Investasi Bitcoin, Miliarder Jepang Rugi Rp 1,8 Triliun

3. Sering Tersangkut Pencucian Uang sampai Pendanaan Teroris

Cukup mengkhawatirkan memang. Begitu pemerintah Indonesia melarang bitcoin, maka dengan sendirinya mudah berafiliasi dengan praktik-praktik terlarang. Misalnya, pencucian uang dari para koruptor atau mafia serta kelompok teroris untuk melancarkan aksi teror di sana-sini. Masa kamu mau disetarakan dengan mereka?

Selain itu, bitcoin juga rentan digunakan untuk berbagai tindak kejahatan lain. Misalnya prostitusi. Sebab, pengguna bitcoin dibolehkan bertransaksi menggunakan samaran. Peredaran uangnya juga tidak terlacak oleh sistem OJK. Pernah ada kasus ancaman pemboman Mall Alam Sutera dengan permintaan tebusan berupa bitcoin ke pihak mal.

4. Adanya Mata Uang Digital yang Lain

Selain Bitcoin, masih ada ratusan lagi mata uang digital lain. Salah satu yang paling terkenal bernama Ethereum dengan satuannya bernama ether.

Mulanya, Ethereum difungsikan sebagai platform untuk bertransaksi via jaringan digital. Tapi akhirnya berstatus sama dengan Bitcoin, yakni bisa dipakai untuk investasi. Begitu pula dengan Monero, IOTA, dan lainnya yang sama-sama berstatus sebagai mata uang digital. Setiap tahunnya muncul nama-nama baru. Bahkan dari bitcoin sendiri sudah ada variannya yang juga bisa dijadikan sarana investasi.

Namanya juga uang digital. Penurunan nilai yang drastis sudah menjadi lalapan sehari-hari yang tak terhindarkan oleh pengguna.

5. Benarkah Pemerintah Menyiapkan Pengganti Bitcoin?

Fenomena Bitcoin yang merebak di skala internasional telah memberikan ide untuk pemerintah. Tidak menutup kemungkinan, bahwa nantinya uang fisik bisa diwakili dengan uang digital. Tentu pemerintah akan mengujinya lebih dulu. Biar tidak meresahkan masyarakat yang ikut-andil. Jadi, gunakan uang digital ketika sudah berstatus legal dulu.

Jokowi Gagas Pembentukan Kementerian Baru, Bagaimana Kabarnya?

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah mempertimbangkan pembentukan kementerian khusus investasi dan ekspor. Hal ini karena saat ini laju investasi dan ekspor belum terlalu cepat.

Gagasan ini diungkapkan Jokowi di hadapan ratusan investor dalam acara Peresmian Pembukaan Rakornas Investasi 2019 yang diselenggarakan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di ICE BSD, Tangerang Selatan. 

“Saya sudah sampaikan di rapat kabinet minggu lalu, apakah perlu situasinya seperti ini perlu Menteri Investasi dan Menteri Ekspor khusus. Wong negara lain juga sama. Menteri khusus investasi dan menteri khusus ekspor. Dua menteri,” ungkap Jokowi, Selasa (12/3/2019).

Persoalan investasi, ditegaskan Jokowi saat ini belum tumbuh sesuai harapan. Meski dirinya terus mendorong percepatan perizinan dan memangkas proses birokrasi, namun masih sering mendapat keluhan dari para investor.

Tidak hanya itu, Jokowi mengakui sebenarnya banyak investor yang datang ke Indonesia untuk menamkan modal. Kenyataannya, yang terealisasi tidak lebih dari 10 persen. Hasil kesimpulan, sampai saat ini masih ada persoalan yang terjadi di lapangan.

“Saya paling greget, kita tahu kesalahan kita, kita mengerti solusinya, kita mengerti jalan keluarnya tapi kita tidak bisa tuntaskan. Saya akan lihat alur mana yang masih tidak benar di titik tertentu. Dan saya akan temukan itu, tunggu saja,” tegas dia.

Padahal, saat ini kondisi ekonomi Indonesia cukup stabil. Bahkan dari data BKPM, Indonesia menjadi tujuan favorit ke-4 di dunia bagi para CEO perusahaan multinasional.

Modal lain, lembaga pemeringkat internasional seperti S&P, Moody’s dan Fitch menempatkan Indonesia sebagai negara layak investasi. “Kalau modal ini tidak kita manfaatkan, percuma,” tegas Jokowi.

Bos Bappenas Ingin Pelaku Industri Lokal Terapkan Pembangunan Berkelanjutan

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi dengan Global Reporting Initiative lndonesia (GRI) menggelar seminar kerja sama yang mengusung tema Business Reporting on the Sustainable Development Goals (SDGs). Acara ini diadakan di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 25 April 2019.

Beberapa tokoh hadir menjadi pembicara, salah satunya Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Dalam sambutannya, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Risa E Rustam berharap, seminar ini dapat mewujudkan kemitraan antara Pemerintah RI dan perusahaan tercatat dalam memberikan kontribusi terhadap pemenuhan komitmen Indonesia untuk mencapai SDGs atau pembangunan berkelanjutan.

“Dengan mendukung dan berkomitmen untuk membangun sustainable development dalam bisnis yang dijalankan, sebagai regulator di Pasar Modal, BEI dapat berpartisipasi dalam meningkatkan pengetahuan terkait Sustainable Development Goals di antara Perusahaan Tercatat di BEI, terutama pada acara hari ini, dan ke depannya,” tuturnya.

Penyelenggaraan acara ini berkaitan dengan salah satu misi SDGs (target 12.6), yang mewajibkan pemerintah untuk mendorong perusahaan domestik dan multinasional untuk melaporkan dan mengintegrasikan praktik bisnis berkelanjutan dalam pelaporannya.

Tindak lanjut terkini yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, GRI, dan organisasi lainnya yakni membantu perusahaan di lndonesia untuk mengintegrasikan isu keberlanjutan ke dalam pelaporan Laporan Berkelanjutan Perusahaan masing-masing.

Investor Asing Lepas Saham Rp 939,49 Miliar, IHSG Tergelincir 75,09 Poin

Liputan6.com, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Aksi jual investor asing dan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menekan laju IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Kamis (25/4/2019), IHSG merosot 75,09 poin atau 1,16 persen ke posisi 6.372,78. Indeks saham LQ45 tergelincir 1,48 persen ke posisi 1.004,99. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Sebanyak 272 saham melemah sehingga menekan IHSG. Sementara itu, 121 saham diam di tempat dan 128 saham menguat.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 6.431,59 dan terendah 6.353,28.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 478.094 kali dengan volume perdagangan 13,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,6 triliun. Investor asing jual saham Rp 933,86 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.185.

10 sektor saham kompak tertekan. Sektor saham barang konsumsi turun 2,15 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham manufaktur tergelincir 1,92 persen dan sektor saham konstruksi susut 1,72 persen.

Saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar antara lain saham NIKL naik 8,71 persen ke posisi Rp 2.620 per saham, saham APEX melonjak 8,67 persen ke posisi Rp 815 per saham, dan saham DVLA mendaki 7,55 persen ke posisi Rp 2.280 per saham.

Sementara itu, saham TRIO merosot 13,89 persen ke posisi Rp 93 per saham, saham PADI turun 12,59 persen ke posisi Rp 625 per saham, dan saham KIOS tergelincir 11,11 persen ke posisi Rp 800 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar tertekan kecuali indeks saham Jepang Nikkei naik 0,48 persen, indeks saham Thailand mendaki 0,04 persen dan indeks saham Taiwan menguat 0,11 persen.

Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,86 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0,48 persen, indeks saham Shanghai tergelincir 2,43 persen, dan bukukan penurunan terbesar, dan indeks saham Singapura susut 0,36 persen.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, ada sejumlah faktor penting yang sebabkan terjadinya pelemahan IHSG di tengah rapat dewan gubernur (RDG) BI menetapkan tingkat suku bunga acuan di level 6 persen. Sentimen internal dan eksternal menekan laju IHSG.

“Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, akibat membaiknya kinerja indeks dolar AS. Sentimen perang dagang Uni Eropa dan Amerika Serikat,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Selain itu juga dari perlambatan pertumbuhan ekonomi global juga menekan IHSG.

Bukit Asam Targetkan Jual 28 Juta Ton Batu Bara di 2019

Liputan6.com, Jakarta PT Bukit Asam Tbk menargetkan penjualan batu bara 28,38 juta ton pada 2019 ini. Target penjualan tersebut meningkat 15 persen dari realisasi penjualan batu bara pada 2018 yang sebesar 24,69 ton.

Direktur Utama Bukit Asam Arviyan Arifin mengatakan, dari target ini, sebanyak 13,67 juta ton untuk penjualan domestik dan 14,71 juta ton penjualan ekspor.

“Peningkatan target penjualan ini ditopang oleh rencana penjualan ekspor untuk batu bara medium to high calorie ke premium market sebesar 3,8 juta ton,” ujar dia di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Untuk mendukung target penjualan, lanjuy Arifin, perseroan juga menargetkan produksi batu bara sebesar 27,26 juta ton atau naik 3 persen dari realisasi produksi di 2018 yang sebesar 26,36 juta ton.

Angkutan batubara dengan kereta api juga mengalami kenaikan target menjadi 28,38 juta ton. Komposisinya, dari Tanjung Enim menuju Tarahan sebesar 21 juta ton dan Tanjung Enim menuju Kertapati sebesar 4,3 juta ton.

“Secara total, angkutan batu bara dari lokasi tambang sebesar 23,10 juta ton, masing-masing 19,40 juta ton ke Pelabuhan Tarakan Lampung dan 3,70 juta ton ke Dermaga Kertapati Palembang. Jumlah angkutan batu bara ini telah meningkat 13 persen dari target 2017 sebesar 20,5 juta ton,” tandas dia.

Dirut Jadi Tersangka KPK, PLN Pastikan Pelayanan Listrik Optimal

Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sofyan Basir diduga menerima janji pemberian fee terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Kasus ini muncul setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih saat menerima suap dari pemilik saham Blackgold Natural Resources Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo.

Pemberian suap tersebut diduga dalam rangka penunjukan langsung oleh Sofyan Basir kepada perusahaan Johannes Kotjo untuk menggarap proyek pembangkit listrik tersebut.

Sebelum resmi menyandang status tersangka, Sofyan Basir beberapa kali dipanggil oleh KPK untuk pemeriksaan sebagai saksi. Seperti saat pemanggilan pada 7 Agustus 2018, Sofyan Basir mengakui datang KPK untuk diperiksa sebagai saksi dari Johannes Kotjo.

“Diperiksa saksi buat Kotjo,” ujar dia kala itu.

Kemudian pada 28 September 2018, Sofyan Basir juga kembali dipanggil oleh kpk untuk kasus yang sama. Kali ini, Sofyan Basir menegaskan bahwa pertemuan yang dilakukannya dengan sejumlah pihak hanya membahas soal teknis proyek PLTU Riau-1.

Saat itu, dia pun membantah adanya pertemuan untuk lobi-lobi dan membahas fee proyek senilai USD 900 juta.

“Oh enggak ada (lobi) misalkan ada (pembahasan) suku bunga ya. Tapi yang lain sudah disampaikan pada KPK. Jadi sudah saya sampaikan ke KPK,” kata dia.

Sofyan Basir juga sempat hadir di persidangan perkara PLTU tersebut dengan terdakwa Eni Maulani Saragih. Kehadiran Sofyan Basir pada 11 Desember 2018 tersebut juga dalam status sebagai saksi.

Seiring dengan bergulirnya kasus tersebut, Sofyan Basir diketahui telah sembilan kali ikut dalam pertemuan antara Eni Saragih dan Johannes Kotjo. Tidak sendirian, Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Persero Supangkat Iwan Santoso disebut ikut menemani Sofyan Basir dalam pertemuan ini.

Setelah berstatus sebegai saksi, pada 23 April 2019, kemarin, akhirnya KPK resmi menetapkan sebagai tersangka. Sofyan Basir diduga membantu dan juga menerima janji fee dengan bagian sama seperti yang diterima oleh Eni Saragih.

“KPK meningkatkan penyidian SFB Direktur Utama PLN diduga membantu Eni Saragih selaku anggota DPR RI, menerima hadiah dari Johannes Kotjo terkait kesepakatan kontrak pembangunan PLTU Riau-1,” kata Komisioner KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK.

Peningkatan proses hukum dari penyelidikan ke penyidikan ini berdasarkan dua alat bukti juga berdasarkan fakta persidangan yang melibatkan empat tersangka sebelumnya, antara lain Eni Saragih, Johannes Kotjo, dan Idrus Marham, Mantan Menteri Sosial yang juga ikut tersangkut dalam kasus tersebut. Sofyan Basir pun terancam hukuman pidana 20 tahun atas kasus ini.

Tantangan Pengoperasian Mobil Ramah Lingkungan di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan banyak tantangan yang harus dihadapi dalam rangka memperkenalkan program kendaraan ramah lingkungan kepada masyarakat.

Dia mengungkapkan, salah satu tantangan tersebut diantaranya terkait penerimaan masyarakat terhadap kendaraan electrified vehicle.

“Kenyamanan berkendara, infrastruktur pengisian energi listrik, rantai pasok dalam negeri, adopsi teknologi dan regulasi,” kata dia dalam acara IIMS 2019, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (25/4/2019).

Selain itu, dia menambahkan tantangan juga terdapat pada dukungan kebijakan baik fiskal maupun non-fiskal agar kendaraan electrified vehicle dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa harus dibebani biaya tambahan yang tinggi

“Untuk menghadapi tantangan tersebut di atas, kami menyusun beberapa strategi untuk mendukung pengembangan LCEV, diantaranya dukungan insentif fiskal berupa Tax Holiday/ Mini Tax Holiday untuk Industri Komponen Utama seperti Industri Baterai, Industri Motor Listrik (Magnet dan Kumparan Motor),” ujarnya.

