiden Joko Widodo membahas apa saja?

Itu hal yang positif sekali. Presiden Jokowi menerima kita. Kita tim yang datang itu dari tim Grab, tentunya saya sendiri dan Anthony Tan, dan juga yang istimewa itu datang dengan Chairman dari Softbank, yaitu Masayoshi Son.

Mungkin kalau di dunia bisnis sudah sangat terkenal sekali Masayoshi Son, karena visi Masayoshi untuk investasi di bidang teknologi dan menjadi investor terbesar untuk teknologi di dunia saat ini dengan Vision Fund.

Tentu saja presiden Jokowi menyambut baik dengan hal ini, selain ini adalah signal yg baik bahwa Masayoshi Son datang ingin invest lebih banyak ke Indonesia, tapi juga beliau mengapresiasi sekali apa yang Grab sudah lakukan di Indonesia, karena impact-nya banyak sekali ke jutaan orang.

Presiden Jokowi menyambut baik hal ini, bahkan kemudian di Instagram beliau sudah disebutkan juga ini menjadikan Grab Indonesia sebagai unicorn kelima di negeri ini.

Hal utama yang kita sampaikan dan Masayoshi sampaikan ada dua hal. Yang pertama Softbank akan invest lagi lewat ke Indonesia melalui Grab di sini sebesar USD 2 miliar. Itu positive news number one.

Number two adalah Masayoshi Son juga mendukung untuk Grab membuka headquarter kedua di Indonesia. Ini kan signal yang baik. Tentunya Presiden Jokowi menyambut baik hal ini, bahkan kemudian di Instagram beliau sudah disebutkan juga ini menjadikan Grab Indonesia sebagai unicorn kelima di negeri ini.

Jadi hal-hal ini adalah hal yang positif dan kita yakin sekali ini akan membawa dampak yang baik, bukan hanya untuk Grab tapi juga untuk mitra-mitranya di sini yang mungkin terdiri dari pengemudi, mungkin juga merchant foods dan agen, tapi yang lebih utama lagi ini adalah berita yang baik untuk bangsa Indonesia sendiri.

2. Dengan adanya suntikan dana dari Softbank tersebut, kira-kira apa saja yang akan dikembangkan Grab tahun ini?

Jadi jelas sekali visinya Masayoshi Son adalah untuk teknologi, apalagi beliau itu fokus sekali pada Artificial Intelligence, mengembangkan hal itu. Tapi melalui Grab ini secara spesifik ada beberapa hal yang bisa dikembangkan. Tentu yang utama dia sampaikan juga adalah untuk mengembangkan ekosistem alternative energy.

Apa sih alternative energy ini? Ya, tentunya bukan berbahan bakar fosil, tapi yang kita fokuskan adalah untuk electric vehicle (EV) yang sering dikenal sekarang.

EV ini bukan hanya manufaktur dari kendaraannya saja, tetapi membentuk ekosistemnya. Grab ini berada di pusat pembangunan untuk ekosistem untuk EV ini, karena disebutkan bahwa yang penting adalah bukan subsidi kendaraan tapi yang penting adalah bagaimana pemakaiannya karena bisa menghemat lebih banyak.

Melalui Grab ini secara spesifik ada beberapa hal yang bisa dikembangkan. Tentu yang utama dia sampaikan juga adalah untuk mengembangkan ekosistem alternative energy. Apa sih alternative energy ini? Ya, tentunya bukan berbahan bakar fosil, tapi yang kita fokuskan adalah untuk electric vehicle (EV) yang sering dikenal sekarang.

Dari situ nanti tentunya akan membawa ekonomi yang lebih baik, dan tentunya membantu pemerintah Indonesia juga agar tidak usah melalui spend subsidi yang terlalu besar untuk di petrofuel. Itu yang pertama.

Yang kedua Softbank akan mendukung kita untuk geomapping di sini melalui teknologi mereka, karena sudah ada banyak perusahaan rintisan Softbank juga yang di bawah geomapping. Ini akan mempermudah pengalaman pelanggan, lalu juga experience-nya lalu quality dari mapping itu sendiri.

Dari Softbank sendiri kemudian juga menyatakan bahwa Grab akan mendukung untuk e-healtcahre, jadi healthcare melalui tekknologi: health-tech.

Apa pentingnya? Karena dengan e-healthcare Grab bisa membantu penyebaran penetrasi layanan medical, bukan hanya di kota-kota besar, tetapi yang terutama adalah di Indonesia timur atau daerah-daerah terpencil yang susah mendapat layanan yang baik untuk medical dan kesehatan, dan ini adalah hal-hal utama yang bisa membantu Indonesia.

3. Dari tiga poin tersebut, mungkin ada yang bisa dirasakan langsung oleh driver-driver Grab yang saat ini atau orang-orang yang sudah bermitra dengan Grab. Apa yang bisa dirasakan?

Dari beberapa hal itu tentunya ada beberapa hal, misalnya untuk elecrtic vehicle. Nanti kendaraan berbasis listrik, kalau kita sudah membentuk ekosistemnya, itu nanti cost atau biaya yang dikeluarkan untuk para mitra akan jauh sangat lebih rendah, karena biaya energi melalui alternative energy, terutama electric vehicle itu jauh lebih rendah.

Artinya apa? Nanti tentunya nanti net income yang didapatkan mitra pengemudi akan jauh lebih bagus.

Lalu tentunya secara tidak langsung e-healthcare juga. I mean, like, banyak mitra pengemudi ini di jalan. Ada istilah salam satu aspal di jalan dan lain-lain, dan tentunya mungkin kurang waktu untuk misalnya datang ke fasilitas fisik dan lain-lain untuk layanan kesehatan.

Dengan layanan e-healthcare ini tentunya akan mempermudah itu. Mereka juga mendapat layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan tidak menghabiskan waktu dan produktivitasnya.

Yang perlu disampaikan juga bahwa Grab ini sekarang sudah bukan lagi semata-mata transportation technology company, we are already a superapp.

Tentunya di luar hal ini ya mapping akan membantu pengalaman mereka dalam berkendara juga, sehingga membantu mereka juga nanti untuk menekan biaya, karena nanti lebih cepat dan lain-lain.

Tapi yang perlu disampaikan juga bahwa Grab ini sekarang sudah bukan lagi semata-mata transportation technology company, we are already a superapp. Artinya layanan bermacam-macam di situ banyak sekali, tentunya ini juga akan membantu nanti untuk merchant-merchant foods di situ dan juga untuk membantu para agen yang tersebar di seluruh Indonesia.

2 dari 4 halaman

Markas Baru Grab di Indonesia dan Potensi GrabFood

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

4. Kantor utama awalnya berada di Singapura, kemudian kantor kedua yang akan dibangun di Indonesia mungkin ada yang ditekankan, mungkin ada sesuatu yang beda juga, dibandingkan kantor utama?

Ya, jadi memang unique sekali kita bikin second headquarter, apa sih nanti fokus ya second headquarter ini? fokusnya ada dua, yang pertama mengembangkan technology talent, untuk R&D, untuk spesifik masyarakat Indonesia, bahkan bisa kita kembangkan juga di Asia Tenggara.

Jadi apa yang dari hasil R&D di Indonesia, berkembang juga bisa ke Asia Tenggara, karena tentunya kita tahu Indonesia ini sangat unique dan lebih banyak kebutuhannya dan kita harus address ini langsung di mana market itu berada. Jadi kita akan buka tech-talent, R&D centers yang sangat fokus di Indonesia.

GrabFood itu nanti akan berpusat di Indonesia, yang tentunya akan sangat membantu juga masyarakat Indonesia.

Yang kedua untuk layanan GrabFood di mana GrabFood itu nanti akan berpusat di Indonesia, yang tentunya akan sangat membantu juga masyarakat Indonesia. Ini hari ini saya sudah memakai kaos Grab Food juga.

Kita tahu ini adalah layanan yang sangat penting sekali untuk masyarakat Indonesia dan sangat potensial untuk berkembang di seluruh Asia Tenggara.

Jadi for information juga, layanan food untuk Grab itu memang utamanya saat ini di Indonesia, tapi secara Asia Tenggara Grab Food itu sudah menjadi layanan delivery foods nomor satu di Asia Tenggara, sehingga itu sebegitu important-nya dan kita akan membawa headquarter-nya itu, layanannya itu, di Indonesia.

5. Jadi secara tidak langsung juga mengembangkan kuliner-kuliner, makanan Indonesia secara pariwisata?

Kita juga ada beberapa inisiatif di situ. Kita punya layanan misalnya Kitchen by GrabFood. Itu bisa membuat merchant-merchant food yang tadinya tidak pernah bermimpi untuk berada di Jakarta buka cabang. Kita jadi bukakan di Jakarta melalui Kitchen di situ.

Dan mereka tidak perlu khawatir untuk investasi yang besar karena mereka cukup membuka dapurnya saja di situ, bagaimana nanti pelayanan customers-nya adalah semuanya pure melalui delivery.

6. Yang menarik adalah ini kita mengunggulkan GrabFood di Indonesia, apakah juga akan berdampak ke negara-negara di sekitar Indonesia?

Sudah pasti karena inovasi-inovasi banyak sekali dari Indonesia. Di Indonesia sendiri untuk GrabFood sudah melayani sekitar 178 kota saat ini, kalau Grab transport sudah 224 kota saat ini.

Di Indonesia sendiri untuk GrabFood sudah melayani sekitar 178 kota saat ini, kalau Grab transport sudah 224 kota saat ini … Dari pengalaman yang bermacam-macam ini di 178 kota, ini tentunya adalah modal yang kuat untuk bisa mengembangkan layanan ini dengan tepat di seluruh Asia Tenggara.

Tentunya dari 178 kota itu banyak sekali pengalaman yang kita dapatkan ya, karena bukan hanya melayani kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Makassar, tetapi juga kota-kota kecil sama kota-kota yang remote dan yang lain-lain, yang mungkin karakteristiknya juga berbeda.

Dari pengalaman yang bermacam-macam ini di 178 kota, ini tentunya adalah modal yang kuat untuk bisa mengembangkan layanan ini dengan tepat di seluruh Asia Tenggara.

3 dari 4 halaman

Daerah Incaran Grab

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

8. Dengan pengembangan teknologi Grab tahun ini, mungkin ada daerah-daerah yang ingin Grab pacu?

Saat ini Grab menjadi perusahaan atau rintisan dengan jumlah yang terbesar kita ada di 224 kota. Itu yang terbesar untuk perusahaan rintisan atau startup, tapi kita tak akan berhenti di situ.

Di dalam platform Grab pun ada kudo kios untuk dagang online, melalui sistemnya, aplication-nya itu enabling micro entrepreneur melalui agen-agen. Itu footprints-nya lebih besar lagi: ada di 515 kota di seluruh kota di Indonesia. Untuk footprint cities kita sudah dari sabang sampai Merauke sudah kita cover semua, lebih kepada engagement nya di setiap kota.

Contohnya begini, paling besarkan di transportasi, hal utama lain, saya kemarin baru saja dari Toba (Sumatera Utara ) dan sekitarnya adalah daerah pengembangan pariwisata, super destinasi pariwisata yang jadi program pemerintah Presiden Jokowi di periode ini.

Kita sangat fokus di daerah Indonesia timur.

Grab sangat mungkin membantu untuk layanan pariwisatanya, karena di super app kita sudah ada layanan booking hotel, ada layanan tiket, sudah ada transportasi, sudah ada layanan sewa beberapa hari dan lain-lain dan kita bisa membantu promosinya di situ.

Jadi pengembangannya adalah ke depannya penetrasi dari layanan kita di masing-masing kota itu dan juga beberapa fokus yang dibutuhkan pemerintah Indonesia yang satu hal sangat potensial adalah di bidang pariwisata.

9.  Apakah ada fokus tertentu juga di daerah Indonesia Timur?

Kita sangat fokus di daerah Indonesia timur. Kita bahkan sudah ada di Merauke layanan kita, tentunya kalau Maluku, Sulawesi, sudah sangat banyak sekali disana, kita kembangkan ini memang berdasarkan kota besar, lari ke kota kedua kota ketiga, keempat. Yang kita tekankan disini, mobility-nya dari para pelanggan kita.

Kita tahu pelanggan itu tidak akan hanya bergantung pada layanan satu moda transportasi, penting juga bagi kita, connectivity-nya .

Kita buka juga layanan Grab Car Airport, di 14 kota diseluruh Indonesia, belum berhenti di situ, kami akan terus menambah layanan resmi di airport-airport. Kita buka juga layanan dengan connectivity misalnya kalau di Jakarta layanan moda transjakarta dan MRT, tapi kalau bicara Indonesia timur saya rasa tidak hanya berhenti disitu, layanan food, merchant, wirausahawan micro ini melalui layanan Grab, akan terus kami kembangkan

4 dari 4 halaman

Strategi Menghadapi Kompetitor dan Tujuan di Masa Depan

Layanan Grab Gerak. Dok: Grab Indonesia

10. Bagaimana Grab menyikapi transportasi lain?

Buat kita sebetulnya dua hal. Kita fokus pada tech for good, artinya teknologi untuk kebaikan, teknologi ini harus untuk kebaikan masyarakat.

Layanan ganjil genap misalnya, itu melalui teknologi kita address, sehingga ada kepastian di situ untuk pelanggan, lalu layanan Grab Now. Layanan Grab Gerak untuk layanan disabilitas.

Kita sangat customer-oriented, for us ada persaingan mungkin di sini, tapi for us the biggest competition adalah to win the customer heart. Apa yang kita luncurkan itu bukan competitor-focus, karena kita yakin memenangkan hati customer adalah kunci.

11. Bisa jelaskan tentang layanan Grab untuk penyandang disabilitas?

Kita punya Layanan grab gerak di situ ya itu adalah para pengemudi pengemudinya sudah dilatih untuk melayani para penyandang disabilitas.

Ini pertama kali kita launchingkan tahun lalu, tapi kemudian kita push lagi kemarin ketika kita menjadi salah satu official partner juga untuk Asian Paragames, setelah waktu itu kita mendukung Asian Games kita mendukung Asian Para Games juga di mana kita menjadi layanan resmi untuk teknologi transportasinya.

Nah selain titik-titik tertentu yang kita tentukan untuk layanan grab gerak ini tapi yang penting adalah kita memberikan pelatihan-pelatihan kepada pengemudi kita, karena melayaninya kan lain disabilitas ada bermacam-macam dan mereka melalui training-training yang khusus untuk bisa melayani mereka

Terutama adalah yang mungkin kemampuan jalannya terbatas itu juga bagaimana kan apa namanya melayani ada hal yang khusus, tentunya ada yang pendengarannya kurang, penglihatannya kurang, atau percakapannya yang terbatas di situ, itu sudah kami latih

12. Secara global perkembangan Grab sudah masuk menjadi Decacorn, kemudian di Indonesia juga cukup unggul. Ada lagi yang ingin dicapai tahun ini?

Ini apresiasi dari masyarakat, saat ini di Asia tenggara, Grab sudah menjadi decacorn, dan kemarin dengan kunjungan kita ke presiden ini sudah jadi komitmen kita untuk investasi dan pembukaan headquarter sudah diakui menjadi unicorn kelima di Indonesia. Grab Indonesia menjadi unicorn kelima di Indonesia.

Pencapaian selanjutnya tentunya kita ingin sealalu mencapai lebih tinggi lagi, we heard about hectacorn. Buat kami yang penting tumbuh lebih tinggi lagi, memberikan layanan yang lebih baik lagi untuk masyarakat

Kita yakin Grab ini bisa tumbuh lebih tinggi lagi, bukan hanya Grab sendiri. We live in ecosystem, so very important for us juga untuk keep partnership, untuk kerja sama yang baik, dengan mitra mitra kita, pengemudi, merchant food, juga dengan mitra-mitra strategis kita yang membentuk ekosistem dan membantu memajukan Indonesia juga.

Kementerian ESDM: PLN Jangan Hanya Minta Maaf

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengawal pemberian kompensasi pemadaman listrik yang terjadi sejak Minggu siang. Hal tersebut dilakukan karena masyarakat sangat menderita akibat pemadaman listrik.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, sebagai regulator yang mengawasi kegiatan operasi PLN, Kementerian ESDM mengedepankan pelayanan masyarakat, termasuk kompensasi untuk yang terkena dampak pemadaman listrik.

‎”Kami kan regulator hanya mengecek apakah mereka telah melakukan segala macam regulasi mengenai mereka khususnya terkait peraturan yang telah kita keluarkan. Termasuk, pelanggan yang terdampak dimungkinkan atau berhak dapat kompensasi,” kata Rida, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/8/2019).

PLN tidak hanya meminta maaf saja, tetapi harus menunjukan rasa tanggungjawab dengan memberikan kompensasi ke masyarakat yang mengalami pemadaman listrik. Hal ini akan terus dikawal oleh instansinya.

“kita menghimbau, dorong untuk PLN segera wujudkan rasa tanggung jawab, tidak cukup dengan minta maaf kalau pelayanan kurang ya harus menerima sangsi dalam bentuk kompensasi dan kita kawal,”‎ tuturnya.

Rida mengungkapkan, Kementerian ESDM sedang menyiapkan regulasi, untuk mencambuk PLN memberikan pelayanan lebih baik dan meningkatkan mutu pelayanan ke masyarakat yang mengalami pemadaman listrik.

‎”Ini sesuai arahan Pak Menteri untuk memberikan cambuk. Ini sebagai upaya mendorong PLN untuk mampu meningkatkan lagi mutu pelayanan bagi masyarakat,” tandasnya.

2 dari 2 halaman

Sebagian Listrik Pulau Jawa Padam, Kementerian ESDM Diminta Investigasi

Kendaraan melintasi Patung Jenderal Sudirman saat listrik padam di kawasan Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa, menyarankan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan untuk melakukan investigasi penyebab utama terjadinya insiden pemadaman listrik massal di kawasan Jabodetabek dan sebagian Jawa pada Minggu (4/8/2019) kemarin.

“Untuk mengetahui faktor utama dari pemadaman listrik kemarin, itu perlu dilakukan investigasi oleh regulator, dalam hal ini Kementerian ESDM. Investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab utama pemadaman kemarin yang sampai 6-10 jam,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, Senin (5/8/2019). 

Menurutnya, insiden pemadaman itu terjadi karena sistem jaringan. Dia menyoroti adanya gangguan transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa-Bali 500 kilo Volt (kV).

“Kejadian kan terjadi lantaran ada gangguan di pembangkit area Unggaran-Pemalang sana, yang berpengaruh terhadap pasokan listrik dari timur ke barat,” sebut dia.

Adapun berdasarkan laporan PLN, pemadaman listrik itu terjadi karena terputusnya transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang yang kemudian membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur menuju sisi barat di Pulau Jawa otomatis berpindah menuju selatan.

Tingkatkan Kapasitas, Pelindo III Perpanjang Dermaga Pelabuhan Bagendang

Liputan6.com, Jakarta PT Pelindo III (Persero) memperpanjang dermaga Pelabuhan Bagendang, di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menjadi 440 meter. BUMN operator pelabuhan tersebut semula sudah mengoperasikan dua dermaga yang masing-masing sepanjang 120 meter.

“Setelah dibangun sejak Agustus tahun lalu, kini dermaga baru sepanjang 200 meter yang dibangun Pelindo III sudah siap disandari kapal-kapal besar,” kata Direktur Teknik Pelindo III Joko Noerhudha dalam keterangannya, Senin (5/8/2019).

Joko Noerhudha melanjutkan, dengan total panjang dermaga yang mencapai 440 meter, maka secara otomatis kapasitas bongkar muat meningkat. “Semula hanya cukup untuk disandari dan melayani bongkar muat 2 unit kapal. Kini bahkan mampu melayani sandar dan bongkar muat 3 hingga 4 unit kapal secara bersamaan,” jelasnya.

Dari Surabaya, Direktur Utama Pelindo III Doso Agung, menambahkan, hal tersebut akan berimbas pada meningkatnya produktivitas pelabuhan yang akan membawa manfaat turunan berupa peningkatan efisiensi logistik untuk pengangkutan dan distribusi barang di kawasan Kalimantan Tengah.

Ditegaskannya, efisiensi akan dirasakan mulai dari perusahaan pelayaran karena waktu tunggu kapal lebih singkat. Kemudian bagi para pemilik barang, barang dapat segera diangkut untuk didistribusikan. Dengan demikian, harapannya masyarakat sebagai end customer mendapatkan harga yang lebih murah.

“Proyeksi tersebut sesuai dengan komitmen untuk terus mengembangkan pelabuhan agar berkontribusi positif pada peningkatan efisiensi biaya logistik. Selain itu juga meningkatkan daya saing produk setempat, agar lebih mampu bersaing di pasar dengan biaya pengangkutan yang lebih efisien,” tambah orang nomor satu di Pelindo III ini.

2 dari 4 halaman

Sudah Disandari 100 Kapal

Pelindo III Bangun Tower Poros Maritim di Pelabuhan Tanjung Perak

Dermaga yang baru diresmikan tersebut merupakan dermaga multipurpose yang dapat difungsikan untuk melayani bongkar muat komoditas peti kemas maupun curah, seperti CPO (crude palm oil/minyak sawit mentah) yang merupakan komoditas andalan wilayah sekitar (hinterland) Pelabuhan Bagendang.

Berdasarkan data Pelindo III, pada semester I tahun 2019 ini, Pelabuhan Bagendang sudah disandari oleh 100 unit kapal yang setara dengan kapasitas kapal hingga 389.692 groston. Kemudian arus peti kemas mencapai 29.943 TEUs. Dengan adanya fasilitas dermaga yang lebih panjang, diprediksi arus barang yang melalui Pelabuhan Bagendang pada tahun ini akan melonjak.

3 dari 4 halaman

Semester I 2019, Arus Petikemas Pelabuhan Tanjung Perak Melonjak 218 Persen

Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Arus transhipment peti kemas domestik di terminal-terminal yang dioperasikan Pelindo III di Pelabuhan Tanjung Perak meningkat. Penetapan pelabuhan Tanjung Perak sebagai pelabuhan transhipment petikemas domestik per 15 Januari 2019 lalu  telah menghasilkan realisasi pertumbuhan petikemas diatas target yang telah direncanakan.

Berdasarkan data Pelindo III, pada semester I 2018 tercatat sejumlah 16.310 boks petikemas. Kemudian pada semester I tahun ini melonjak hingga 35.550 boks mencapai 218 persen year on year (yoy).

“Peningkatan terbesar ada di Terminal Berlian, Pelabuhan Tanjung Perak, yang dioperasikan oleh anak usaha Pelindo III, BJTI Port, yakni dari sebesar 9.812 boks pada semester I tahun 2018 menjadi hingga 22.349 boks pada periode yang sama tahun ini atau mencapai hingga 227 persen yoy,” kata Direktur Utama Pelindo III Doso Agung dalam keterangannya, Sabtu (3/8/2019).

Kemudian untuk arus transhipment petikemas domestik di Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada semester I tahun 2018 sejumlah 1.040 boks, lalu pada periode yang sama tahun ini meningkat menjadi 2.799 boks.

Untuk di Terminal Teluk Lamong (TTL) pada semester I tahun 2018 sejumlah 5.392 boks dan pada semester I tahun ini meningkat menjadi 9.283 boks.

“Arus transhipment petikemas domestik pada dua terminal tersebut tumbuh tipis. Karena memang segmen bisnis TPS dan TTL lebih banyak melayani petikemas internasional dan juga curah kering untuk di TTL,” jelas orang nomor satu di Pelindo III itu.

Direktur Operasi dan Komersial Pelindo III Putut Sri Muljanto, menambahkan rute pelayaran petikemas dari Medan ke Tanjung Perak dengan tujuan akhir Kalimantan/Sulawesi atau sebaliknya menjadi kontributor utama peningkatan petikemas transhipment.

“Pelindo III juga telah menyiapkan lahan seluas 1 Hektar di Terminal Nilam untuk menambah kapasitas pelayanan transhipment petikemas domestik . Agar pelayanan terus berjalan dengan optimal, kami akan  melakukan evaluasi dan inovasi layanan untuk meningkatkan kinerja dan memberikan layanan terbaik untuk pengguna jasa,” kata Putut Sri Muljanto.

“Selain itu diperlukan juga kerjasama dan dukungan dari asosiasi pengguna jasa (INSA, ALFI/ILFA, GPEI, GINSI, APBMI, APTRINDO, dll) sebagai salah satu faktor mewujudkan perbaikan layanan dalam rangka menurunkan biaya logistik untuk meningkatkan daya saing produk nasional,” tutup Putut.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

4 Petaka Mati Listrik di Dunia, Penambang Terjebak hingga Menteri Mundur

Liputan6.com, Jakarta – Indonesia kembali menjadi sorotan internasional akibat petaka mati listrik massal yang terjadi di DKI Jakarta, kota-kota sekitarnya, serta Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Akibatnya, sinyal komunikasi, transportasi, dan aliran air terganggu.

Mati listrik mulai terjadi pada Minggu, 4 Agustus 2019, sekitar pukul 12.00 WIB. Awalnya PLN menebar harapan bahwa pemadaman berakhir sekitar jam 18.00 WIB, kemudian harapan itu diundur hingga 00.00 WIB, tetapi nyatanya masih ada wilayah yang mati listrik hingga fajar keesokan harinya, seperti di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.

Kejadian mati listrik skala besar tentunya juga pernah terjadi di negara maju pada tahun 2000-an. Seorang menteri di Korea Selatan (Korsel) bahkan pernah mundur setelah negaranya mati lampu selama 30 menit saja.

Di Eropa juga pernah ada mati lampu skala kontinental. Masyarakat di Jerman hingga Portugal pun langsung kocar-kacir karena kurangnya suplai energi listrik.

Bagaimana cerita mati listrik di negara lain dan bagaimana perbandingannya di Indonesia? Berikut ulasannya:

2 dari 6 halaman

1. Eropa: Mati Lampu Skala Kontinental

Lampu Menara Eiffel di Paris dipadamkan sebagai penghormatan kepada korban serangan teroris di Masjid Bir el-Abd, Semenanjung Sinai, Mesir (24/11). Wali Kota Paris mengatakan, menara Eifel akan menjadi gelap pada tengah malam. (AFP Photo/Thomas Samson)

Pada 4 November 2006, terjadi mati lampu massal di tujuh negara besar Eropa: Jerman, Prancis, Belgia, Spanyol, Kroasia dan Italia. BBC melaporkan sekitar EU Observer melaporkan sekitar 15 juta orang terdampak masalah ini.

Mati lampu hanya berlangsung selama dua jam saja, namun dalam waktu singkat itu saja muncul berbagai laporan lalu lintas, kereta batal berangkat, hingga orang-orang terjebak di dalam lift.

Akar masalah adalah human error, sebab pegawai perusahaan energi Jerman, E.ON, mematikan mematikan kabel tegangan tinggi di Sungai Ems agar sebuah kapal cruise bisa lewat dengan selamat. E.ON pun sudah mengaku bersalah.

3 dari 6 halaman

2. Korsel: Mati Lampu Setengah Jam, Menteri Langsung Mundur

Pemandangan kota seoul dari atas Gunung Namsan di Namsan Tower, Yongsan, Seoul, Jumat (12/1/2018). (Liputan6.com/Hotnida Novita Sary)

Korsel pernah mengalami mati lampu massal ketika ada gelombang panas di negaranya. Itu terjadi pada 15 September 2011 dan berdampak ke 1,62 juta rumah.

Menurut The Korea Times, BUMN asal Korea yakni Korea Electric Power Corp. (KEPCO) sedang melakukan maintenance di pembangkit daya mereka untuk bersiap menghadapi gelombang panas saat kejadian terjadi.

Orang-orang pun terjebak di elevator, lampu lalu lintas terganggu, pasien-pasien di rumah sakit terancam, dan operasional pabrik terganggu. Pemadaman terjadi selama 30 menit secara bergilir hingga 19.56 waktu setempat.

Pada bulan yang sama, Choi Joong Kyung yang menjabat sebagai Menteri Pengetahuan Ekonomi (kini Menteri Urusan dan Perdagangan di Luar Negeri) memutuskan untuk mengundurkan diri karena merasa bertanggung jawab.

4 dari 6 halaman

3. Amerika Selatan: Negara Tetangga Mati Lampu Bersama

Sejumlah pria berdiri di bawah lampu jalan ketika fenomena gerhana bulan sebagian (parsial) di Buenos Aires, Argentina, Selasa (16/7/2019). Gerhana bulan parsial ini bisa diamati dari Amerika Selatan, Eropa, Afrika, Asia dan Australia. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Dua bulan sebelum mati lampu nasional di Indonesia, tiga negara Amerika Selatan turut merasakan sensasi yang sama. Sebanyak 48 juta orang tercatat kehilangan listrik selama seharian.

Mengutip Deutsche Welle, mati lampu massal dimulai pada 16 Juni 2019 pukul 7.06 pagi di Argentina. Perusahaan energi Edesur berkata penyebabnya ada pada “sistem interkoneksi listrik.”

Pilkada pun akhirnya batal karena mati lampu dan pasien yang bergantung pada perangkat medis diminta pergi ke rumah sakit yang punya generator.

Perusahaan energi Uruguay, UTE, turut menyalahkan Argentina karena cacat pada jaringan mereka turut memutuskan listrik di Uruguay. Pada penghujung hari yang sama, pihak berwajib berhasil kembali membangkitkan mayoritas aliran listrik di ketiga negaranya.

5 dari 6 halaman

4. India: Terbesar dalam Sejarah

Seorang gadis muda membaca buku sambil duduk di rel kereta api di New Delhi, India, Selasa (16/10). Sekitar 800 juta warga India hidup dalam kemiskinan. (AP Photo/Altaf Qadri)

Kejadian mati lampu di India adalah salah satu yang terbesar dalam sejarah yang memberi dampak ke lebih dari 600 juta orang atau sekitar tiga kali jumlah populasi Indonesia.

National Geographic melaporkan mati lampu berlangsung selama 15 jam pada Senin, 30 Juli 2012. Esoknya, 31 Juli 2012, terjadi lagi mati lampu yang menimpa 600 juta orang.

Tak hanya berdampak ke rumah sakit dan transportasi, Reuters menyebut ratusan penambang terjebak akibat putusnya listrik ini. Beruntung, mereka semua berhasil dievakuasi.

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Kementerian ESDM Ubah Aturan Ganti Rugi Listrik Mati, Ini Rinciannya

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengubah sistem pemberian kompensasi untuk masyarakat yang menjadi korban pemadaman listrik. Perubahan tersebut dilakukan karena pembayaran kompensasi yang ada saat ini dipandang tidak adil.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan, Kementerian ESDM akan melakukan perbaikan regulasi untuk meningkatkan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) terkait pemberian kompensasi untuk masyarakat yang mengalami pemadaman listrik. Langkah yang dilakukan adalah merevisi Peraturan Menteri ESDM 27 Tahun 2017 tentang TMP.

“Kami barusan rapat pimpinan mengenai penyusunan peraturan yang kita yakini bisa mendorong PLN berkinerja baik, termasuk di dalamnya pengaturan kompensasi kepada saudara kita yang terdampak,  kita maksimumkan,” kata Rida di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Selama ini pembayaran kompensasi tidak adil bagi pelanggan. Sebab harus memenuhi beberapa syarat, salah satunya masyarakat yang mendapat kompensasi harus menelepon pusat informasi PLN 123. Syarat tersebut dinilainya tidak adil dan akan dihapus dalam regulasi yang baru.

Rida melanjutkan, ‎untuk mendapat kompensasi ada syarat harus 10 persen dari lama pemadaman minimal 3 jam atau 3,3 jam. Jika tidak melampaui, maka pelanggan yang mengalami pemadaman tidak mendapat kompensasi.

“Sekarang itu 10 persen, setelah 3 jam baru bayar. Bayarnya berapa, Peraturan Menteri Nomor 27 tahun 2017 dibayarnya dari penggunaan minimum,” tuturnya.

Menurut Rida, dalam regulasi baru ‎setiap pemadaman per jam kompensasi akan dibayar melalui pemotongan tagihan tarif listrik untuk pelangan pasca bayar, sedangkan untuk pra bayar akan dijadikan saldo saat pengisian token akan bertambah secara otomatis.

“Akan disusun secara berjenjang ke depannya, sekian jam dipotong sekian persen, ini lagi disusun kemudian gratis bulan itu. Lebih dari itu malah dari itu malah mungkin quote and quote bayaran dari PLN. Fair dong,” jelasnya.

2 dari 3 halaman

Terbit Rabu

Sejumlah kendaraan melintas dengan kondisi jalan gelap tanpa penerangan akibat listrik padam di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Kebijakan baru tersebut rencanaya akan diterbitkan pada Rabu (7/8/2019), setelah ditandatangani Menteri EDM Ignasius Jonan berlaku setelah regulasi terbit, sedangkan kompensasi untuk ‎pemadaman yang terjadi pada Minggu (4/8/2019) dikenakan regulasi lama.‎

“Minggu ini diharapkan Peraturan Menteri itu sudah bisa di tandatangani Pak Menteri. Jadi ada peraturan TMP tingkat mutu pelayanan itu mengatur hak dan kewajiban pelanggan,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Diprotes Warganet Soal Mati Lampu, Ini Kata Menteri Jonan

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memberikan ide praktis terhadap petaka mati lampu massal yang terjadi di DKI Jakarta dan sebagian Pulau Jawa. Menurut Jonan, lebih baik masyarakat langsung menggugat PT PLN (Persero).

Saran itu ia sampaikan di Instagram resmi miliknya. Pasalnya, banyak warganet protes pada sang menteri soal pemadaman massal yang terjadi.

“Digugat aja PLN,” ujar Jonan pada komentar yang ia tulis pada Minggu, 4 Agustus 2019.

Komentar Menteri ESDM Ignasius Jonan soal menggugat PLN. Dok: Instagram @ignasius.jonan

Pada komentar terpisah, Jonan berkata bahwa PLN memang harus disentil keras akibat perbuatan mereka. Ia pun berjanji akan meneruskan kekhawatiran masyarakat.

“Saya akan sampaikan concern ini dan memang perlu disentil keras PLN,” tegas Jonan.

Terkait relasi Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik negara (BUMN), Jonan menjelaskan Kementerian BUMN adalah yang paling berkuasa atas PLN. Sedangkan Kementerian ESDM hanyalah regulator dan tidak bertanggung jawab atas operasional PLN.

“PLN itu BUMN,” jelas Jonan kepada warganet. “Silahkan tanya PLN dan Menteri BUMN sebagai penanggungjawab operator, ESDM adalah regulator yang mengawasi dan monitor kinerja operator,” jelas Jonan.

Jonan terpantau hadir bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan petinggi PLN. Turut hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perhubungan Budi Karya, sementara Menteri BUMN Rini Soemarno terpantau absen karena sedang berada di Arab Saudi.

2 dari 4 halaman

Beri Kompensasi, PLN Bakal Gratiskan Pemakaian Listrik

Presiden Joko Widodo bersama Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menggelar rapat di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PLN menjanjikan adanya kompensasi untuk masyarakat yang mengalami listrik padam pada Minggu (5/8/2019). Kompensasi ini adalah dengan memberikan listrik gratis.

Pelaksana Tugas (Plt) Sripeni Inten Cahyani mengatakan, sesuai dengan peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 tentang standar mutu pelayanan, PLN akan memberikan kompensasi ke masyarakat atas listrik padam yang hampir terjadi di seluruh Jawa. 

“Kompensasi kepada masyarakat sudah ada aturannya, Permen ESDM PLN komit melaksanakannya,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Inten, untuk besaran insentif yang diberikan akan dihitung berdasarkan formula yang telah ditetapkan sesuai dengan lama listrik padam dan kelompok kWh pelanggan.

“Sudah ada formulasinya, kita ikuti saja. Ada hitunganya sekian jam kali sekian. KWH akan gratiskan itu tergantung kelompoknya,” tuturnya.

Inten mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mendata pelanggan yang mengalami pemadaman listrik. Kompensasi diberikan dengan mengurangi tarif tagihan penggunaan listrik sesuai dengan hitungan masing-masing pelanggan.

“Dari area-area terdampak itu dihitung diformulasikan. Ini kemudian menjadi pengurang untuk tagihan berikutnya,” ucapnya.

3 dari 4 halaman

Kerugian Besar

Suasana Halte Senen, Jakarta Pusat saat mati lampu, Minggu (4/8/2019). (Liputan6.com/ Thomas)

Padamnya listrik atau mati lampu hampir 8 jam pada Minggu kemarin mengakibatkan lumpuhnya berbagai aktivitas bisnis dan pelayanan publik di Jakarta. Hal ini dinilai sesuatu yang harus serius disikapi dan diantisipasi oleh pemerintah melalui PLN.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, ketergantungan dunia usaha dan pelayanan publik terhadap listrik sangatlah besar.

“Oleh sebab itu, pelayanan PLN harus dievakuasi secara serius dan mendesak karena PLN adalan milik pemerintah,” ujar dia di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Sarman, kerugian yang dialami oleh pengusaha sangat besar akibat padamnya listrik. Selain itu, masalah ini juga berdampak pada banyaknya pesanan barang dan jasa yang tidak terlayani.

Industri Kecil Menengah (IKM) sangat terpukul dengan mati lampu yang cukup lama ini. seperti industri kuliner, konveksi, restoran, kafe, katering, transportasi online, SPBU, bengkel, mebel, dan usaha lainnya.

Sedangkah pelayanan publik di Jakarta hampir lumpuh, seperti MRT, Commuter Line, ATM, pelayanan pintu tol, jaringan komunikasi, pelayanan kesehatan dan lalu lintas akibat padamnya listrik.

“Kita agak sulit menghitung angka kerugian. Akan tetapi, jika dilihat dari banyaknya sektor usaha dan pelayanan publik yang terimbas, maka bisa mencapai triliunan rupiah. Kejadian ini juga akan berdampak pada ketidakpercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia jika kondisi pelayanan energi listrik seperti ini,” ucap dia.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Waskita Karya Terbitkan Global Bond di Semester II 2019 Senilai Rp 3 Triliun

Liputan6.com, Jakarta Memasuki semester II 2019, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menyiapkan sejumlah strategi agar kinerja perseroan semakin bagus.

Waskita akan menerbitkan surat utang atau obligasi (global bond) senilai USD210 juta atau maksimal Rp3 triliun, dengan tenor 7 hingga 10 tahun, yang akan digunakan Waskita untuk refinancing. 

Director of Finance PT Waskita Karya (Persero), Haris Gunawan menjelaskan opsi global bond akan tetap melihat perkembangan pasar. Adapun untuk emisi (underwriter), saat ini masih dalam pembahasan. 

“Kami mengikuti pemerintah dengan floating rate plus spread dan tetap tergantung situasi capital market,” ujar Haris dalam keterangannya, Senin (5/8/2019).

Ditegaskan Haris, penerbitan obligasi sambil mencari risiko yang paling rendah, terutama dari sisi cost. Juga dengan melihat faktor tenor, underlying dan lain-lain.

Dalam mencari dana, Waskita Karya juga mempertimbangkan beberapa skema lain di luar obligasi. Pada semester II, Waskita juga akan melakukan divestasi saham pada dua ruas tol yang dikelola. Saat ini sedang proses penawaran dengan perusahaan dalam dan luar negeri dan ditargetkan rampung pada semester dua tahun 2019. 

2 dari 3 halaman

Kinerja Waskita Karya

Kerjasama PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan PT Rekayasa Industri (Dok: Waskita Karya)

Sementara dari sisi kinerja, perusahaan memperoleh nilai kontrak baru sebesar Rp8,18 triliun pada semester satu tahun 2019, meningkat dibanding pada periode sama sebesar Rp7,65 triliun. 

Perolehan kontrak baru tersebut ditopang oleh perolehan sejumlah proyek besar, antara lain Bandara Juanda di Jawa Timur Rp623 miliar, Masjid Istiqlal di DKI Jakarta Rp423 miliar, Bandara Hasanudin di Sulawesi Selatan Rp422 miliar, Jalan Tol Becakayu (A. Yani) di Jawa Barat senilai Rp773 miliar, Rest Area Tol Bakaheuni-Terbanggi Besar di Lampung senilai Rp343 miliar dan Revitalisasi Gedung Olahraga Pelajar Ragunan di DKI Jakarta senilai Rp381 miliar. 

Waskita juga menargetkan penerimaan arus kas masuk pada tahun 2019 sebesar Rp40 triliun termasuk didalamnya dari proyek turnkey yang penyelesaian proyeknya di triwulan dua dan tri wulan empat 2019 sebesar Rp26,85 triliun.

Dengan realisasi sampai semester satu sebesar Rp7,49 triliun yang diperoleh dari beberapa pembayaran proyek tol. Di antaranya proyek Tol Cisumdawu, proyek Tol Pemalang – Batang Paket 4 dan proyek Tol Bakauheni – Terbanggi Besar. 

Adapun proyek turnkey yang ditargetkan selesai tahun ini di antaranya Pematang Panggang – Kayu Agung, Kayu Agung – Palembang – Betung, Japek II Elevated, dan Kunciran – Parigi. Waskita juga baru menerima pembayaran Rp259 miliar dari proyek LRT dan Rp873 miliar dari proyek tol Salatiga Kertasura.   

“Waskita mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 14,80 miliar pada semester satu tahun 2019 dan laba bersih tercatat Rp 1,01 triliun, dengan net margin 6,85 persen,” kata Haris.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

BTN Peroleh Komitmen KPR Rp 7,2 Triliun dari Indonesia Properti Expo

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil melampaui target penyelenggaraan Indonesia Property Expo (IPEX) 2019 yang diproyeksukan sebelumnya dengan raihan pembiayaan kredit baru senilai Rp5 triliun.