Solusi selanjutnya adalah usulan Income tax deductions sampai dengan 300 persen untuk industri yang melakukan aktifitas R&D&D.

Kemudian usulan Harmonisasi PPNBM melalui revisi PP Nomor 41 Tahun 2013 tentang PPnBM Kendaraan Bermotor.

Menko Darmin Ambil Alih Terkait Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan mengambil alih terkait dengan persoalan tiket pesawat. Ini dilakukan sebagai tidak lanjut dari masih tingginya harga tarif tiket pesawat pada penerbangan domestik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, permasalahan tiket pesawat ini harus diselesaikan. Sebab, meski sudah dinaikan tarif batas bawah, namun pihak maskapai belum juga menurunkan harga tiketnya.

“Kita sudah membicarakan tadi bahwa perlu ada aturan jelas mengenai batas atas dan batas bawah, supaya dipatuhi semua (maskapai),” ujarnya di Kantornya, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menambahkan dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan rapat koordinasi lagi khusus untuk membahas tiket pesawat. Di mana, Menko Darmin lah yang akan bertindak sebagai pimpinan rapatnya.

“Kami menyerahkan kepada Kemenko Perekonomian. Jadi mengenai jangka waktu, apa yang akan kami lakukan, Pak Menko (Darmin) sepakat untuk ambil bagian dalam mengatur ini,” katanya.

Seperti diketahui, sejumlah langkah sudah ditempuh pihaknya untuk menekan jarga tiket pesawat. Di mana, Kementerian Perhubungan telah melakukan perubahan regulasi mengenai tarif tiket pesawat untuk mengakomodir keluhan masyarakat mengenai masih mahalnya harga tiket pesawat.

Aturan baru ini mengubah aturan tentang Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB).

Jika tarif batas bawah sebelumnya 30 persen dari tarif batas atas, kini ditingkatkan menjadi 35 persen. Dengan demikian, tak ada lagi perang tarif murah yang pada akhirnya merugikan maskapai.

“Karena Garuda ini market leader, kalau ia menetapkan tarif batas atas semunya, maka yang lain ikut. Tetapi kalau ia turun sebagian, yang lain juga akan turun,” jelasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

BCA Cetak Laba Bersih Rp 6,1 Triliun di Kuartal I 2019

Dengan mempertahankan keunggulannya dalam perbankan transaksi, BCA dapat membukukan pertumbuhan dana giro dan tabungan (CASA) sebesar 7,2 persen secara yoy menjadi Rp 483,7 triliun, berkontribusi 76,8 persen terhadap total dana pihak ketiga.

Sementara itu, deposito naik 10,1 persen secara yoy menjadi Rp 145,9 triliun. Total dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp 629,6 triliun, tumbuh sebesar 7,9 persen year on year. BCA akan terus mengembangkan produk dan layanan dengan berfokus pada peningkatan customer experience dan kenyamanan nasabah.

“Secara konsisten, kami mencermati dinamika bisnis. Posisi permodalan yang kuat, kecukupan likuiditas dan kualitas kredit yang sehat merupakan faktor utama bagi pertumbuhan bisnis ke depannya. Sejalan dengan kemajuan teknologi serta perubahan kebutuhan nasabah,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Geo Dipa Tarik Utang dari ADB Rp 4,2 Triliun

Liputan6.com, Jakarta PT Geo Dipa Energi (Persero) melaksanakan groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Unit 2 Dieng dan Patuha secara simbolis di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan. Proyek ini menelan dana sebesar USD 300 juta atau sekitar Rp 4,2 triliun (1 USD= Rp 14.161) pinjaman dari Asian Development Bank (ADB).

“(Dari ADB) Pendanaannya kurang lebih komitmennya USD 300 juta. Kalau project financing kan 60-40. Sisanya dari equity Geo Dipa,” ujar Direktur Utama Geo Dipa Riki Firmandha Ibrahim di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Groundbreaking PLTP Dieng Unit 2 dan PLTP Patuha Unit 2 merupakan langkah konkret Geo Dipa sebagai BUMN Panas Bumi dan Special Mission Vehicle di bawah Kementerian Keuangan.

Geo Dipa melanjutkan pembangunan PLTP unit 2, Dieng dan Patuha masing-masing sebesar 60 Megawatt (MW). Di mana pengerjaan proyek tersebut rencananya akan selesai pembangunannya dalam tiga tahun atau sekitar 2023.

“Proyek ini masih dalam misi mendukung program Pemerintah dalam penyediaan list tenaga panas bumi yang aman dan ramah lingkungan serta memberikan manfaat ekonomi kepada Indonesia,” jelas Riki.

Proyek PLTP Unit 2 Dieng dan Patuha Geo Dipa Energi ini masuk dalam Fast Track Program (FTP) Tahap II 10.000 MW bagian dari Program 35.000 MW merupakan program pemerintah di sektor pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Reporter : Anggun P Situmorang

Sumber : Merdeka.com

BI Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen pada Kuartal I 2019

“Jika ingin pertumbuhan yang tinggi di tengah melemahnya perekonomian global, maka yang harus dilakukan yaitu memperbaiki beberapa faktor dalam negeri yang sangat menentukan konsumsi,” ujarnya di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu, 24 April 2019.

Sri Mulyani mengungkapkan jika Indonesia harus menjaga inflasi stabil tetap rendah dan menjaga ketersediaan barang menjadi hal yang sangat penting. “Menjaga persediaan sangat penting mengingat sebentar lagi mau puasa dan lebaran. Ini untuk menjaga inflasi meningkat pada musim ini hingga pertengahan tahun,” jelasnya.

Selain itu, ia menambahkan, untuk  tetap mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga telah mempersiapkan strategi fiskal dari pemberian gaji ke-13. Kemudian, tunjangan hari raya atau THR. Ini juga menjadi bagian kebijakan ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Langkah selanjutnya, pemerintah akan menjaga pertumbuhan investasi. Meskipun kemarin kenaikan suku bunga mempengaruhi pertumbuhan kredit dan datangnya investasi, namun perbankan tetap menunjukkan nilai yang positif. Saat ini pertumbuhan kredit masih berada di angka yang cukup tinggi yaitu berkisar 12-13 persen, menurut Sri Mulyani.

Tidak hanya itu saja, Sri Mulyani menambahkan pemerintah akan menggenjot ekspor sama halnya dengan investasi. Melalui pembiayaan seperti LPII dan lembaga keuangan dalam bentuk dukungan untuk memperluas pasar non tradisional.

“Karena yang dimaksud pelemahan global hampir seluruhnya adalah para pasar pasar yang sifatnya tradisional yakni eropa, jepang dan China. jadi non tradisional seperti asia selatan, india, afrika masih sangat baik,” ungkapnya.

Itulah tiga strategi Sri Mulyani yang akan terus dilakukan bersama pemerintah agar pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik lagi.

Pengelolaan Arsip Jadi Indikator Keberhasilan Reformasi Birokrasi

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin menuturkan, pengelolaan arsip secara tertib dan terpadu dengan memanfaatkan teknologi melalui penerapan e-goverment merupakan salah satu indikator keberhasilan reformasi birokrasi untuk membangun pemerintahan modern.

“Tata kelola kearsipan berbasis elektronik menjadi salah satu indikator penilaian keberhasilan pelaksanaan program SAKIP dan reformasi birokrasi,” ujar dia dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan tahun 2019 dan Penyerahan ANRI Award seperti dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (25/4/2019).

Penerapan teknologi dalam sistem kearsipan disebutnya akan menghadirkan data arsip yang terintegrasi, dinamis, serta melindungi kepentingan negara dengan menyajikan berbagai solusi untuk peningkatan kualitas kebijakan publik di segala bidang secara cepat, simultan dan terarah.

Untuk itu pengelolaan arsip yang terintegrasi dalam e-office merupakan bagian penting dalam PERPRES Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). “Maka penerapan e-goverment di bidang kearsipan bukan lagi sebuah pilihan, tetapi sebuah kewajiban dan kebutuhan,” tegas Syafruddin.

Dia menyatakan, fungsi arsip saat ini bukan hanya sebagai catatan historis, bukan pula hanya menjalankan fungsi dukungan kesekretariatan suatu organisasi pemerintahan saja. Tetapi merupakan unsur utama dalam upaya membangun pemerintahan modern.

Pembangunan sistem teknologi kearsipan akan menjamin ketersediaan akses data dan informasi yang dapat dimanfaatkan oleh setiap aparatur negara di masa mendatang untuk mendukung fungsi dan kinerja setiap kementerian dan lembaga.

Bukit Asam Buka Pasar Baru untuk Ekspor Batubara

Liquefied Petroleum Gas (LPG) masih menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Hal ini terlihat dari kebutuhan LPG yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, mengatakan bahwa demand LPG di Indonesia bagian barat meningkat 40 persen selama lima tahun terakhir. Khusus pada 2018 saja, demand LPG mencapai 7,3 juta metrik ton. Sayangnya, pemenuhan kebutuhan LPG tersebut masih bergantung pada impor.

“Untuk memenuhi permintaan 7,3 juta metrik ton itu, Indonesia harus mengimpor 5,3 juta metrik ton atau 70 persennya,” ujar Nicke, dalam acara Penandatanganan Pokok-Pokok Perjanjian Pembentukan Perusahaan Patungan Hilirisasi Mulut Tambang Batubara PTBA Peranap Riau, di Hotel Hyatt Jakarta, Rabu (16/1/2019).

Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan oleh dua faktor. Masalah keterbatasan bahan baku dan pembangunan infrastruktur untuk memproduksi gas.

Guna mengatasi masalah tersebut dan mengurangi impor bahan baku LPG, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Pertamina, dan Air Products and Chemicals Inc., membuat sebuah terobosan baru. Mereka sepakat mendirikan perusahaan patungan yang bergerak di bidang bisnis pengolahan batubara dan produk turunan batubara.

Mereka menjalin kerjasama hilirisasi batubara menjadi Dimethylether (DME) sebagai pengganti bahan baku LPG. Kesepakatan ini telah tertuang dalam Nota Kesepakatan kerjasama yang dilakukan oleh ketiga perusahaan di Allentown, Amerika Serikat, pada 7 November 2018.

Selanjutnya, pada Rabu (16/1/2019), ketiga perusahaan tersebut menandatangani Pokok-Pokok Perjanjian Pembentukan Perusahaan Patungan Hilirisasi Mulut Tambang Batubara PTBA Peranap Riau. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin, Nicke Widyawati, serta Chairman, President & CEO Air Products and Chemicals Inc. Seifi Ghasemi. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, turut menyaksikan prosesi ini.

Arviyan Arifin menjelaskan, proyek ini akan menghasilkan DME sebagai pengganti LPG. Nantinya akan tersedia DME 20 persen dengan campuran LPG 80 persen, DME 50 persen dan LPG 50 persen, serta DME 100 persen.

Teknologi gasifikasi

DME itu sendiri diproduksi melalui teknologi gasifikasi. Teknologi ini akan mengubah batubara menjadi syngas yang kemudian akan diproses menjadi produk akhir. Produksinya akan dilakukan di pabrik hilirisasi batubara yang terletak di Mulut Tambang Batubara Peranap, Riau. Tambang ini memiliki kapasitas produksi 1,4 juta ton DME per tahun dengan kebutuhan batubara 9,2 juta ton per tahun.  Uji coba DME 20%, 50%, dan 100% oleh Dirut PT Bukit Asam, Dirut Pertamina, serta Chairman, President & CEO Air Products and Chemicals Inc.”Keberadaan industri ini bisa menghilangkan impor. Hilirisasi yang dilakukan PTBA ini diperkuat dengan total sumber daya sebesar 8,3 miliar ton dan total cadangan batubara sebesar 3,3 miliar ton,” ucap Arviyan, dalam acara sama.

Ia menjelaskan, dalam kerjasama tersebut PTBA berperan sebagai investor dan supplierbatubara dari area tambang Peranap ke perusahaan patungan. Setelah menjadi produk akhir, Pertamina yang juga berperan sebagai investor akan membelinya.

Sementara itu, Air Products and Chemicals Inc. mengoptimalisasi teknologi pengolahan batubara menjadi syngas kemudian DME. Sheifi Ghasemi mengaku senang dapat terlibat dalam kerjasama ini.

“Air Products yakin Indonesia bisa tumbuh pesat di masa depan karena memiiki lebih dari 260 juta penduduk yang pekerja keras dan inovatif. Sumber daya alam kalian juga sangat melimpah, termasuk batubara. Jadi, merupakan hal natural bila Air Products terlibat dan berinvestasi dalam kerjasama ini. Kami juga melihat banyak peluang kerja sama lain di masa depan,” kata dia, di tempat sama.

Rini Soemarno juga turut mendukung kerjasama tersebut. Dirinya berharap dapat terjalin lebih banyak joint venture seperti ini di masa depan.

“Ini bagaikan dream come true. Indonesia harus tetap mengembangkan industri hilirisasi batubara bukan hanya dalam rangka mengurangi impor tapi juga dalam mengembangkan ekspor,” ujar Rini.

Sebagai informasi, proses pembentukan perusahaan patungan tersebut sedang berada pada tahap feasibility study yang rencananya akan selesai pada Februari. Selanjutnya, baru didirikan perusahaan patungan dan beberapa bulan kemudian akan dioperasikan pabriknya.

Nicke mengatakan, selama proses tersebut, Pertamina akan mulai memperkenalkan DME ke masyarakat. Akan disosialisasikan bahwa masyarakat tak perlu mengganti kompor untuk menikmati DME, cukup sedikit mengubah pengaturan kompor. Pertamina juga menjamin harga DME akan jauh lebih murah dibandingkan LPG karena tidak perlu mengimpor bahan baku.

Suku Bunga Acuan BI Bakal Bertahan di 6 Persen

Dalam laporan DBS, BI akan mempertahankan sikapnya karena ketidakpastian global masih ada. Selain itu, risiko terhadap defisit transaksi berjalan yang belum dapat diabaikan begitu saja.