Pembangunan infrastruktur sarana transportasi di daerah penyangga Jakarta, seperti Bogor, Tangerang dan Bekasi membuat penjualan properti di wilayah tersebut makin diminati oleh pengunjung selama Pameran Indonesia Properti Expo 2019 yang digelar dari tanggal 27 Juli 2019 hingga 4 Agustus 2019.

Ajang pameran properti terbesar tersebut menyedot animo masyarakat yang cukup besar, dengan jumlah pengunjung mencapai 160.748 pengunjung selama sepekan pameran tersebut digelar.

Alhasil, jumlah ijin prinsip Kredit Pemilikan Rumah atau KPR maupun Kredit Pemilikan Apartemen atau KPA yang dibukukan BTN berhasil menembus target sebesar Rp 7,22 triliun dengan jumlah unit yang terjual mencapai 10.947 unit hunian. Angka ini di atas target awal yang dipatok sebesar Rp 5 triliun.

“Kami bersyukur target tersebut terlampaui dan ini menunjukkan minat masyarakat masih tinggi untuk memiliki rumah, terutama yang aksesnya mudah, dekat dengan sarana transportasi massal seperti di kawasan Bogor, Tangerang, dan Bekasi yang harganya masih cukup terjangkau, sekitar Rp 300-500 juta,” kata Direktur Commercial Banking BTN, Oni Febriarto R, pada saat menutup IPEX 2019 di Jakarta, Minggu (4/8/2019).

Oni menambahkam, dengan strategi promosi yang menarik diantaranya suku bunga murah, bebas biaya promosi, bebas biaya administrasi dan adanya kerjasama dengan mitra developer, BTN berhasil menggiring minat pembeli rumah dari segmen KPR/KPA Non Subsidi, Subsidi, maupun Syariah.

2 dari 4 halaman

Paling Banyak Non Subsidi

BTN menggelar pameran properti tahunan bertajuk Indonesia Property Expo (IPEX) di Jakarta Convention Center (JCC).

Adapun ijin prinsip KPR/KPA yang sudah disetujui tersebut mayoritas mengalir ke segmen KPR/KPA Non Subsidi mencapai Rp 5.89 triliun atau setara dengan 5.986 unit hunian.

Sementara ijin prinsip KPR/KPA subsidi sebanyak Rp 683,04 miliar atau sebanyak 4.170 unit hunian. Sedangkan Unit Usaha Syariah BTN berhasil meluluskan ijin prinsip KPR/KPA syariah untuk 791 unit hunian, atau senilai kurang lebih Rp 647,51 miliar.

“Kami mengapresiasi dukungan para pengembang dalam IPEX tahun ini dan kepercayaan masyarakat kepada BTN untuk menfasilitasi KPR atau KPA yang mereka beli serta kerjasama seluruh tim yang melayani dengan baik selama pameran berlangsung,” kata Oni mrnambahkan.

Oni menilai, perkembangan properti akan semakin pesat ke depannya, karena masih banyak proyek transportasi massal yang terus dibangun oleh Pemerintah Pusat maupun daerah. Selain itu hadirnya stasiun ataupun terminal baru juga membuka akses jalan yang semakin banyak ke kantong-kantong pemukiman yang ada di wilayah Jabodetabek.

“Akhir tahun ini, IPEX akan kembali hadir dan kami harap bisa memberikan yang terbaik bagi para peminat properti, baik untuk investasi maupun untuk di huni,” katanya.

3 dari 4 halaman

Ekspansi Ke Kaltara, BTN Targetkan Kredit Baru Rp 45 Miliar

Seorang wanita menukarkan uang pecahan kecil pada mobil kas keliling Bank BTN di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Rabu (7/6). Bank Indonesia bekerja sama dengan 13 bank lainnya melayani penukaran uang hingga 16 Juni mendatang. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berekspansi ke Kalimantan Utara (Kaltara). Ekspansi ini dilakukan mengingat potensi ekonomi wilayah tersebut setiap tahunnya terus tumbuh.

Provinsi Kaltara, meski menjadi provinsi termuda di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 5,07 persen dan rata-rata pertumbuhan provinsi lainnya di Kalimantan. Pertumbuhan ekonomi di Kaltara pada triwulan I 2019 mencapai 7,13 persen.

“Sebagai provinsi termuda yang tentunya giat melakukan pembangunan, selain memberikan kredit untuk pembelian rumah bagi keluarga Indonesia, Bank BTN juga siap membantu memberikan kredit untuk pembiayaan pembangunan rumah (kredit yasa griya) bagi developer yang akan membangun rumah di Kaltara,” kata Direktur Bank BTN Dasuki Amsir dalam keterangannya, Kamis (1/8/2019).

Bank BTN Cabang Tarakan akan membawahi Kantor Cabang Pembantu (KCP) Tanjung Selor. KCP tersebut merupakan outlet baru Bank BTN untuk mendukung Bank BTN Kantor Cabang Tarakan dalam meningkatkan layanan bagi nasabah.

Dasuki menargetkan, dengan adanya peningkatan status menjadi kantor cabang penuh, Bank BTN Tarakan ditargetkan meraup Dana Pihak Ketiga atau DPK sekitar Rp120 miliar dan menyalurkan pembiayaan kredit sekitar Rp 45 miliar hingga akhir tahun 2019 ini.

Target tersebut, sambung Dasuki, diperhitungkan dengan melihat prediksi Bank Indonesia yang memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Kaltara bisa mencapai 6,29 persen-7,32 persen (yoy).

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mati Lampu Massal Jadi Bukti Pengelolaan Risiko Industri Strategis RI Rapuh

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Economic Action Indonesia (EconAct) Ronny P Sasmita menyoroti insiden pemadaman listrik massal di seluruh area Jabodetabek dan beberapa daerah di Pulau Jawa terjadi pada Minggu, 4 Agustus 2019.

Dia meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk jangan hanya fokus terhadap pembangunan infrastruktur saja, tapi juga harus disertai dengan penguatan di sektor energi, khususnya ketenagalistrikan.

“Ini terkait jelas dengan visi misi pemerintah Jokowi yang mengedepankan infrastruktur bahwa ke depan, Jokowi tidak hanya harus fokus pada infrastruktur konektifitas seperti jalan tol, pelabuhan, bandara. Tapi juga infrastruktur untuk ketahanan ekonomi nasional, yakni infrastruktur untuk keterjaminan energi, termasuk infrastruktur ketenagalistrikan nasional,” tuturnya, Senin (5/8/2019).

Menurutnya, ketahanan infrastruktur ketenagalistrikan secara umum merupakan bagian fundamental dari keterjaminan pasokan listrik nasional. Dia menilai, pamadaman listrik massal kemarin menjadi gambaran betapa rapuhnya ketahanan ekonomi serta pengelolaan risiko industri strategis dalam lingkup nasional.

“Secara ekonomi, listrik adalah salah satu nafas utama aktifitas ekonomi. Nyaris tidak ada hari ini aktifitas ekonomi yang tidak terkait dengan listrik. Semuanya membutuhkan energi listrik, yang notabene secara distributif dikuasai oleh PLN,” ungkapnya.

“Dengan kata lain, ketidakjelasan managemen risiko di dalam sektor kelistrikan akan memperburuk feel pengusah citra iklim usaha dan iklim investasi kita,” dia menambahkan.

Untuk itu, ia melanjutkan, Jokowi dan pemerintahan ke depan harus meyakinkan publik bahwa secara managerial, PLN harus diduduki oleh orang-orang yang profesional di bidang kelistrikan sekaligus melek terhadap isu-isu strategis ketahanan nasional di sisi lain.

“Jokowi juga harus meyakinkan publik dengan keberpihakan fiskal di dalam APBN bahwa prioritas tidak hanya pada infrastruktur konektifitas, tapi juga infrastruktur industri strategis yang mengarah pada peningkatan kualitas ketahanan ekonomi nasional, dan memperkuat pertahanan nasional,” pungkasnya.

Gara-gara PLN, Kepercayaan Investor ke Indonesia Berkurang?

Ketika Malam Tanpa Listrik di Ibu Kota
Kendaraan melintasi Patung Jenderal Sudirman saat listrik padam di kawasan Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

 Pemadaman listrik total (black out) di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten dampaknya menganggu aktivitas ekonomi secara signifikan. Mulai dari perkantoran, pusat perbelanjaan hingga industri manufaktur. Telebih, penanganan yang dilakukan PLN, dianggap Presiden Jokowi lamban. 

Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengungkapkan investasi di manufaktur diperkirakan akan melambat. Hal itu dikarenakan investor merasa pasokan energi tidak pasti.

“Jika mereka ekspansi pabrik tapi jaminan energi listrik tidak stabil ya mereka cari negara lain yang lebih siap, jadi pengaruhi investasi,” kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8/2018). 

Imbas lain pemadaman listrik adalah berefek ke pelayanan masyarakat dari rumah sakit, kantor pemerintah juga banyak yang terimbas.

“Selain itu merugikan UMKM di Jabodetabek dan wilayah yang terganggu. Bisa dibayangkan pekerjaan seperti bengkel, makanan minuman yang bergantung pada listrik terganggu,” ujarnya.

Menurutnya, UMKM menjadi korban yang paling rentan karena tidak smua mampu beli genset untuk mem back up aktivitas bisnis ketika listrik padam.

Selain itu, pemadaman listrik yang berimbas ke jaringan telepon dan internet juga mempengaruhi jual beli secara online. Order jadi terlambat, dan konsumen mengeluh.

“Kerugian ekonomi secara total ditaksir bisa menembus triliunan jika kondisi pemadaman terus berlanjut selama 2-3 hari. Apalagi lebih dari 70 persen uang beredar di Indonesia terpusat di DKI Jakarta. Artinya kalau pusat ekonomi terganggu imbasnya ke pertmbuhan secara nasional,” tutupnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Perang Dagang Bikin Pertumbuhan Ekonomi Makin Berat

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,05 persen pada kuartal II 2019. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 5,27 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, tantangan perekonomian Indonesia ke depan tidak mudah. Lantaran, tak hanya Indonesia saja yang tercatat mengalami perlambatan kinerja perekonomian, beberapa negara lain yang telah merilis data pertumbuhan ekonomi pun mengalami hal serupa.

“Tantangan ke depan enggak gampang. Kalau dilihat pertumbuhan ekonomi negara-negara lain yang sudah rilis menunjukkan perlambatan. Pekan depan banyak sekali negara yang akan rilis dan prediksinya juga mengalami perlambatan,” ujarnya di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dia merinci, beberapa negara mitra dagang utama Indonesia seperti China yang merupakan negara tujuan ekspor utama mencatat perlambatan pertumbuhan ekonomi dari 6,7 persen di kuartal II 2019 menjadi 6,2 persen di kuartal II 2018.

Adapun untuk Amerika Serikat mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi dari 3,2 persen di kuartal II 2018 jadi 2,3 persen di kuartal II 2019.

“Demikian juga dengan Singapura yang turun tajam dari 4,2 persen di kuartal II 2019 menjadi hanya 0,1 persen di kuartal II 2019,” ujar Suhariyanto.

2 dari 4 halaman

Melihat Pertumbuhan Ekonomi di ASEAN, Indonesia Peringkat Berapa?

Gedung bertingkat mendominasi kawasan ibu kota Jakarta pada Selasa (30/7/2019). Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama dengan pemerintah menyetujui target pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran angka 5,2% pada 2019 atau melesat dari target awal 5,3%. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pertumbuhan ekonomi dunia sedang mengalami disrupsi akibat adanya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Perang dagang yang belum kunjung usai memberikan efek domino ke berbagai negara.

Bagi wilayah ASEAN, perang dagang memberikan tantangan dan peluang. Tantangan muncul karena ekonomi dunia yang melambat, sementara peluang hadir untuk meningkatkan sektor manufaktur karena ASEAN dinilai sebagai alternatif bisnis selain China.

Menurut laporan The Economist, pertumbuhan ekonomi di ASEAN melambat tetapi masih dalam taraf baik. Pertumbuhan Indonesia pun diprediksi tetap di kisaran 5,2 persen tahun ini.

Berikut daftar selengkapnya:

1. Myanmar: 7,1 persen

2. Vietnam: 6,9 persen

3. Laos: 6,8 persen

4. Kamboja: 6,5 persen

5. Filipina: 5,7 persen

6. Indonesia: 5,2 persen

7. Thailand: 3,5 persen

8. Malaysia: 4,5 persen

9. Singapura: 1,6 persen

10. Brunei: 0,5 persen

Myanmar, meski sedang disorot karena kasus Rohingya, memiliki pertumbuhan tertinggi di ASEAN. Bank Dunia menyebut ekonomi Myanmar tumbuh berkat kuatnya manufaktur (garmen), pengeluaran infrastruktur, dan liberalisasi sektor ritel, asuransi, dan perbankan.

Pertumbuhan Indonesia tercatat lebih tinggi daripada Malaysia yang ekonominya terpantau lesu di era Mahathir. Namun, tak ada perubahan dari ekonomi Indonesia tahun ini dan tahun lalu.

Singapura dan Brunei memiliki pertumbuhan ekonomi terendah, tetapi sebetulnya pertumbuhan Brunei naik 0,4 persen. Pertumbuhan 0,4 persen adalah yang tertinggi di ASEAN.

Ekonomi Thailand juga tercatat minus 0,6 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 4,1 persen, dan terakhir pertumbuhan Filipina juga menurun 0,5 persen dari tahun lalu yang sebesar 6,2 persen.

3 dari 4 halaman

Indonesia Jangan Bergantung ke Sektor Komoditas

Menteri PPN/Bappenas, Bambang Brodjonegoro memberikan keterangan terkait rencana pemindahan ibu kota negara di Jakarta, Selasa (30/4/2019). Pemerintahan Presiden Jokowi kembali membuka wacana pemindahan ibu kota negara karena kondisi lingkungan Jakarta yang semakin menurun. (merdeka.com/Imam Buhori)

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyorot kondisi perekomian Indonesia yang terus merosot selama beberapa dekade terakhir.

Meski pertumbuhan ekonomi Indonesia memang stabil di kisaran 5 persen, tetapi secara historis rata-rata pertumbuhan Indonesia menurun.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pernah melewati angka 7 persen, tetapi kini 5,3 persen saja. Menteri Bambang menyadari bahwa permasalahan ada di ketergantungan Indonesia pada sektor komoditas.

“Kita harus waspada karena rata-rata pertumbuhan ekonomi kita terus menurun dari angka sekitar 7,5 persen pada zaman Indonesia mengalami booming minyak, kemudian menurun menjadi 6,4 persen per tahun ketika Indonesia mengalami booming di sektor manufaktur, khususnya sektor padat karya, di tahun 1990-an,” ujar Menteri Bambang dalam Indonesia Development Forum 2019 (IDF 2019) di JCC, Senin, 22 Juli 2019. 

Menteri Bambang pun menyayangkan hingga kini pun ekspor masih didominasi mineral (batu bara) dan agrikultur (sawit).

Sementara, Malaysia mengunggulkan ekspor barang elektronik, Vietnam mengekspor tekstil, dan Thailand mengandalkan ekspor mesin, elektronik, kimia, dan jasa.

“Ketika pertumbuhan ekonomi bertumpu pada komoditas, apakah itu batu bara atau kelapa sawit, maka yang kita alami sekarang pertumbuhan ekonomi kita hanya 5,3 persen. Jadi kesimpulannya adalah kalau mau pertumbuhan ekonomi kita tinggi, kita harus kembali ke sektor yang produktivitasnya tinggi, yakni manufaktur dan sektor jasa modern,” jelas Bambang.

Menteri Bambang yakin pertumbuhan ekonomi bisa menembus 6 persen jika sektor manufaktur Indonesia meningkat. Edukasi dan peningkatan skill pun dibutuhkan demi mencapai hal itu, selain itu Menteri Bambang berharap regulasi yang tak ramah investor dan birokrasi tak efisien bisa segera dipangkas demi menunjang ekspor. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Seluruh Sektor di Zona Merah, IHSG Ditutup Terjun Bebas ke 6.175,7

Liputan6.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada perdagangan awal pekan ini. Seluruh sektor pembentuk saham berada di zona merah.

Pada penutupan perdagangan saham Senin (5/8/2019), IHSG melemah 164,47 poin atau 2,59 persen ke level 6.175,7. Indeks saham LQ45 juga turun 3,24 persen ke posisi 975,75.

Sebanyak 365 saham di melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. Sementara 96 saham menguat dan 97 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 513.598 kali dengan volume perdagangan 16,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,9 triliun.

Investor asing jual saham Rp 1,07 triliun di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.225.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya melemah. Pelemahan tersebut dipimpin oleh sektor infrastruktur yang turun 3,71 persen, diikuti sektor keuangan turun 2,9 persen, dan sektor industri dasar turun 2,72 persen.

Saham-saham yang melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah antara lain SDRA turun 20,73 persen ke Rp 650 per saham, RDTX merosot 20 persen ke Rp 7.000 per saham dan WICO turun 14,75 persen ke Rp 520 per saham.

Sementara saham-saham yang menguat antara lain MKNT yang naik 33,96 persen ke Rp 71 per saham, TFCO naik 24,56 persen ke Rp 710 per saham dan MINA naik 14,15 persen ke Rp 1.775 per saham.

2 dari 3 halaman

Tak Sesuai Prediksi

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal bakal perkasa pada perdagangan saham di awal pekan ini. Alasannya, tren naik mingguan terlihat pada laju indeks untuk hari ini.

Analis Senior PT KGI Sekuritas, Yuganur Wijanarko menuturkan, aksi jual kaum beruang akibat volatilitas regional telah menahan kenaikan IHSG selama sepekan pada minggu lalu. Tetapi, secara grafik indeks hari ini mengindikasikan sinyal positif.

“Kalau dilihat secara kacamata grafik mingguan, maka IHSG telah membentuk kaki trend naik (up-leg) untuk mendukung kenaikan berikutnya di atas level 6.400 ke 6.470-6.500,” terangnya Senin (5/8/2019).

Adapun untuk investor, dia menganjurkan untuk melakukan akumulasi positioning buy di beberapa saham big cap maupun lapis dua pilihan. Salah satunya ialah saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Head of Research PT Reliance Sekuritas Lanjar Nafi Taulat mengungkapkan, IHSG secara teknikal akan bergerak menguji support dan mencoba berbalik menutup gap yang terbentuk. Kata dia, IHSG berpeluang menguat dan bergerak ke arah zona hijau dalam rentang support di level 6.301 dan resistance di level 6.372.

Untuk saham rekomendasi, pihaknya kali ini menyarankan investor mengoleksi saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), hingga saham PT United Tractors Tbk (UNTR).

Sedangkan dari Yuganur, pihaknya menganjurkan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Waskita Beton Tbk (WSBP), PT Indotambang Raya Tbk (ITMG), serta saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).  

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jokowi Dorong Peran Swasta untuk Pertumbuhan Ekonomi 2020

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi ingin agar sektor swasta ikut berperan dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020. Hal ini mengingat minimnya kontribusi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terhadap produk domesti broto (PDB) sekitar 14,5 persen.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna dengan topik Rancangan Undang-undang (RUU) beserta Nota Keuangan RAPBN tahun 2020 di Istana Negara Jakarta, Senin (5/8/2019).

“Terakhir perlu saya tekankan bahwa APBN hanya berkontribusi 14,5 persen PDB kita. Sehingga yang paling penting adalah menciptakan ekosistem yang baik agar sektor swasta bisa bertumbuh dan berkembang,” ujar Jokowi.

“Poinya di situ, sehingga kita harus mendorong besar-besaran investasi bisa tumbuh dengan baik, sehingga lapangan kerja terbuka sebanyak-banyaknya,” sambungnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu melihat kondisi perekonomian global pada 2020 masih penuh dengan ketidakpastian. Untuk itu, dia menekankan bahwa RAPBN 2020 harus menggambarkan kekuatan serta daya tahan ekonomi nasional dalam menghadapi gejolak eksternal.

“Kita harapkan nanti juga arah penggunaan APBN ini sebagai instrumen utama akselerasi daya saing ekonomi negara ini. Terutama daya saing di bidang ekspor dan investasi,” jelasnya.

Selain itu, Jokowi meminta agar RAPBN 2020 difokuskan untuk investasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang lebih berkualitas. Sehingga, APBN tahun depan dapat meningkatkan daya saing Indonesia di bidang investasi.

“Seperti yang sudah saya sering katakan, saya ingin dipastikan bahwa RAPBN 2020 dikelola secara fokus, terarah, bisa tepat sasaran, dan manfaat bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Jokowi.

Bos Bappenas Beberkan Faktor Penghambat Pertumbuhan Ekonomi RI

Dorong Potensi Indonesia Kembangkan Ekonomi Syariah Global
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro memberikan sambutan pada Pembukaan Roundtable High Level Discussion di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, Rabu (25/07). Diskusi mengusung tema Indonesia: Pusat Ekonomi Dunia. (Liputan6.com/HO/Bappenas)

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pernah berada dalam puncak kejayaannya yakni sebesar 7,5 persen pada era 1960-an. Namun, kondisi ini berbalik di mana pertumbuhan ekonomi pada saat ini sedang mengalami perlambatan atau stagnan di kisaran 5 persen.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi Indonesia terhambat. Salah satunya adalah mengenai regulasi dibidang ketenagakerjaan. 

Menteri Bambang menyebut, perosalan yang hadir di ketenagakerjaan sering kali datang dari tingginya biaya pesangon. Sehingga itu menjadikan beban bagi perusahaan atau pemberi kerja, yang kemudian berdampak pada perekrutan tenaga kerja kontrak atau outsourcing.

“Terlihat bahwa regulasi tenaga kerja belum membuat perusahaan tertarik untuk upgrade tenaga kerja dengan durasi lebih pasti dan panjang,” katanya saat ditemui di Jakarta, Rabu (24/7).

Menteri Bambang menyebut selama ini persoalan tenaga kerja di Indonesia masih cukup rumit. Sebab, hanya ada di bawah 10 persen perusahaan yang memberikan pelatihan formal terhadap tenaga kerjanya.

Kondisi ini jauh apabila dibandingkan dengan negara Vietnam yang sebagian besar 20 persen perusahaannya telah memberikan pelatihan formal. Selain Vietnam, Filipina dan China juga masing-masing berada di 60 persen dan 80 persen perusahaannya memberikan pelatihan formal.

“Kalau tidak dilatih, bagaimana berdaya saing. kualitas seadanya, ganggu produktivitas perusahaan sendiri,” imbuhnya.

Ketersediaan Tenaga Kerja Terampil

3.255 Tenaga Kerja Konstruksi Dapat Sertifikasi Kementerian PUPR
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan gedung dan jalan di Jakarta, Sabtu (10/11). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mensertifikasi 3.255 tenaga kerja konstruksi. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Di sisi lain, Menteri Bambang juga menyebut jumlah tenaga kerja asing terampil masih dibatasi oleh aturan yang ada di Indonesia. Padahal, bagaimanapun perusahaan di Indonesia butuh tenaga kerja asing yang punya keahlian khusus yang tidak dimiliki oleh tenaga kerja lokal.

“Kita tidak omongin tenaga kerja operator yang bisa dilakukan penuh oleh tenaga kerja Indoneisa. Di Indonesia perbandingannya 1 tenaga kerja asing untuk 763 tenaga kerja lokal,” kata dia.

Persoalan lain yang menghmabat pertumbuhan ekonomi Indonesia yaitu mengenai masalah perizinan di sektor perdagangan, terutama untuk ekspor barang. Menteri Bambang menuturkan, perihal ekspor perusahaan Indonesia membutuhkan waktu 4,5 hari untuk menyelesaikan pengecekan kepabenanan dan dokumen dalam mengekspor barang.

“Indonesia labelnya mahal dan lama. dibandingkan dengan Sigapura 0,5 hari, Malaysia 1,6 hari dan Thailand 2,3 hari,” kata dia

Lebih lanjut dia mengatakan, persoalan ketenagakerjaan dan perdagangan berakar dari lemahnya tata kelola pemerintahan dan institusi. “Korupsi dan birokrasi yang tidak efisen dianggap sebagai faktor paling bermasalah dalam berbisnis di Indonesia,” pungkasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Menko Darmin: Perang Dagang AS-China Jadi Biang Kerok Ekonomi RI Melambat

Liputan6.com, Jakarta Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2019 sebesar 5,05 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Sementara pertumbuhan ekonomi di semester I 2019 hanya sebesar 5,06 persen.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, perlambatan pertumbuhan ekonomi di semester I khususnya pada kuartal II akibat perang dagang Amerika Serikat dan China. Dampak ketegangan tak hanya dirasakan kedua negara itu, tetapi juga perdagangan global.

“Itu (tahun lalu) memang menunjukkan pergerakan ekonominya kalau impor naik. Kali ini tidak. Impornya negatif dan itu memang kelihatannya dampaknya terhadap pertumbuhan itu cukup langsung,” ujar Menko Darmin di Kantornya, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dia melanjutkan, pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan pada tahun ini masih bisa capai target sebesar 5,3 persen. Namun dengan catatan kondisi ekonomi global stabil.

“Tentu saja tergantung ekonomi global seperti apa pasti ada pengaruh ke situ tapi kita tidak bisa bilang murni hanya sekedar ekonomi dalam negeri. Global bagaimana kita belum tahu ,tapi melihat gejala globalnya katanya berunding-berunding tapi tahu-tahu bea masuk naik lagi,” jelasnya.

Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, sejauh ini pemerintah belum punya strategi baru untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi.”Kita sebenarnya kebijakan sudah merumuskan beberapa macam dan tinggal ada hal yang bisa diwujudkan atau tidak, itu saja yang perlu diperhatikan,” tandasnya.

2 dari 4 halaman

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,06 Persen di Semester I 2019

cdcindonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data pertumbuhan ekonomiIndonesia pada kuartal II 2019 sebesar 5,05 persen secara year on year (yoy). Sementara pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2019 sebesar 5,07 persen.

“Jadi secara akumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester I 2019 sebesar 5,06 persen,” tutur Kepala BPS Suhariyanto Senin (5/8/2019).

Angka ini turun secara year on year bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi semester I 2018 mencapai 5,17 persen.

Adapun kondisi perekonomian global menurutnya ikut menyumbang penurunan pertumbuhan ekonomi di semester I 2019. Hal ini tercermin dari data industri serta perdagangan di pasar global yang cenderung melemah.

“Dilihat dari perekonomian global tantangan yang kita hadapi tidaklah gampang karena perekonomian global perlambatan yang cukup signifikan,” paparnya.

3 dari 4 halaman

Menko Darmin Yakin Target Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tercapai

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution saat menjadi pembicara dalam acara Bincang Ekonomi di Liputan6.com di SCTV Tower, Jakarta, Kamis (2/3). (Liputan6.com/Fatkhur Rozaq)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan bertahan di kisaran 5 persen. Pada tahun ini, pemerintah sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,2 persen, atau meleset dari perkiraan awal 5,3 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tetap bisa kita pertahankan meningkat terus walaupun dengan tingkat pertumbuhan yang tidak termasuk tinggi kalau dibandingkan beberapa negara lain,” kata Darmin dalam dalam rapat koordinasi nasional Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Daerah di, Hotel Sahid, Jakarta, pada Kamis 25 Juli 2019).

Darmin mengambil contoh, pada tahun lalu atau 2018 pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa terjaga di kisaran 5 persen. Padahal kondisi ekonomi pada saat itu tengah dihantam berbagai kondisi eksternal seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan China. 

“Pada 2018 pertumbuhan kita 5,17 persen dan pada triwulan I 5,07 persen,” imbuhnya.

Pertumbuhan relatif tinggi tersebut diiringi dengan kualitas yang semakin baik, sebagaimana tercermin dari penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran, dan penurunan ketimpangan serta penurunan inflasi.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah sepakat prognosis semester II 2019 dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya akan berada di angka 5,2 persen.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penyesuaian angka pertumbuhan ekonomi tersebut dilihat dari sisi permintaan dan produksi. Di mana dari sisi permintaan investasi dan konsumsi masih belum menunjukan hal positif.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Pemerintah Belum Beri Sanksi ke Pertamina karena Tumpahkan Minyak

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya mengaku, belum memikirkan sanksi yang tepat bagi PT Pertamina (Persero) soal tumpahan minyak yang terjadi di Karawang. Menurutnya, pemerintah masih melakukan kajian secara lengkap.

“Nanti dulu dong masa sudah mau langsung sanksi saja, makanya supaya jangan apa-apa main disanksi, dari awal dia harus sudah di guide, karena kan pemerintah harus menjaga semua,” ujar Menteri Siti di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dia mengatakan, saat ini pemerintah sudah membentuk tim kecil untuk mengendalikan penyebaran tumpahan minyak Pertamina. Selain itu, KLHK bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggandeng pemerintah daerah memberi arahan kepada masyarakat mengurangi aktivitas di sekitaran tumpahan minyak.

“Hari pertama kejadian dirjen sudah langsung ikut. Saya minta langsung dipandu karena kan tidak boleh ada pencemaran kepada masyarakat. hari kedua Wamen Arcandra turun, beliau telepon saya, saya bilang anak-anak sudah di lapangan. saya membentuk tim kecil juga untuk mengikuti secara intern,” jelasnya.

“Dirjen dan tim juga intensif komunikasi dengan pemda sehingga bisa menjaga rakyatnya jangan buat apa, atau boleh buat apa. Karena kalau salah sedikit itu bisa kebakaran dan bisa ada yang meninggal dan lain-lain,” sambungnya.

Semakin Bertambah

PPSU dan petugas Dinas Lingkungan Hidup bersama Bupati Kep. Seribu membersihkan tumpahan minyak (Foto: Humas Pemkab Kep Seribu)
PPSU dan petugas Dinas Lingkungan Hidup bersama Bupati Kep. Seribu membersihkan tumpahan minyak (Foto: Humas Pemkab Kep Seribu)

Limbah minyak mentah milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) semakin bertambah di sejumlah titik bibir pantai wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Walaupun setiap hari dibersihkan, limbah minyak mentah terkadang semakin banyak. Apalagi saat angin laut pasang,” kata Kepala Desa Cemarajaya Yong Lim Supardi, kepada Antara di Karawang, Jumat (2/8).

Dia menyampaikan, limbah minyak mentah tersebut semakin hari semakin bertambah karena terbawa ombak besar saat angin laut pasang. Padahal ratusan warga setiap hari ikut terlibat membersihkan area bibir pantai di daerahnya.

Warga membersihkan limbah minyak dengan mengumpulkannya di dalam karung. Selanjutnya karung itu dikumpulkan di halaman kantor desa, dan dikirim ke tempat pengolahan limbah.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Kesejahteraan Meningkat Berkat Pembangunan Pertanian yang Tepat

Liputan6.com, Jakarta Pengamat Sosial Pertanian dari Institut Policy for Agro Reform, Ismu Amir Hatala mengatakan, Nilai Tukar Petani (NTP) membaik, berdampak pada pembangunan sektor pertanian yang tepat dan sasaran kinerjanya fokus. 

Dalam keterangan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal Agustus, BPS mencatat NTP pada Juli 2019 secara nasional naik 0,29 persen, yaitu dari 102,33 menjadi 102,63. “NTP itu kaitannya dengan pendapatan dan kesejahteraan petani,” kata Ismu.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan harga-harga pedesaan di 33 provinsi di Indonesia selama Juli 2019, Kenaikan NTP dipicu oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,70 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (lb) sebesar 0,41 persen.

“Kenaikan NTP disebabkan oleh kenaikan indeks harga hasil produksi pertanian lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan pada indeks harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga maupun untuk keperluan produksi pertanian,” kata dia, di Jakarta, Kamis (1/8).

Dia melanjutkan, kenaikan NTP Juni 2019 dipengaruhi oleh kenaikan NTP di tiga sub sektor pertanian, yaitu NTP Sub Sektor Tanaman Pangan sebesar 0,36 persen, Sub Sektor Holtikultura sebesar 0,61 persen dan Sub Sektor Pertenakan sebesar 0,67 persen.

“Sementara itu, NTP di dua sub sektor pertanian lainnya mengalami penurunan, yaitu NTP Sub Sektor Tanaman Perkebunan Rakyat dan TP Sub Sektor Perikanan, masing-masinhg sebesar 0,40 persen dan 0,32 persen,” jelasnya.

Adapun pada Juli 2019, NTP Provinsi Gorontalo mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,90 persen dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya. Sebaliknya, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami penurunan terbesar 0,96 persen dibandingkan NTP provinsi lainnya.

“Pada Juli 2019 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,55 persen, dengan kenaikan indeks tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Juni 2019 sebesar 112,68 atau naik sebesar 0,60 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya,” tutupnya.

Sebagai informasi NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (lb).NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri, menyampaikan, NTP, dan NTUP selama ini masih digunakan sebagai indikator kemampuan daya beli petani dan indikator kesejahteraan petani.

Menurut Boga, Kementan akan terus mendukung untuk peningkatkan produksi dan kesejahteraan, serta kebijakan dan program yang berpihak kepada petani demi meningkatkan NTP dan NTUP.

“Kementerian Pertanian memberikan bantuan bagi petani, memberi bantuan mesin pertanian, dan alat pertanian, juga membangun infrastruktur yang dapat mendukung kegiatan produksi,” katanya.

(*)

Sebagian Listrik Pulau Jawa Padam, Kementerian ESDM Diminta Investigasi

Liputan6.com, Jakarta Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa, menyarankan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan untuk melakukan investigasi penyebab utama terjadinya insiden pemadaman listrik massal di kawasan Jabodetabek dan sebagian Jawa pada Minggu (4/8/2019) kemarin.

“Untuk mengetahui faktor utama dari pemadaman listrik kemarin, itu perlu dilakukan investigasi oleh regulator, dalam hal ini Kementerian ESDM. Investigasi dilakukan untuk mengetahui penyebab utama pemadaman kemarin yang sampai 6-10 jam,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, Senin (5/8/2019).

Menurutnya, insiden pemadaman itu terjadi karena sistem jaringan. Dia menyoroti adanya gangguan transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa-Bali 500 kilo Volt (kV).

“Kejadian kan terjadi lantaran ada gangguan di pembangkit area Unggaran-Pemalang sana, yang berpengaruh terhadap pasokan listrik dari timur ke barat,” sebut dia.

Adapun berdasarkan laporan PLN, pemadaman listrik itu terjadi karena terputusnya transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang yang kemudian membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur menuju sisi barat di Pulau Jawa otomatis berpindah menuju selatan.

2 dari 4 halaman

Pengalihan Aliran Listrik Gagal

(Foto: Dokumentasi PLN)

Pengalihan aliran daya ke sisi sirkit selatan kemudian gagal lantaran jaringan itu sedang mengalami masa pemeliharaan. Kondisi ini lantas membuat pasokan listrik terguncang sehingga mengakibatkan pembangkit secara otomatis berhenti operasi untuk keamanan pembangkit.

Itu menyebabkan pasokan listrik ke arah barat Pulau Jawa melemah, dan pembangkit yang terhubung dengan jaringan tersebut pun memutus pasokan listrik secara otomatis.

Menanggulangi hal itu, Fabby berpendapat, sistem jaringan ketenagalistrikan harus diperkuat dengan menambah transmisi dan menyiapkan cadangan pasokan yang mencukupi.

“Mungkin di bagian barat bisa buat tambahan pembangkit atau dilakukan penambahan transmisi dan gardu. jadi ketika ada gangguan memang ada pemadaman, tapi cukup di beberapa wilayah tertentu saja. Jangan di banyak tempat,” ungkapnya.

Oleh karenanya, ia menekankan kepada Kementerian ESDM untuk mengawasi jalannya operasi sistem ketenagalistrikan sehingga pasokan listrik bisa tersebar merata.

“Jadi itu jadi tugas regulator yakni Kementerian ESDM untuk melakukan pengawasan sistem jaringan yang mencukupi. Karena pemakaian listrik kan paling besar ada di wilayah bagian barat,” pungkas dia.

3 dari 4 halaman

Jokowi Pertanyakan Lambatnya Penanganan Listrik Padam

Presiden Joko Widodo bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Seskab Pramono Anung mendatangi Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Kedatangan Jokowi untuk meminta penjelasan direksi PLN menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi Kantor Pusat PT PLN (Persero) pada Senin (5/8/2019). Hal ini untuk mendengar langsung penyebab listrik padamyang terjadi pada Minggu (4/8/2019) tidak terulang kembali.

Jokowi mengatakan, ke datanganya ke kantor PLN untuk mengetahui langsung penyebab pemadaman listrik pada Minggu. Dia pun menyesalkan peristiwa tersebut. Pasalnya, sebagai perusahaan besar ada mitigas dan jalan keluar untuk menghadapi kendala yang terjadi.

“Pagi hari ini saya datang ke PLN. Pertama saya ingin mendengar langsung peristiwa pemadaman total minggu kemarin. Dan dalam sebuah manajemen besar seperti PLN mestinya, menurut saya, ada tata kelola risiko yang dihadapi dengan manajemen besar tentu saja ada contigency plan, ada back up plan,” kata Jokowi, di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (5/8/2019).

Jokowi pun mempertanyakan, penanganan listrik padam yang tidak segera dilakukan dengan baik. Dia pun menyebut, peristiwa pemadaman listrik secara merata di Jawa Bali pun terjadi lagi setelah 17 tahun berlaku.

“Pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik. Saya tahu peristiwa seperti ini pernah kejadian di tahun 2002, 17 tahun lalu untuk Jawa dan Bali,” tuturnya.

Menurut Jokowi, seharusnya peristiwa padaman listriknyang terjadi pada 2002 lalu menjadi perlajaran, agar listrik padamsecara merata tidak terjadi lagi. Kondisi ini merusak reputasi PLN dan banyak konsumen yang dirugikan.

“Oleh sebab itu pagi hari ini saya ingin mendengar langsung, tolong disampaikan yang simpel-simpel saja. Kemudian kalau ada hal yang kurang ya blak-blakan saja. Sehingga bisa diselesaikan dan tidak terjadi lagi untuk masa masa yang akan datang,” tandasnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kemenperin Tutup Pendaftaran Kompetisi Modifikasi Mobil Pedesaan

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bekersama dengan PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) dan National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) menggelar acara seremoni penutupan masa pendaftaran kompetisi modifikasi Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) atau mobil pedesaan digital bertema Kemenperin AMMDes DIGIMODZ.

Pada saat pembukaan acara, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika menyampaikan, kompetisi ini diikuti oleh peserta dari seluruh wilayah di Indonesia. Dia menyebutkan, periode pendaftarannya dilakukan secara online dan telah dimulai sejak 9 Juli 2019 lalu hingga 5 Agustus 2019.

“Hari ini kita akan melakukan penutupan terhadap pendaftaran modifikasi desain yang disampaikan oleh para peserta. Selanjutnya, tim juri akan melakukan penilaian untuk mendapatkan hasil desain modifikasi terbaik,” ujar dia di Ruang Garuda Kemenperin, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dia meneruskan, bentuk pemenang kompetisi terbagi atas dua kategori, yakni pemenang utama dan pemenang social media favorite. Sebagai hadiah, pemenang utama akan mendapatkan piala serta sertifikat dari Menteri Perindustrian, dan nominal uang sebesar Rp 10 juta.

“Hasil karya desain pemenang utama juga akan diwujudkan dalam bentuk nyata yang ditampilkan pada Indonesia Modification Expo (IMX) tanggal 28 September 2019 di Balai Kartini Jakarta,” ucap Putu.

Sedangkan untuk pemenang social media favorite, ia melanjutkan, bakal mendapat sertifikat dari Menteri Perindustrian dan hadiah uang sebesar Rp 5 juta.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Harjanto mengatakan, hadirnya kompetisi modifikasi digital Kemenperin AMMDes DIGIMODZ ini diadakan untuk beberapa tujuan, salah satunya mendapat masukan pengembangan desain mobil pedesaan.

“Selain itu juga meningkatkan awareness masyarakat terhadap AMMDes sebagai karya anak bangsa, dan untuk menggairahkan industri modifikasi nasional,” papar dia.

Melalui kegiatan ini, ia berharap akan memperoleh banyak desain modifikasi yang sesuai dengan tujuan mobil pedesaan, yakni guna meningkatkan profuktifitas dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

“Kita akan melihat bersama desain modifikasi terbaik akan dibuat dalam bentuk nyata pada pembukaan Indonesia Modification Expo (IMX) pada tanggal 28 September 2019 di Balai Kartini Jakarta,” tutup Harjanto.

Kandungan Lokal Tinggi, Berapa Harga Mobil Pedesaan AMMDes?

AMMDes, mobil pedesaan dari KMW
Tampang depan KMW setelah dirombak dan mejeng di acara IMX 2018. (Herdi Muhardi)

Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) memiliki kandungan lokal alias tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) cukup tinggi. PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) selaku produsen menyebut, TKDN AMMDes mencapai 73 persen.

Dengan kandungan sebanyak itu, ketersediaan suku cadang bagi AMMDes terjamin. Mengingat kebanyakan penggunanya berada di pedesaan.

“Tentunya ke depan akan ditambah,” terang Rio Sanggau, Presiden Direktur KMWD saat diwawancara di ICE BSD, Tangerang, Senin (15/04).

Guna semakin memastikan konsumen mendapatkan pelayanan dengan mudah, PT Kreasi Mandiri Wintor Distributor (KMWD), perusahaan pendistribusi AMMDes-KMW pun, bekerjasama dengan 12 ribu toko retail yang tersebar di Indonesia. Terdapat pula 24 kantor penjualan di Jawa, Bali dan Manado, serta 52 diler utama (luar Jawa dan Bali).

Benefit lain dari TKDN tinggi, harga jual yang kompetitif. AMMDes model dasar dibanderol Rp 70 juta (off-the-road). Angka ini belum termasuk perangkat yang menempel di belakang.

Terdapat beberapa model yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, antara lain: perontok padi, penjernih air, pembuat serpihan es, pengolah kopi, pemoles beras, generator listrik, pascapanen pisang dan ambulance feeder.