Inflasi tetap jinak, dengan indeks harga konsumen per 19 Maret tercatat di tingkat ,2,5 persen secara tahunan, tepat di batas bawah BI.

“Kami berpendapat bahwa inflasi kemungkinan meningkat menjelang hari raya Idul Fitir dan kenaikan harga grosir akhirnya berimbas pada konsumen,” ujar dia.

Mengingat semua itu, DBS berpendapat, inflasi akan tetap di bawah tiga persen, jauh di bawah batas atas BI yang sebesar 4,5 persen.

Di sisi lain, neraca perdagangan mencatat surplus dalam dua bulan berturut-turut berkat harga minyak yang relatif rendah jika dibandingkan kuartal IV 2018 dan dampak pelemahan rupiah sehingga pengaruhi harga dan permintaan impor.

“Karena bank sentral AS berubah haluan dan lebih mendukung pertumbuhan dan di dalam negeri rupiah dan inflasi berada dalam tingkat nyaman bagi BI, satu-satunya faktor yang perlu diwaspadai lebih lanjut adalah perkembangan neraca perdagangan dan neraca berjalan,” ujar dia.

Oleh karena itu, DBS menilai BI kemungkinan mempertahakan kebijakannya pada 2019 lantaran ketidakpastian global tetap membayangi arus perdagangan dan modal. “Diperlukan lebih banyak data neraca perdagangan untuk menyimpulkan sebaliknya,” ujar dia.

Bukit Asam Bagi Dividen Rp 3,76 Triliun

Sebelumnya, PT Bukit Asam Tbk akan memproduksi batu bara kalori tinggi (high calorie value/HCV) pada 2019 ini sebesar 3,8 juta ton. Angka ini lebih tinggi dari HCV yang telah diproduksi pada tahun 2018 yang masih di bawah 1 juta ton. 

“Bila di tahun lalu masih memproduksi di bawah satu juta ton, tahun ini kami akan lebih dari 3 juta ton. Ini karena respon dari premium market untuk HCV masih sangat bagus,” ujar Suherman, Sekretaris Perusahaan Bukit Asam. 

Bukit Asam menyasar premium market dalam penjualan batu bara kalori tinggi ini. Salah satunya adalah Jepang, di mana Bukit Asam telah cukup lama memasok batu bara kalori tinggi ke Jepang dan telah memiliki buyer existing di sini. Selain itu, Bukit Asam juga menyasar premium market lainnya di beberapa negara seperti Taiwan, Srilanka, dan Philipina. 

Hingga kini, Bukit Asam telah memegang kontrak jual beli batu bara kalori tinggi ke pasar Srilanka, Taiwan, Filipina dan Jepang. Batu bara kalori tinggi sendiri merupakan batu bara yang cukup langka dan memiliki nilai jual yang tinggi. 

Peningkatan produksi batu bara kalori tinggi ini salah satunya didukung dengan penambahan kapasitas angkutan batu bara dari Tanjung Enim ke Dermaga Kertapati menjadi 5 juta ton pada tahun ini. Dengan penambahan kapasitas angkutan batu bara, akan meningkatkan jumlah pengiriman batu bara kepada buyer. 

Di tahun sebelumnya, produksi batu bara kalori tinggi Bukit Asam telah mendorong kenaikan laba bersih perusahaan menjadi sebesar Rp 5,02 triliun pada tahun 2018. Kenaikan laba bersih sebesar 12,23 persen pada 2017 sebesar Rp4,47 triliun ini juga didorong dengan kenaikan pendapatan usaha dari penjualan ekspor dan efisiensi berkelanjutan. 

BI Tahan 7-day Reverse Repo Rate di Level 6 Persen

Liputan6.com, Jakarta – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang berlangsung pada 24 dan 25 April 2019 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 6 persen.

“Sedangkan untuk suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75 persen,” jelas Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Ia menjelaskan, keputusan tersebut sejalan dengan upaya memperkuat stabilitas eksternal perekonomian Indonesia.

Sementara itu, untuk mendorong permintaan domestik Bank Indonesia memperluas kebijakan yang lebih akomodatif antara lain dengan:

– Meningkatkan ketersediaan likuiditas dan mendukung pendalaman pasar keuangan melalui penguatan strategi operasi moneter

– Mendorong efisiensi pembayaran ritel melalui perluasan layanan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia/SKNBI (penambahan waktu dan percepatan setelmen, peningkatan batas nominal transaksi, dan penurunan tarif)

– Mendorong sisi supply transaksi Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), khususnya melalui penyederhanaan ketentuan kewajiban underlying transaksi

– Mendorong implementasi penyelenggara sarana pelaksanaan transaksi di pasar uang dan pasar valas (market operator)

– Mengembangkan pasar Surat Berharga Komersial (SBK) sebagai alternatif sumber pendanaan jangka pendek oleh korporasi

– Mendorong perluasan elektronifikasi bansos non tunai, dana desa, moda transportasi, dan operasi keuangan pemerintah.

Koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait juga terus dipererat guna mempertahankan stabilitas ekonomi, khususnya dalam pengendalian inflasi dan defisit transaksi berjalan, serta menjaga momentum pertumbuhan ekonomi ke depan, khususnya dalam memperkuat permintaan domestik dan mendorong ekspor, pariwisata dan aliran modal asing.

Harga Melambung, Emak-Emak Kediri Berburu Bawang Putih Impor

Liputan6.com, Kediri – Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Timur memasok 1 ton komoditas bawang bawah putih ke Kota Kediri, Jawa Timur. Pasokan bawang tersebut dilakukan sebagai upaya pengendalian harga, yang sejak satu bulan terakhir ini terus mengalami kenaikan di pasar. Satu ton bawang putih ini kemudian didistribusikan oleh Tim Pengendali Inflansi Daerah Kota Kediri melalui gelar operasi pasar.

Menurut Nasrullah selaku Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Kediri, operasi pasar ini dilakukan sebagai upaya antisipasi kenaikan harga bawang. Pihaknya saat ini masih belum berani mengambil stok bawang dalam jumlah banyak, karena daya tahan jenis komoditas sayuran itu, tidak bisa disimpan dalam jangka waktu lama.

“Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) menyiapkan satu ton masing – masing untuk bawang merah, bawang putih. Karena komoditas bawang merah dan bawang putih ini tidak tahan lama dan cepat membusuk, sehingga kita tidak mau menyediakan banyak – banyak dulu,” tuturnya, Kamis (25/4/2019).

Jika seandainya permintaan masyarakat masih tinggi, kendati harganya relatif mahal maka TPID akan mencoba melakukan pengadaan kembali. “Kita coba dulu jika memang antusiasnya tinggi kita akan coba, dan juga dilihat kondisi harganya. Jika mingu depan masih tinggi kita coba lagi, kalau sudah turun lihat situasi di pasar,” kata Nasurullah.

Nasrullah mengaku informasi yang masuk menyebutkan jika harga bawang di pasaran saat ini masih relatif tinggi di atas Rp 40 ribu per kg. Ia menambahkan untuk stok pasokan bawang putih, didapat dari Dinas Perdagangan Provinsi Jawa Timur. Sementara stok bawang merah diperoleh dari salah satu mitra kerja BI yang mau bekerjsama untuk kepentingan sosial bagi masyarakat.

Berstatus Tersangka KPK, Sofyan Basir Dicopot dari Dirut PLN

Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sofyan Basir diduga menerima janji pemberian fee terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Kasus ini muncul setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih saat menerima suap dari pemilik saham Blackgold Natural Resources Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo.

Pemberian suap tersebut diduga dalam rangka penunjukan langsung oleh Sofyan Basir kepada perusahaan Johannes Kotjo untuk menggarap proyek pembangkit listrik tersebut.

Sebelum resmi menyandang status tersangka, Sofyan Basir beberapa kali dipanggil oleh KPK untuk pemeriksaan sebagai saksi. Seperti saat pemanggilan pada 7 Agustus 2018, Sofyan Basir mengakui datang KPK untuk diperiksa sebagai saksi dari Johannes Kotjo.

“Diperiksa saksi buat Kotjo,” ujar dia kala itu.

Kemudian pada 28 September 2018, Sofyan Basir juga kembali dipanggil oleh kpk untuk kasus yang sama. Kali ini, Sofyan Basir menegaskan bahwa pertemuan yang dilakukannya dengan sejumlah pihak hanya membahas soal teknis proyek PLTU Riau-1.

Saat itu, dia pun membantah adanya pertemuan untuk lobi-lobi dan membahas fee proyek senilai USD 900 juta.

“Oh enggak ada (lobi) misalkan ada (pembahasan) suku bunga ya. Tapi yang lain sudah disampaikan pada KPK. Jadi sudah saya sampaikan ke KPK,” kata dia.

Sofyan Basir juga sempat hadir di persidangan perkara PLTU tersebut dengan terdakwa Eni Maulani Saragih. Kehadiran Sofyan Basir pada 11 Desember 2018 tersebut juga dalam status sebagai saksi.

Seiring dengan bergulirnya kasus tersebut, Sofyan Basir diketahui telah sembilan kali ikut dalam pertemuan antara Eni Saragih dan Johannes Kotjo. Tidak sendirian, Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN Persero Supangkat Iwan Santoso disebut ikut menemani Sofyan Basir dalam pertemuan ini.

Setelah berstatus sebegai saksi, pada 23 April 2019, kemarin, akhirnya KPK resmi menetapkan sebagai tersangka. Sofyan Basir diduga membantu dan juga menerima janji fee dengan bagian sama seperti yang diterima oleh Eni Saragih.

“KPK meningkatkan penyidian SFB Direktur Utama PLN diduga membantu Eni Saragih selaku anggota DPR RI, menerima hadiah dari Johannes Kotjo terkait kesepakatan kontrak pembangunan PLTU Riau-1,” kata Komisioner KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK.

Peningkatan proses hukum dari penyelidikan ke penyidikan ini berdasarkan dua alat bukti juga berdasarkan fakta persidangan yang melibatkan empat tersangka sebelumnya, antara lain Eni Saragih, Johannes Kotjo, dan Idrus Marham, Mantan Menteri Sosial yang juga ikut tersangkut dalam kasus tersebut. Sofyan Basir pun terancam hukuman pidana 20 tahun atas kasus ini.  

Kilang Langit Biru Cilacap Mulai Hasilkan Pertamax Tahun Ini

PT Pertamina (Persero) siap membangun kilang Cilacap tanpa mitra. Meski saat ini perusahaan plat merah tersebut sedang melakukan negosiasi untuk menentukan nilai aset Pertamina diproyek ini dengan Saudi Aramco.

Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan, Per‎tamina sudah mendapat calon mitra untuk menggarap Kilang Cilacap, yaitu perusahaan migas nasional Arab Saudi, Saudi Aramco. Kedua perusahaan pun telah menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan.

“Proyek ini saat ini kita sudah pilih partner, Saudi Aramco. Sudah cukup panjang perjalanan, sudah ada Joint Venture Agremment‎,” kata Tallulembang, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Menurut Tallulembang, Pertamina sudah memenuhi permintaan Saudi Aramco untuk menjadi mitranya, yaitu instif pajak, pengadaan lahan dan pemisahan unit usaha. Namun, sampai saat ini masih ada yang mengganjal kerjasama pembangunan kilang dengan nilai investasi USD 5,8 miliar ini, yaitu perhitungan nilai aset Pertamina diproyek tersebut.‎

“Dari tiga itu, semuanya sudah dipenuhi. Tinggal satu yaitu belum ada kesepakatan valuasi aset, nilai kilang eksisting itu berapa yang akan ditransfer ke Joint Venture. Itu yang enggak ketemu sampai sekarang,” tuturnya.

Jurus Kementan Kendalikan Harga Bawang Putih

Liputan6.com, Jakarta – Harga bawang putih di sejumlah daerah menjelang bulan puasa terus mengalami kenaikan. Bahkan di beberapa pasar tradisional di Jakarta harga bawang putih tembus mencapai Rp 50.000 per kilogram.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, untuk menstabilkan harga bawang putih saat ini pihaknya akan berfokus untuk meningkatkan kapasitas produksi. Salah satunya dengan menambah luas tanah untuk menanam komoditas pangan termasuk bawang putih.

“Aku kan domainya produksi. Dulu tanaman kita 2014 kita hanya 1.000 hektare (Ha) hari ini 11.000 Ha,” katanya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Amran mengatakan untuk tahun ini Kementerian Pertanian sendiri telah menargetkan luas lahan untuk tanam pangan bisa mencapai 20.000 Ha. Bahkan tak tanggung-tanggung dalam 1-2 tahun ke depan luas tanam pangan bisa mencapai 60.000 Ha.

“Target tahun ini 20.000 Ha. artinya naik 2.000 persen. Doakan 1-2 tahun ke depan sudah bisa mencapai 60.000 Ha,” kata Amran. 

Menurutnya,dengan luas tanaman mencapai 60.000 Ha maka produksi akan naik dan ketersedian stok akan terjaga. Dengan begitu, maka secara otomatis juga harga-harga akan stabil.

“Untuk indonesia swasembada (perlu luas lahan) 60.000 Ha,” tegasnya.

Minta Harga Tiket Pesawat Turun, Menhub Maraton Temui Maskapai

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meminta kepada kementerian atau lembaga terkait lainnya untuk secara bersama-sama menyelesaikan persoalan harga tiket pesawat.

Dia menuturkan, ini dibutuhkan mengingat harga tarif tiket pesawat domestik hingga saat ini masih belum kondusif.

“Kami minta kepada Kementerian Perekonomian dan Kementerian BUMN untuk turut serta juga untuk mengatur tarif dari penerbangan,” kata dia saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Budi menyampaikan, salah satu langkah utama yang dilakukan kementerian/lembaga adalah menekan maskapai Garuda Indonesia.

Sebab, Garuda Indonesia saat ini masih menjadi pemimpin pangsa pasar untuk berbagai maskapai lain.