“Paling murah mungkin pompa irigasi. Tambahannya hanya sekitar Rp 4 juta. Aplikasi paling mahal penjernih air. Ada yang Rp 40 juta, tapi ada juga yang sampai Rp 120 juta, sangat tergantung pada kapasitas baku mutu airnya,” terangnya.

Harga AMMDes ini terus diupayakan tetap terjaga. Seiring peningkatan volume, maka efisiensi biaya produksi bisa ikut meningkat.

Sebagai informasi, saat ini KMWI memiliki kapasitas produksi mencapai 3 ribu unit pertahun. Rencananya kemampuan ditambah menjadi 12 ribu unit setahun pada 2020.

AMMDes sendiri pertama kali diluncurkan melalui gelaran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2018 lalu. Kendaraan ini mengusung mesin diesel 650 cc 1-silinder, yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 14 hp.

AMMDes Bakal Diekspor ke 49 Negara

AMMDes Ambulance Feeder
AMMDes Ambulance Feeder (Septian/Liputan6.com)

Diluncurkan saat Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 oleh Presiden Joko Widodo, Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) siap diekspor. Kendaraan serba bisa garapan PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) ini mendapat respon positif dari negara luar.

Langkah besar ini ditandai dengan penandatangan Letter of Intent oleh PT Kreasi Mandiri Wintor Distributor (KMWD), perusahaan pendistribusi AMMDes-KMW bersama PT Repindo Jagad Raya, pengekspor di acara “The 2nd AMMDes Summit and Exhibition”. Nantinya, ditargetkan 10 ribu unit dikirim hingga 2023 ke 49 negara di Afrika dan Asia.

Namun, ketika ditanya negara mana saja yang akan menerima unit dalam tahap awal, KMWD belum bisa memaparkan dengan jelas.

Menurut Rio Sanggau, Presiden Direktur KMWD, pihaknya perlu menggodok lebih dalam agar bisa menentukan destinasi ekspor, sekaligus varian unitnya.

“Jadi itu kan total 5 tahunan (rencana ekspor), kami harus bicara lebih detail. Negara mana yang jadi prioritas. Soalnya permintaan negara satu dengan yang lain berbeda,” ucapnya saat diwawancara Oto.com di ICE (Indonesia Convention Exhibition) BSD, Tangerang, Senin (15/04).

Selain penandatangan kerjasama ekspor, event juga dimanfaatkan untuk aktivitas serah terima unit AMMDes Ambulance Feeder kepada United States Agency for International Development (USAID).

Dua kendaraan yang diterima USAID bakal digunakan untuk pelayanan kesehatan. Hal ini menjadi bentuk pembuktian, AMMDes mempunyai fungsionalitas yang mampu memenuhi beragam kebutuhan.

“Tentunya ini satu hal yang luar biasa. Apalagi ini ada kepercayaan dari USAID untuk mengganti nama AMMDes menjadi ambulance pedesaan,” ungkap Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Republik Indonesia dalam kesempatan yang sama.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

BPS: Ekonomi Papua dan Maluku Tumbuh Negatif di Kuartal II

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,05 persen pada kuartal II 2019. Secara spasial Pulau Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi 13,12 persen, lebih dalam dari kuartal I 2019 yang terkontraksi 10,44 persen.

Meski demikian, kontribusi Pulau Maluku dan Papua terhadap perekonomian Indonesia tercatat rendah yakni hanya 2,17 persen. Adapun perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal II 2019 mencapai Rp 3.963,5 triliun.

“Pulau Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan yang negatif, karena ada dua provinsi yang tumbuh negatif yakni Papua Barat dan Papua,” ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Sementara Pulau Sulawesi mengalami pertumbuhan ekonomi tertinggi sebesar 6,76 persen. Meski demikian kontribusinya terhadap ekonomi nasional juga rendah hanya sebesar 6,34 persen.

Berbeda dengan Pulau Jawa yang tercatat memiliki sumbangan terhadap perekonomian nasional sebesar 59,11 persen. Lebih dari separuh perekonomian Indonesia berasal dari pulau tersebut, meski pertumbuhan ekonominya sebesar 5,68 persen.

“Jadi secara spasial, struktur ekonomi memang tidak banyak berubah. Ini memang butuh waktu yang sangat panjang,” kata dia.

Adapun untuk Pulau Bali dan Nusa Tenggara mengalami pertumbuhan ekonomi sebesar 5,05 persen, kontribusinya terhadap perekonomian nasional juga hanya sebesar 3,06 persen. Lalu Pulau Kalimantan tercatat ekonominya tumbuh 5,33 persen dengan kontribusi terhadap ekonomi nasional sebesar 8,01 persen.

Sementara itu, Pulau Sumatera mengalami pertumbuhan ekonomi 4,62 persen, berada dibawah pertumbuhan ekonomi nasional. Kontribusi Sumatera masih menjadi salah satu yang terbesar pada perekonomian nasional sebesar 21,31 persen.

2 dari 4 halaman

Menko Darmin Yakin Target Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tercapai

Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memberi sambutan saat membuka perdagangan saham perdana 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). IHSG menguat 10,4 poin atau 0,16 persen ke 6.204 pada pembukaan perdagangan saham 2019. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan bertahan di kisaran 5 persen. Pada tahun ini, pemerintah sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,2 persen, atau meleset dari perkiraan awal 5,3 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tetap bisa kita pertahankan meningkat terus walaupun dengan tingkat pertumbuhan yang tidak termasuk tinggi kalau dibandingkan beberapa negara lain,” kata Darmin dalam dalam rapat koordinasi nasional Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Daerah di, Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Darmin mengambil contoh, pada tahun lalu atau 2018 pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa terjaga di kisaran 5 persen. Padahal kondisi ekonomi pada saat itu tengah dihantam berbagai kondisi eksternal seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan China.

“Pada 2018 pertumbuhan kita 5,17 persen dan pada triwulan I 5,07 persen,” imbuhnya.

Pertumbuhan relatif tinggi tersebut diiringi dengan kualitas yang semakin baik, sebagaimana tercermin dari penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran, dan penurunan ketimpangan serta penurunan inflasi.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah sepakat prognosis semester II 2019 dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya akan berada di angka 5,2 persen.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penyesuaian angka pertumbuhan ekonomi tersebut dilihat dari sisi permintaan dan produksi. Di mana dari sisi permintaan investasi dan konsumsi masih belum menunjukan hal positif.

3 dari 4 halaman

Syarat Agar Ekonomi Bisa Tumbuh 6 Persen

Gedung bertingkat mendominasi kawasan ibu kota Jakarta pada Selasa (30/7/2019). Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama dengan pemerintah menyetujui target pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran angka 5,2% pada 2019 atau melesat dari target awal 5,3%. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, pemerintah tengah menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) untuk periode 2020-2024. Dalam RPJMN ini, target pertumbuhan ekonomi dipatok sebesar 5,4 persen sampai dengan 6 persen.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan bahwa untuk mengejar target pertumbuhan tersebut ada beberapa hal yang harus didorong. Salah satunya mendongkrak pertumbuhan industri manufaktur.

“Sektor manufaktur harus bisa tumbuh lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional, itu aja syaratnya karena dia adalah kontributor PDB yang lebih besar hampir 20 persen,” ujar Bambang di Jakarta, pada Rabu 24 Juli 2019. 

“Jadi kalau manufaktur tumbuh lebih tinggi daripada nasional, maka dia akan terus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasionalnya sendiri,” tambahnya.

Bambang melanjutkan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar bisa mencapai hingga 6 persen maka dibutuhkan investasi besar. Paling tidak, investasi tumbuh di angka 7 persen sampai dengan 8 persen.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang baik maka diharapkan kemiskinan bisa turun mencapai 6,5 persen di 2024, Kemudian gini rasio ditekan mencapai 0,37 persen serta tingkat pengangguran terbuka juga diharapkan bisa mencapai 4 persen.

“Meskipun saat ini gini rasio bagus, pengangguran menurun, tapi sekarang kita bukan bicara mengenai kecepatan saja, seberapa tuiggi kuta turun dan seberapa cepat kita turun dan seberapa cepat kita naik, itu yang penting untuk 5 tahun ke depan,” pungkasnya. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Pengusaha: Zaman Sudah Maju, Listrik Tak Boleh Padam

Liputan6.com, Jakarta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyayangkan insiden pemadaman listrik, yang terjadi pada Minggu (4/8) siang. PT PLN (persero) diharapkan dapat melakukan evaluasi agar insiden serupa tak lagi terulang.

“Listrik ini tidak ada alternatif selain PLN. Masalahnya apakah harus terulang kasusnya? Harusnya dengan kemajuan zaman hal-hal begini tidak boleh terjadi,” kata dia, saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8/2019).

Sebagai pemasok listrik, lanjut Tutum, PT PLN seharusnya memiliki rencana alternatif bila terjadi gangguan atau kerusakan pada pembangkit listrik. Dengan demikian, pemadaman listrik tidak berlangsung selama berjam-jam di wilayah padat penduduk.

“Listrik ini sangat vital, maka PLN harus evaluasi secara menyuluruh. Harus ada back up teknologinya,” ucapnya.

Terkait jumlah kerugian yang akibat pemadaman listrik, dia mengakui kerugian memang dirasakan industri ritel. Salah satunya mesti menambah pengeluaran untuk mengaktifkan genset.

Meskipun demikian, Aprindo belum menghitung berapa besar nilai kerugian akibat insiden yang terjadi. Khususnya di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

“Belum ada data begitu untuk nominal kerugiannya, tapi kami pikir di ritel bisa terkendali karena ada genset ya,” tandasnya.

2 dari 4 halaman

PLN Diminta Perbaiki Sistem Listrik

Pasukan Elit PLN saat beraksi di Menara Sutet Jalan Asia Afrika, Jakarta, Rabu (12/8/2015). Pekerjaan tersebut mengandung resiko besar karena jaringan listrik masih dipelihara tanpa dipadamkan. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Sementara itu, Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) mengharapkan PLN dapat memperbaiki sistem kelistrikan. Hal ini untuk menghindari pemadaman listrik yang terjadi.

“Saya kira sistemnya mesti diperbaiki lah. Masa iya sampai bisa jebol total semua begitu kan,” ungkap Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan, saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8/2019).

Dia mengakui bahwa pemadaman listrik seperti yang terjadi kemarin, merupakan pengalaman baru. Sebab juga diikuti dengan terganggunya saluran komunikasi dan transaksi perbankan.

“Itu kan seumur-umur baru kali ini PLN begitu,” kata dia.

Sebelumnya memang pernah terjadi juga pemadaman listrik PLN. Namun, lanjut Stefanus, dampaknya tidak sebesar yang terjadi kemarin.

“Sebelumnya hanya sebagian-sebagian kan. Biasanya kalau ada tempat PLN yang rusak, gardunya meledak atau apa itu kan hanya sebagian, tapi kan telepon, Wi-Fi segala macam nggak mati,” ujar dia.

“Ini kan total mati semua. Telepon Telkom saja yang line biasa saja mati tidak ada sinyal,” imbuhnya.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

3 dari 4 halaman

Menteri ESDM: Digugat Saja PLN

Presiden Joko Widodo bersama Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menggelar rapat di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memberikan ide praktis terhadap petaka mati lampu massal yang terjadi di DKI Jakarta dan sebagian Pulau Jawa. Menurut Jonan, lebih baik masyarakat langsung menggugat PT PLN (Persero).

Saran itu ia sampaikan di Instagram resmi miliknya. Pasalnya, banyak warganet protes pada sang menteri soal pemadaman massal yang terjadi.

“Digugat aja PLN,” ujar Jonan pada komentar yang ia tulis pada Minggu, 4 Agustus 2019.

Pada komentar terpisah, Jonan berkata bahwa PLN memang harus disentil keras akibat perbuatan mereka. Ia pun berjanji akan meneruskan kekhawatiran masyarakat.

“Saya akan sampaikan concern ini dan memang perlu disentil keras PLN,” tegas Jonan.

Terkait relasi Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik negara (BUMN), Jonan menjelaskan Kementerian BUMN adalah yang paling berkuasa atas PLN. Sedangkan Kementerian ESDM hanyalah regulator dan tidak bertanggung jawab atas operasional PLN.

“PLN itu BUMN,” jelas Jonan kepada warganet. “Silahkan tanya PLN dan Menteri BUMN sebagai penanggungjawab operator, ESDM adalah regulator yang mengawasi dan monitor kinerja operator,” jelas Jonan.

Jonan terpantau hadir bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan petinggi PLN. Turut hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perhubungan Budi Karya, sementara Menteri BUMN Rini Soemarno terpantau absen karena sedang berada di Arab Saudi.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Pasokan Listrik Belum Normal Sesuai Janji PLN, Ini Penyebabnya

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) mengaku tidak mudah untuk menormalkan Kembali pasokan listrik yang saat ini tengah mengalami gangguan. Alasannya, untuk bisa mengalirkan listrik dari pembangkit menuju ke pelanggan membutuhkan proses yang cukup panjang.

Pelaksana tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengakui, semula PLN menjanjikan bisa memulihkan pasokan listrik ke semua pelanggan pada Senin 5 Agustus 2019 pukul 00.00 WIB. Namun ternyata, janji tersebut meleset. Hingga Senin sore, beberapa wilayah masih mengalami mati lampu. 

Penyebab janji tersebut belum bisa direalisasikan karena pasokan listrik dari pembangkit yang masuk ke jaringan tidak bisa langsung dialirkan ke pelanggan. 

“Sebelumnya saya berjanji pemulihan bisa cepat, tidak sampai pukul 00.00 WIB. Namun ternyata ini tidak mudah. Di dalam sistem kelistrikan ini ada jaringan, ada pembangkit,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Inten pun menjabarkan perjalanan listrik dari pembangkit hingga sampai pe pelanggan. Tahap pertama adalah pasokan listrik dari pembangkit akan masuk dalam sistem 500 kilo Volt (kV). Kemudian diturunkan ke sistem jaringan 20 kV dan kembali diturunkan ke bawah sistem 20 kV. Setelah itu baru akan didistribusikan ke pelanggan.

“Jadi jaringan sudah cukup dan siap baru dari pembangkit masuk satu per satu,” tuturnya.

Menurut Inten, PLN akan menyederhanakan proses penyaluran listrik dari pembangkit ke pelanggan sehingga untuk menormalkan pasokan listrik tidak memerlukan waktu yang lama.

“Antara peran penyaluran dan distribusikan ke pelanggan akan kita combine jadi satu, pangkas proses bisnis yang ada di internal yang kemudian fungsinya satu, kecepatan layanan,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Listrik Mati Bukan karena Gempa dan Sabotase

Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT PLN (Persero) menyatakan, penyebab listrik mati di sebagian Pulau Jawa bukan akibat gempa bumi dan sabotase. Saat ini PLN ini masih melakukan investigasi untuk mencari penyebab putusnya sambungan listrik tersebut.

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, penyebab utama pemadaman yang dialami sebagian Jawa adalah putusnya transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa Bali 500 kilo Volt (kV).

“Jadi karena terjadi gangguan di transmisi di sirkuit utara,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019). 

Inten pun menegaskan, putusnya jaringan listrik tersebut bukan disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam atau sabotase yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Tidak, tidak (dampak gempa bumi). Hari ini ini Saya Pastikan bukan masalah sabotase ini masalah teknis,”tuturnya.

Menurut Inten, meski sudah dipastikan dua hal tersebut bukan menjadi penyebab putusnya tansmisi. Saat ini PLN sedang melakukan investigasi untuk mencari penyebab putusnya jaringan kelistrikan.

“Jadi kalau kita bicara sistem tegangan, ini bervariasi ya. Dalam tegangan ekstra tinggi kan melintasi sekian area. Kami dalam proses investigasi, kadang-kadang kita suka tahu ada layangan itu bisa menyebabkan jaringan putus. Kemudian jaringan kena dahan pohon, itu juga bisa menyebabkan putus. Ini memang banyak karena jaringan 500 kV terbuka,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Junio Smart, Terobosan BRI Perkuat Ekosistem Pendidikan di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Untuk memperkuat layanan digital banking, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus melakukan terobosan dan inovasi. Paling terbaru, dengan menghadirkan aplikasi Junio Smart.

Aplikasi Junio Smart diciptakan untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Indonesia. Sasaran pengguna platform edukasi terintegrasi ini adalah sekolah di seluruh Indonesia, sehingga pengelolaan akademik dan administrasi jadi lebih cepat, tepat, dan akurat.

Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto mengungkapkan melalui aplikasi Junio Smart, sekolah lebih mudah dalam mengelola keuangan, kegiatan akademik dan mengirimkan informasi kesiswaan kepada orang tua siswa melalui web dan aplikasi.

“Di sisi lain, keikutsertaan orangtua dalam memantau perkembangan akademis anaknya semakin meningkat serta siswa lebih cepat dan mudah untuk mendapatkan informasi akademik maupun kegiatan sekolah,” imbuhnya.

Saat ini terdapat 34 sekolah dari jenjang SD hingga SMA di Indonesia yang telah menjalin kerjasama dengan BRI terkait pemanfaatan aplikasi Junio Smart, salah satunya SMA Taruna Nusantara di Magelang.

“Untuk sekolah yang ingin memanfaatkan aplikasi ini caranya sangat mudah, hanya dengan membuka rekening Giro BRI kemudian log in melalui website https://junio-smart.id/. Sementara untuk orang tua dan siswa dapat mengunduh di Play Store dan App Store dengan kata kunci Junio Smart,” tambah Bambang.

Selain itu, perseroan akan terus memperluas kerja sama Junio Smart dengan sekolah-sekolah di Indonesia, untuk membangun sebuah ekosistem pendidikan yang terintegrasi.

“Melalui Junio Smart, BRI semakin meningkatkan layanan perbankan khususnya dalam menyediakan produk maupun jasa perbankan. Juga untuk institusi pendidikan hingga membangun budaya dengan menabung sejak dini untuk para siswa,” jelas Bambang.

(*)

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,06 Persen di Semester I 2019

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2019 sebesar 5,05 persen secara year on year (yoy). Sementara pertumbuhan ekonomi di kuartal I 2019 sebesar 5,07 persen.

“Jadi secara akumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester I 2019 sebesar 5,06 persen,” tutur Kepala BPS Suhariyanto Senin (5/8/2019).

Angka ini turun secara year on year bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi semester I 2018 mencapai 5,17 persen.

Adapun kondisi perekonomian global menurutnya ikut menyumbang penurunan pertumbuhan ekonomi di semester I 2019. Hal ini tercermin dari data industri serta perdagangan di pasar global yang cenderung melemah.

“Dilihat dari perekonomian global tantangan yang kita hadapi tidaklah gampang karena perekonomian global perlambatan yang cukup signifikan,” paparnya.

2 dari 3 halaman

Menko Darmin Yakin Target Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tercapai

Gedung bertingkat mendominasi kawasan ibu kota Jakarta pada Selasa (30/7/2019). Badan Anggaran (Banggar) DPR bersama dengan pemerintah menyetujui target pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran angka 5,2% pada 2019 atau melesat dari target awal 5,3%. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan bertahan di kisaran 5 persen. Pada tahun ini, pemerintah sendiri memproyeksikan pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,2 persen, atau meleset dari perkiraan awal 5,3 persen.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih tetap bisa kita pertahankan meningkat terus walaupun dengan tingkat pertumbuhan yang tidak termasuk tinggi kalau dibandingkan beberapa negara lain,” kata Darmin dalam dalam rapat koordinasi nasional Tim Pengendali Inflasi Pusat dan Daerah di, Hotel Sahid, Jakarta, pada Kamis 25 Juli 2019).

Darmin mengambil contoh, pada tahun lalu atau 2018 pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa terjaga di kisaran 5 persen. Padahal kondisi ekonomi pada saat itu tengah dihantam berbagai kondisi eksternal seperti perang dagang antara Amerika Serikat dan China. 

“Pada 2018 pertumbuhan kita 5,17 persen dan pada triwulan I 5,07 persen,” imbuhnya.

Pertumbuhan relatif tinggi tersebut diiringi dengan kualitas yang semakin baik, sebagaimana tercermin dari penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran, dan penurunan ketimpangan serta penurunan inflasi.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah sepakat prognosis semester II 2019 dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya akan berada di angka 5,2 persen.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penyesuaian angka pertumbuhan ekonomi tersebut dilihat dari sisi permintaan dan produksi. Di mana dari sisi permintaan investasi dan konsumsi masih belum menunjukan hal positif.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jelang Idul Adha, Harga Daging Ayam Naik

Liputan6.com, Jakarta Memasuki awal pekan pada permulaan Agustus ini, harga daging ayam dan telur di pasar tradisional sedikit melonjak.

Pedagang di Pasar Kwitang Dalam, Jakarta Pusat beralasan, kenaikan harga ini terjadi lantaran tak lama akan ada perayaan Idul Adha 1440 Hijriah yang jatuh pada 11 Agustus 2019.

“Ayam fillet sekarang Rp 50 ribu (per kg). Naik dikit, soalnya bentar mau lebaran. Kadang harganya Rp 47 ribu (per kg),” ujar Yanti (40 tahun), salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Kwitang Dalam, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Selain daging fillet, Yanti pun menjual bagian tubuh ayam yang biasa dikonsumsi seperti ati-ampela, usus dan ceker ayam. Dia menjual ati-ampela Rp 2.500 per satu paket, usus Rp 20 ribu per kg, serta ceker berukuran besar Rp 30 ribu per kg.

Kenaikan juga menimpa produk telur seperti telur ayam dalam negeri. Wawan (30 tahun), salah seorang pedagang telur di pasar yang sama mengatakan, harga jualnya kini naik Rp 1.000 dibanding harga normal.

“Telur (ayam dalam negeri) naik Rp 25 ribu per kg, kemarin sih Rp 24 ribu. Udah beberapa hari naiknya, dari sananya (pemasok) naik,” ungkap dia kepada Liputan6.com.

Aneka Telur

telur puyuh
telur puyuh/copyright: unsplash/annie spratt

Tak hanya telur ayam dalam negeri, komoditas telur lainnya seperti telur puyuh dan telur bebek juga secara harga ikut terdongkrak naik.

“Telur puyuh biasanya sih Rp 35 ribu (per kg), sekarang naik Rp 40 ribu (per kg). Kalau telur bebek sekarang Rp 3 ribu per butir, kemarin Rp 2.900 (per butir),” sebut Wawan.

Kemarau Panjang, Harga Cabai Sentuh Rp 120 Ribu per Kg

Awal Ramadan, Harga Cabai Mulai Meroket
Permintaan yang banyak untuk cabai di awal ramadan membuat harga cabai mengalami kenaikan, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Jumat (19/6/2015). Harga Cabai Rawit naik dari harga Rp16 ribu menjadi Rp20 ribu/kg. (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Musim kemarau berkepanjangan membuat harga cabai yang dijual di pasar tradisional terus naik. Seperti yang terjadi di Pasar Kwitang Dalam, Jakarta Pusat, dimana harga jual produk cabai seperti cabai rawit merah dipatok lebih dari Rp 100 ribu per kg.

Nur (58 tahun), salah seorang pedagang sayur di Pasar Kwitang Dalam mengatakan, harga cabai rawit merah yang dijualnya naik sekitar Rp 30 ribu sejak beberapa hari lalu. Menurutnya, kemarau yang terus berlanjut menjadi penyebab utama mahalnya harga cabai yang dipasang pihak pemasok.

“Rawit merah Rp 120 ribu (per kg). Ada 3-4 hari harga segini. Sebelumnya Rp 90 ribu (per kg). Kalau dapat dari sananya (pemasok) Rp 110 ribu (per kg). Masalahnya kemarau ini, pada kering. Pasokan susah,” ungkap dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Pasar Kwitang Dalam, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Untuk harga komoditas cabai lain, seperti cabai merah keriting dan cabai rawit hijau juga saat ini masih tinggi. Nur memasang harga Rp 90 ribu per kg untuk cabai merah keriting, sementara cabai rawit hijau dibanderol Rp 80 ribu per kg.

Seorang pedagang lainnya di pasar yang sama yakni Toyyibah (43 tahun) juga mengutarakan keresahan serupa. Namun, harga produk cabai yang ditawarkannya masih sedikit lebih rendah dibanding yang ada di lapak Nur.

“Cabai naik lagi. Rawit merah Rp 100 ribu per kg, dapatnya Rp 90 ribu (per kg). Kalau merah keriting Rp 70 ribu per kg, sama kayak rawit hijau, Rp 70 ribu (per kg),” ujar dia kepada Liputan6.com.

Selain cabai, kenaikan harga juga menimpa komoditas sayuran lainnya seperti oyong, terong dan daun bawang. Untuk oyong, Nur memasang harga Rp 14 ribu per kg, sementara Toyyibah Rp 15 ribu per kg. Sedangkan untuk terong, keduanya kompak menjualnya Rp 12 ribu per kg, dan daun bawang Rp 15 ribu per kg.

Sementara untuk produk bawang, Nur dan Toyyibah melaporkan bahwa harganya kini masih normal. Bawang merah dan bawang putih bulat ditawarkan pada angka Rp 30 ribu per kg, sedangkan bawang putih cutting dipasang harga Rp 35 ribu per kg.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Simak Rincian Pembayaran Kompensasi Pemadaman Listrik

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) akan memberikan kompensasi bagi masyarakat yang mengalami pemadaman listrik sejak Minggu kemarin. Hingga Senin sore, beberapa daerah atau titik masih mengalami pemadaman bergilir karena pasokan belum normal.

Plt Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) dengan Indikator Lama Gangguan. “Kami tengah menghitung kompensasi bagi para konsumen,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment. Sedangkan untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesesuaian tarif tenaga listrik ( non-adjustment), PLN memberikan kompensasi 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum.

Penerapan diskon atau kompensasi ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.

Khusus untuk pelanggan prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akan diberikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya.

Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.

“Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan rekening atau bukti pembelian token untuk konsumen prabayar,” tandasnya.

2 dari 3 halaman

Listrik Mati Bukan karena Gempa dan Sabotase

Presiden Joko Widodo bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Seskab Pramono Anung mendatangi Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Kedatangan Jokowi untuk meminta penjelasan direksi PLN menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, PT PLN (Persero) menyatakan, penyebab listrik mati di sebagian Pulau Jawa bukan akibat gempa bumi dan sabotase. Saat ini PLN ini masih melakukan investigasi untuk mencari penyebab putusnya sambungan listrik tersebut.

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, penyebab utama pemadaman yang dialami sebagian Jawa adalah putusnya transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa Bali 500 kilo Volt (kV).

“Jadi karena terjadi gangguan di transmisi di sirkuit utara,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019). 

Inten pun menegaskan, putusnya jaringan listrik tersebut bukan disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam atau sabotase yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Tidak, tidak (dampak gempa bumi). Hari ini ini Saya Pastikan bukan masalah sabotase ini masalah teknis,”tuturnya.

Menurut Inten, meski sudah dipastikan dua hal tersebut bukan menjadi penyebab putusnya tansmisi. Saat ini PLN sedang melakukan investigasi untuk mencari penyebab putusnya jaringan kelistrikan.

“Jadi kalau kita bicara sistem tegangan, ini bervariasi ya. Dalam tegangan ekstra tinggi kan melintasi sekian area. Kami dalam proses investigasi, kadang-kadang kita suka tahu ada layangan itu bisa menyebabkan jaringan putus. Kemudian jaringan kena dahan pohon, itu juga bisa menyebabkan putus. Ini memang banyak karena jaringan 500 kV terbuka,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Gara-gara PLN, Kepercayaan Investor ke Indonesia Berkurang?

Liputan6.com, Jakarta Pemadaman listrik total (black out) di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten dampaknya menganggu aktivitas ekonomi secara signifikan. Mulai dari perkantoran, pusat perbelanjaan hingga industri manufaktur. Telebih, penanganan yang dilakukan PLN, dianggap Presiden Jokowi lamban. 

Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengungkapkan investasi di manufaktur diperkirakan akan melambat. Hal itu dikarenakan investor merasa pasokan energi tidak pasti.

“Jika mereka ekspansi pabrik tapi jaminan energi listrik tidak stabil ya mereka cari negara lain yang lebih siap, jadi pengaruhi investasi,” kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8/2018).

Imbas lain pemadaman listrik adalah berefek ke pelayanan masyarakat dari rumah sakit, kantor pemerintah juga banyak yang terimbas.

“Selain itu merugikan UMKM di Jabodetabek dan wilayah yang terganggu. Bisa dibayangkan pekerjaan seperti bengkel, makanan minuman yang bergantung pada listrik terganggu,” ujarnya.

Menurutnya, UMKM menjadi korban yang paling rentan karena tidak smua mampu beli genset untuk mem back up aktivitas bisnis ketika listrik padam.

Selain itu, pemadaman listrik yang berimbas ke jaringan telepon dan internet juga mempengaruhi jual beli secara online. Order jadi terlambat, dan konsumen mengeluh.

“Kerugian ekonomi secara total ditaksir bisa menembus triliunan jika kondisi pemadaman terus berlanjut selama 2-3 hari. Apalagi lebih dari 70 persen uang beredar di Indonesia terpusat di DKI Jakarta. Artinya kalau pusat ekonomi terganggu imbasnya ke pertmbuhan secara nasional,” tutupnya.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu 

Sumber: Liputan6.com

2 dari 4 halaman

Menteri ESDM: Digugat Saja PLN

Presiden Joko Widodo bersama Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menggelar rapat di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memberikan ide praktis terhadap petaka mati lampu massal yang terjadi di DKI Jakarta dan sebagian Pulau Jawa. Menurut Jonan, lebih baik masyarakat langsung menggugat PT PLN (Persero).

Saran itu ia sampaikan di Instagram resmi miliknya. Pasalnya, banyak warganet protes pada sang menteri soal pemadaman massal yang terjadi.

“Digugat aja PLN,” ujar Jonan pada komentar yang ia tulis pada Minggu, 4 Agustus 2019.

Pada komentar terpisah, Jonan berkata bahwa PLN memang harus disentil keras akibat perbuatan mereka. Ia pun berjanji akan meneruskan kekhawatiran masyarakat.

“Saya akan sampaikan concern ini dan memang perlu disentil keras PLN,” tegas Jonan.

Terkait relasi Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik negara (BUMN), Jonan menjelaskan Kementerian BUMN adalah yang paling berkuasa atas PLN. Sedangkan Kementerian ESDM hanyalah regulator dan tidak bertanggung jawab atas operasional PLN.

“PLN itu BUMN,” jelas Jonan kepada warganet. “Silahkan tanya PLN dan Menteri BUMN sebagai penanggungjawab operator, ESDM adalah regulator yang mengawasi dan monitor kinerja operator,” jelas Jonan.

Jonan terpantau hadir bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan petinggi PLN. Turut hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perhubungan Budi Karya, sementara Menteri BUMN Rini Soemarno terpantau absen karena sedang berada di Arab Saudi.

3 dari 4 halaman

Beri Kompensasi, PLN Bakal Gratiskan Pemakaian Listrik

Presiden Joko Widodo bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menhub Budi Karya Sumadi dan Seskab Pramono Anung mendatangi Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PLN menjanjikan adanya kompensasi untuk masyarakat yang mengalami listrik padam pada Minggu (5/8/2019). Kompensasi ini adalah dengan memberikan listrik gratis.

Pelaksana Tugas (Plt) Sripeni Inten Cahyani mengatakan, sesuai dengan peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 tentang standar mutu pelayanan, PLN akan memberikan kompensasi ke masyarakat atas listrik padam yang hampir terjadi di seluruh Jawa. 

“Kompensasi kepada masyarakat sudah ada aturannya, Permen ESDM PLN komit melaksanakannya,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Inten, untuk besaran insentif yang diberikan akan dihitung berdasarkan formula yang telah ditetapkan sesuai dengan lama listrik padam dan kelompok kWh pelanggan.

“Sudah ada formulasinya, kita ikuti saja. Ada hitunganya sekian jam kali sekian. KWH akan gratiskan itu tergantung kelompoknya,” tuturnya.

Inten mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mendata pelanggan yang mengalami pemadaman listrik. Kompensasi diberikan dengan mengurangi tarif tagihan penggunaan listrik sesuai dengan hitungan masing-masing pelanggan.

“Dari area-area terdampak itu dihitung diformulasikan. Ini kemudian menjadi pengurang untuk tagihan berikutnya,” ucapnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Yuk, Berkontribusi Bantu Belanja di Toko Kelontong Masa Kini

Liputan6.com, Jakarta Toko kelontong sudah menjadi bagian kehidupan masyarakat Indonesia. Beragam barang dijual di toko itu. Mulai dari beras sampai perabotan rumah tangga.

Dengan perkembangan zaman, toko kelontong terus ada dan berkembang. Hal itu tentu tak lepas dari dukungan kamu untuk terus membantu mereka. Salah satunya dengan berbelanja.  

Sekarang, toko kelontong bisa jadi toko kelontong masa kini. Bukti nyatanya adalah kamu bisa membayar listrik sampai beli pulsa karena mereka tidak ingin kalah dengan toko retail-retail modern lainnya.

Seperti kisah SRC Deden pemilik toko kelontong di Sumedang. Selama 10 tahun ia merantau ke berbagai kota di Indonesia. Hasilnya nihil, sehingga ia memutuskan untuk kembali ke tanah kelahirannya di Sumedang dan membuka usaha warung kecil.

Namun, ia merasa usaha warungnya belum menghasilkan apapun bahkan bisa dibilang pas-pasan. Akhirnya pada 2011, Deden ditawari untuk bergabung bersama Sampoerna Retail Community (SRC).

Dengan tekad, kerja keras, dan doa serta langkah-langkah sederhana bersama SRC, ia mulai melihat bagaimana usaha yang dirintis kini sudah berkembang pesat. SRC bukan memberikan sebuah perubahan dan keberhasilan instan, tetapi serangkaian proses layaknya membangun sebuah usaha.

Tak hanya itu, Mahpup pun belajar serta menerapkan berbagai hal yang diberikan oleh SRC, mulai dari manajemen produk hingga manajemen keuangan.

Bisa dibilang, jika dulu Mahpud menjalankan usaha berbekal harapan, kini ia menjalankan usaha bukan hanya berbekal harapan, tetapi juga strategi.

Dengan begitu, SRC menunjukkan bahwa keberhasilan berbisnis adalah kesempatan siapa pun, dan bukan hanya milik segelintir orang saja. Bergabung dengan SRC adalah bagaimana Mahpup menjawab pertanyaan orang-orang di sekitarnya. SRC Deden adalah bentuk keberhasilannya. Mahpup merantau dan belajar dari pengalaman, kemudian kembali dan membangun kampung halaman.

SRC

Sampoerna melalui program bertajuk Sampoerna Retail Community (SRC) ikut andil dalam mendorong ukm ‘naik kelas’ dengan mengembangkan 57 peritel di tahun 2008 hingga menjadi lebih dari 100.000 peritel di tahun 2019 dan tersebar di 408 kabupaten dan kota 34 provinsi di Indonesia.

Untuk diketahui, SRC merupakan toko kelontong masa kini yang tergabung dalam program kemitraan Sampoerna yang bertujuan untuk menigkatkan daya saing para pemilik toko kelontong melalui pendampingan usaha yang berkelanjutan.

Penasaran? Klik di sini

(*)

Ekspor Tak Maksimal Jadi Sebab Ekonomi Indonesia Melambat

Liputan6.com, Jakarta Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,05 persen pada kuartal II-2019. Realisasi ini melambat bila dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar 5,07 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, dari seluruh komponen penopang pertumbuhan ekonomi menurut pengeluaran, ekspor dan impor yang pertumbuhannya mengalami kontraksi.

Ekspor tercatat tumbuh negatif 1,81 persen (year on year/yoy) dengan kontribusinya 17,61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang secara nominal berjumlah Rp3.963,5 triliun.

“Pertumbuhan ekspor yang mengalami kontraksi pada kuartal II-2019, jauh lebih dalam dibanding dengan kuartal II-2018 yang tahun lalu tumbuh 7,65 persen,” ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dia menjelaskan, dari data BPS, pertumbuhan ekspor barang mengalami kontraksi 2,06 persen di kuartal II-2019. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekspor barang migas yang turun 30,85 persen, sedangkan barang non migas masih tumbuh 2,17 persen.

Kendati demikian, ekspor jasa masih tercatat mengalami pertumbuhan 0,27 persen. Namun melambat jauh dibandingkan periode sama tahun lalu yang tumbuh 4,62 persen.

2 dari 4 halaman

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2019 Sebesar 5,05 Persen

cdcindonesia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data pertumbuhan ekonomiIndonesia pada kuartal II-2019 sebesar 5,05 persen (year on year/yoy). Realisasi ini lebih rendah dari realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I 2019 yang sebesar 5,07 persen yoy.

Juga lebih rendah bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2018 yang sebesar 5,27 persen yoy. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi sepanjang semester I-2019 tercatat sebesar 5,06 persen yoy.

“Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2019 meemang melambat bila dibandingkan kuaryal I 2019 dan jauh lebih melambat jika dibandingkan kuartal II 2018. Sehingga kita perlu membedah apa yang membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh 5,05 persen di kuartal II-2019,” ujar Kepala BPS Suharyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Selain itu, BPS mencatat harga komoditas migas dan non migas di pasar internasional pada kuartal I 2019 secara umum mengalami kenaikan jika secara kuartal, namun mengalami penurunan jika secara tahunan (yoy). Hal ini tentu berpengaruh pada perekonomian Indonesia.

Salah satunya terjadi penurunan harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada kuartal II 2019 mengalami penurunan 6,12 persen dari kuartal II 2018. Kemudian batu bara mengalami penurunan harga 22,9 persen serta minyak kelapa sawit (CPO) turun 16,7 persen.

“Disisi lain, dari empat negara mitra dagang utama Indonesia, perekonomian keempatnya melambat yakni Singapura, China, dan Korea Selatan, dan Amerika Serikat yang pada kuartal II 2019. Ini semua faktor yang pengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” jelas dia.

3 dari 4 halaman

Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dipangkas, Ini Kata Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti rapat kerja (Raker) dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (29/9). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah sepakat prognosis semester II-2019 dalam proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini hanya akan berada di angka 5,2 persen. Pertumbuhan ekonomi ini pun melesat dari target awal sebesar 5,3 persen.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan penyesuian angka pertumbuhan ekonomi tersebut dilihat dari sisi permintaan dan produksi. Di mana dari sisi permintaan investasi dan konsumsi masih belum menunjukan hal positif.

“Sementara itu untuk ekspor selain dorong competitiveness ,suasana lingkungan global pasti akan terpengaruh,” katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menambahkan, jika dilihat dari sisi permintaan tantangan masih cukup besar dari sisi eksternal. Sedangkan dari sisi produksi, kebijkan fiskal sektor produksi juga sudah mencapai output gap mendekati 0.

“Dan kita harus meningkatkan kapasitasnya semua berujung ada persoalan bagaimana meningkatkan investasi di Indonesia,” katanya.

Oleh karena itu, Sri Mulyani berharap ke depan pemerintah secara bersama-sama dapat memperbaiki iklim investasi agar lebih baik. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi Indonesia pun akan terdongkrak.

“Kita bekerja memperbaiki iklim investasi jadi baik dan sisi kualitas pertumbugan secara makro growth ciptakan employment. Segungga tingkat pengangguran akan turun dan kemiskinan menurun. Ini equality,” pungkasnya

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Menko Darmin: Pemadaman Listrik Rugikan Pengusaha

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, pemadaman listrik disebagian wilayah pulau Jawa berdampak pada pelaku usaha. Pemerintah pun sudah menggelar rapat internal untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa.

“Itu ada rapat tadi internal kabinet. Nanti saya ini, kalau merugikan ya pasti merugikan,” ujar Menko Darmin di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menko Darmin berharap kejadian yang sama tidak lagi terulang ke depan. Sebab listrik merupakan salah satu kebutuhan utama para pelaku usaha dalam menjalankan bisnis.

“Sudah lah listrik itu, itu kan kemarin saja. Mudah-mudahan tidak kejadian lagi. Sudah lah ya kan. (Sentimen investor?) Ah itu, yang namanya minyak juga tumpah kenapa you tidak nanya,” jelasnya.

Sebelumny, PT PLN (Persero) tengah melakukan berbagai upaya untuk mengembalikan aliran listrik yang padam sejak pukul 11.55 WIB kemarin, Minggu (4/8). Beberapa gardu listrik yang semula padam telah berhasil dilakukan penyalaan.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka menjelaskan, listrik mati akibat gangguan yang terjadi pada sisi transmisi di Ungaran dan Pemalang. Gangguan tersebut mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan.

2 dari 4 halaman

Pemadaman Listrik Bergilir Masih akan Berlangsung hingga Sore

Sejumlah kendaraan melintas dengan kondisi jalan gelap tanpa penerangan akibat listrik padam di kawasan Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

PT PLN (Persero) mengakui masih ada wilayah yang mengalami pemadaman listrik. Bahkan pemadaman bergilir masih diberlakukan sampai kondisi pasokan listrik normal.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, pemadaman bergilir masih terjadi sampai sore. Hal ini lanjutan dari pemadaman yang terjadi pada Minggu (5/8/2019).

“Sampai dengan siang-sore mohon maaf MLS (Manual Load Shedding), atau bergilir masih terjadi,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Namun Inten belum bisa memastikan periode waktu pemadaman listrik bergilir yang akan diterapkan pada hari ini. Selain itu dia juga belum bisa menyebutkan wilayah yang akan mengalami pemadaman bergilir.

“Kami nanti informasikan saya enggak bawa data, mudah-mudahan ada daftarnya nanti akan diberikan rekan rekan distribusi,” tuturnya.

Inten pun berharap, pembangkit listrik skala besar segera beroperasi mengalirkan listrik, sehingga pemadaman listrik bergilir berakhir dan masyarakat bisa menikmati listrik dengan normal.