“Khususnya Garuda. Karena Garuda ini market leader di situ, kalau dia menetapkan tarif batas atas semunya, maka yang lain ikut. Tapi kalau dia turun sebagaian, yang lain juga akan turun,” kata dia.

Sementara itu, terkait dengan rencana usulan menetapkan sub-price atau harga tertentu berjenjang untuk maskapai, Budi mengaku masih akan mengkaji secara hati-hati. Terlebih, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian.

“Sub-price itu represive ya, saya itu enggak mau yang represif, tapi kalau nanti diperintahkan Kemenko Perkonomian untuk saya melakukan, ya saya lakukan,” kata dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Jelang Ramadan, Pemerintah Pastikan Stok Pangan hingga BBM Aman

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah kementerian terkait.

Rapat kali ini dikhususkan untuk memastikan sejumlah harga di sektor pangan, transportasi, hingga, Bahan Bakar Minyak (BBM) terkendali pada saat Ramadan dan Lebaran. 

Dalam rapat kali ini dihadiri oleh sejumlah Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Pertaninan Andi Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko. 

Darmin mengatakan, rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk mengetahui bagaimana persiapan menjelang lebaran dari berbagai aspek. Sebab, beberapa sektor pangan, tranaportasi, hingga BBM akan mempengaruhi inflasi. 

“Di rapat kali ini, pertama membahas tentu saja ada hubungannya dengan inflasi. Kita tidak hanya fokus membahas pangan, tapi juga soal perhubungan dan BBM menjelang puasa dan Idul Fitri,” ujar dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4). 

Darmin mengatakan, secara umum komoditas pangan utama seperti beras saat ini relatif stabil. Hal tersebut tidak terlepas dari akan datangnya panen raya pada Mei 2019. 

“Pada dasarnya barang-barang kebutuhan yang paling utama itu kelihatannya praktis tidak ada masalah yang berarti harga beras stok beras dan panen sudah mulai,” kata dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Bos Bappenas Ingin Seluruh Pelaku Industri Lokal Terapkan Pembangunan Berkelanjutan

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi dengan Global Reporting Initiative lndonesia (GRI) menggelar seminar kerja sama yang mengusung tema Business Reporting on the Sustainable Development Goals (SDGs). Acara ini diadakan di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis, 25 April 2019.

Beberapa tokoh hadir menjadi pembicara, salah satunya Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Dalam sambutannya, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Risa E Rustam berharap, seminar ini dapat mewujudkan kemitraan antara Pemerintah RI dan perusahaan tercatat dalam memberikan kontribusi terhadap pemenuhan komitmen Indonesia untuk mencapai SDGs atau pembangunan berkelanjutan.

“Dengan mendukung dan berkomitmen untuk membangun sustainable development dalam bisnis yang dijalankan, sebagai regulator di Pasar Modal, BEI dapat berpartisipasi dalam meningkatkan pengetahuan terkait Sustainable Development Goals di antara Perusahaan Tercatat di BEI, terutama pada acara hari ini, dan ke depannya,” tuturnya.

Penyelenggaraan acara ini berkaitan dengan salah satu misi SDGs (target 12.6), yang mewajibkan pemerintah untuk mendorong perusahaan domestik dan multinasional untuk melaporkan dan mengintegrasikan praktik bisnis berkelanjutan dalam pelaporannya.

Tindak lanjut terkini yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, GRI, dan organisasi lainnya yakni membantu perusahaan di lndonesia untuk mengintegrasikan isu keberlanjutan ke dalam pelaporan Laporan Berkelanjutan Perusahaan masing-masing.

BEI Dorong Perusahaan Tercatat Terapkan Pembangunan Berkelanjutan

Liputan6.com, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi dengan Global Reporting Initiative lndonesia (GRI) menggelar seminar kerja sama yang mengusung tema Business Reporting on the Sustainable Development Goals (SDGs). Acara ini diadakan di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Beberapa tokoh hadir menjadi pembicara, salah satunya Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Dalam sambutannya, Direktur Keuangan dan Sumber Daya Manusia BEI Risa E Rustam berharap, seminar ini dapat mewujudkan kemitraan antara Pemerintah RI dan perusahaan tercatat dalam memberikan kontribusi terhadap pemenuhan komitmen Indonesia untuk mencapai SDGs atau pembangunan berkelanjutan.

“Dengan mendukung dan berkomitmen untuk membangun sustainable development dalam bisnis yang dijalankan, sebagai regulator di Pasar Modal, BEI dapat berpartisipasi dalam meningkatkan pengetahuan terkait Sustainable Development Goals di antara Perusahaan Tercatat di BEI, terutama pada acara hari ini, dan ke depannya,” tuturnya.

Penyelenggaraan acara ini berkaitan dengan salah satu misi SDGs (target 12.6), yang mewajibkan pemerintah untuk mendorong perusahaan domestik dan multinasional untuk melaporkan dan mengintegrasikan praktik bisnis berkelanjutan dalam pelaporannya.

Tindak lanjut terkini yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia, GRI, dan organisasi lainnya yakni membantu perusahaan di lndonesia untuk mengintegrasikan isu keberlanjutan ke dalam pelaporan Laporan Berkelanjutan Perusahaan masing-masing.

Kata Petinggi Astra Soal Rencana Penjualan Saham Bank Permata

Sementara, RUPST tersebut juga membahas pengunduran diri Takayuku Yoshitsugu sebagai Komisaris Independen Perseroan dan mengangkat Akihiro Murakami sebagai Komisaris Independen Perseroan yang baru.

Kemudian, diangkat pula John Raymond Witt dan Stephen Patrick Gore sebagai Komisaris Perseroan. FXL Kesuma juga menjabat sebagai Direktur Perseroan.

Untuk membantu kinerja Prijono Sugiarto sebagai Presiden Direktur, juga diangkat Djony Bunarto Tjondro sebagai Wakil Presiden Direktur.

Berikut jajaran direksi dan komisaris perseroan yang baru:

Direksi Perseroan

Presiden Direktur: Prijono Sugiarto

Wakil Presiden Direktur: Djony Bunarto Tjondro

Direktur: Johannes Lomas

Direktur: Suparno Djasmin

Direktur: Bambang Widjanarko Santoso

Direktur: Chiew Sin Cheok

Direktur: Gidion Hasan

Direktur: Henry Tanoto

Direktur: Santosa

Direktur: Gita Tiffani Boer

Direktur: FXL Kesuma

Komisaris Perseroan

Presiden Komisaris: Budi Setiadharma

Komisaris Independen: Muhammad Chatib Basri

Komisaris Independen: Sri Indrastuti Hadiputranto

Komisaris Independen: Akihiro Murakami

Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale

Komisaris: Benjamin William Keswick

Komisaris: Mark Spencer Greenberg

Komisaris: David Alexander Newbigging

Komisaris: John Raymond Witt

Komisaris: Stephen Patrick Gore

Kendalikan Harga Pangan, Pemerintah Bangun Cold Storage di Sentra Pertanian

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah Jokowi-JK tengah berupaya untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok ditingkat petani maupun masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun sentra atau tempat penyimpanan dingin (cold storage) untuk beberapa komoditas pangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, dengan pembangunan cold storage ini maka akan menguntungkan para petani. Sebab, petani telah memasuki panen raya, setidaknya ada suatu tempat penyimpanan besar untuk hasil tani.

“Cabai turun harganya bawang merah, kemudian ayam, telur. Ini menjadi perhatian serius agar petani bisa berporduksi dan untung. Petani sederhana, bagaimana bisa untung. Mungkin satu bulan lalu masalah peternak ayam dan telur karena harga jatuh,” katanya saat ditemui di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

“Nah solusi permanen kami tawarkan adalah membangun cold storage untuk produk-produk pertanian kita yang mudah rusak,” tutur Amran.

Menurutnya, selama ini belum ada tempat penyimpanan dingin yang besar untuk hasil pertanian. Kebanyakan para petani justru menyimpan di tempat masing-masing, sehingga hasil panen yang dihasilkan pun menjadi rusak.

Secara otomatis itu juga yang akan mempengaruhi harga jual pangan.

“Ini kan sederhana sebenarnya. Kalau ada penyimpanan ini. Kalau panen puncak kita menyerap dan memberi harga yang menguntungkan petani. Pada saat off season, panen rendah, paceklik, ini dikeluarin. Sehingga ke depan inflasi terjaga sepanjang masa,” katanya.

“Sekarang sudah dibangun di Brebes untuk bawang, kapasitasnya 380 ton sudah jadi, bawang merah dan cabai. Kami sampaikan ke Bulog agar menyerap langsung dari petani” sambungnya.

Di sisi lain, Amran juga memastikan beberapa komoditas pangan seperti daging, beras, cabai, ayam, gula, bawang hingga yang lainnya dipastikan semua terjaga stoknya. Bulog sendiri, kata dia sudah mulai menggelontorkan ke beberapa pasar.

“Sudah digelontorkan. sekarang bulog punya stok tadi,” pungkasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Astra International Bagi Sisa Dividen Rp 154,13 per Saham

Sementara, RUPST tersebut juga membahas pengunduran diri Takayuku Yoshitsugu sebagai Komisaris Independen Perseroan dan mengangkat Akihiro Murakami sebagai Komisaris Independen Perseroan yang baru.

Kemudian, diangkat pula John Raymond Witt dan Stephen Patrick Gore sebagai Komisaris Perseroan. FXL Kesuma juga menjabat sebagai Direktur Perseroan.

Untuk membantu kinerja Prijono Sugiarto sebagai Presiden Direktur, juga diangkat Djony Bunarto Tjondro sebagai Wakil Presiden Direktur.

Berikut jajaran direksi dan komisaris perseroan yang baru:

Direksi Perseroan

Presiden Direktur: Prijono Sugiarto

Wakil Presiden Direktur: Djony Bunarto Tjondro

Direktur: Johannes Lomas

Direktur: Suparno Djasmin

Direktur: Bambang Widjanarko Santoso

Direktur: Chiew Sin Cheok

Direktur: Gidion Hasan

Direktur: Henry Tanoto

Direktur: Santosa

Direktur: Gita Tiffani Boer

Direktur: FXL Kesuma

Komisaris Perseroan

Presiden Komisaris: Budi Setiadharma

Komisaris Independen: Muhammad Chatib Basri

Komisaris Independen: Sri Indrastuti Hadiputranto

Komisaris Independen: Akihiro Murakami

Komisaris: Anthony John Liddell Nightingale

Komisaris: Benjamin William Keswick

Komisaris: Mark Spencer Greenberg

Komisaris: David Alexander Newbigging

Komisaris: John Raymond Witt

Komisaris: Stephen Patrick Gore

Sri Mulyani Minta Proyek PLTP Dieng dan Patuha Tak Dikorupsi

Masyarakat perbatasan di Kalimantan sudah bisa menikmati aliran listrik yang disediakan pemerintah. Masyarakat perbatasan kini memanfaatkan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ada di sejumlah titik remote area.

“Setahun terakhir di sini sudah tidak lagi byar pet lagi semenjak ada fasilitas PLTS,” kata tokoh masyarakat Nunukan Kalimantan Utara (Kaltara), Lumbis, pekan lalu.

Lumbis mengatakan, PLTS mampu memenuhi pasokan listrik masyarakat perbatasan secara mencukupi. Selain keperluan penerangan, menurutnya, masyarakat perbatasan pun kini memiliki sejumlah perlengkapan elektronik berdaya listrik besar.

“Seperti kulkas, kipas angin, dan televisi. Sebelumnya tidak mungkin bisa tanpa ada jaringan listrik yang stabil,” ungkapnya.

PLTS ini mampu memenuhi kebutuhan sekitar seribu kepala keluarga yang berdomisili di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Fasilitas PLTS ini ada di sejumlah remote area Nunukan diantaranya Sebuku, Sembakung, Lumbis, Ogong dan Krayan.

Reporter : Anggun P Situmorang

Sumber : Merdeka.com

Sektor Otomotif Jadi Andalan Wujudkan Industri 4.0

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin), Airlangga Hartarto mengatakan industri otomotif nasional saat ini jadi sektor andalan dalam roadmap Making Indonesia 4.0.

Dia menargetkan, pada 2030, Indonesia dapat menjadi basis produksi kendaraan bermotor Internal Combustion Engine (ICE) maupun Electrified Vehicle untuk pasar domestik maupun ekspor.

“Tentunya dengan didukung oleh kemampuan industri dalam negeri dalam memproduksi bahan baku dan komponen utama serta optimalisasi produktivitas sepanjang rantai nilai industri tersebut,” kata Airlangga dalam pembukaan IIMS 2019, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Dia mengungkapkan, dalam roadmap pengembangan industri kendaraan bermotor, pemerintah menargetkan pada 2025 sebesar 20 persen dari total produksi kendaraan baru di Indonesia sudah berteknologi ramah lingkungan.

“Sehingga dapat mendukung komitmen Pemerintah Indonesia untuk dapat menurunkan emisi gas rumah kaca (CO2) sebesar 29 persen pada tahun 2030 tanpa bantuan internasional, sekaligus menjaga kemandirian energi nasional,” ujar dia.

Sesuai dengan roadmap tersebut, Menperin mengatakan pemerintah juga telah mempersiapkan program pengembangan kendaraan emisi karbon rendah atau Program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

“Program ini terdiri dari 3 sub program yaitu Kendaran Hemat Energi Harga Terjangkau (LCGC), Electrified Vehicle dan Flexy Engine,” tutupnya.

Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Sumber : Merdeka.com

Harga Tiket Pesawat Mahal, Dua Kementerian Diminta Turun Tangan

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi meminta kepada kementerian atau lembaga terkait lainnya untuk secara bersama-sama menyelesaikan persoalan harga tiket pesawat.

Dia menuturkan, ini dibutuhkan mengingat harga tarif tiket pesawat domestik hingga saat ini masih belum kondusif.

“Kami minta kepada Kementerian Perekonomian dan Kementerian BUMN untuk turut serta juga untuk mengatur tarif dari penerbangan,” kata dia saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Budi menyampaikan, salah satu langkah utama yang dilakukan kementerian/lembaga adalah menekan maskapai Garuda Indonesia.

Sebab, Garuda Indonesia saat ini masih menjadi pemimpin pangsa pasar untuk berbagai maskapai lain.

“Khususnya Garuda. Karena Garuda ini market leader di situ, kalau dia menetapkan tarif batas atas semunya, maka yang lain ikut. Tapi kalau dia turun sebagaian, yang lain juga akan turun,” kata dia.

Sementara itu, terkait dengan rencana usulan menetapkan sub-price atau harga tertentu berjenjang untuk maskapai, Budi mengaku masih akan mengkaji secara hati-hati. Terlebih, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kemenko Perekonomian.

“Sub-price itu represive ya, saya itu enggak mau yang represif, tapi kalau nanti diperintahkan Kemenko Perkonomian untuk saya melakukan, ya saya lakukan,” kata dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Sri Mulyani Tak Ingin RI Seperti Islandia soal Pemanfaatan Panas Bumi

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menyebut ketergantungan tinggi atas impor minyak menjadi salah satu faktor yang menyebabkan defisit neraca pembayaran Indonesia.

Oleh karena itu, dirinya meminta Indonesia dapat mencontoh Islandia untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan.

“Sejak 1990, Islandia benar-benar bergantung pada energi berbasis minyak bumi. Sehingga setiap kali kebutuhan meningkat, mereka impor banyak,” kata Sri Mulyani saat memberikan sambutan di acara Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE) 2018, di JCC Senyan, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Namun, di tengah kondisi ketergantungan tersebut Islandia mampu keluar dan membuat kebijakan baru untuk menghentikan penggunaan minyak sebagai energi di pembangkit.

“Mereka (Islandia) hentikan semua pembangkit dengan bahan bakar minyak dan sepenuhnya jadi bergantung pada panas bumi. Mengingat mereka miliki potensi besar,” imbuh Sri Mulyani.

Dengan demikian, Sri Mulyani berharap, Indonesia yang juga sebagai importir minyak harus benar-benar mengubah strategi. Tentu saja hal ini guna melepas ketergantungan terhadap impor minyak.

Diketahui, pemerintah secara resmi telah meluncurkan perluasan penggunaan B20 yakni pencampuran minyak nabati pada solar nonsubsidi sebesar 20 persen pada 1 September kemarin.

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan, perluasan B20 ini dilakukan untuk mendorong ekspor dan memperlambat impor dalam rangka menyehatkan neraca pembayaran.

Jadi,ke depan langkah ini diharapkan dapat menghilangkan defisit neraca perdagangan dan mengurangi defisit transaksi berjalan.

“Kebijakan yang kita anggap dapat cepat menghasilkan tidak menunggu investasi yakni salah satunya B20. Karena begitu kita mulai dampaknya nomor satu adalah penghematan devisa dan karena soalnya itu dicampur CPO berarti berkurang kebutuhan solarnya. Kemudian kita tahu bahwa produksi dan stok CPO tinggi,” ujar Darmin.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Menteri Jonan: Dunia Berubah, Perusahaan Energi Digeser Apple Cs

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengatakan bahwa situasi bisnis global telah mengalami perubahan. Era digital yang tengah berkembang turut membawa dampak bagi perusahaan-perusahaan sektor energi.

Dia mengatakan, saat ini perusahaan-perusahaan berbasis teknologi, seperti Apple dan Google mulai menggeser posisi perusahaan energi dari posisi ‘perusahaan besar’ di dunia ini.

Hal tersebut, kata dia, dapat terlihat dari daftar 10 perusahaan terbesar di dunia. Menurut dia ada pergeseran perusahaan yang menempati ‘Top 10’.

“Pada 2008 ada lima perusahaan tradisional atau perusahaan ekstraktif (perusahaan energi) di top 10 perusahaan besar di dunia,” kata dia, di Dalam Konferensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Perusahaan yang dimaksud Jonan antara lain, PetroChina, Exxon, Gazprom, Royal Dutch Shell, dan Sinopec. Pada 2008, kelima perusahaan ini masuk dalam ‘Top 10’ perusahaan terbesar di dunia.

Kementerian BUMN Nonaktifkan Dirut PLN Sofyan Basir

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan Direktur Utama PLN Sofyan Basir sebagai tersangka. Sofyan diduga terlibat dalam korupsi pembangunan PLTU Riau-1 yang melibatkan mantan anggota Komisi VII Eni Saragih dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

“KPK meningkatkan penyidian SFB Direktur Utama PLN diduga membantu Eni Saragih selaku anggota DPR RI, menerima hadiah dari Johannes Kotjo terkait kesepakatan kontrak pembangunan PLTU Riau-1,” kata Komisioner KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Selasa, 23 April 2019.

Peningkatan proses hukum dari penyelidikan ke penyidikan ini berdasarkan dua alat bukti juga berdasarkan fakta persidangan yang melibatkan empat tersangka sebelumnya, antara lain Eni Saragih, Johannes Kotjo, dan Idrus Marham.

Sebelumnya, mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Jakarta. Idrus dinyatakan terbukti menerima Rp 2,25 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources (BNR) melalui mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Majelis hakim berpendapat, meski dalam perkara ini Idrus tidak menikmati hasil korupsinya. Sebab, berdasarkan fakta persidangan Idrus yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Jenderal dan pelaksana tugas Ketua Umum Partai Golkar mengetahui penerimaan uang oleh Eni Saragih.

Ingin ke Bandara Baru Yogyakarta? Cek Pilihan Moda Transportasinya

New Yogyakarta International Airport (NYIA) atau Bandara Kulon Progo yang berlokasi di Kulon Progo akan beroperasi terbatas pada akhir April 2019.

Bandara ini akan dilengkapi fasilitas kereta api layaknya bandara-bandara besar lainnya. Namun, pada saat beroperasi terbatas nanti, layanan kereta api baru sampai Stasiun Wojo yang berlokasi di Wates.

Stasiun Wojo ke NYIA ini sendiri memiliki waktu tempuh kurang lebih 15 menit. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan selain melalui Stasiun Wojo, nantinya juga akan dibangun jalur kereta api khusus dari Stasiun Tugu menuju NYIA.

“Saat ini memang bisa dilayani via Stasiun Wojo, tapi nanti juga akan kita bangun langsung dari Tugu ke bandara ini, ini akhir 2020 bisa dilayani, waktu tempuhnya 30-45 menit,” kata Budi Karya di Bandara Kulon Progo, Rabu, 24 April 2019.

Di tahap awal, NYIA ini mampu melayani sekitar 3.500 penumpang per hari dengan jumlah pergerakan pesawat sebanyak 36 pergerakan. Nantinya yang akan beroperasi di NYIA adalah penerbangan internasional dan penerbangan domestik menuju luar Pulau Jawa.

Sementara di Bandara Adisoetjitpo tetap melayani penerbangan domestik antar Pulau Jawa. Mengenai konsep pemindahan rute penerbangannya, Budi memastikan akan langsung menunjuk salah sagu maskapai yang dinilai sudah siap.

“Saya pikir bandara ini tidak tidak akan sepi karena sudah diputuskan dua bandara akan operasi, jadi kita langsung bagi sebagian sini sebagian sana,” pungkas Budi. (Yas)

Gantikan Sofyan Basir, Muhammad Ali Jadi Plt Dirut PLN

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menetapkan Direktur Utama PLN Sofyan Basir sebagai tersangka. Sofyan diduga terlibat dalam korupsi pembangunan PLTU Riau-1 yang melibatkan mantan anggota Komisi VII Eni Saragih dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

“KPK meningkatkan penyidian SFB Direktur Utama PLN diduga membantu Eni Saragih selaku anggota DPR RI, menerima hadiah dari Johannes Kotjo terkait kesepakatan kontrak pembangunan PLTU Riau-1,” kata Komisioner KPK Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Selasa, 23 April 2019.

Peningkatan proses hukum dari penyelidikan ke penyidikan ini berdasarkan dua alat bukti juga berdasarkan fakta persidangan yang melibatkan empat tersangka sebelumnya, antara lain Eni Saragih, Johannes Kotjo, dan Idrus Marham.

Sebelumnya, mantan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham divonis 3 tahun penjara oleh majelis hakim Tipikor Jakarta. Idrus dinyatakan terbukti menerima Rp 2,25 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo, pemegang saham Blackgold Natural Resources (BNR) melalui mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih.

Majelis hakim berpendapat, meski dalam perkara ini Idrus tidak menikmati hasil korupsinya. Sebab, berdasarkan fakta persidangan Idrus yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Jenderal dan pelaksana tugas Ketua Umum Partai Golkar mengetahui penerimaan uang oleh Eni Saragih.

Sementara Eni Maulani Saragih divonis 6 tahun pidana penjara oleh majelis hakim Tipikor, Jakarta Pusat. Politikus Golkar itu dinyatakan terbukti menerima suap Rp 4,75 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo atas pengurusan proyek PLTU Riau-1.

“Mengadili oleh karena itu terhadap terdakwa Eni Maulani Saragih dengan pidana penjara selama 6 tahun denda Rp 200 juta apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan 2 bulan,” ucap Ketua Majelis Hakim Yanto saat membacakan vonis Eni, Jumat (1/3/2019).

Hakim juga mencabut hak politiknya selama 3 tahun.

Berdasarkan fakta persidangan, majelis hakim meyakini keterlibatan Eni dalam kasus ini diawali perintah Setya Novanto, mantan Ketua Partai Golkar, kepada Eni agar membantu bos dari Blackgold Natural Resources (BNR), Johannes Budisutrisno Kotjo, akrab disapa Kotjo, memfasilitasi bertemu dengan Direktur Utama PT PLN persero Sofyan Basir.

Menteri Jonan Khawatir Generasi Milenial Tak Lagi Minati Sektor Energi

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, khawatir generasi muda tidak akan tertarik berkarier di sektor energi, jika tidak mengedepankan keselamatan.

Jonan mengatakan, di era perkembangan digital sektor energi, meliputi minyak dan gas bumi (migas), listrik dan mineral batubara (minerba) menghadapi tantangan, untuk menarik minat generasi muda berkarier dalam sektor tersebut. Sebab, sektor tersebut identik dengan kerja keras.

“Masalah lain adalah tantangan, semua di sektor energi sektor saya, pertambangan, minyak dan gas, listrik,” kata Jonan, di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Jonan menuturkan, untuk menjaga daya tarik generasi muda berkarier pada sektor energi, perlu meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja.

“Kita harus menciptakan situasi lingkungan yang lebih cepat, mengapa? Generasi muda mungkin tidak tertarik untuk bekerja di sektor yang sangat keras seperti pertambangan, hulu minyak dan gas, jika lingkungan keselamatan lingkungan kesehatan untuk industri, sangat penting menurut saya,” tutur dia.

Jonan mengungkapkan, sektor industri dan bisnis perlu bekerja sama, mencari solusi untuk menjaga daya tarik generasi muda berkarir pada sektor energi, khususnya dalam implementasi standar keselamatan.

“Kita perlu menemukan beberapa solusi, bersama-sama industri dan bisnis, bagaimana menjaga standar keselamatan implemetasi yang sesuai,” tandasnya.

Suku Bunga Acuan BI Bakal Bertahan 6 Persen

Dalam laporan DBS, BI akan mempertahankan sikapnya karena ketidakpastian global masih ada. Selain itu, risiko terhadap defisit transaksi berjalan yang belum dapat diabaikan begitu saja.

Inflasi tetap jinak, dengan indeks harga konsumen per 19 Maret tercatat di tingkat ,2,5 persen secara tahunan, tepat di batas bawah BI.

“Kami berpendapat bahwa inflasi kemungkinan meningkat menjelang hari raya Idul Fitir dan kenaikan harga grosir akhirnya berimbas pada konsumen,” ujar dia.

Mengingat semua itu, DBS berpendapat, inflasi akan tetap di bawah tiga persen, jauh di bawah batas atas BI yang sebesar 4,5 persen.

Di sisi lain, neraca perdagangan mencatat surplus dalam dua bulan berturut-turut berkat harga minyak yang relatif rendah jika dibandingkan kuartal IV 2018 dan dampak pelemahan rupiah sehingga pengaruhi harga dan permintaan impor.

“Karena bank sentral AS berubah haluan dan lebih mendukung pertumbuhan dan di dalam negeri rupiah dan inflasi berada dalam tingkat nyaman bagi BI, satu-satunya faktor yang perlu diwaspadai lebih lanjut adalah perkembangan neraca perdagangan dan neraca berjalan,” ujar dia.

Oleh karena itu, DBS menilai BI kemungkinan mempertahakan kebijakannya pada 2019 lantaran ketidakpastian global tetap membayangi arus perdagangan dan modal. “Diperlukan lebih banyak data neraca perdagangan untuk menyimpulkan sebaliknya,” ujar dia.

Kemenhub Antisipasi Peralihan Penumpang Pesawat ke Kapal Laut

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan lebih banyak memberdayakan bus sebagai angkutan mudik pada tahun ini. Hal ini guna mengantisipasi penggunaan kendaraan pribadi akibat mahalnya harga tiket pesawat.

Budi mengungkapkan, selama ini pengelolaan angkutan darat jarak jauh belum terkelola secara baik. Padahal, moda transportasi seperti bus efektif untuk mengangkut penumpang karena memiliki kapasitas yang besar.

“Darat belum terkelaola dengan baik. Belum memaksimalkan penggunaan bus-bus itu. Mikirnya naik mobil pribadi dan motor,” ujar dia di kawasan Widya Chandra, Jakarta, Rabu, 17 April 2019.

Menurut dia, jika bus ini bisa dikelola secara baik, baik jumlah unit maupun fasilitas yang ditawarkan, maka akan efektif menarik minat pemudik untuk beralih dari kendaraan pribadi ke bus.

Selain itu, bus juga bisa menjadi solusi bagi pemudik jika harga tiket pesawat mahal. “Kalau efektif bus pasti akan jadi solusi. Bus kan kapasitasnya banyak sekali. Saya memang ingin memberdayakan bus, bisa jadi alternatif angkutan yang massal,” tandas dia.

IIMS 2019 Targetkan Transaksi Rp 4 Triliun

IIMS 2019 ini dihadiri berbagai merek roda empat dan roda dua. Hadir di Hall D1 JIExpo, Kemayoran. Brand premium roda empat yang turut memeriahkan IIMS antara lain Audi, BMW, Jeep, Mercedes-Benz, MINI, dan Volkswagen.

Sejumlah exhibitor lain kendaraan roda empat yang telah menyatakan keikutsertaannya yakni Chevrolet, Datsun, DFSK, Honda, Hyundai, Mazda, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, Toyota, dan Wuling.

Untuk kendaraan roda dua, acara IIMS akan dimeriahkan 17 merek, yakni Aprilia, Benelli, BMW Motorrad, Gesits, Harley-Davidson, Honda, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Kymco, Lambretta, Moto Guzzi, Piaggio, Royal Enfield, Suzuki, Triumph, dan Vespa.

Dalam pagelaran tahun ini, IIMS 2019 juga menampilkan beberapa produk lokal seperti FIN Komodo sebagai kendaraan multi kondisi yang sesuai dengan iklim dan kondisi kita. Selain itu kehadiran Gesits sebagai motor listrik.

Kementan Siapkan Rp 2,5 Triliun Ubah Rawa Jadi Lahan Pertanian

Sebelumnya, Kementerian Pertanian Kementan memiliki strategi guna menarik minat generasi milenial ke sektor pertanian. Salah satunya dengan meningkatkan penggunaan teknologi melalui penyediaan alat mesin pertanian (alsintan).

Direktur Alat Mesin Pertanian Kementan, Andi Nur Alamsyah dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, pihaknya terus meningkatkan anggaran untuk penyaluran bantuan alsintan. Alat-alat pertanian tersebut juga telah disalurkan kepada para petani di berbagai daerah.

Dia menjelaskan sepanjang 2014, bantuan yang dikeluarkan pemerintah untuk alsintan mencapai Rp 520,18 miliar dengan volume sebanyak 12,501 unit.

“Untuk tahun 2015, total anggaran yang dikeluarkan Rp 1,98 triliun dengan volume unit mencapai 56.785,” ujar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 24 April 2019.

Adapun total anggaran yang digelontorkan untuk alsintan pada 2016 mencapai Rp 2,96 triliun dengan volume mencapai 148.804 unit. Selanjutnya, anggaran pada tahun 2017 mencapai Rp 2,83 triliun dengan volume mencapai 84.381 unit.

“Sedangkan anggaran pada 2018 Rp 3,4 triliun dengan volume unit mencapai 126,942,” kata dia.

Andi menambahkan, seluruh bantuan yang tersalurkan Kementan merupakan bentuk keseriusan Kementan dalam mendorong peningkatan jumlah produksi. Selain itu, alsintan juga diharapkan menjadi jalan bagi anak muda agar mau turun langsung ke sektor pertanian.

“Dengan teknologi, kita harapkan generasi milenial mau bercocok tanam, peduli dengan nasib petani dan siap meningkatkan produksi pangan kita,” tandas dia.

Layanan Transhipment Internasional Bakal Tekan Biaya Logistik

Sebelumnya, Pelabuhan Tanjung Priok dalam hal ini Jakarta International Container Terminal (JICT) resmi melayani proses transhipment internasional. Bahkan JICT tercatat sebagai pelabuhan petikemas pertama di Indonesia yang dapat melakukan kegiatan transhipmentinternasional ini.

Direktur Utama PT JICT, Gunta Prabawa mengatakan, layanan transhipment internasional ini mulai beroperasi pada akhir Februari 2019. Hal tersebut setelah Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jendral Bea Cukai menyetujui JICT untuk melayani kapal kapal Internasional yang akan melakukan transhipment di terminalnya.

“Selama ini, Indonesia menjadi pelabuhan transhipment untuk kapal domestik yang akan mengirimkan kargonya keluar Indonesia dengan kapal asing. Dengan adanya persetujuan dari Bea dan Cukai tersebut, maka JICT resmi menjadi pelabuhan peti kemas pertama di Indonesia yang dapat melakukan kegiatan transhipment internasional. Di mana semua kapal dari luar Indonesia yang akan melakukan transhipment ke pelabuhan tujuan berikutnya, dapat melakukannya lewat JICT,” ujar dia di Jakarta, Rabu, 20 Maret 2019.

‎Selain memberikan pelayanan transhipment, lanjut Gunta, JICT juga menerima kapal-kapal yang memberikan layanan pelayaran langsung (direct service) ke beberapa pelabuhan Internasional di dunia seperti Afrika, Australia, Eropa dan Amerika.

Pada tiga bulan pertama di 2019 ini, JICT menerima empat pelayaran baru yang sandar di JICT, yaitu Hyundai, SITC dan dua service baru dari CMA, yang salah satunya direct service ke Australia.

‎”Layanan transhipment internasional akan memberikan efisiensi bagi rantai logistik di Indonesia. Jika selama ini JICT dan Pelabuhan Tanjung Priok hanya menjadi pelabuhan transhipment bagi kapal kapal domestik dan intra Asia, maka dengan di bukanya layanan transhipment bagi kapal internasional, JICT akan menjadi alternatif bagi pelayaran pelayaran yang selama ini hanya bisa melakukan alih kapal di Singapura atau Malaysia,” kata dia.

Gunta menyatakan, sistem dan infrastruktur di JICT sudah siap memulai layanan alih kapal internasional ini.

Diantaranya, dermaga dengan kedalaman 16 meter, sistem pembayaran non tunai yang sudah online dan terintegrasi dengan lembaga di pelabuhan, 21 pintu masuk otomatis dengan alat timbang dan Crane Super Post Panamax dengan kapasitas angkat ganda (twin lift) serta sinergi antar terminal dengan TPK Koja dan didukung penuh oleh Ditjen Bea Cukai dan Badan Karantina.

“Semua ini belum selesai, JICT masih akan terus melakukan berbagai inovasi dengan tujuan meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Kami ingin JICT terus memberikan yang terbaik, tidak hanya untuk Tanjung Priok tapi juga untuk Indonesia,” tandas dia.‎

Alsintan Jadi Minat Anak Muda Turun ke Sektor Pertanian

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pertanian (Kementan) berharap penggelontoran alat mesin pertanian (alsintan) menjadi jalan bagi anak muda agar mau turun langsung ke sektor pertanian.

“Dengan teknologi, kita harapkan generasi milenial mau bercocok tanam, peduli dengan nasib petani dan siap meningkatkan produksi pangan kita,” ujar Direktur Alat Mesin Pertanian Kementan, Andi Nur Alamsyah dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa, 23 April 2019.

Andi menjelaskan bantuan alsintan ini terus digelontorkan sejak 2014, di mana bantuan yang dikeluarkan pemerintah mencapai Rp520,18 miliar dengan volume unit sebanyak 12.501.

“Untuk 2015, total anggaran yang dikeluarkan Rp1,98 triliun dengan volume mencapai 56.785 unit,” tambah Andi.

Selanjutnya total anggaran yang digelontorkan pada 2016 mencapai Rp2,96 triliun dengan volume unit mencapai 148.804. Kemudian anggaran 2017 mencapai Rp2,83 triliun dengan volume unit mencapai 84.381.

“Sedangkan anggaran pada 2018 mencapai Rp3,4 triliun dengan volume unit mencapai 126.942,” tambah dia.

Andi menambahkan, seluruh bantuan yang tersalurkan merupakan bentuk keseriusan Kementan dalam mendorong peningkatan jumlah produksi.

Harapan Petani

Di sisi lain sejumlah petani memberikan catatan pembangunan sektor pertanian Pemerintahan Presiden Jokowi-JK. Bagi petani, Pemerintahan yang tengah berada di ujung masa bakti periode 2014-2019 cukup berhasil dalam memajukan sektor pertanian Indonesia selama empat tahun terakhir.

Yang paling dirasakan petani sebagai ujung tombak penyediaan bahan pangan, ditandai dengan masuknya berbagai bantuan yang datang secara terus menerus.

“Yang jelas, selama pemerintahan Jokowi-JK kami mendapat bantuan benih, bibit dan alat mesin pertanian seperti traktor, pengering, pencacah dan pompa air. Tapi ada juga cangkul serta perlengkapan lain,” tutur Ajang, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Petani Desa Marga Asih, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Ajang berharap Presiden terpilih tetap mempertahankan Andi Amran Sulaiman sebagai menteri berikutnya. Ajang menilai, Amran adalah sosok pekerja keras dan mampu mendekatkan diri dengan para petani. Dia juga salah satu menteri yang rajin menemui petani di Bandung.

Menurut Ajang, maksimalnya bantuan bahkan membuatnya tak lagi khawatir akan kekurangan benih.

“Kalau bantuan benih memang dari pemerintah yang dulu-dulu sudah ada. Tapi yang paling sering memperhatikan petani baru ini. Perhatian beliau kepada petani sangat luar biasa,” jelas dia.

Ajang menjelaskan semua bantuan sudah dimanfaatkan para petani Desa Marga Asih untuk memompa produksi.

“Bantuan pemerintah tidak pernah berhenti. Terus terusan datang. Semua bantuan juga sudah digunakan sama petani,” katanya.

Untuk hasil panen, kata Ajang, mesin dan teknologi berhasil meningkatkan jumlah produksi. Salah satunya adalah padi. Jumlah yang dihasilkan mencapai sembilan ton per hektare (ha). Padahal jumlah sebelumnya hanya berkisar di angka tujuh ton.

“Kalau untuk jagung mencapai sembilan ton per ha. Tentu saja ini meningkat tajam jika dibandingkan dengan panen raya sebelum menggunakan alsintan,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan petani Bandung Barat, Mandu Torik (33). Pria yang sehari-hari bercocok tanam di Kecamatan Gununghalu ini meminta Mentan Amran terus membantu para petani di Jawa Barat.

“Buat kami, para petani di Bandung Barat tidak ada sosok menteri yang berpihak seperti pak Amran. Kami ingin beliau tetap di kursi pertanian,” ujar dia.

Jawa Barat Jadi Destinasi Wisata Halal Unggulan

Sementara itu, Kepala Dinas Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Edi Setiadi mengungkapkan, ‎pemerintah provinsi Jawa Barat telah melakukan langkah cepat untuk melalui program Jabar Juara dengan mengandalkan pariwisata halal.

“Hal tersebut terbukti dari peringkat Jabar yang menempati posisi ke-6 sebagai wisata halal terbaik di Indonesia. Terget kami masuk tiga besar pada tahun 2020,” tutur dia.

Edy menambahkan, sejumlah hal yang menjadi fokus pekerjaan serta pembenahan potensi pariwisata halal terkait Access, Communication, Environment, Services yang menjadi kriteria acuan standar global MTI.

Edy menuturkan, pihaknya telah menetapkan lima wilayah yang harus terus dimaksimalkan selain melakukan pengembangan, yaitu Bogor, Sukabumi, Karawang, Metro Bandung, Bandung Raya, Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dan Cianjur.

“Bandung dan Cianjur punya potensi yang sangat potensial,” ucapnya.

Jurus Kementerian PUPR Jaga Kualitas Infrastruktur

Sebelumnya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menghentikan seluruh kegiatan proyek infrastruktur saat H-10 hingga H+10 Lebaran 2019.

Upaya ini diinisiasi demi bantu kelancaran arus berangkat dan balik mudik Lebaran tahun ini, baik di proyek jalan tol maupun non tol.

“H-10 sampai H+10, sudah tidak ada lagi pengerjaan semua proyek, baik di tol maupun di tol,” tegas Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan BPJT Kementerian PUPR, Ranto Parlindungan Rajagukguk di Jakarta, Senin, 22 April 2019.

Ranto mengatakan, kebijakan ini telah dirangkum dalam satu surat edaran yang telah diterbitkan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto.

“Pak Dirjen (Sugiyartanto) sudah mengeluarkan suratnya. Jadi kebijakan itu sekarang ada di tangannya,” ungkap Ranto.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan, pemerintah menaruh atensi lebih terhadap arus balik mudik Lebaran 2019 lantaran gerak kendaraan diprediksi akan lebih padat dibanding saat waktu berangkat. Secara perbandingan, puncak arus balik diperkirakan akan dipadati 750 ribu orang, sedangkan arus mudik 640 ribu orang.

“Pertimbangan kenapa arus balik jadi perhatian, karena memang jarak hari libur hari raya dan periode masuk kerja lebih pendek saat mudik balik. Sehingga saat mudik bakal terdistribusi lebih besar dibanding arus balik,” tutur dia.

“Sekarang kita perlu menaruh perhatian saat arus balik karena dua hal. Akumulasi puncak saat arus balik akan lebih besar, 750 ribu (orang). Dan kelelahan pemudik juga akan lebih besar saat arus balik,” dia menandaskan.

Triwulan I, Bank BRI Raih Laba Rp 8,20 Triliun

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) meraih laba bersih konsolidasian sebesar RP 8,20 Triliun hingga akhir kuartal I 2019. Sama lainnya, tumbuh 10,42% year on year (yoy) dengan aset mencapai Rp 1.279,86 Triliun atau tumbuh 14,35 yoy.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama, Bank BRI, Suprajarto pada pemaparan kinerja BRI Triwulan I 2019, di kantor pusat Bank BRI, Rabu (24/4/2019).

Dalam paparanya, Suprajarto mengatakan pencapaian tersebut didorong oleh penyaluran kredit dari penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh sampai dua digit di atas rata-rata industri perbankan nasional serta perbaikan kualitas kredit bermasalah (NPL).

Selain itu, lanjut Suprajarto hingga Maret 2019, penyaluran kredit BRI tercatat sebesar Rp 855,47 Triliun atau tumbuh 12,91% dibanding penyaluran kredit pada akhir Maret 2018, sebesar Rp 757,68 Triliun.

“Apabila dirinci, kredit mikro tumbuh 13,17% yoy, lalu kredit konsumer tumbuh 9,63% yoy. Selain itu, kredit ritel dan menengah umum tumbuh 13,47% yoy serta krredit korporasi tumbuh 14,15% yoy,” imbuh Suprajarto saat konfrensi pers di Gedung Pusat BRI, Rabu (24/4/2019).

Lebih lanjut Suprajarto menjelaskan bahwa kredit mikro masih menjadi porsi terbesar penyaluran kredit BRI dengan sharing mencapai 33,21% dari seluruh portofolio pinjaman. Angka itu naik dibandingkan dengan  Maret 2018, sebesar 33,13%.

“Khusus penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2019 Bank BRI mendapatkan alokasi breakdown dari pemerintah sebesar Rp 86,97 Triliun. Sampai pada akhir Maret 2019, BRI berhasil menyalurkan Rp 25,32 Triliun kepada lebih dari 1,2 juta debitur atau setara 29,11% dari total target yang ditetapkan,” ujar Suprajarto.

Sementara itu,untuk segmen mikro BRI telah didorong oleh keberhasilan perseroan melakukan digitalisasi pada proses bisnis, salah satunya melalui aplikasi BRISPOT.

Aplikasi tersebut merupakan sebuah terobosa digital Bank BRI. Hal itu bertujuan untuk membuat proses kredit mikro lebih cepat, efisien, paperless, dan digital base.

“Saat ini seluruh tenaga pemasar mikro BRI telah menggunakan BRISPOT dalam melakukan proses kredit. Hal tersebut terbukti efektif karena proses kredit mikro menjadi lebih cepat,” tutur Suprajarto.

Perlu diketahui, penghimpunan DPK BRI Menunjukan nilak yang positif hingga akhir kuartal I 2019. DPK BRI tumbuh 13,18% yoy, dari Rp 827,06 Triliun di triwulan I 2018 menjadi Rp 939,03 triliun lada triwulan I 2019.

“Komposisi dana murah menjadi penopang utama DPK BRI. Dengan pertumbuhan 14,01% secara yoy sehingga saat ini komposisi CASA BRI menjadi 56,28%,” tutur Suprajarto.

Selain itu,BANK BRI juga berhasil menjaga kualitas kredit yang disalurkan. Hal tersebut tercermin dari perbaikan ratio kredit bermasalah, dimana hingga akhir Maret 2019 NPL BRI tercatat 2,41% atau lebih rendah dibandingkan NPL akhir Maret 2018, sebesar 2,46%.

Di sisi lain,Bank BRI meningkatkan NPL coverage dari semula 174,81 menjadi 182,86% pada akhir maret 2019. Hal ini membuktikan bahwa dengan akselerasi penyaluran pinjaman yang telah dilakukan Bank BRI Tetap mampu menjava agar tetap prudent.

Faktor lain laba Bank BRI yakni perolehan Fee Based Income (FBI) pada akhir Maret 2019 tercatat Rp 3,4 Triliun atau tumbuh 16,49% secara yoy dibandingkan pada Maret 2018, sebesar Rp 2,69 Triliun. Untuk ratio perbankan lainnya, tercatat LDR BRI pada Maret 2019, yakni 91,39% dengan CAR 21,91%. 

“Dengan rasio yang cukup kuat, kami optimis mampu tumbuh positif dan berkelanjutan hingga mampu mencapai target-target yang ditetapkan di akhir tahun,” Imbuh Suprajarto.

(*)

Kornas Program Pertanian PBNU Komitmen Jaga Swasembada Pangan

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Koordinator Nasional (Kornas) Program Pertanian PBNU berkomitmen menjaga swasembada pangan. Kontribusi Kornas Program Pertanian PBNU ditunjukkan melalui program pemerintah di sektor Pertanian, seperti Selamatkan Rawa Sejahtera Petani (Serasi) dan Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja).

“Bersama pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian, kami PBNU terus mengerakkan perekonomian mikro, membina petani untuk mencapai swasembada pangan dan mendukung Serasi serta Bekerja,” ujar Ketua Koordinator Nasional (Kornas) Program Pertanian PBNU, Witjaksono, Rabu (24/4/2019).

Ia menjelaskan, selama bertahun-tahun warga NU hadir ke pelosok daerah untuk mencari potensi besar pada sektor pertanian dan untuk mengembangkan produksi jagung secara nasional.

“Kami juga melakukan penyaluran hasil panen, membantu harga jual produk dari petani, hingga membantu menstabilkan harga dengan membentuk ratusan koperasi untuk menjamin kesejahteraan petani,” ucap Witjaksono.

Pihaknya juga sudah melakukan pembinaan petani, mulai dari pengaturan lahan, penyediaan bibit dan pupuk berkualitas, beserta seluruh kebutuhannya. Pendampingan berjalan selama proses penanaman hingga panen dengan tambahan alat-alat pertanian modern, sehingga hasil produksi jadi lebih maksimal.

Semangat yang sama juga ditunjukkan Ketua DPP Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN), Yasinta Wirdaningrum. Dia melihat bahwa para pemuda saat ini bisa menempatkan diri sebagai subjek utama dalam perkembangan industri kreatif.

“Apalagi tahun ini seiring dengan kemajuan teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh para pemuda sebagai penunjang,” kata Yasinta.

Lanjutnya, HPN juga telah membentuk wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bisnis berbasi teknologi, seperti yang diwujudkan oleh divisi Departemen Pengusaha Muda. Divisi yang berhasil menumbuhkan pengusaha muda di kalangan Nahdliyin.

“Contoh, beberapa waktu yang lalu saya sempat berdiskusi dengan beberapa Pemuda Nahdliyin tentang startup business. Usaha rintisan mereka mengarah pada sektor usaha teknologi kreatif dan itu sangat baik sekali,” ujar Yasinta.

Karena itu, ia mengimbau para pengusaha muda untuk meneliti penggunaan sistem teknologi supaya bisa mengoptimalkan proses produksi pada bidang pertanian dan peternakan.

“Maksud saya, walau dengan menggunakan fasilitas seadanya, mereka harus semangat untuk saling support satu sama lain agar bisa mencapai keberhasilan. Saya rasa banyak sekali contoh seperti ini yang bisa kita temukan di kalangan Pemuda Nahdliyin. Upaya mereka merintis usaha pada bidang teknologi pertanian dan peternakan ini sangat menarik dan harus kita dukung bersama,” ucap Yasinta.

(*)

Mega Proyek Kilang Hasilkan BBM Standar Euro 5

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) siap membangun kilang Cilacap tanpa mitra. Meski saat ini perusahaan plat merah tersebut sedang melakukan negosiasi untuk menentukan nilai aset Pertamina diproyek ini dengan Saudi Aramco.

Direktur Mega Proyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan, Per‎tamina sudah mendapat calon mitra untuk menggarap Kilang Cilacap, yaitu perusahaan migas nasional Arab Saudi, Saudi Aramco. Kedua perusahaan pun telah menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan.

“Proyek ini saat ini kita sudah pilih partner, Saudi Aramco. Sudah cukup panjang perjalanan, sudah ada Joint Venture Agreement‎,” kata Tallulembang, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu, 24 April 2019.

Menurut Tallulembang, Pertamina sudah memenuhi permintaan Saudi Aramco untuk menjadi mitranya, yaitu instif pajak, pengadaan lahan dan pemisahan unit usaha. Namun, sampai saat ini masih ada yang mengganjal kerjasama pembangunan kilang dengan nilai investasi USD 5,8 miliar ini, yaitu perhitungan nilai aset Pertamina diproyek tersebut.‎

“Dari tiga itu, semuanya sudah dipenuhi. Tinggal satu yaitu belum ada kesepakatan valuasi aset, nilai kilang eksisting itu berapa yang akan ditransfer ke Joint Venture. Itu yang enggak ketemu sampai sekarang,” tuturnya.

Tallulembang mengungkapkan, Pertamina pun telah memiliki nilai aset, baik dihitung secara sendiri maupun konsultan independen berdasarkan rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, nilai tersebut tidak disetujui oleh Saudi Aramco.

Berdasarkan perjanjian, negosiasi harusnya selesai pada Desember 2018, namun diperpanjang enam bulan dengan target selesai Juli. Dalam perhitungan kali ini, Pertamina menggunakan kosultan independen internasional.

Jika dalam negosiasi enam bulan terakhir masih menemui jalan buntu, Pertamina pun siap berjalan sendiri atau mencari patner baru dalam‎ membangun Kilang yang berkapasitas 1,5 juta barel ini, dengan target penyelesaian pembangunan pada 2025.

“Mereka bisa memahami ada perbedaan kalau tidak bisa lanjut jangan dipaksa. Para pihak mencoba melakukan negosiasi sampai Juni. Intinya Pertamina tetap komit melakukan kilang Cilacap ini ada atau tidak ada patner. Kita akan jalankan sesuai time line,” tandasnya.

RI Ekspor Girder Baja ke Filipina

Kehadiran teknologi Unibridge ini, lanjut Basuki, juga dibutuhkan untuk proyek-proyek dalam negeri, lantaran pembangunan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah bersamaan dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).  

“Kehadiran teknologi Unibridge sejalan dengan kebijakan pembangunan infrastrutur yang lebih cepat, lebih efisien, lebih murah dan berkualitas. Teknologi ini telah digunakan untuk pembangunan Flyover Lamong di Jawa Timur,” ujar dia.

Direktur Utama PT WIKON, Koko Cahyo Kuncoro mengatakan, pada tahap awal pihaknya akan memproduksi sebanyak 400 box girder dengan nilai Rp 12 miliar.

Box girder itu akan digunakan pada pembangunan jembatan pada proyek jalan tol di Manila sepanjang 20 Km. Pengiriman perdana rencananya akan dilaksanakan pada 12 Mei 2019 dan akan diselesaikan pada Juli 2019. 

“Sebelumnya, mereka produksi di Perancis dan Belgia kemudian diangkut ke Filipina, sekarang produksi di sini,” ujar Koko.

10 Sektor Saham Melemah, IHSG Susut 24,04 Poin

Liputan6.com, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan saham Kamis pekan ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (25/4/2019), IHSG melemah 24,04 poin atau 0,37 persen ke posisi 6.423,83. Pada pukul 09.000 waktu JATS, IHSG merosot 17,72 poin atau 0,27 persen ke posisi 6.430,15. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,81 persen ke posisi 1.011,88. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan kecuali indeks saham Pefindo25 naik 0,07 persen.

Sebanyak 93 saham melemah. Sementara itu, 70 saham menguat dan 109 saham diam di tempat. Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.431,59 dan terendah 6.412,74.

Total frekuensi perdagangan saham 14.695 kali dengan volume perdagangan 1,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 368 miliar. Investor asing jual saham Rp 33,42 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) menguat dengan berada di kisaran Rp 14.150.

10 sektor saham pun tertekan.Sektor saham aneka industri turun 1,06 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham keuangan merosot 0,73 persen dan sektor saham manufaktur tergelincir 0,74 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham NIKL menguat 9,96 persen ke posisi Rp 2.650 per saham, saham GWSA melonjak 9 persen ke posisi Rp 218 per saham, dan saham CEKA mendaki 6,36 persen ke posisi Rp 1.170 per saham.

Sementara itu, saham MBTO merosot 15,15 persen ke posisi Rp 112 per saham, saham HRME tergelincir 11,74 persen ke posisi Rp 404 per saham, dan saham CPRI susut 8,04 persen ke posisi Rp 103 per saham.

Bursa saham Asia pun bervariasi. Indeks saham Jepang Nikkei naik 0,23 persen dan indeks saham Taiwan mendaki 0,05 persen.

Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,19 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi tergelincir 0,28 persen, indeks saham Shanghai merosot 0,63 persen dan indeks saham Singapura turun 0,18 persen.

4 Tren Digital yang Harus Anda Ketahui di 2019

Pada tahun 2019 ini, penggunaan konten dengan basis video masih banyak diminati oleh perusahaan besar ternama maupun start up.

Video merupakan sarana yang efektif untuk memasarkan dan mengenalkan produk baru kepada calon konsumen. Keberadaan platform video seperti Netflix, YouTube, Amazone Prime Video, maupun fitur live di media sosial, seperti Instagram dan Facebook menjadi penentu dalam pertumbuhan penggunaan video bagi digital marketing.

Seiring meningkatnya juga kualitas fotografi dan videografi pada smartphone dan adanya aplikasi pengedit. Mengakibatkan penjualan perangkat kamera menurun dan semakin banyak perusahaan menggunakan video real-time untuk terlibat dengan target pemasarannya.

Anda pun tidak harus ahli dalam digital marketing untuk memantau perubahan tren digital ini, tetapi mengetahui apa itu digital dan bagaimana digital dapat membantu bisnis Anda dan sangat penting untuk perkembangan bisnis.

Sebagai seorang pimpinan, penting untuk Anda tetap mengikuti tren ini untuk menjaga perusahaan tetap kompetitif di pasaran.

Nah, sudahkah Anda memilih salah satu dari hal di atas untuk menunjang bisnis? Jangan lupa juga untuk memilih penyedia jasa layanan internet terpercaya untuk kelancaran bisnis Anda, karena internet sangat diperlukan untuk digital marketing. Semoga informasi yang berikan dapat membantu, ya!

KPBU Jadi Jurus Jitu Percepat Target 10 Juta Sambungan Air Minum Baru

Liputan6.com, Jakarta – Pemerintah terus meningkatkan akses air minum di Indonesia. Hingga akhir 2018, cakupan air minum di Indonesia baru mencapai sebesar 73 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 75 persen pada 2019.

“Program untuk meningkatkan akses air minum kepada masyarakat akan lebih besar lagi tidak hanya dengan dana APBN tetapi juga investasi swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Melalui KPBU diharapkan target 10 juta sambungan air minum baru sebagaimana arahan Bapak Wapres Jusuf Kalla bisa tercapai,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis, Kamis (25/4/2019).

Basuki mengatakan, di samping perlunya penambahan sambungan rumah baru melalui jaringan pipa PDAM, jaringan pipa yang ada dan sudah berusia lama juga perlu direvitalisasi.

“Sebenarnya air yang keluar dari water treatment adalah air layak minum. Namun menjadi tidak layak karena kemudian melalui pipa yang setelah melewati pipa yang berkarat dan bocor. Selain itu juga masih terjadi kehilangan air akibat pengambilan secara ilegal,” tambah dia.

Dengan skema KPBU, penambahan layanan air minum bisa lebih cepat seperti KPBU SPAM Umbulan yang akan melayani 320 ribu sambungan rumah di Kota Surabaya, Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo dan Gresik.

Masyarakat membayar biaya pengolahan air menjadi air layak minum dengan tarif terjangkau terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

“Dalam investasi di bidang air minum, tetap harus dikuasai oleh negara mulai dari pengaturan dan tarifnya,” kata Basuki.

Top 3: Astra International Buka Lowongan Kerja Besar-besaran

Liputan6.com, Jakarta – Anda fresh graduate atau profesionals yang sedang mencari kerja atau ingin memiliki karier yang lebih baik? Ingin bekerja di perusahaan ternama?

Jika ya, buruan persiapkan diri terbaik Anda karena PT Astra International Tbk kembali membuka lowongan kerja besar-besaran.

Kali ini, PT Astra International membuka lowongan kerja untuk fresh graduate dan profesionals. Adapun posisi yang ditawarkan sangat banyak, yaitu 4 posisi untuk fresh graduate dan 39 posisi untuk profesionals.

Informasi mengenai lowongan kerja besar-besaran yang dibuka Astra International menjadi berita yang paling diburu pembaca. Lengkapnya berikut 3 artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com:

1. Buruan Daftar! Astra International Buka Lowongan Kerja Besar-besaran

Kabar gembira buat kamu yang sedang mencari pekerjaan. Astra International sedang membuka lowongan kerja besar-besaran untuk kamu yang baru lulus kuliah dan kalangan profesional.

Mau tahu  posisi apa saja yang disediakan dan tata cara pendaftaran lowongan kerja tersebut?

Selengkapnya baca di sini!

5 Jurus Ubah Lingkungan Kerja Negatif Jadi Menyenangkan

Terkadang ada beberapa masalah yang tidak dapat diselesaikan sendiri, untuk itu janganlah begitu keras memaksa diri Anda untuk menyelesaikannya sendirian.

Sebelum memutuskan untuk melakukan sesuatu, cobalah untuk pikirkan kembali apakah masalah tersebut dapat Anda selesaikan atau tidak. Jika tidak maka tinggalkanlah, tapi jika Anda merasa yakin ini dapat diselesaikan maka selesaikanlah.

3. Belajarlah untuk mendelegasikan

Menguasai seni delegasi akan membantu Anda untuk mengatasai situasi apapun. Tidak hanya itu saja, ini juga akan membuat Anda lebih mudah dan efisien dalam mengelola suatu tugas. Terkadang tidak mampunya menyelesaikan suatu tugas dapat memicu Anda untuk berpikir negatif.

Terkuak, Rahasia Tony Fernandes Bawa AirAsia Mendunia

Sebagai investor paling sukses sepanjang sejarah, Warren Buffettmemang sangat terkenal. Bukan hanya itu, miliarder ini juga dikenal karena bakatnya menyusun kata-kata bijak dengan cara yang sederhana.Baru-baru ini dalam salah satu bukunya berjudul Getting There: A Book of Mentors, Buffett mengungkapkan hal paling penting yang perlu dilakukan orang-orang yang masih muda.

“Salah satu pesan paling penting bagi para pemuda adalah ‘Jaga tubuh dan pikiranmu’,” tulisnya dalam essay untuk buku tersebut seperti dilansir dari CNBC.

Terdengar sederhana bukan? Tapi Buffett memiliki analogi untuk menjabarkannya.

“Katakan saya menawarkan Anda membeli mobil impian Anda. Anda dapat memilih mobil manapun dan nanti malam mobil tersebut sudah menanti di rumah,” ujarnya mengawali analogi tersebut.

Warren Buffett mengatakan, seumur hidup, hanya mobil itu yang Anda miliki. Anda tak akan pernah bisa memiliki mobil lain. Lalu Buffett bertanya, dengan kondisi itu bagaimana Anda akan memperlakukan mobil tersebut.

“Anda mungkin akan membaca petunjuk penggunaannya hingga 4 kali sebelum mengendarainya; Anda akan melindunginya sepanjang waktu, mengganti olinya dua kali lipat lebih sering dari seharusnya,” tutur Buffett.

Bahkan menurut Buffett, jika ada lecet sedikit, Anda akan langsung memperbaikinya. Karena Anda tahu, hanya itu mobil yang Anda punya seumur hidup. Dengan kata lain, begitu pula Anda seharusnya memperlakukan tubuh Anda.

“Anda hanya punya satu tubuh dan satu pikiran seumur hidup. JIka Anda tidak merawatnya dengan baik saat masih muda, itu seperti meninggalkan mobil di tengah hujan badai dan membiarkan rayap menghancurkannya,” terang Buffett.

Menurut Warren Buffett, Anda tidak merawat kesehatan tubuh dan pikiran sejak berusia 40-50an Anda akan seperti mobil yang tak bisa dipakai pergi kemanapun.

4 Cara Terbaik Memilih Rekan Bisnis, Apa Saja?

Saat mencari mitra bisnis, maka hal pertama yang harus Anda cari tahu adalah latar belakang dan pendidikan orang tersebut apakah cocok dengan Anda. Namun, jika dari sini Anda juga tak kunjung mendapatkan rekan bisnis yang terbaik, maka ada baiknya carilah orang-orang yang memiliki latar belakang bisnis yang berbeda dengan bidang yang akan Anda tekuni.

Nantinya, perbedaan inilah yang akan membuat bisnis Anda semakin sukses karena memiliki banyak inovasi.

IHSG Berpotensi Menguat, Simak Saham Pilihan Ini

Sebelumnya, gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu keluar dari zona merah pada perdagangan saham Rabu pekan ini. Aksi jual investor asing menekan laju IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu 24 April 2019, IHSG melemah 14,93 poin atau 0,23 persen ke posisi 6.447,88. Indeks saham LQ45 susut 0,23 persen ke posisi 1.020,12. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Sebanyak 213 saham melemah sehingga menekan laju IHSG. 187 saham menguat dan 134 saham diam di tempat.

Pada perdagangan Rabu pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.472,52 dan terendah 6.433,97.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 416.082 kali dengan volume perdagangan 14,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,4 triliun. Investor asing jual saham Rp 582,85 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.095.

Sebagian besar sektor saham melemah kecuali sektor saham konstruksi naik 0,50 persen dan sektor saham perdagangan menguat 0,41 persen. Sektor saham pertanian melemah 1,93 persen, dan catatkan penurunan terbesar.

Disusul sektor saham industri dasar turun 1,51 persen dan sektor saham manufaktur melemah 0,43 persen.

Saham-saham yang catatkan penguatan terbesar antara lain saham CAKK naik 24,78 persen ke posisi Rp 141 per saham, saham OASA melonjak 24,67 persen ke posisi Rp 374 per saham, dan saham WIIM meroket 17,19 persen ke posisi Rp 300 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham HRME turun 20,69 persen ke posisi Rp 460 per saham, saham CPRI tergelincir 14,50 persen ke posisi Rp 112 per saham, dan saham TRIO  merosot 10,74 persen ke posisi Rp 108 per saham.

Bursa saham Asia pun bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,53 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi susut 0,88 persen, dan indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 0,27 persen.

Sementara itu, indeks saham Thailand naik 0,26 persen, indeks saham Shanghai menguat 0,09 persen, indeks saham Singapura bertambah 0,27 persen dan indeks saham Taiwan naik tipis 0,02 persen.

Wall Street Melemah, Harga Emas Makin Berkilau

Indeks dolar AS membukukan penguatan terhadap enam mata uang lainnya. Indeks dolar AS naik 0,4 persen ke posisi 97,98, dan tertinggi sejak Juni 2017.

Dolar AS menguat dapat membuat harga logam atau komoditas lebih mahal bagi investor pemegang mata uang lainnya.

“Dengan dolar AS menguat, harga emas dapat melemah. Dalam jangka pendek dapat kembali turun. Harga emas akan berada di kisaran USD 1.1250-USD 1.350,” ujar Analis Sevens Reports dalam catatannya.

Harga emas melemah baru-baru ini dapat membuat aset tersebut lebih menarik. Adapun harga logam lainnya antara lain harga perak untuk pengiriman Mei naik 12,5 sen atau 0,9 persen ke posisi USD 14.916 per ounce.

Sementara itu, harga tembaga mendaki 0,6 persen menjadi USD 2.91 per pound. Harga platinum untuk pengiriman Juli bertambah 0,6 persen menjadi USD 888,60 per ounce. Sedangkan harga palladium melonjak 2,1 persen ke posisi USD 1.405,10 per ounce.

Brantas Abipraya Buka Lowongan Kerja Terbaru, Cek di Sini!

Tutup Pendaftaran: 2 Mei 2019

Persyaratan:

1. Pria, usia maksimum 45 tahun per April 2019;

2. Minimal Gelar Sarjana (S1) di bidang health, safety, and environmental background atau setara adalah suatu keharusan;

3. Memiliki 4 tahun pengalaman sebagai HSE Coordinator di industri konstruksi;

4. Pengetahuan lanjutan tentang QMS ISO 9001, 14001 & OHSAS 18001 serta rencana dan implementasi perusahaan HSE;

5. Pengalaman dalam HSE audits, dan inspections;

6. Memimpin dan memberikan HSE programs seperti mentoring, training & awareness programs, incident investigations, analysis & reporting processes, and emergency response plan;

7. Keahlian berorganisasi yang kuat, termasuk kemampuan untuk dengan cepat menyelesaikan masalah dan bekerja dengan pengawasan minimum;

8. Mampu bekerja di bawah tekanan dan jadwal yang ketat, mandiri, dan proaktif;

9. Kemampuan berbahasa Inggris baik lisan maupun tulisan;

10. Keahlian interpersonal dan komunikasi yang sangat baik;

11. Menunjukkan sikap kepemimpinan dan dapat menjadi anggota tim yang baik;

12. Memiliki nilai budaya EPIC: Entrepreneurship, Professionalism, Innovative, and Competitive.

Tahapan Seleksi:

1. Administrasi

2. User Interview

3. Interview SDM

4. Psikotest

Tata Cara Pendaftaran:

Jika Anda tertarik dan memenuhi persyaratan perusahaan, silakan segera melakukan pendaftaran secara online di sini: https://rekrutmen.brantas-abipraya.co.id/home/detail/39/Senior-HSE-Officer

Siapa Saja 3 Aktor Terkaya di Avengers: Endgame?

Kekayaan: USD 100 juta – USD 150 juta (Rp 1,4 triliun – Rp 2,1 triliun)

Nama Scarlett Johannson sudah tersohor sebelum bergabung dengan MCU di tahun 2011. Rekam jejaknya di dunia film sangat terdiversifikasi.

Ia pernah menjadi bintang Lost in Translation (2003), lalu pengisi suara The SpongeBob SquarePants Movie, The Prestige (2006), dan Her (2013) yang masuk nominasi Oscar.

Miliarder Jack Ma Tarik Ucapan soal Kerja 12 Jam Sehari

Namun, tak semua orang tertarik bekerja tanpa mengenal waktu. Para miliarder yang sudah hidup bergelimang harta hobi bekerja tak kenal waktu, tetapi tren karyawan di seluruh dunia justru menuntut pemangkasan waktu kerja. 

ang berbeda ia mengatakan bahwa mendorong siapapun untuk bekerja lembur merupakan sikap yang tak manusiawi.

Banyak karyawan yang memiliki pandangan berbeda dengan Ma. Sebuah laporan dari South China Morning Post mengungkapkan bahwa para pekerja muda memiliki sedikit waktu di rumah setelah bekerja. Itu lantaran perjalanan pulang ke rumah membutuhkan waktu lama.

Tak hanya itu, setelah bekerja mereka juga mengaku tak punya cukup waktu untuk tidur.

Awal tahun ini, para karyawan di bidang teknologi juga memprotes pekan kerja ‘996’ pada kode situs GitHub, di mana mereka memblokir sejumlah perusahaan termasuk Alibaba. Seluruh perusahaan tersebut dianggap memiliki budaya kerja dengan waktu berlebihan.

“Kami menghabiskan banyak waktu libur akhir pekan kami di kantor,” tulis seorang karyawan China pada eksekutif senior di One Tencent Holdings.

Saat ini hukum ketenagakerjaan China memang melarang perusahaan memaksa karyawannya bekerja lebih dari 40 jam per minggu di luar lembur. Sayangnya, banyak perusuahaan yang meminta karyawan menandatangani kontrak kesepakatan atas jam kerja yang fleksibel.

Sementara itu pada 2017, Swedia menguji jam kerja baru selama 30 jam per minggu. Hasilnya, masyarakat Swedia tercatat lebih bahagia dan jauh dari kata stres.

Perusahaan di Selandia Baru juga menemukan bahwa para pekerja menjadi lebih kreatif dengan bekerja selama 4 hari seminggu. Sebelumnya pun Jack Ma mendukung bekerja seperti, sampai kemudian sikapnya berubah dan mendukung kerja 12 jam selama enam kali seminggu.