“Mudah-mudahan dengan segera masuknya pembangkit besar mudah-mudahan nanti yang jumlah bergilir semakin sedikit,” tandasnya.

3 dari 4 halaman

PLN: Pembangkit Belum Optimal, Masih Ada Wilayah Padam

Suasana saat listrik padam di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

PT PLN (Persero) menyatakan tidak ada pemberlakuan pemadaman listrik bergilir setiap tiga jam sekali. Beredar info di media sosial bahwa masih akan ada pemadaman listrik bergilir.

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan, kabar pemadaman bergilir adalah tidak benar. PLN tidak sedang memberlakukannya. “Enggak benar itu, hoaks,” kata Dwi, di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (5/8/2019).

Terkait masih ada wilayah yang mengalami pemadaman, Dwi menyebutkan penyebabnya adalah pasokan listrik dari Pembangkit yang belum optimal. “Karena memang ada kita menunggu masuknya (pasokan listrik),” tuturnya.

Saat ini pasokan listrik yang masuk ke dalam sistem Jawa-Bali hanya baru dari Pembangkit Suralaya, sehingga masih menunggu tambahan Pasokan dari Pembangkit lainnya.

“Soalnya kan baru satu yang masuk. PLTU baru satu dari Suralaya. Masih nunggu beberapa pembangkit karena memang ada kita menunggu masuknya,” tandasnya.

Untuk diketahui, telah beredar informasi di media sosial yang mengatasnamakan pegawai PLN bahwa perusahaan listrik tersebut akan mematikan bergilir setiap tiga jam sekali. 

Dalam info tersebut, masyarakat diminta untuk segera mengisi air dan mengisi daya baterai handphone dan lampu cadangan.  

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ancol Beroperasi Normal Meski Listrik Padam

Liputan6.com, Jakarta – PT Impian Jaya Ancol Tbk menyebutkan, pemadaman listrik yang terjadi di kawasan Jabodetabek dan sebagian Jawa pada Minggu (4/8/2019) kemarin tidak mempengaruhi operasional wahana dan acara di taman hiburan di Utara Jakarta tersebut.

Vice President Corporate Secretary PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Agung Praptono mengatakan, tercatat ada sekitar 36 ribu wisatawan yang memasuki kawasan Ancol pada Minggu kemarin.

“Kami pastikan seluruh wahana dan acara di Ancol tetap beroperasi dan berjalan dengan baik. Meskipun dengan bantuan genset, namun tidak mengurangi pelayanan kami kepada pengunjung,” ujar dia di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Dia menyatakan, saat terjadi pemadaman listrik kemarin, petugas maintenance Ancol langsung segera mengoperasikan genset sebagai sumber daya pendukung agar pasokan listrik tetap terjaga.

Menurut catatannya, setidaknya ada 23 unit genset yang tersebar di beberapa titik di kawasan Taman Impian Jaya Ancol dengan daya antara 250-1.250 kva.

“Semua genset dipastikan beroperasi dengan baik karena dilakukan perawatan dan pengecekan secara rutin oleh petugas maintenance sehingga semua fasilitas dan wahana dapat berjalan dengan baik,” ungkap dia.

“Pagi ini aliran listrik (di Ancol) sudah mulai kembali pulih dan semua aktivitas pun kembali normal,” tandas Agung.

2 dari 4 halaman

Plt Dirut PLN: Kompensasi Listrik Padam akan Ikuti Aturan

Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Plt Dirut PLN Sripeni Inten mengatakan pihaknya akan memberikan kompensasi kepada masyarakat yang terdampak listrik padam. Saat ini pihaknya tengah menghitung besaran kompensasi yang akan diberikan.

“Mengenai kompensasi kepada masyarakat sudah ada aturannya Permen ESDM dan PLN komit, komit untuk melaksanakan hal tersebut,” kata dia, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8).   

Terkait besaran kompensasi, kata dia, PLN sudah bakal mengikuti formulasi yang sudah ada dalam aturan yang berlaku untuk kompensasi akibat listrik padam.

“Sudah ada aturannya jelas, dari Undang-Undang, yang turun kepada Permen, Permennya tahun 2017, khususnya pasal 6, yang mengatakan sudah ada formulasinya tinggal ikutin saja,” lanjut dia.

“Yah kalau gratis ada hitung hitungannya, kan sekian jam, kira kira sekiaan kWh. Kira-kira berkisar antara sekian hari digratiskan, misalnya 2 atau 3 hari, tergantung dari tadi kelompok kelompoknya, kan ada kelompoknya, kemudian di lokasi ini berapa jam tidak dialiri listrik oleh PLN,” terang dia.

Dia pun menyampaikan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta PLN untuk segera melakukan recovery agar kebutuhan listrik masyarakat dapat segera terpenuhi.

“Secara tegas pula Pak Presiden meminta kepada direksi dan manajemen untuk segera mengambil langkah-langkah perbaikan dan konkrit agar (listrik padam) tidak terulang kembali,” ujar dia.

“Itu tadi cukup clear pesan dari Pak Jokowi, bagaimana PLN merencanakan program untuk perbaikan ke depan agar resiko seperti ini bisa diprediksi, bisa diperhitungkan dan tidak terulang kembali,” tandasnya. 

3 dari 4 halaman

Pembangkit Belum Optimal, Masih Ada Wilayah Padam

Suasana saat listrik padam di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

PT PLN (Persero) menyatakan tidak ada pemberlakuan pemadaman listrik bergilir setiap tiga jam sekali. Beredar info di media sosial bahwa masih akan ada pemadaman listrik bergilir.

Vice President Public Relation PLN Dwi Suryo Abdullah mengatakan, kabar pemadaman bergilir adalah tidak benar. PLN tidak sedang memberlakukannya. “Enggak benar itu, hoaks,” kata Dwi, di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (5/8/2019).

Terkait masih ada wilayah yang mengalami pemadaman, Dwi menyebutkan penyebabnya adalah pasokan listrik dari Pembangkit yang belum optimal. “Karena memang ada kita menunggu masuknya (pasokan listrik),” tuturnya.

Saat ini pasokan listrik yang masuk ke dalam sistem Jawa-Bali hanya baru dari Pembangkit Suralaya, sehingga masih menunggu tambahan Pasokan dari Pembangkit lainnya.

“Soalnya kan baru satu yang masuk. PLTU baru satu dari Suralaya. Masih nunggu beberapa pembangkit karena memang ada kita menunggu masuknya,” tandasnya.

Untuk diketahui, telah beredar informasi di media sosial yang mengatasnamakan pegawai PLN bahwa perusahaan listrik tersebut akan mematikan bergilir setiap tiga jam sekali. 

Dalam info tersebut, masyarakat diminta untuk segera mengisi air dan mengisi daya baterai handphone dan lampu cadangan.   

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Listrik Mati Bukan karena Gempa dan Sabotase

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) menyatakan, penyebab listrik mati di sebagian Pulau Jawa bukan akibat gempa bumi dan sabotase. Saat ini PLN ini masih melakukan investigasi untuk mencari penyebab putusnya sambungan listrik tersebut.

Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, penyebab utama pemadaman yang dialami sebagian Jawa adalah putusnya transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa Bali 500 kilo Volt (kV).

“Jadi karena terjadi gangguan di transmisi di sirkuit utara,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Inten pun menegaskan, putusnya jaringan listrik tersebut bukan disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi pada Jumat malam atau sabotase yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Tidak, tidak (dampak gempa bumi). Hari ini ini Saya Pastikan bukan masalah sabotase ini masalah teknis,”tuturnya.

Menurut Inten, meski sudah dipastikan dua hal tersebut bukan menjadi penyebab putusnya tansmisi. Saat ini PLN sedang melakukan investigasi untuk mencari penyebab putusnya jaringan kelistrikan.

“Jadi kalau kita bicara sistem tegangan, ini bervariasi ya. Dalam tegangan ekstra tinggi kan melintasi sekian area. Kami dalam proses investigasi, kadang-kadang kita suka tahu ada layangan itu bisa menyebabkan jaringan putus. Kemudian jaringan kena dahan pohon, itu juga bisa menyebabkan putus. Ini memang banyak karena jaringan 500 kV terbuka,” tandasnya.

2 dari 3 halaman

Simak, Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir Jabodetabek

Presiden Joko Widodo bersama Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menggelar rapat di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PT PLN (Persero) masih melakukan pemadaman listrik bergilir untuk menyeimbangkan beban dengan pasokan listrik. Pemadaman bergilir pun dilakukan dalam 3 tahap.

“Mohon maaf bergilir masih terjadi,” kata Pelaksana tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019). 

“Hari ini kami menunggu sistem jaringan dan pembangkit. Sistem pembangkit ini yang nanti kita tunggu saat ini dari PLTU-PLTU,” tambahnya.

Adapun wilayah yang mengalami pemadaman bergilir adalah:

Tahap pertama

Mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan pemadaman listrik mencakup wilayah sekitar Teluk Naga, Jl. Pasar Kemis, Jl. Raya Serang Balaraja, Serpong, BSD City, Bintaro, Kebon Jeruk, Bulungan, Tanah kusir, Menteng, Kedoya Raya, Ciputat, Pesangrahan, Bandengan, Kapuk Raya, Pantai Indah Kapuk, Cikokol, Serpong, Teluk Naga, Jl. Raya Legok, Jl. Raya Karawaci dan sekitarnya.

Tahap kedua

Atara pukul 13.00-16.00 WIB yang meliputi antara lain wilayah sekitar Jl. Bitung, Jl. Raya Pasar Kemis, Jl. Raya Serang Balaraja, Gading Serpong, Jl. Raya Legok, Jl. Raya Mauk, Grogol, Daan Mogot, Cengkareng, Jl. Kyai Tapa, Cengkareng, Ciledug, Daan Mogot, Kedoya Raya, Jl. Gajah Mada, Jl. Hayam Wuruk, Jl. Curug Raya, Jl. Raya Cipondoh, Jl. Bhayangkara Serpong, Alam Sutera dan sekitarnya.

Tahap ketiga

Mulai pukul 16.00-19.00 WIB antara lain wilayah sekitar Jl. Kapuk Kamal, Jl. Batu Ceper Raya, Jl. Raya Serang, Kali Angke, Taman Anggrek, Tomang Raya, Jl. Kapuk Kamal Muara, Jl. Kapuk Kayu Besar, Jl. Setiabudi, Jl. Kuningan, Jl. Sudirman, Jl. Thamrin, Tanah Abang, Karawaci, Jl. Raya Pasar Kemis, Jatake dan sekitarnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Dua Negara Ini Paling Banyak Pesan Pisang Asli Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Jepang dan Malaysia adalah dua negara yang menaruh perhatian lebih pada pisang Indonesia, untuk kebutuhan konsumsi dan industri. Terkait hal itu, Kementerian Pertanian mengekspor sekitar 18 ton pisang tanduk dan 9,8 ton pisang kepok di kawasan Puspa Agro Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (5/8). 

Direktur CV. Bintang Perkasa di Sidoarjo, Adi Nurhadi mengatakan bahwa permintaan pisang dari Malaysia cukup tinggi yaitu sebanyak 15 kontainer atau 300 ton per minggu. 

“Namun kami hanya bisa memenuhi 1-2 kontainer per minggu. Kami belum mampu sediakan pisang sesuai dengan keinginan negara tujuan. Mereka butuh tingkat kematangan sekitar 80 persen,” kata Adi. 

Menurut Adi, konsumen Malaysia membutuhkan dalam volume besar, dan untuk memenuhi pisang Kepok harus didatangkan dari luar Jawa Timur. Sementara untuk pisang Tanduk atau Agung dipasok dari Tulung Agung dan Lumajang.

“Ekspor pisang ini merupakan yang kedua kalinya di tahun ini. Sebelumnya telah dilakukan pada 28 Juli 2019 sejumlah 26 Ton pisang tanduk. Permintaannya masih tinggi. Kami siap menambah volume bila ada barangnya,” lanjut Adi.

Adi juga menyampaikan terima kasih kepada Kementan melalui Badan Karantina Pertanian yang telah memberikan pelayanan dan kemudahan dalam pengurusan dokumen karantina, karena pihaknya akan secara rutin melakukan eksportasi pisang ini secara rutin setiap minggu ke Malaysia.

Kepala Karantina Pertanian Surabaya, Musyaffak Fauzi menyatakan Kementan akan mendukung penuh ekspor pisang yang dilakukan para eksportir, utamanya eksportir baru.

Selain dengan memberikan asistensi atau pengawalan dokumen, juga membantu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal penyediaan bahan baku pisang yang akan diekspor.

“Sebenarnya Jawa Timur merupakan salah satu sentra produksi pisang, maka kami akan bantu mereka dan petani untuk mendapatkan pisang yang sesuai permintaan pasar” jelas Musyaffak.

Berdasarkan informasi dari importir Amin, pisang asal Jawa Timur ini digunakan untuk keperluan industri, yaitu bahan baku pembuatan kripik pisang dan sebagian ke pasar tradisional di Malaysia. Menjelang musim Haji atau Idul Adha permintaan kripik pisang dengan cita rasa gurih atau asin di Malaysia cukup tinggi.

Pisang merupakan salah satu buah yang kaya manfaat diantaranya, untuk pencernaan, menurunkan tekanan darah, menurunkan risiko stroke. Juga meningkatkan stamina olahraga, mengandung serat tinggi, meredakan nyeri ulu hati, serta mencegah tukak lambung dan sebagainya.

Dengan berbagai manfaat tersebut tidak salah kalau pisang merupakan favorit sejuta umat tidak terkecuali orang-orang di Malaysia. Ini terbukti dengan tingginya permintaan pisang dari Malaysia.

(*)

Kompensasi Listrik Padam, PLN Beri Diskon 35 Persen

Liputan6.com, Jakarta – PLN akan memberikan kompensasi bagi para pelanggan yang terkena pemadaman listrik. Kompensasi tersebut berupa potongan biaya listrik yang ditanggung oleh pelanggannya.

Plt Direktur Utama (Dirut) PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), PLN akan terus berupaya maksimal untuk segera menormalkan aliran listrik kepada para pelanggan.

“Kami bekerja semaksimal mungkin penormalan seluruh pembangkit dan transmisi yang mengalami gangguan, saat ini sejumlah pembangkit listrik sudah mulai masuk sistem mencapai 9.194 MW,” ungkap dia di Jakarta, Senin (5/8/219).

Sementara itu terkait pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah wilayah, PLN akan memberikan kompensasi sesuai deklarasi Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), dengan Indikator Lama Gangguan.

Kompensasi akan diberikan sebesar 35 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen golongan tarif adjustment, dan sebesar 20 persen dari biaya beban atau rekening minimum untuk konsumen pada golongan tarif yang tidak dikenakan penyesesuaian tarif tenaga listrik (non adjustment). Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.

Khusus untuk prabayar, pengurangan tagihan disetarakan dengan pengurangan tagihan untuk tarif listrik reguler. Pemberian kompensasi akibat pemadaman listrik akan diberikan pada saat pelanggan memberi token berikutnya (prabayar).

Menurut Sripeni, saat ini PLN sedang menghitung besaran kompensasi yang akan diberikan kepada konsumen.

“Kami mohon maaf untuk pemadaman yang terjadi, selain proses penormalan sistem, kami juga sedang menghitung kompensasi bagi para konsumen. Besaran kompensasi yang diterima dapat dilihat pada tagihan rekening atau bukti pembelian token untuk konsumen prabayar,” kata dia.

Khusus untuk pelanggan premium, PLN akan memberikan kompensasi sesuai Service level Agreement (SLA) yang telah ditandatangani bersama.

Untuk perkembangan terkini (12.00) pembangkit yang sudah menyala saat ini yakni PLTU Suralaya 3 dan 8, Pembangkit Priok Blok 1-4, PEmbangkit Cilegon, Pembangkit Muara Karang, PLTP Salak, PLTA Saguling, PLTA Cirata, Pembangkit Muara Tawar, Pembangkit Indramayu, Pembangkit Cikarang, PLTA Jatiluhur, PLTP Jabar, serta total 23 Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) telah beroperasi.

2 dari 4 halaman

Jokowi Pertanyakan Lambatnya Penanganan Listrik Padam

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendengarkan penjelasan saat mendatangi Kantor Pusat PLN (Persero) di Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019). Kedatangan Jokowi untuk meminta penjelasan direksi PLN menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi Kantor Pusat PT PLN (Persero) pada Senin (5/8/2019). Hal ini untuk mendengar langsung penyebab listrik padamyang terjadi pada Minggu (4/8/2019) tidak terulang kembali.

Jokowi mengatakan, ke datanganya ke kantor PLN untuk mengetahui langsung penyebab pemadaman listrik pada Minggu. Dia pun menyesalkan peristiwa tersebut. Pasalnya, sebagai perusahaan besar ada mitigas dan jalan keluar untuk menghadapi kendala yang terjadi. 

“Pagi hari ini saya datang ke PLN. Pertama saya ingin mendengar langsung peristiwa pemadaman total minggu kemarin. Dan dalam sebuah manajemen besar seperti PLN mestinya, menurut saya, ada tata kelola risiko yang dihadapi dengan manajemen besar tentu saja ada contigency plan, ada back up plan,” kata Jokowi, di Kantor Pusat PLN Jakarta, Senin (5/8/2019).

Jokowi pun mempertanyakan, penanganan listrik padam yang tidak segera dilakukan dengan baik. Dia pun menyebut, peristiwa pemadaman listrik secara merata di Jawa Bali pun terjadi lagi setelah 17 tahun berlaku.

“Pertanyaan saya kenapa itu tidak bekerja dengan cepat dan dengan baik. Saya tahu peristiwa seperti ini pernah kejadian di tahun 2002, 17 tahun lalu untuk Jawa dan Bali,” tuturnya.

Menurut Jokowi, seharusnya peristiwa padaman listriknyang terjadi pada 2002 lalu menjadi perlajaran, agar listrik padamsecara merata tidak terjadi lagi. Kondisi ini merusak reputasi PLN dan banyak konsumen yang dirugikan.

“Oleh sebab itu pagi hari ini saya ingin mendengar langsung, tolong disampaikan yang simpel-simpel saja. Kemudian kalau ada hal yang kurang ya blak-blakan saja. Sehingga bisa diselesaikan dan tidak terjadi lagi untuk masa masa yang akan datang,” tandasnya.  

3 dari 4 halaman

Kualitas Udara Jakarta Membaik Usai Listrik Padam

Penampakan polusi udara di langit Jakarta Utara, Senin (29/7/2019). Buruknya kualitas udara Ibu Kota disebabkan jumlah kendaraan, industri, debu jalanan, rumah tangga, pembakaran sampah, pembangunan konstruksi bangunan, dan Pelabuhan Tanjung Priok. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Listrik padam yang terjadi pada Minggu 4 Agustus 2019 ternyata membuat kualitas udara di Jakarta membaik.

Seperti dilansir dari Antara, berdasarkan pantauan melalui laman web AirVisual.com pada Senin (5/8/2019) pagi, kualitas udara di Jakarta berada di peringkat 19 dunia.

AirVisual mencatat kualitas udara rata-rata Jakarta termasuk kategori sedang menurut US Air Quality Index (AQI), atau indeks kualitas udara di angka 79, setara dengan parameter pm 2.5 dengan konsentrasi 25.5 µg/m³.

Namun, terdapat tiga wilayah dari pemantauan AirVisual yang memiliki kualitas udara terburuk. Pertama, di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur dengan indeks kualitas udara di angka 165, setara dengan parameter pm 2.5 dengan konsentrasi 83,2 µg/m³.

Disusul kemudian kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat dengan tingkat indeks kualitas udara di angka 156, setara dengan parameter pm 2.5 dengan konsentrasi 65 µg/m³.

Terakhir, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) – GBK Jakarta Pusat, memiliki tingkat indeks kualitas udara di angka 153, setara dengan parameter pm 2.5 dengan konsentrasi 59 µg/m³.    

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Listrik Padam, Beban Pengusaha Naik Tiga Kali Lipat

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan pemadaman listrik yang terjadi berdampak pada naiknya biaya untuk listrik. Kenaikan cost, kata dia, mencapai tiga kali lipat.

Dia menjelaskan, imbas pemadaman listrik memang membuat pusat-pusat perbelanjaan ramai dipadati pengunjung. Namun, dari segi biaya listrik meningkat.

“Buat mallnya sendiri itu ada masalah. Bahwa listriknya itu kan nggak ada (padam). Jadi kita pakai yang namanya genset. Kalau pakai genset itu kan biaya cost-nya tiga kali listrik PLN. Cost-nya naik saja,” kata dia, saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8/2019).

Dia mengatakan setiap pusat belanja selalu memiliki genset untuk keperluan emergency, seperti lampu padam. Namun, dia mengakui, genset tersebut tidak disiapkan untuk beroperasi dalam waktu yang lama.

“Pagi ini juga kan mati lagi. Jadi kita (pakai) genset lagi. Untung ada genset kan. Genset itu sebenarnya genset back up ya. Jadi bukan genset yang buat jalan (beroperasi) lama. Hanya buat emergency saja. Kalau panjang, sulit sih tidak. Cuman biaya (naik) saja,” jelas dia.

Selain kenaikan biaya listrik hingga tiga kali lipat, lanjut dia, pemadaman listrik menyulitkan proses transaksi di toko-toko yang ada dalam pusat belanja.

“Saya kira kemarin kita ada genset. tapi yang masalah adalah waktu di awal-awal itu kan semua internet mati, line telepon mati. Itu yang repot transaksi di toko,” tandas Stefanus.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

2 dari 4 halaman

Tegur Direksi PLN, Jokowi: Kalian kan Pinter-Pinter

Presiden Joko Widodo bersama Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menggelar rapat di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Presiden Jokowi tidak puas mendengar penjelasan yang panjang lebar dari Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani terkait peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. Kepada Jokowi, Inten menyampaikan bahwa penyebab listrik padam lantaran gangguan transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.

“Pejelasannya panjang sekali. Pertanyaan saya, bapak, ibu semuanya ini kan orang pinter-pinter, apalagi urusan listrik dan sudah bertahun-tahun. Kok tahu-tahu drop itu, artinya pekerjaan yang ada tidak dihitung, tidak dikalkulasi,” ujar Jokowi di Kantor PT PLN Persero Jakarta Selatan, Senin (5/8/2019).

Menanggapi pertanyaan Jokowi, Sripeni lalu memberikan penjelasan teknis yang menyebabkan gangguan ini tidak terantisipasi. Sripeni menyebut, sistem kelistrikan di Jawa-Bali terdapat dua sistem, yaitu sistem utara dan selatan.

Jokowi kemudian meminta PT PLN Persero untuk segera memperbaiki kerusakan secepatnya. Dia tak ingin peristiwa listrik mati yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa terulang kembali.

“Yang paling penting saya minta perbaiki secepat-cepatnya. Yang memang dari beberapa wilayah yang belum hidup segera dikejar dengan cara apa pun agar segera bisa hidup kembali,” ucap Jokowi.

Usai mengatakan hal tersebut, Jokowi pun langsung pergi meninggalkan Kantor PLN.

3 dari 4 halaman

Listrik Padam

Bus Transjakarta berhenti untuk mengangkut penumpang saat listrik padam di Halte Tosari, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sebelumnya, wilayah Jakarta dan sekitarnya mengalami pemadaman listrik pada Minggu, 4 Agustus 2019, sekira pukul 12.00 WIB. PT PLN (Persero) menyatakan bahwa telah terjadi gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV. Dampak bagi gangguan tersebut, aliran listrik ke Jakarta dan sekitarnya padam.

“Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil menyala,” jelas Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka, seperti dikutip dari keterangan tertertulis, Minggu, 4 Agustus 2019.

Selain itu, terjadinya gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area Jawa Barat.

“Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,” ucap Made.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Listrik Padam, Mal Justru Diserbu Pengunjung

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan mengatakan pemadaman listrik yang terjadi malah meningkatkan jumlah pengunjung pusat belanja dan mal. Karena itu pantauan pihaknya, pusat belanja jadi padat oleh pengunjung.

“Dampaknya sebenanrnya gini. Kalau ke pengunjung, pengunjungnya jadi banyak banget. Jadi padat banget, ramai banget. Ya penyewa untung lah,” kata dia, saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8).

Menurut dia, pengunjung yang memadati pusat belanja tidak saja untuk berbelanja, melainkan juga untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari yang terhambat karena pemadaman listrik.

“Saya kira bukan hanya numpang nge-charge saja. Dia kan ngadem, panas kan. Orang Jakarta sudah tidak bisa sama udara panas. Jadi dia ngadem segala macam,” jelas Stefanus.

Meskipun demikian, pemadaman listrik juga memberikan kesulitan bagi pedagang dan pengunjung di mal. Terutama untuk melakukan transaksi.

“Tapi yang masalah adalah waktu di awal-awal itu kan semua internet mati, line telepon mati. Itu yang repot transaksi di toko,” ujar dia.

“Yang sudah makan mau bayar pakai kartu kredit, kartu kredit nggak bisa jalan. Mau pakai payment digital juga nggak bisa bayar. Mau pakai uang kontan, uangnya tidak cukup, dia ke ATM, ATM-nya mati,” imbuhnya.

Karena itu, ketika pasokan listrik berangsur pulih proses bisnis di pusat-pusat perbelanjaan dapat mulai berjalan normal.

“Bukan kerugian lah. Ada kesulitan. Tapi kemudian line telepon udah nyambung, jadi sudah bisa jalan,” tandasnya.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Liputan6.com

2 dari 4 halaman

Pengusaha Rugi Triliunan Rupiah Akibat Mati Lampu

Suasana halte bus Transjakarta listrik padam di Karet, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Padamnya listrik atau mati lampu hampir 8 jam pada Minggu (4/8/2019) kemarin mengakibatkan lumpuhnya berbagai aktivitas bisnis dan pelayanan publik di Jakarta. Hal ini dinilai sesuatu yang harus serius disikapi dan diantisipasi oleh pemerintah melalui PLN.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, ketergantungan dunia usaha dan pelayanan publik terhadap listrik sangatlah besar.

“Oleh sebab itu, pelayanan PLN harus dievaluasi secara serius dan mendesak karena PLN adalan milik Pemerintah,” ujar dia di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Sarman, kerugian yang dialami oleh pengusaha sangat besar akibat padamnya listrik. Selain itu, masalah ini juga berdampak pada banyaknya pesanan barang dan jasa yang tidak terlayani.

Industri Kecil Menengah (IKM) sangat terpukul dengan mati lampu yang cukup lama ini seperti industri kuliner, konveksi, restoran, cafe, catering, transportasi online, SPBU, bengkel, mebel, dan usaha lainnya.

Sedangkah pelayanan publik di Jakarta hampir lumpuh seperti MRT, Commuter Line, ATM, pelayanan pintu tol, jaringan komunikasi, pelayanan kesehatan dan lalu lintas dan lain lain akibat mati lampu.

“Kita agak sulit menghitung angka kerugian akan tetapi jika dihat dari banyaknya sektor usaha dan pelayanan publik yang terimbas maka bisa mencapai triliunan rupiah. Kejadian ini juga akan berdampak pada ketidakpercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia jika kondisi pelayanan energi listrik seperti ini,” jelas dia.

3 dari 4 halaman

PLN: Mati Lampu Tak Sampai Pukul 00.00 WIB

Bus Transjakarta berhenti untuk mengangkut penumpang saat listrik padam di Halte Tosari, Jakarta, Minggu (4/8/2019). Pemadaman listrik serentak yang terjadi sejak Minggu siang mengubah suasana malam di ibu kota menjadi gelap gulita. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

PT PLN (Persero) memastikan padamnya listrik untuk wilayah Jabodetabek hingga Jawa Tengah tak sampai pukul 00.00 WIB. Hal itu disampaikanya pada konferensi pers di P2B Gandul Minggu sore ini.

“Kalau Jakarta kita perkirakan memakan waktu 3 jam. Kalau Jawa Barat dan Banten 4 sampai 5 jam. Mudah-mudahan tidak lewat pukul 00.00 WIB, (Senin dini hari),” tutur Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani di Depok, Jawa Barat, Minggu (4/8/2019).

Inten menegaskan, saat ini pihaknya tengah berupaya memasok listrik kembali dari timur ke barat untuk memulihkan pemadaman listrik yang terjadi.

“Kita memerlukan waktu karena perjalanan tadi ke PLTGU Muara Karang. Insha Allah mudah-mudahan berjalan lancar proses recovery,” ujarnya.

Dia pun menjelaskan, PLN terus mengoptimalkan proses recovery dari kantor pusat sebagai pengatur beban.

“Mudah-mudahan di DKI, kira-kira tiga jam lagi segera pulih. Dari sini kita bisa memantau listrik dari timur ke barat untuk men-suplai pasokan di barat,” paparnya. 

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Gara-gara PLN, Kepercaan Investor ke Indonesia Berkurang?

Liputan6.com, Jakarta Pemadaman listrik total (black out) di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten dampaknya menganggu aktivitas ekonomi secara signifikan. Mulai dari perkantoran, pusat perbelanjaan hingga industri manufaktur. Telebih, penanganan yang dilakukan PLN, dianggap Presiden Jokowi lamban. 

Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira mengungkapkan investasi di manufaktur diperkirakan akan melambat. Hal itu dikarenakan investor merasa pasokan energi tidak pasti.

“Jika mereka ekspansi pabrik tapi jaminan energi listrik tidak stabil ya mereka cari negara lain yang lebih siap, jadi pengaruhi investasi,” kata dia saat dihubungi Merdeka.com, Senin (5/8/2018).

Imbas lain pemadaman listrik adalah berefek ke pelayanan masyarakat dari rumah sakit, kantor pemerintah juga banyak yang terimbas.

“Selain itu merugikan UMKM di Jabodetabek dan wilayah yang terganggu. Bisa dibayangkan pekerjaan seperti bengkel, makanan minuman yang bergantung pada listrik terganggu,” ujarnya.

Menurutnya, UMKM menjadi korban yang paling rentan karena tidak smua mampu beli genset untuk mem back up aktivitas bisnis ketika listrik padam.

Selain itu, pemadaman listrik yang berimbas ke jaringan telepon dan internet juga mempengaruhi jual beli secara online. Order jadi terlambat, dan konsumen mengeluh.

“Kerugian ekonomi secara total ditaksir bisa menembus triliunan jika kondisi pemadaman terus berlanjut selama 2-3 hari. Apalagi lebih dari 70 persen uang beredar di Indonesia terpusat di DKI Jakarta. Artinya kalau pusat ekonomi terganggu imbasnya ke pertmbuhan secara nasional,” tutupnya.

Reporter: Yayu Agustini Rahayu 

Sumber: Liputan6.com

2 dari 4 halaman

Menteri ESDM: Digugat Saja PLN

Presiden Joko Widodo bersama Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menggelar rapat di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memberikan ide praktis terhadap petaka mati lampu massal yang terjadi di DKI Jakarta dan sebagian Pulau Jawa. Menurut Jonan, lebih baik masyarakat langsung menggugat PT PLN (Persero).

Saran itu ia sampaikan di Instagram resmi miliknya. Pasalnya, banyak warganet protes pada sang menteri soal pemadaman massal yang terjadi.

“Digugat aja PLN,” ujar Jonan pada komentar yang ia tulis pada Minggu, 4 Agustus 2019.

Pada komentar terpisah, Jonan berkata bahwa PLN memang harus disentil keras akibat perbuatan mereka. Ia pun berjanji akan meneruskan kekhawatiran masyarakat.

“Saya akan sampaikan concern ini dan memang perlu disentil keras PLN,” tegas Jonan.

Terkait relasi Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik negara (BUMN), Jonan menjelaskan Kementerian BUMN adalah yang paling berkuasa atas PLN. Sedangkan Kementerian ESDM hanyalah regulator dan tidak bertanggung jawab atas operasional PLN.

“PLN itu BUMN,” jelas Jonan kepada warganet. “Silahkan tanya PLN dan Menteri BUMN sebagai penanggungjawab operator, ESDM adalah regulator yang mengawasi dan monitor kinerja operator,” jelas Jonan.

Jonan terpantau hadir bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan petinggi PLN. Turut hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perhubungan Budi Karya, sementara Menteri BUMN Rini Soemarno terpantau absen karena sedang berada di Arab Saudi.

3 dari 4 halaman

Beri Kompensasi, PLN Bakal Gratiskan Pemakaian Listrik

Presiden Joko Widodo bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menhub Budi Karya Sumadi dan Seskab Pramono Anung mendatangi Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PLN menjanjikan adanya kompensasi untuk masyarakat yang mengalami listrik padam pada Minggu (5/8/2019). Kompensasi ini adalah dengan memberikan listrik gratis.

Pelaksana Tugas (Plt) Sripeni Inten Cahyani mengatakan, sesuai dengan peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 tentang standar mutu pelayanan, PLN akan memberikan kompensasi ke masyarakat atas listrik padam yang hampir terjadi di seluruh Jawa. 

“Kompensasi kepada masyarakat sudah ada aturannya, Permen ESDM PLN komit melaksanakannya,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Inten, untuk besaran insentif yang diberikan akan dihitung berdasarkan formula yang telah ditetapkan sesuai dengan lama listrik padam dan kelompok kWh pelanggan.

“Sudah ada formulasinya, kita ikuti saja. Ada hitunganya sekian jam kali sekian. KWH akan gratiskan itu tergantung kelompoknya,” tuturnya.

Inten mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mendata pelanggan yang mengalami pemadaman listrik. Kompensasi diberikan dengan mengurangi tarif tagihan penggunaan listrik sesuai dengan hitungan masing-masing pelanggan.

“Dari area-area terdampak itu dihitung diformulasikan. Ini kemudian menjadi pengurang untuk tagihan berikutnya,” ucapnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

PLN: Penyebab Listrik Padam karena Sistem Transmisi Jawa – Bali Putus

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) menjelaskan secara detail penyebab listrik padam yang dialami sebagian Pulau Jawa, pada Minggu 5 Agustus kemarin. Mati lampu tersebut disebabkan oleh putusnya jaringan listrik di sistem Jawa-Bali.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, pemadaman disebabkan gangguan transmisi pada sirkit utara Ungaran-Pemalang sistem Jawa Bali 500 kilo Volt (kV). tranmisi tersebut terputus. Kondisi ini membuat pasokan listrik dari pembangkit di Jawa Timur meunuju area barat otomatis pindah menuju selatan.

“Ada dua penopang jaringan backbone 500 Kv, Utara dan Selatan masing masing-masing sirkit dua sirkit jadi ada 4 sirkit. Nah, dua sirkit Ungaran-Pemalang putus. sehingga pasokan lepas, jadi kosong,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Pengalihan aliran daya ke sisi sikit Selatan gagal karena jaringan tersebut sedang mengalami pemeliharaan. Kondisi ini membuat pasokan listrik mengalami guncangan yang mengakibatkan pembangkit secara otomatis berhenti operasi untuk keamanan pembangkit.

“Waktu terjadi sirkit utara dilepas kemudian ini masuk ke jalur selatan ini menyebabkan goncangan sistem. Nah goncangan ini tidak baik, goncangan ini kalau dibiarkan maka pembangkit yang masih normal bisa lepas. Nah, oleh karena itu secara proteksi secara kesisteman melepaskan diri ini, putus. Tasik Depok putus,” lanjutnya.

Kondisi ini membuat pasokan listrik ke arah barat melemah dan pembangkit yang terhubung dengan jaringan tersebut pun memutus pasokan listrik secara otomatis. 

“Pembangkit yang terhubung secara keamanan nya itu sudsh melepaskan diri otomatis karena ini perlindungan terhadap mesin-mesin pembangkit tadi ini SOP itu kemudian lepas sehingga pada lepas, lepas, lepas kemudian terjadi pemadaman,” jelasnya.

Akibatnya tentu saja listrik padam di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

2 dari 3 halaman

Perlu Waktu

Presiden Joko Widodo bersama Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menggelar rapat di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Inten mengungkapkan, Meski sudah dilakukan perbaikan jaringan, listrik Jawa yang kebanyakan bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tidak bisa segera beroperasi mengalirkan listrik, sebab perlu waktu sekitar 8 jam untuk memanaskan mesin dan menghasilkan uap yang akan meenggerakan mesin.

Kondisi ini membuat proses pengaliran Listri ke pelanggan memerlukan waktu yang lama, sehingga pelanggan yang mendapat pasokan listrik pun tidak langsung merata.

“Nah PLTU kalau dia terlalu lama lepas dan beroperasi maka dia harus mulai dengan cold start untuk beroperasi, dari cold itu lebih dari 8 jam baru bisa beroperasi normal,” jelas.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Menteri ESDM: Digugat Saja PLN

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memberikan ide praktis terhadap petaka mati lampu massal yang terjadi di DKI Jakarta dan sebagian Pulau Jawa. Menurut Jonan, lebih baik masyarakat langsung menggugat PT PLN (Persero).

Saran itu ia sampaikan di Instagram resmi miliknya. Pasalnya, banyak warganet protes pada sang menteri soal pemadaman massal yang terjadi.

“Digugat aja PLN,” ujar Jonan pada komentar yang ia tulis pada Minggu, 4 Agustus 2019.

Komentar Menteri ESDM Ignasius Jonan soal menggugat PLN. Dok: Instagram @ignasius.jonan

Pada komentar terpisah, Jonan berkata bahwa PLN memang harus disentil keras akibat perbuatan mereka. Ia pun berjanji akan meneruskan kekhawatiran masyarakat.

“Saya akan sampaikan concern ini dan memang perlu disentil keras PLN,” tegas Jonan.

Terkait relasi Kementerian ESDM dan Badan Usaha Milik negara (BUMN), Jonan menjelaskan Kementerian BUMN adalah yang paling berkuasa atas PLN. Sedangkan Kementerian ESDM hanyalah regulator dan tidak bertanggung jawab atas operasional PLN.

“PLN itu BUMN,” jelas Jonan kepada warganet. “Silahkan tanya PLN dan Menteri BUMN sebagai penanggungjawab operator, ESDM adalah regulator yang mengawasi dan monitor kinerja operator,” jelas Jonan.

Jonan terpantau hadir bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuan dengan petinggi PLN. Turut hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perhubungan Budi Karya, sementara Menteri BUMN Rini Soemarno terpantau absen karena sedang berada di Arab Saudi.

2 dari 4 halaman

Beri Kompensasi, PLN Bakal Gratiskan Pemakaian Listrik

Presiden Joko Widodo bersama Plt Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani dan Menteri ESDM Ignasius Jonan usai menggelar rapat di Kantor Pusat PLN (Persero), Jakarta, Senin (5/8/2019). Jokowi meminta penjelasan menyusul peristiwa pemadaman listrik di hampir seluruh Pulau Jawa. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

PLN menjanjikan adanya kompensasi untuk masyarakat yang mengalami listrik padam pada Minggu (5/8/2019). Kompensasi ini adalah dengan memberikan listrik gratis.

Pelaksana Tugas (Plt) Sripeni Inten Cahyani mengatakan, sesuai dengan peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 Tahun 2017 tentang standar mutu pelayanan, PLN akan memberikan kompensasi ke masyarakat atas listrik padam yang hampir terjadi di seluruh Jawa. 

“Kompensasi kepada masyarakat sudah ada aturannya, Permen ESDM PLN komit melaksanakannya,” kata Inten, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Inten, untuk besaran insentif yang diberikan akan dihitung berdasarkan formula yang telah ditetapkan sesuai dengan lama listrik padam dan kelompok kWh pelanggan.

“Sudah ada formulasinya, kita ikuti saja. Ada hitunganya sekian jam kali sekian. KWH akan gratiskan itu tergantung kelompoknya,” tuturnya.

Inten mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang mendata pelanggan yang mengalami pemadaman listrik. Kompensasi diberikan dengan mengurangi tarif tagihan penggunaan listrik sesuai dengan hitungan masing-masing pelanggan.

“Dari area-area terdampak itu dihitung diformulasikan. Ini kemudian menjadi pengurang untuk tagihan berikutnya,” ucapnya.

3 dari 4 halaman

Kerugian Besar

Suasana Halte Senen, Jakarta Pusat saat mati lampu, Minggu (4/8/2019). (Liputan6.com/ Thomas)

Padamnya listrik atau mati lampu hampir 8 jam pada Minggu kemarin mengakibatkan lumpuhnya berbagai aktivitas bisnis dan pelayanan publik di Jakarta. Hal ini dinilai sesuatu yang harus serius disikapi dan diantisipasi oleh pemerintah melalui PLN.

Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan, ketergantungan dunia usaha dan pelayanan publik terhadap listrik sangatlah besar.

“Oleh sebab itu, pelayanan PLN harus dievakuasi secara serius dan mendesak karena PLN adalan milik pemerintah,” ujar dia di Jakarta, Senin (5/8/2019).

Menurut Sarman, kerugian yang dialami oleh pengusaha sangat besar akibat padamnya listrik. Selain itu, masalah ini juga berdampak pada banyaknya pesanan barang dan jasa yang tidak terlayani.

Industri Kecil Menengah (IKM) sangat terpukul dengan mati lampu yang cukup lama ini. seperti industri kuliner, konveksi, restoran, kafe, katering, transportasi online, SPBU, bengkel, mebel, dan usaha lainnya.

Sedangkah pelayanan publik di Jakarta hampir lumpuh, seperti MRT, Commuter Line, ATM, pelayanan pintu tol, jaringan komunikasi, pelayanan kesehatan dan lalu lintas akibat padamnya listrik.

“Kita agak sulit menghitung angka kerugian. Akan tetapi, jika dilihat dari banyaknya sektor usaha dan pelayanan publik yang terimbas, maka bisa mencapai triliunan rupiah. Kejadian ini juga akan berdampak pada ketidakpercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia jika kondisi pelayanan energi listrik seperti ini,” ucap dia.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: