Wall Street Anjlok Usai Trump Bakal Kenakan Tarif Produk Meksiko

Liputan6.com, New York – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street anjlok dengan indeks saham S&P 500 bukukan penurunan terbesar sejak 2010.

Hal ini dipicu Presiden AS Donald Trump secara mengejutkan mengenakan tarif impor barang Meksiko.

Ini mendorong kekhawatiran perang dagang terjadi di berbagai bidang sehingga dapat menyebabkan resesi. 

Pada penutupan perdagangan saham Jumat (Sabtu pagi WIB), indeks saham Dow Jones merosot 354,84 poin atau 1,41 persen ke posisi 24.815,04.

Indeks saham S&P 500 turun 36,8 poin atau 1,32 persen ke posisi 2.752,06. Indeks saham Nasdaq tergelincir 114,57 poin atau 1,51 persen ke posisi 7.453,15.

Baik indeks saham S&P 500 dan Nasdaq ditutup di bawah rata-rata 200 harian untuk pertama kali sejak 8 Maret. Selama sepekan, indeks saham Dow Jones susut 3,01 persen, indeks saham S&P 500 melemah 2,62 persen, dan indeks saham Nasdaq tersungkur2,41 persen.

Penurunan indeks saham selama sepekan ini merupakan penurunan mingguan terpanjang sejak 2011. Sedangkan selama sebulan, indeks saham Dow Jones merosot 6,69 persen, indeks saham S&P 500 melemah 6,58 persen, dan indeks saham Nasdaq susut 7,93 persen.

Sentimen perang dagang membayangi laju wall street. Kali ini bukan ketegangan negosiasi perang dagang antara China dan AS. Akan tetapi, secara mengejutkan, pemerintah AS akan kenaikan tarif impor produk Meksiko sebesar lima persen sejak 10 Juni.

Kenaikan tarif ini dilakukan bertahap hingga menjadi 25 persen. Pengenaan tarif dilakukan hingga imigrasi ilegal di perbatasan selatan dapat dihentikan. Rencana penerapan tarif tersebut diumumkan oleh Trump lewat akun media sosial twitter pada Kamis waktu setempat.

Begini Caranya Bukber Bareng Teman tapi Tetap Hemat

Sebelum bukber, maka mulailah untuk menentukan seberapa besar yang akan Anda keluarkan. Ingat, jangan keluarkan lebih dari yang Anda sudah targetkan di awal.

Misal, jika ada 5 undangan buka bersama maka masing-masing undangan Anda targetkan Rp 100 ribu. Jadi, total uang yang akan Anda keluarkan untuk buka bersama yaitu Rp 500 ribu. Namun, jika sebelum undangan ke-5, uang Anda sudah habis maka jangan paksakan diri untuk tetap ikut acara selanjutnya.

Fantastis, Industri Gim di AS Raup Rp 624,9 Triliun dari Pemain

Liputan6.com, Washington, D.C. – Laporan terbaru menunjukan para pecinta video gim di Amerika Serikat (AS) menjadi ladang uang ratusan triliun rupiah bagi industri gim. Jumlah uang yang dikeluarkan pemain pun terus menanjak.

Dilaporan The Ladders, total uang yang digunakan pemain gim di AS mencapai USD 43,4 miliar atau Rp 624,9 triliun (USD 1 = Rp 14.399) pada tahun lalu. Itu berdasarkan penelian Entertainment Software Association (ESA) yang melihat perilaku pemain gim dewasa di AS.

“Kita hidung di zaman keemasan video gim, dan pemain video gim terus berkembang. Mereka adalah bentuk terdepan hiburan di budaya Amerika,” ujar Plt. Presiden dan CEO ESA, Stanley Pierre-Louis.

Studi ESA mengumpulkan data dari 4.000 orang Amerika. Uang USD 43,4 miliar yang dihabiskan para pemain gim pun 20 persen lebih tinggi ketimbang tahun sebelumnya, bahkan naik 85 persen sejak tahun 2015.

60 persen rakyat AS juga lebih suka bermain video gim dari smartphone mereka, dan sisa 40 persen memilih gim konsol. Aplikasi gim yang populer di antaranya seperti Candy Crush, Pokemon Go, dan Clash of Clans.

Sekadar informasi, Venture Beat mencatat tahun lalu Candy Crush meraup USD 1,5 miliar. Sementara, Pokemon Go meraih total pendapatan USD 2 miliar pada akhir tahun lalu sejak gim pertama rilis.

“Rakyat Amerika bermain video gim untuk bersenang-senang, meredakan stres, belaar, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Bentuk inovatif dari hiburan ini menyentuh setiap sendi masyarakat dan meningkatkan bagaimana kita bermain, bekerja, dan hidup,” pungkas Pierre-Louis.

Ingin Punya Rumah di Sebelah Menara Eiffel? Cek Harganya

Bagi sebagian orang, rumah menjadi tempat yang paling nyaman untuk melakukan beragam hal setelah lelah dengan rutinitas sehari-hari. Maka itu, sangat penting untuk memperhatikan elemen-elemen apa saja yang harus dihadirkan di dalam hunian.

Apa saja caranya? Simak rangkuman selengkapnya trik untuk membuat rumah terasa lebih nyaman seperti melansir dari PureWow, Kamis, 4 April 2019, di bawah ini.

1. Bersih-Bersih

Kebersihan dalam sebuah hunian akan meningkatkan kadar kenyamanan. Ketika semua barang tertata rapi dan berada di tempat yang semestinya juga dapat membantu Anda menurunkan kadar stres dan kejenuhan.

Selain bersih-bersih, Anda juga dapat membuat nyaman rumahdengan memberi wewangian menenangkan di rumah. Wanginya pun dapat disesuaikan dengan selera dan kebutuhan Anda dan keluarga.

2. Maksimalkan Cahaya Alami

Ada satu teori yang menyebut tentang mengapa orang Skandinavia begitu bahagia? Semuanya tentang menjaga interior terang dan seterang mungkin. Beberapa gagasan untuk membawa keluar tirai tempat tidur di kamar yang tak dibutuhkan, bersihkan kaca secara teratur, hingga hiasi cermin yang memantul di sekitar cahaya.

373 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga H-6 Lebaran 2019

Sebelumnya, antusiasme pemudik Lebaran 2019 menggunakan Tol Trans Sumaterarelatif tinggi. Pemudik baik dari Jawa maupun Sumatera terlihat lebih memilih melewati jalan tol ketimbang jalan nasional pada arus mudik Lebaran Idul Fitri 2019 ini.

Seperti dilansir Antara, terpantau cukup banyak kendaraan dari Pulau Jawa yang melintas di ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Bandar Lampung, Jumat pagi, 31 Mei 2019.

Kendaraan yang melintas di Tol Trans Sumatera rata-rata bernomor polisi A (Banten), B (Jakarta), F (Bogor), D (Bandung), AB (Yogyakarta), dan nomor kendaraan luar daerah lainnya.

Khusus di Gerbang Tol Kota Baru, Bandar Lampung, terlihat sejumlah kendaraan melintas baik dari arah datang maupun keluar tol.

Toni, salah satu pengguna jalan tol mengaku senang bisa menggunakan fasilitas jalan bebas hambatan tersebut. Keberadaan infrastruktur itu mampu memangkas waktu tempuh yang ia butuhkan.

“Dari Bakauheni menuju Gerbang Tol Kota Baru, Institut Teknologi Sumatera, hanya membutuhkan waktu 45 menit, jauh lebih cepat dari jalan nasional yang bisa dua jam perjalanan,” ujar Toni.

Menurut Toni, bila menggunakan jalan biasa bisa menempuh waktu dua sampai tiga jam. Waktu tempuh yang dibutuhkan bergantung pada ramai tidaknya arus lalu lintas di jalan nasional tersebut.

Dia berharap, fasilitas umum jalan tol itu bisa segera dilengkapi untuk kenyamanan pemudik dan pengguna jalan lainnya.

“Saya lihat jalan tol ini belum tersedia rest area-nya dan hanya tempat peristirahatan sementara. Karena itu saya berharap segera dibangun untuk istirahat pengguna jalan tol ini,” ucap Toni.

Hal serupa juga disampaikan Anton, pemudik asal Yogyakarta. Dia menilai, keberadaan jalan tol tersebut sangat membantu masyarakat menghemat tenaga dan waktu.

“JTTS (Jalan Tol Trans Sumatera) ini sangat bermanfaat terutama bagi para pemudik saat ini, karena waktu tempuh bisa lebih cepat dan aman,” kata dia.

Pemerintah Diminta Naikan Harga Jual Rokok

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah diminta untuk menaikkan ‎Harga Transaksi Pasar (HTP) atau harga jual produk rokok. Ini sebagai upaya pengendalian konsumsi rokok di Indonesia, khususnya kepada anak di bawah umur. 

Pengamat Ekonomi dan Bisnis, Abdillah Ahsan mengatakan harga jual rokok seharusnya sesuai Harga Jual Eceran (HJE) atau harga yang sesuai banderol yang tertera pada pita cukai. Kebijakan yang mengizinkan nilai penjualan bisa di bawah harga banderol bertentangan dengan semangat pengendalian konsumsi rokok di Indonesia.

Dia menjelaskan, dari sudut pengendalian rokok, harga merupakan salah satu unsur paling penting. Jika harganya semakin murah maka pemerintah semakin sulit untuk mengendalikan konsumsinya.

“Harga rokok itu harus mahal. Supaya tidak gampang dibeli siapa saja,” ujar dia di Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Atas dasar itu, Abdillah merekomendasikan agar HTP rokok bisa dinaikkan minimal menjadi 95 persen dari harga banderol. “Bahkan idealnya 100 persen,” lanjut dia.

Saat ini, merujuk aturan yang ada, HTP rokok boleh setara 85 persen dari harga banderol. Sebagai contoh, jika dibanderolnya Rp 10 ribu maka masih boleh dijual seharga Rp 8.500. 

“Menjual di bawah 85 persen pun masih tidak melanggar peraturan asalkan dijualnya tidak lebih dari 40 kota atau area yang disurvei oleh kantor Bea Cukai,” kata dia.

Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Paling Mahal di Kepulauan Riau

Liputan6.com, Jakarta Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita membeberkan kondisi harga bahan pangan asal hewan di Indonesia.

Berdasarkan pantauan pada minggu keempat April 2019 sampai Mei 2019 untuk harga daging sapi di pasar tradisional, pihaknya memantau sejumlah daerah yakni, Bali, Sumatera Selatan, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Per 27 Mei 2019, untuk wilayah Bali harga rata-rata daging sapi Rp 102.000 per kilogram.

“Kemudian di Jawa Timur Rp 105.000 sampai Rp 106.000, Sumatera Selatan Rp 115.000 sampai Rp 121.000, di DKI Jakarta Rp 121.000 sampai hampir Rp 122.000. Untuk lebaran memang di DKI untuk hari raya harga sudah di intervensi daging sapi dan ada juga daging kerbau,” kata dia di Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Sejauh ini, kata dia, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan daerah dengan harga daging sapi paling murah di tingkat peternak. “Untuk harga di farm gate atau peternak, daging sapi itu yang paling murah hari ini per kilogram berat badan ada di NTT. Jadi memang NTT provinsi yang swasembada daging karena tidak pernah memasukkan daging tapi malah men-supply provinsi lain. Kemudian diikuti DIY, bali Sumsel,” ungkapnya.

“Harga paling tinggi ada di Kepri. Kami sudah koordinasikan intervensi di sana oleh integrator sehingga kawan-kawan kita di kepri bisa lebaran dnegan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

S&P Dongkrak Peringkat Utang Indonesia, Ini Tanggapan Bos BI

Liputan6.com, Jakarta – Lembaga pemeringkat Standard and Poor’s (S&P) meningkatkan sovereign credit rating Republik Indonesia dari BBB-/outlook stabil menjadi BBB/outlook stabil pada 31 Mei 2019.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menuturkan, Indonesia menyambut baik hasil asesmen S&P yang positif. Indonesia kini memperoleh status investment grade dengan level sama dari ketiga lembaga rating utama yaitu S&P, Moody’s dan Fitch.

Hal ini menunjukkan lembaga rating itu memiliki kepercayaan tinggi terhadap prospek perekonomian Indonesia, didukung oleh sinergi kebijakan moneter, sektor keuangan, dan fiskal yang diarahkan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dengan tetap mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

“Ke depan, BI dan pemerintah tetap berkomitmen untuk melanjutkan reformasi struktural untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang kuat, berkelanjutan, berimbang dan inklusif,” ujar Perry, seperti dikutip dari laman BI, Jumat (31/5/2019).

S&P sebelumnya mempertahankan peringkat Indonesia pada level BBB-/outlook Stabil (Investment Grade) pada 31 Mei 2018

Dalam laporannya, S&P menegaskan bahwa salah satu faktor kunci yang mendukung keputusan tersebut adalah prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dan dukungan kebijakan otoritas yang diyakini akan tetap berlanjut pasca-terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo.

Selain itu, perbaikan sovereign credit rating Indonesia juga didukung oleh utang pemerintah yang relatif rendah dan kinerja fiskal yang cukup baik.

Jelang Lebaran, Harga Pangan Stabil di Cilegon

Liputan6.com, Cilegon – Memasuki H-4 Idul Fitri 2019, sejumlah harga kebutuhan barang pokok, daging dan bumbu dapur terpantau normal di Pasar Baru, Cilegon, Banten.

“Harga Rp 110 ribu per kilogram daging sapi. Biasanya mulai kurang tiga hari (Idul Fitri) sudah mulai naik. Sudah mulai ramai yang beli daging,” kata Wawan, pedagang daging sapi, saat ditemui di lapak-nya, Jumat (31/5/2019).

Sedangkan harga beras premium lokal berada di kisaran Rp 10 ribu per kilogram. Lebih mahal jika dibandingkan dengan harga beras premium Bulog, sebesar Rp 9.450 per kilogram.

Harga bawang putih yang pernah mencapai Rp 50 ribu per kilogram, kini telah turun di harga Rp 40 ribu per kilogram.

“Kalau daging ayam yang besar Rp 40 ribu per ekornya. Kalau yang kecilan Rp 35 ribu,” kata Siska Dwi Astuti, pedagang ayam potong, saat ditemui di lapak dagangannya.

Sedangkan cabai, mengalami kenaikan Rp 10 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya senilai Rp 28 ribu per kilogram.

“Bawang merah juga naik Rp 5 ribu Jadi Rp 40 ribu per kilogram. Biasa kalau mau Lebaran mah,” kata Leni, pedagang bumbu dapur.

Mayoritas PNS Dukung Prabowo, Ini Reaksi BKN

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) 01, Raja Juli Antoni menegaskan, tudingan mengenai capres petahana Jokowi menggerahkan aparat sipil negara (ASN) dan BUMN di Pilpres 2019, keliru.

“Data dikatakan Pak Moeldoko (Ketua Harian Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, sekaligus Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko) ini menunjukkan, adanya mobilisasi ASN ke Pak Jokowi itu malahan salah total, malah menunjukkan ASN cenderung ke Pak Prabowo,” kata Toni saat dihubungi Liputan6.com. 

Toni menganalisis, salah satu dugaan mengapa ASN tidak mendukung petahana untuk dua periode, salah satunya mungkin karena kinerja Jokowi yang selalu bergerak cepat dan bersih.

Menurutnya, ASN keteteran dengan pola Jokowi yang out of the box, ketimbang pola kerja ASN yang cenderung kebanyakan kurang sigap.

“Pemerintahan Pak Jokowi kan good governance dan antikorupsi membuat ASN (sepertinya) enggak suka. Pak Jokowi datang sebagai pembaharu, giatnya bekerja. Ini merepotkan birokrat kita mengerjakan sesuatu something out of the box,” jelas dia.

Karenanya, menurut Toni, data pegawai BUMN yang memilih kubu 02 mencapai 78 persen dan ASN 72 persen memilih Prabowo telah membantah tuduhan yang selama ini mengatakan ada mobilisasi di level ASN kepada Jokowi-Ma’ruf. Termasuk di komplek Mensesneg sekali pun Jokowi kalah.

“Jadi data itu hanya diberikan untuk membantah mobilisasi digambarkan kubu 02 itu, hanya isapan jempol,” tandas Toni.

Ini Manfaat Asuransi Kendaraan saat Mudik Lebaran

Sepekan sebelum lebaran atau tepatnya sejak H-7 sampai H-6, sebanyak 373.158 kendaraan telah meninggalkan Jakarta. Berdasarkan perhitungan PT Jasa Marga (Persero), jumlah tersebut, naik sebesar 38,32 persen dari lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal sebesar 269.774 kendaraan.

Jumlah lalu lintas untuk dua hari ini, baru memenuhi realisasi 28,8 persen dari total prediksi Jasa Marga untuk lalu lintas mudik menuju ketiga arah (lebih dari satu juta kendaraan) sejak H-7 s.d H-1 Lebaran 2019. Jadi, diprediksi sekitar 920 Ribu kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik. 

Sementara itu, untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 51 persen ke arah Timur, 31 persen ke arah Barat, dan 18 persen ke arah Selatan. Rinciannya, arah timur merupakan kontribusi lalin mudik di dua Gerbang Tol (GT) pengganti Cikarang Utama, yaitu Cikampek Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cikopo-Palimanan dan GT Kalihurip Utama untuk pemudik menuju arah Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi dengan rincian distribusi lalin GT Cikampek Utama c129.306 kendaraan, naik sebesar 175,31 persen dari LHR normal 46.968 kendaraan.

Sedangkan GT Kalihurip Utama, 61.867 kendaraan, naik sebesar 7,45 persen dari LHR normal 57.576 kendaraan.

Total kendaraan yang menuju arah Timur adalah sebanyak 191.173 kendaraan, naik sebesar 82,9 persen dari LHR normal 104.544 kendaraan.

Jumlah ini baru memenuhi realisasi 26,4 persen, dari total prediksi Jasa Marga untuk lalu lintas mudik yang menuju ke arah Timur sebesar 724.706 kendaraan sejak H-7 s.d H-1 Lebaran 2019, sehingga terdapat sekitar 533.533 kendaraan yang masih belum melakukan perjalanan mudik.

Laporan Keuangan Telat, Kementerian BUMN Tegur Pertamina

PT Pertamina (Persero) mengumumkan perolehan laba pada 2018 sebesar Rp 35,99 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 7,95 triliun di antaranya akan diberikan sebagai dividen kepada pemerintah.

“Kita sudah menyetujui usulan pemberian dividen kepada pemerintah Rp 7,95 triliun sebagai wujud kontribusi Pertamina kepada negara,” ujar Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama Pertamina Pahala Nugroho Mansyur di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Pahala menyatakan, pemberian dividen tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 8,56 triliun. Itu lantaran perolehan laba perseroan juga mengecil dari 2017 sebesar USD 2,54 miliar ke 2018 sendiri USD 2,53 miliar.

Jika dihitung lebih detail, ia melanjutkan, besaran dividen tersebut senilai 22 persen dari laba yang perseroan dapatkan pada 2018. Dia pun menyebutkan, pembayaran sebesar itu dikeluarkan setelah menimbang kebutuhan investasi Pertamina yang besar, seperti untuk belanja modal atau Capital expenditure (Capex).

“Kenapa jumlahnya sebesar itu? Pertama tentunya selama ini Pertamina bayar dividen antara 22-25 persen. Kebutuhan investasi Pertamina cukup besar,” ungkapnya.

“Di 2019, kita targetkan Capex USD 5,2-5,7 miliar. Bayangkan, kita harus keluarkan Capex sebesar Rp 80 triliun. Itu butuh dukungan cash flow cukup kuat,” pungkas Pahala.

Menko Darmin Prediksi Inflasi Mei Capai 0,5 Persen

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, memperkirakan inflasi di Minggu akhir Mei 2019 sebesar 0,47 persen secara month to month (mtm). Inflasi tersebut secara umum masih terkendali.

“Inflasi masih tidak jauh berbeda dan inflasi month of the month itu sekitar 0,47 dan year on year masih dikisaran 3,1 persen, hal ini menunjukkan masih stabil,” ujar Perry di Gedung BI, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Inflasi 0,47 persen tersebut disumbang oleh ayam dan bawang putih yang mengalami kenaikan harga. Sebab, permintaan dua komoditas tersebut meningkat sehingga harganya mengalami kenaikan harga.

“Yang harganya naik, cabai merah, daging ayam, daging ayam, bawang putih dan beberapa buah,” jelas Perry.

Sementara itu, kebijakan pemerintah mengenai tarif batas atas (TBA) angkutan udara membuat tarif turun. Walau demikian, tarif angkutan udara masih akan menyumbang inflasi. “Sementara yang turun bawang merah, beras, tarif angkutan udara juga beberapa sayuran,” tandasnya.

Kementan Pastikan Stok Daging Aman Jelang Lebaran

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan tren investasi pada sektor peternakan terus meningkat. Hal ini diharapkan menjadi pendorong pencapaian target swasembada protein yang ditargetkan pemerintah.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita mengatakan, pada 2017, penanaman modal dalam negeri (PMDN) peternakan sebesar Rp 842,9 miliar. Angka ini naik 80,9 persen dibanding 2016 yang hanya sebesar Rp 466,0 miliar.

“Investasi PMA (penanaman modal asing) peternakan tahun 2017 sebesar USD 159,7 juta, naik 226,6 persen dibanding tahun 2016 yang hanya sebesar USD 48,9 juta,” ujar dia di Jakarta, Selasa, 12 November 2018.

Sementara pada 2018 hingga kuartal II, lanjut dia, investasi PMA sub sektor peternakan mencapai USD 54,3 ribu dan PMDN Rp 405,1 juta.

Sama seperti dengan tahun-tahun sebelumnya peningkatan investasi PMDN di sub sektor peternakan 2018, masih didominasi oleh komoditas unggas yaitu sebesar 85,1 persen dan komoditas sapi 14,9 persen.

Sedangkan untuk investasi PMA kontribusi komoditas unggas sebesar 46,9 persen, komoditas sapi 50,1 persen dan komoditas lain serta jasa peternakan lainnya 3,0 persen.

“Pada periode 2015 hingga kuartal II 2018, komoditas unggas merupakan komoditas paling menarik investor baik PMA maupun PMDN. Realisasi investasi PMA selama periode tersebut untuk komoditas unggas sebesar 82,14 persen dan PDMN sebesar 86,78 persen,” ungkap dia.

Menurut Ketut, kebijakan pemerintah yang menjadi pendorong peningkatan investasi sektor peternakan seperti pemberian fasilitasi pengurangan pajak penghasilan (tax allowance) bagi usaha pembibitan sapi potong dan budidaya penggemukan sapi lokal berdasarkan PP Nomor 18 Tahun 2015.

“Adnya mitigasi Resiko melalui Asuransi Usaha Ternak Sapi dan Kerbau (AUTS/K), dengan fasilitasi bantuan premi untuk 120 ribu ekor per tahun sejak 2016. Juga pemerintah memfasilitasi subsidi bunga Kredit Usaha rakyat (KUR) dengan bunga KUR sebesar 7 persen dan Fasilitasi peningkatan akses pembiayaan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan BUMN,” tandas dia.

Naik Tertinggi di Asia, Daya Saing Indonesia Kini di Posisi 32

Beberapa kriteria yang menunjukkan perbaikan signifikan sehingga berkontribusi pada kenaikan peringkat antara lain plikasi paten, korupsi, biaya listrik industri, keadilan, serta hukum.

Hal tersebut menunjukkan Indonesia mengalami kemajuan yang baik pada berbagai aspek seperti ekonomi, pendidikan dan pengetahuan, serta hukum.

Berdasarkan Executive Opinion Survey yang menjadi salah satu bagian penilaian daya saing WCY, faktor yang dianggap paling menarik dari perekonomian Indonesia adalah ekonomi yang dinamis, perilaku terbuka dan positif masyarakat, serta kebijakan yang stabil dan terprediksi.

Perbaikan peringkat daya saing Indonesia menunjukkan hasil positif dari berbagai reformasi struktural dan ekonomi yang secara konsisten terus dilakukan oleh Pemerintah. Ke depan Pemerintah akan terus melanjutkan komitmen reformasi struktural dalam rangka meningkatkan produktivitas dan daya saing.

“Infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, industrialisasi dan kerangka institusi menjadi beberapa aspek menjadi prioritas pembangunan oleh Pemerintah.”

Fundamental ekonomi Indonesia yang terjaga juga menjadi modal penting bagi peningkatan daya saing.

Ekonomi Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan sehat di atas 5 persen, dengan tingkat inflasi yang rendah dan mendukung daya beli masyarakat serta konsumsi. Kualitas pertumbuhan juga terjaga yang ditandai penurunan tingkat pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan.

Sebagai bagian dari instrumen utama Pemerintah, APBN terus diarahkan meningkatkan produktivitas dan daya saing Indonesia seperti melalui pemberian insentif fiskal yang terukur, alokasi belanja yang berkualitas, serta pembiayaan anggaran yang prudent.

Wawancara Khusus Menteri Bambang: Ibu Kota Baru Jadi Identitas Bangsa

Kalau bocoran tidak mungkin, nanti Presiden yang akan putuskan berdasarkan kajian akhir yang akan kami sampaikan. Kami masih melengkapi kajian ini terutama untuk detail mengenai kondisi tanah, air yang sangat penting untuk kehidupan sebuah kota. Tapi yang menjadi kisi-kisi adalah mengenai kriteria lokasi, kalau bisa lebih ke tengahnya Indonesia. ‎

Kenapa pulau Kalimantan?

Ada yang menarik dari pulau Kalimantan. Satu, dari segi kebencanaan, risikonya paling kecil. Kalau saya bilang tidak ada bencana ya berlebihan. Kalau dibilang itu risiko bencana paling kecil itu betul. Sudah diteliti dari segi aspek bencana, segi bencananya kecil, gempa bumi, tsunami, gunung berapi hampir tidak ada di daerah tersebut.

Kedua, Kalimantan itu pulau besar yang diapit oleh 2 ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) arus lalu lintas pelayaran internasional baik ALKI 1 dari Laut Cina Selatan itu melalui Kalimantan Barat, maupun ALKI 2 yang lewat selat Makassar, yang persis di Kalimantan Timur dan Utara.

Jadi saya melihat sebenarnya Kalimantan ini strategis secara lokasi dan kebetulan lebih ke tengah. Ketengahnya Indonesia, tidak terlalu barat, tidak terlalu timur. Sehingga kita harapkan nanti perhatian ke barat atau ke timur itu makin bisa lebih merata, kesenjangan juga kita harapkan makin kecil.

Satu lagi harus ada lahan yang luas. Kita tidak ingin mengulangi kesalahan kota-kota yang sekarang di mana kota-kota sekarang, kota kecil yang bertumbuh jadi besar, sehingga tata kotanya, maupun kesiapan lahannya menjadi kurang terjaga sehingga kota itu menjadi kurang ideal dan ideal dan akhirnya tidak menjadi liveable city bahkan dianggap less liveable.

Sedangkan‎ kita benar-benar ingin kota kita liveable, yang most liveable di Indonesia. Karena itu harus ada lahan yang luas dan nanti tata kotanya bisa menjadi contoh dari pengembangan kota di Indonesia.

Bagaimana‎ pendanaan pembangunan dari lokasi baru?

Pendanaan tentunya harus kita estimasi dulu sebesar apa. Dari simulasi kami kemungkinan yang terbesar itu adalah kota dengan daya dukung maksudnya kira-kira 1,5 juta penduduk. Terdiri dari keluarga eksekutif, legislatif, yudikatif beserta kepala keluarga yang menjadi bagian dari eksekutif, legislatif, yudikatif. Ada TNI Polri dan ada sektor pendukung, bisnis yang mendukung ibu kota tersebut. Itu kira-kira 1,5 juta penduduk.

1,5 juta (penduduk) itu terus terang bukan kota yang besar di Indonesia. Karena kalau kita lihat hari ini saja dari 10 kota terbesar di Indonesia, kota nomor sepuluhnya yaitu Tangerang Selatan itu pun penduduknya sudah 1,5 juta lebih. Jadi bayangkan, ini 1,5 juta oenduduk tapi 5 sampai 10 tahun lagi.

Jadi dia (ibu kota baru) boleh dibilang tidak masuk 10 besar bahkan mungkin masuknya 20 besar, itu pun 20 besarnya di bawah. Jadi memang kita tidak menciptakan kota besar seperti Jakarta, karena memang tidak diposisikan menyaingi Jakarta.

Jakarta akan tetap jadi punya posisi yang kita harapkan persaingannya dengan Kuala Lumpur, Bangkok, maupun Manila.

Kembali pada biaya, dengan 1,5 (penduduk) tadi perkiraan kami biaya Rp 466 triliun, di mana sebagian besar untuk pemukiman dan infrastruktur dasar. Untuk bisa mendukung pembiayaan tersebut, maka kita coba cari beberapa sumber Sumber pertama pasti dari APBN, tapi APBN itu kita buat seminimal mungkin. Bahkan perkiraan saat ini, APBN sampai Rp 30 triliun. Sisanya kita akan dorong dengan dua hal, baik kerjasama pembangunan dengan kerjasama KPBU (Kerjasama Pemerintah Badan Usaha) dalam membangun infrastruktur terutama dan melibatkan swasta dan BUMN untuk pemukiman dan sarana pendukung.

Sehingga kita tidak ingin membangun ibu kota baru ini memberatkan APBN atau mengganggu prioritas lainnya dalam APBN. Bahkan untuk dana APBN sendiri kita harapkan sudah tidak murni dari penerimaan pajak biasa, tapi dari namanya manajemen aset, baik manajemen aset dilokasi baru, maupun manajemen aset pemerintah yang ada di Jakarta.

Tahapan dalam pemindahan ibu kota itu?

Jadi 2019 penentuan lokasi, 2020 penyiapan lahan, tanah, legalnya maupun penyiapan fisikya, masterplan detail engineering desain, ‎sehingga 2021 kontruksi sudah dimulai, 2024 mudah mudahan yang namanya distrik pemerintahan ini sudah selesai, berikut sarana pemukiman untuk pegawai yang segera pindah.

Jadi bersiap di 2025 untuk bisa berjalan pemerintahannya?

Kita berharap 2024 sudah proses pemindahan.

Daya Saing Indonesia Naik, Ini Kata Menko Darmin

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution angkat suara terkait dengan peringkat daya saing Indonesia yang meningkat signifikan.

Menurutnya, posisi peringkat indonesia yang naik 11 poin dari posisi 43 menjadi 32 di 2019 menjadi capaian baik bagi pemerintah Indonesia.

“Ini adalah pencapaian yang baik. Sinergi antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terutama dunia usaha menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja investasi dan daya saing yang lebih baik lagi. Kita harus tetap semangat di tengah dinamika ekonomi global saat ini,” katanya saat melalukan konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (31/5).

Menko Darmin mengatakan perbaikan efisiensi pemerintah dan bisnis serta pembangunan infrastruktur merupakan faktor yang berkontribusi dalam kemajuan daya saing Indonesia.

Dalam laporan IMD World Competitiveness Center menilai 63 negara dengan lebih dari 230 indikator yang dikelompokkan ke dalam empat pilar. Pertama yakni kinerja ekonomi, termasuk perdagangan dan investasi internasional, kemudian kedua efisiensi pemerintah, termasuk kedisiplinan pemerintah dalam anggaran, kepatuhan hukum danpeningkatan inklusivitas institusi,

Selanjutnya pilar ketiga yakni efisiensi bisnis, termasuk produktivitas dan efisiensi sektor swasta dan kemudahan akses finansial dan terkahir infrastruktur, termasuk infrastruktur sains, kesehatan, dan lingkungan serta pendidikan.

“Perbaikan daya saing Indonesia didukung oleh kenaikan peringkat yang terjadi pada keempat faktor tersebut,” imbuh Menko Darmin.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Mangkir Upacara Hari Lahir Pancasila, Tunjangan PNS BKN Dipotong 2 Persen

Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersiap-siap merayakan libur lebaran dengan memanfaatkan hari kejepit tanggal 31 Mei 2019 (hari Jumat) perlu berhati-hati, karena meski hari Kamis (30 Mei) merupakan hari libur nasional (Kenaikan Isa Al Masih), masih ada kewajiban yang harus dilaksanakan oleh ASN.

Mereka harus mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Sabtu, 1 Juni 2019. Apakah itu berarti ASN harus kembali ke kantor di Jakarta?

Sekretaris Badan Kepegawaian Negara (BKN) Supranawa Yusuf melalui Surat Edaran Kepala BKN Nomor 01 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2019 menyebutkan, seluruh pegawai BKN wajib mengikuti upacara bendera di Kantor Pusat BKN dan Kantor Regional BKN I-XIV, serta di Pusat Pengembangan BKN.

“Bagi pegawai BKN yang sedang menjalani cuti dapat mengikuti upacara di Kantor Pusat BKN, Kantor Regional I-XIV, atau Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) sesuai keberadaan pegawai pada saat menjalani cuti,” demikian bunyi poin ke-3 Surat Edaran Kepala BKN seperti dikutip laman Setkab.go.id, Rabu (22/5/2019).

Pegawai di Lingkungan Lembaga Kepresidenan

Senada dengan para pegawai di BKN, para pegawai di lingkungan lembaga kepresidenan juga wajib mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, yang akan digelar di Lapangan Upacara Kementerian Sekretariat Negara pada 1 Juni 2019 pukul 07.45 WIB.

Kewajiban mengikuti upacara di Jakarta itu berlaku bagi para pejabat dan pegawai yang pada tanggal 1 Juni 2019 berada di wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Adapun bagi pejabat dan pegawai yang berada di luar Jadobetabek mengikuti upacara di Kantor Pemerintah Daerah sesuai keberadaan pejabat/pegawai.

“Pejabat dan pegawai yang mengikuti upacara di Kantor Pemerintah Daerah wajib mengirimkan bukti telah mengikuti upacara berupa foto dan dikirimkan ke atasan langsung,” bunyi Pengumuman Kementerian Sekretariat Negara Nomor: P. 02/TU/05/2019 tertanggal 22 Mei 2019, yang ditandatangani oleh Kepala Biro Tata Usaha Kemensetneg, Sari Harjanti.

Hal yang sama berlaku bagi para ASN BKN sebagaimana Surat Edaran Kepala BKN, bahwa bagi para pegawai yang sedang cuti wajib mengirimkan bukti telah mengikuti upacara berupa foto dan dikirimkan ke Kepala Unit Kerja masing-masing.

Kemenhub Kumpulkan Agen Perjalanan dan Maskapai, Ini Hasilnya

Liputan6.com, Jakarta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Angkutan Udara mengimbau kepada seluruh Online Travel Agent (OTA) untuk memberikan informasi yang jelas dan mengedukasi kepada pengguna jasa angkutan udara terkait harga tiket pesawat.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi Endah pada rapat bersama dengan perwakilan maskapai Garuda Indonesia, Lion Group dan OTA, hari ini Jum’at (31/5).

OTA yang merupakan mitra penjualan maskapai diajak duduk bersama mencari solusi agar informasi dan edukasi yang diberikan kepada konsumen dapat tersampaikan dengan baik.

“Kami meminta agar aplikasi di Traveloka dan OTA yang lain agar dibuat lebih mengedukasi kepada masyarakat pengguna, seperti penjelasan mengenai penerbangan rute langsung atau transit dan pilihan pembelian tiket kelas ekonomi atau bisnis. Selain itu, notifikasi kejelasan harus disampaikan di awal proses pemesanan bukan di akhir,” tegas Kristi kepada wartawan, Jumat (31/5/2019).

Kristi meminta OTA sebagai mitra penjualan maskapai untuk memperbaruhi tampilan di aplikasi pemesanan dan pembelian tiket pesawat. Sehingga konsumen pengguna jasa angkutan udara lebih mudah mengerti dan memahami langkah-langkah pemesanan tiket, agar terhindar dari pemesanan tiket dengan harga tinggi.

“Traveloka harus menginformasikan jika, tiket kelas ekonomi habis dan yang dijual adalah tiket kelas bisnis, sehingga konsumen bisa mempertimbangkan harga sebelum memesan dan membeli tiket,” katanya.

Anak Usaha Adhi Karya Bidik Penjualan Properti Rp 1,7 Triliun di 2019

Liputan6.com, Jakarta – PT Adhi Commuter Properti (ACP) menargetkan penjualan properti pada tahun ini mencapai ‎Rp 1,7 triliun. Penjualan tersebut berasal dari proyek properti yang dibangun ACP di sekitar pembangunan Light Rail Transit (LRT).

Direktur Keuangan, SDM dan Umum ACP, Mochamad Yusuf mengatakan, ‎pada tahun ini, ACP tengah mengerjakan 6 proyek properti dan 3 Hotel, yaitu LRT City Bekasi-Eastern Green, LRT City Sentul-Royal Sentul Park, LRT City Jaticempaka-Gateway Park, LRT City Ciracas Urban Signature.

Kemudian, MTH 27 Office Suites dan LRT City Bekasi-Green Avenue, serta Grandhika Hotel di 3 kota besar yaitu Jakarta, Medan dan Semarang.

“Seiring dengan meningkatnya kebutuhan properti terutama bagi kalangan kelas menengah di kota besar seperti Pulau Jawa, maka ACP yang bergerak di bidang properti ikut menikmati pertumbuhan peningkatan demand tersebut,” ‎ujar dia di Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Sementara itu, juga terdapat 8 proyek yang sedang proses perijinan dan pengembangan, meliputi Cisauk Point (Member of LRT City), Oase Park (Member of LRT City) dan The Premiere MTH, Bogor Raya, Cibubur, Sentul KM 37, Sentul KM 29 dan Sentul Side.

‎”Aset kami pada tahun 2019 kuartal I mencapai Rp 2,7 triliun (Non-Audit), dengan target penjualan tahun ini sebesar Rp 1,7 triliun yang terdiri dari penjualan unit apartemen, gedung perkantoran, komersial area dan hotel Grandhika,” kata dia.

Menurut Yusuf, seluruh produk pengembangan lahan tersebut berupa properti seperti apartemen, ruko, area komersial, mall, kantoran, serta landed house di beberapa proyek pengembangan.

“Adapun atas 14 lahan pengembangan diharapkan menghasilkan nilai properti Rp 42 triliun dan rencana besar perusahaan pada akhir tahun adalah melakukan Initial Public Offering (IPO) dengan melepas 30 persen saham senilai Rp 2,5 Triliun,” jelas dia.

Layanan Penukaran Uang BI Tembus Rp 187 Triliun

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) dalam menyambut Lebaran 2019 menyelenggarakan layanan penukaran uang di sejumlah rest area di sepanjang jalan tol Trans Jawa. Setidaknya ada 15 rest area yang bisa melayani penukaran uang.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, 15 rest area ini merupakan bagian dari 2.941 titik penukaran uang yang diselenggarakan Bank Indonesia dalam menghadapi Lebaran 2019.

“Jadi ini bagian dari 2.941 titik yang sudah kita tentukan. Untuk di rest area sepanjang Trans Jawa ini melayani penukaran mulai 29 Mei – 2 Juni 2019,” kata Rosmaya di Rest Area KM 57, Karawang, Rabu, 29 Mei 2019.

Untuk penukaran uang di rest area KM 57 ini tak kalah ramai jika dibandingkan dengan penukaran uang di kawasan Monas. Tak hanya Bank Indonesia, sejumlah perbankan juga terlihat membuka layanan penukaran uang di lokasi yang sama.

Rosmaya menjelaskan, selama periode Lebaran 2019, Bank Indonesia menyiapkan Rp 217,1 triliun. Angka ini meningkat jika dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp 191,3 triliun, atau naik 13,5 persen.

“Periode minggu terakhir Ramadan umumnya merupakan periode puncak dalam pemenuhan uang selama periode Ramadan/Idul Fitri yang turut dipengaruhi pula oleh realisasi Tunjangan Hari Raya (THR),” tambah Rosmaya.

Berdasarkan data historis, ia menuturkan, jumlah outflow pada minggu terakhir tersebut mencapai 50-60 persen dari total outflow selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Rosmaya juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak menukar uang di tempat-tempat tidak resmi.

“Karena itu tidak menjamin keamanannya, keasliannya, belum lagi uangnya genap atau tidak, berbayar lagi. Jadi banyak risikonya. Tukarlah di tempat-tempat resmi yang tadi saya katakan ada 2.941 titik,” pungkasnya.

Mudik Gratis, Pegadaian Berangkatkan 2.515 Nasabah dan Mitra

Sebelumnya, PT Pegadaian (Persero) dan PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia) menjalin kerjasama untuk mengembangkan produk masing-masing perusahaan dalam bentuk program #PegadaianGrabBenefit.

Program ini bertujuan untuk mendapatkan segmen nasabah baru yakni Mitra Grab, serta mendorong peningkatan kinerja bisnis Produk Kreasi Multiguna dan Tabungan Emas Pegadaian.

Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, adanya penandatanganan nota kesepahaman akan meningkatkan penjualan produk antara Pegadaian dan Grab dengan mengusung program #PegadaianGrabBenefit.

“Sehingga masing-masing perusahaan dapat menikmati keuntungan dari program tersebut dan para nasabah khususnya Pegadaian dapat menikmati fasilitas perseroan melalui aplikasi Grab,” kata Damar di Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019.

Damar menjelaskan, program #PegadaianGrabBenefit merupakan rewards yang diberikan untuk mitra Grab yang menggunakan produk Kreasi Multiguna dan Tabungan Emas. Sehingga semua driver Grab mempunyai fasilitas promo Pegadaian di dalam aplikasi.

“Untuk driver yang sudah ikut Kreasi Multiguna, maka program #PegadaianGrabBenefit untuk mitra Grab adalah pemberian cashback kepada nasabah sebesar 1 persen dari nilai Uang Pinjaman (UP) Kreasi Multiguna. Maksimal UP yang bisa disalurkan sebesar Rp 50 juta,” terangnya.

Dia menambahkan, bagi mitra Grab yang belum memiliki rekening Tabungan Emas Pegadaian, program #PegadaianGrabBenefit memberikan fasilitas gratis biaya pembukaan rekening yang terdiri dari bebas biaya pemeliharaan selama satu tahun, biaya administrasi, biaya material, dan saldo awal tabungan Rp 10 ribu.

Mudik Bareng BNI, Pegawai Kemenkumham Hemat Ongkos Rp 800 Ribu

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) bekerjasama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyelenggarakan program kegiatan Mudik Bareng Kemenkumham 2019 yang ditujukan bagi para pegawai dari kementerian terkait.

Program ini menyediakan sebanyak 20 bus dengan rute pemberangkatan ke berbagai kota di Jawa dan Sumatera, seperti Jakarta-Lampung-Palembang, Jakarta-Jogja, Jakarta-Solo, Jakarta-Semarang, dan Jakarta-Surabaya.

Beberapa peserta program mudik ini mengaku, mereka bisa menghemat banyak biaya dengan berpartisipasi di dalamnya. Seperti yang diungkapkan Okta (35), salah seorang pegawai Kemenkumham yang juga mendaftar sebagai salah seorang pemudik.

“Sangat menarik dan sangat membantu. Artinya kementerian itu juga mengakomodir semua kepentingan dari kita para pegawai. Artinya kalau kita pulang mudik ini kan biasanya transportasi itu susah. Dengan adanya program ini sangat membantu banget,” tuturnya kepada Liputan6.com, Jumat (31/5/2019).

Wanita yang akan pulang kampung menuju Yogyakarta bersama suami dan kedua anaknya ini mengatakan, dia jadi bisa banyak menghemat pengeluaran dengan berpartisipasi dalam program mudik bareng ini.

“Penghematannya kalau kita bicara dari sisi biaya, jelas. Penghematannya adalah kita bawa mobil biasanya satu kali berangkat aja sudah berapa ratus ribu. Sekali berangkat aja bisa sampai sekitar Rp 800 ribu. Kalau ini gratis,” urainya.

Senada, seorang pemudik lain bernama Bagas (27) menyampaikan, program mudik bareng ini sangat menopang pegawai yang telah berkeluarga.”Bagus kok, bisa ngasih ke semua pegawainya (kesempatan mudik), sama keluarganya juga kalau sudah berkeluarga,” aku dia.

Menurutnya, eksekusi pelaksanannya pun telah tergarap dengan baik. “Sudah rapi. Soalnya kan pembukaan (pendaftarannya) sudah dari awal Ramadan. Jadi kita enggak rebutan juga,” tandasnya.

Alami Kenaikan Tertinggi, Peringkat Daya Saing Indonesia ke Posisi 32

Beberapa kriteria yang menunjukkan perbaikan signifikan sehingga berkontribusi pada kenaikan peringkat antara lain plikasi paten, korupsi, biaya listrik industri, keadilan, serta hukum.

Hal tersebut menunjukkan Indonesia mengalami kemajuan yang baik pada berbagai aspek seperti ekonomi, pendidikan dan pengetahuan, serta hukum.

Berdasarkan Executive Opinion Survey yang menjadi salah satu bagian penilaian daya saing WCY, faktor yang dianggap paling menarik dari perekonomian Indonesia adalah ekonomi yang dinamis, perilaku terbuka dan positif masyarakat, serta kebijakan yang stabil dan terprediksi.

Perbaikan peringkat daya saing Indonesia menunjukkan hasil positif dari berbagai reformasi struktural dan ekonomi yang secara konsisten terus dilakukan oleh Pemerintah. Ke depan Pemerintah akan terus melanjutkan komitmen reformasi struktural dalam rangka meningkatkan produktivitas dan daya saing.

“Infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, industrialisasi dan kerangka institusi menjadi beberapa aspek menjadi prioritas pembangunan oleh Pemerintah.”

Fundamental ekonomi Indonesia yang terjaga juga menjadi modal penting bagi peningkatan daya saing.

Ekonomi Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan sehat di atas 5 persen, dengan tingkat inflasi yang rendah dan mendukung daya beli masyarakat serta konsumsi. Kualitas pertumbuhan juga terjaga yang ditandai penurunan tingkat pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan.

Sebagai bagian dari instrumen utama Pemerintah, APBN terus diarahkan meningkatkan produktivitas dan daya saing Indonesia seperti melalui pemberian insentif fiskal yang terukur, alokasi belanja yang berkualitas, serta pembiayaan anggaran yang prudent.

S&P Dongkrak Peringkat Utang RI, IHSG Melonjak 105 Poin

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melesat tajam pada pembukaan perdagangan saham sesi kedua Jumat (31/5/2019). Penguatan IHSG ini terjadi di tengah rilis lembaga pemeringkat internasional S&P yang menaikkan peringkat utang Indonesia jadi BBB.

Pada pembukaan perdagangan Jumat pekan ini, IHSG menguat 82,51 poin atau 1,35 persen ke posisi 6.186,3 pada pukul 14.00 waktu JATS.

Sebanyak 240 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 119 saham melemah dan 147 saham diam di tempat.

Pada awal sesi kedua, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.193,34 dan terendah 6.110,47.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 283.122 kali dengan volume perdagangan 9,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,9 triliun.

Investor asing beli saham Rp 667,81 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.263.

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham industri dasar turun 0,25 persen. Sektor saham keuangan menguat 2,28 persen, dan pimpin penguatan.

Disusul sektor saham infrastruktur menanjak 2,12 persen dan sektor saham aneka industri menguat 1,48 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham MKNT naik 34,55 persen ke posisi Rp 148 per saham, saham SMRU melonjak 32,17 persen ke posisi Rp 152 per saham, dan saham JAWA mendaki 22,64 persen ke posisi Rp 130 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham BALI melemah 19,05 persen ke posisi Rp 1.700 per saham, saham HITS susut 8,82 persen ke posisi Rp 620 per saham, dan saham BRPT tergelincir 8,73 persen ke posisi Rp 3.240 per saham.

Bursa saham Asia sebagian bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,74 persen, indeks saham Jepang Nikkei merosot 1,63 persen, dan bukukan penurunan terbesar.

Disusul indeks saham Shanghai melemah 0,24 persen dan indeks saham Singapura merosot 0,91 persen.

Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,14 persen, indeks saham Thailand menanjak 0,18 persen dan indeks saham Taiwan mendaki 1,11 persen.

Pertamina Sesuaikan Titik Pengisian BBM di Jalan Tol Trans Sumatera

Lebaran sangat identik dengan budaya mudik atau pulang kampung bagi sebagian masyarakat Indonesia. Bagi yang melakukan perjalanan menggunakan mobil ke Pulau Sumatera, kini pemudik sudah bisa memanfaatkan ruas tol Bakauheni hingga Kayu Agung, meskipun sebagian masih bersifat fungsional.

Memastikan kenyamanan pemudik, Pertamina Marketing Operation Region II Sumatera Bagian Selatan telah menyiapkan fasilitas pengisian bahan bakar sebanyak tujuh SPBU Modular dan enam Kiosk Pertamina Siaga di ruas tol tersebut.

“Untuk di ruas tol operasional Bakauheni – Terbanggi besar, Pertamina Siaga hadir dalam bentuk SPBU Modular di Rest Area Kilometer 33A, Km 87A dan 87B, serta Km 115A dan 115B, untuk Km 33B sementara kami siapkan Kiosk Pertamina Siaga. Khusus arus mudik dan balik, kami skenariokan di ruas Bakauheni dan Terbanggi Besar beroperasi 24 jam,” ujar General Manager Pertamina MOR II Sumbagsel, Primarini seperti dikutip dari keterangan tertulis, Minggu (26/5/2019).

Terdapat tiga produk utama yang disiapkan oleh Pertamina. Untuk Km 33A disiapkan Pertamax dan Dex dan Km 33B Pertamax dan Dex kemasan.

Sedangkan untuk Km 87A dan 87B, disiapkan Pertamax dan Bio Solar sebanyak 11 KL, sedangkan, 115A dan 115B Pertamax dan Bio Solar sebesar 3 KL. Selain itu baik di km 87 dan 115 juga disiapkan Dex kemasan sebagai alternatif bahan bakar diesel.

Untuk ruas fungsional mulai dari Terbanggi Besar hingga Pematang Panggang, lebih banyak disiapkan Kiosk Pertamina Siaga untuk melayani arus mudik dan balik. Namun lanjut Primarini, SPBU Modular juga disiapkan di dua rest area, di Km 215B dan 234A yang menyediakan produk Pertamax dan Dex.

“Kami siapkan stok sebesar 3 KL Pertamax dan Dex untuk melayani pemudik dari jam 6 pagi hingga 17 sore sesuai jam operasional tol fungsional yang berlaku. Rencananya juga akan ada tambahan tangki kapasitas 24 KL di Km 215B untuk memastikan pelayanan prima bagi pemudik,” kata Primarini.

Adakan Program Mudik, Kemenkumham dan BNI Berangkatkan 20 Bus

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) pada hari memberangkatkan 2.000 pemudik dengan menggunakan kereta api. Mudik dengan Kereta ini merupakan bagian dari program Mudik Bareng BNI yang tahun ini akan membawa lebih dari 10.000 pemudik pulang ke kampung halaman.

Ini merupakan program massal yang digelar BNI untuk membawa kebahagiaan kepada banyak keluarga yang sangat bergantung pada transportasi umum agar dapat Berlebaran tepat waktu bersama.

Ada yang unik dalam program mudik tahun ini, yaitu BNI sekaligus mengkampanyekan Mudik Tanpa Sampah Plastik. Caranya dengan memberikan tumbler kepada para pemudik untuk bisa melakukan isi ulang tanpa harus membeli minuman botol yang mayoritas terbuat dari plastik.

“Pada program mudik tahun ini, pemudik diberikan tumbler sehingga tidak perlu menggunakan botol minum dari plastik. Hal tersebut bertujuan untuk turut mengurangi sampah plastik,” kata Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis (30/5/2019).

Tidak hanya pada keberangkatan mudik menggunakan kereta api hari ini, pada kesempatan sebelumnya, BNI telah memulangkan Santri dari Balaraja, Banten ke Solo, Jawa Tengah pada Minggu, 26 Mei 2019. BNI juga berpartisipasi pada Mudik BUMN tadi pagi di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Mudik menggunakan bus juga akan kembali diselenggarakan lagi di Parkir Timur, Gelora Bung Karno, Jakarta pada Sabtu (1 Juni 2019). Sebagai penutup rangkaian acara, BNI akan memberangkatan 250 pemudik menggunakan pesawat terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten pada Minggu (2 Juni 2019).

“Ini merupakan program massal yang digelar BNI untuk membawa kebahagiaan kepada banyak keluarga yang sangat bergantung pada transportasi umum agar dapat Berlebaran tepat waktu bersama,” tambah Herry.

Daging Ayam dan Bawang Putih Sumbang Inflasi di Mei 2019

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, aliran modal masuk ke Indonesia hingga 31 Mei 2019 sebesar Rp 112,98 triliun. Angka tersebut terdiri dari obligasi Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 56,01 dan saham sebesar Rp 57,40 triliun.

“Aliran modal asing year to date (ytd) Rp 112,98 triliun terdiri dari obligasi Rp 56,01 triliun dan saham Rp 57,48 Triliun,” ujar Perry di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Saat ini, Bank Indonesia mencatat, tingkat kepercayaan asing menanamkan modal ke Indonesia cukup tinggi. Hal tersebut pun membuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) stabil.

“Confident asing juga tinggi dan itu menjaga Rupiah bergerak stabil. Sebagaimana diketahui pada Kamis, Rupiah ditutup 14.395 per dolar AS dan hari ini bergerak stabil,” jelas Perry.

Perry menambahkan, terjaganya pasar uang dan valas yang bergerak sangat baik tidak terlepas dari peran eksportir. “Pasar uang maupun valas bergerak sangat baik, supplay dan demand terus bertumbuh. Terimakasih kepada para eksportir dan perbankan yang begitu giat bertransaksi di pasar valas,” tandasnya.

Kemenhub Kumpulkan Agen Trevel dan Maskapai, Ini Hasilnya

Liputan6.com, Jakarta Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Angkutan Udara mengimbau kepada seluruh Online Travel Agent (OTA) untuk memberikan informasi yang jelas dan mengedukasi kepada pengguna jasa angkutan udara terkait harga tiket pesawat.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Direktur Angkutan Udara, Maria Kristi Endah pada rapat bersama dengan perwakilan maskapai Garuda Indonesia, Lion Group dan OTA, hari ini Jum’at (31/5).

OTA yang merupakan mitra penjualan maskapai diajak duduk bersama mencari solusi agar informasi dan edukasi yang diberikan kepada konsumen dapat tersampaikan dengan baik.

“Kami meminta agar aplikasi di Traveloka dan OTA yang lain agar dibuat lebih mengedukasi kepada masyarakat pengguna, seperti penjelasan mengenai penerbangan rute langsung atau transit dan pilihan pembelian tiket kelas ekonomi atau bisnis. Selain itu, notifikasi kejelasan harus disampaikan di awal proses pemesanan bukan di akhir,” tegas Kristi kepada wartawan, Jumat (31/5/2019).

Kristi meminta OTA sebagai mitra penjualan maskapai untuk memperbaruhi tampilan di aplikasi pemesanan dan pembelian tiket pesawat. Sehingga konsumen pengguna jasa angkutan udara lebih mudah mengerti dan memahami langkah-langkah pemesanan tiket, agar terhindar dari pemesanan tiket dengan harga tinggi.

“Traveloka harus menginformasikan jika, tiket kelas ekonomi habis dan yang dijual adalah tiket kelas bisnis, sehingga konsumen bisa mempertimbangkan harga sebelum memesan dan membeli tiket,” katanya.

Rupiah Sentuh 14.263 per Dolar AS Usai Kenaikan Peringkat Utang RI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung menguat jelang libur panjang Lebaran 2019.

Mengutip laman Bank Indonesia (BI), Jumat (31/5/2019), rupiah menguat 32 poin atau 0,22 persen ke posisi 14.385 per dolar AS dari penutupan 29 Mei 2019 di posisi 14.417 per dolar AS.

Demikian juga data Bloomberg. Rupiah menguat sekitar 30 poin ke posisi 14.380 pada awal pembukaan perdagangan dari penutupan 14.410 per dolar AS. Pada Jumat siang, rupiah masih menguat ke posisi 14.378 per dolar AS. Sepanjang Jumat pekan ini, rupiah bergerak di kisaran 14.376-14.415 per dolar AS.

Ekonom PT Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih menuturkan, penguatan rupiah seiring melambatnya ekonomi Amerika Serikat (AS) pada kuartal I 2019 tercatat 3,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu 4,2 persen.

“Kemungkinan ekonomi AS akan melambat pada triwulan berikutnya seiring dengan meningkatnya tensi perang dagang antara AS dengan China dimulai sejak awal April lalu,” tutur Lana, seperti dikutip dari laman Antara, Jumat pekan ini.

Dari sentimen internal, fenomena mudik diprediksi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi perkirakan, jumlah pemiduk secara nasional tercatat 23 juta orang dibandingkan 2017 sebesar 20 juta dan 2018 sebesar 21,6 juta.

“Ritual mudik ini menjadi momentum terbaik pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Lana.

Lana prediksi, rupiah akan menguat di kisaran 14.390 per dolar AS hingga 14.410 per dolar AS.

47.124 Pelanggan PLN Ikuti Program Diskon Tambah Daya

Sebelumnya, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur (Jatim)  meluncurkan Promo Gemerlap Lebaran 2019, untuk menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1440 H. 

Manager Strategi Pemasaran PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim, Tegar Hasadi mengatakan, promo ini berupa diskon Biaya Penyambungan (BP) tambah daya listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA), hingga 197 kilo Volt Ampere (kVA) dengan maksimum potongan Rp 10 juta.

“Khusus untuk rumah ibadah, PLN memberikan potongan 100 persen atau bebas biaya. Potongan 100 persen berlaku untuk semua rumah ibadah, bukan hanya Masjid, bisa Gereja dan rumah ibadah lainnya,” tutur Tegar di Surabaya, seperti ditulis Rabu, 22 Mei 2019.

Selain memberikan potongan biaya penyambungan tambah daya, PLN juga menggratiskan biaya Jaminan Pelanggan yang merupakan jaminan atas pemakaian daya dan tenaga listrik selama menjadi pelanggan PLN.

Pelanggan bisa mendapatkan tambahan daya listrik dengan cepat karena proses tambah daya pada promo ini dapat dinikmati pelanggan maksimal 24 jam, terhitung setelah pelanggan melakukan pembayaran jika pelanggan tidak mengajukan migrasi kWh meter paskabayar menjadi prabayar ataupun sebaliknya.

“Proses penambahan daya bisa dilakukan kurang dari 24 jam, apabila jaringan PLN ke rumah pelanggan sudah tersedia. Jika belum tersedia, akan memerlukan waktu lebih dari 1 hari,” kata dia.

Normalnya untuk tambah daya dari 900 VA ke 1.300 VA dikenakan biaya tambah daya sejumlah Rp 374.800, dengan Promo Gemerlap Lebaran 2019 ini, pelanggan cukup membayar Rp 187.400 saja.

“Promo Gemerlap Lebaran 2019 akan berlaku sampai dengan 31 Juni 2019,” imbuhnya.

Untuk mendapatkan kesempatan ini, pelanggan dapat mengajukan permohonan penyambungan tambah daya ke kantor layanan PLN terdekat atau mendaftar ke Contact Center PLN 123 yang dapat diakses melalui ponsel (kode area+123), telepon 123, email pln123@pln.co.id, Twitter @pln_123, Facebook PLN 123 dan website www.pln.co.id. Pelanggan juga bisa mendaftar melalui Aplikasi PLN Mobile.

Kementerian PANRB: Pemerintah Tak Giring PNS Dukung Jokowi saat Pilpres

Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilarang memberikan dukungan kepada aksi massa 22 Mei yang tengah berlangsung pada hari ini. Pasalnya, itu melanggar asas netralitas yang wajib dianut PNS.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN). M Ridwan, menjelaskan bahwa PNS sah-sah saja memiliki pilihan politik. Akan tetapi, preferensi politik PNS tidak boleh diumbar ke ranah publik.

“PNS itu kan harus tetap netral terhadap pilihan politik praktisnya, jadi netral itu dia tidak menunjukan preferensi pilihan politiknya,” ujar M. Ridwan kepada Liputan6.com, Rabu, 22 Mei 2019.

Ridwan menegaskan bentuk dukungan kepada demo 22 Mei juga dilarang di media sosial (medsos). Ini termasuk like atau dislike di sebuah platform karena sama saja menunjukan preferensi di depan umum.

“Tidak boleh (dukung aksi lewat medsos). Jadi prinsipnya, menunjukan keberpihakan terhadap presiden misalnya atau capres, cawapres, juga tidak boleh. Keberpihakan itu termasuk like dan dislike, apalagi demonya,” ujar Ridwan.

Bila PNS ketahuan mendukung demo 22 Mei, maka PNS tersebut wajib diperiksa oleh atasan mereka. Mekanisme yang dilalui adalah berdasarkan PP 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Pemeriksaan pun perlu dilakukan secara per kasus untuk dilihat apakah PNS itu tidak bekerja karena sibuk berdemo atau memberi dukungan lewat medsos karena melanggar asas netralitas.

“PNS yang melakukan itu kalau memang sudah ada buktinya, itu oleh atasan langsung harus diperiksa dan dilakukan mekanisme atau implementasi PP 53 2010 tentang disiplin PNS karena dia melanggar asas netralitas. Kemudian, mungkin demonya kalau di jam kerja berarti dia tidak mengerjakan tugas di jam kerja tersebut. Dan itu harus diperiksa,” tegas Ridwan.

Syahrini Jual Mukena Rp 3,5 Juta Kena Pajak, Ini Kata DJP

Liputan6.com, Jakarta – Syahrini sukses jual mukena senilai Rp 3,5 juta. Mukena tersebut meski harganya jutaan mampu terjual 5.000 buah.

Hal itu juga menarik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak) Kemenkeu. Lewat akun media sosial twitter @DitjenPajak RI, DJP menghitung besaran pajak dari penjualan mukena 5.000 buah dengan harga Rp 3,5 juta per buah.

Penjualan mukena 5.000 buah@ Rp 3,5 juta. Rp 3.500.000×5.000= Rp 17,5 miliar. PPN=Rp 1,75 miliar.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama menuturkan, unggahan penghitungan PPN untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. “itu memberikan edukasi saja kepada masyarakat,” ujar Hestu saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menuturkan, kalau ada kewajiban menjadi pengusaha kena pajak (PKP) bagi pengusaha yang peredaran brutonya sudah melebihi Rp 4,8 miliar dalam setahun.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pun memberikan penjelasan mengenai penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk penjualan mukena tersebut.

Lewat laman pajak.go.id, DJP menyebutkan, pada dasarnya mukena tidak termasuk dalam jenis barang yang tidak dikena PPN. Artinya mukena merupakan barang kena pajak, sehingga atas penyerahan atau penjualannya di dalam daerah pabean Indonesia terutang PPN sebesar 10 persen.

PPN akan terutang dalam hal yang melakukan penyerahan atau penjualan mukena itu adalah pengusaha kena pajak (PKP) atau pengusaha yang seharusnya sudah dikukuhkan sebagai PKP.

Pengusaha wajib mengukuhkan diri sebagai PKP apabila dalam suatu tahun buku peredaran bruto dan atau penerimaan brutonya telah melebihi Rp 4.800.000.000.

Dalam hal pengusaha tersebut tidak mengukuhkan diri sebagai PKP, Ditjen Pajak dapat melakukan pengukuhan PKP secara jabatan dan kewajiban perpajakan (PPN) tetap terutang (dapat ditagih) sejak peredaran brutonya melebihi Rp 4.800.000.000.

Dengan demikian, PKP yang melakukan penjualan mukena terutang PPN sebesar 10 persen dari harga jual dan wajib membuat faktur pajak atas penjualan mukena tersebut. PPN adalah pajak tidak langsung, sehingga beban PPN sebesar 10 persen dari harga jual mukena tersebut ditanggung oleh konsumen dan pembeli.

Lalu berapa jumlah PPN yang harus disetor kepada kas negara oleh PKP?

Indonesia mengenal mekanisme pajak keluaran dan pajak masukan dalam sistem pemungutan PPN. PPN yang dipungut oleh PKP atas hasil penjualan mukena disebut sebagai pajak keluaran.

Pada waktu PKP penjual mukena melakukan pembelian mukena dari PKP lain (misalnya pabrikan) dan dikenakan PPN, maka PPN itu disebut sebagai pajak masukan.

Jumlah yang disetor ke kas negara oleh PKP pada setiap bulannya adalah selisih antara pajak keluara dan pajak masukan (dalam hal pajak keluaran lebih besar dari pada pajak  masukan).

Jika pajak keluaran lebih kecil dari pada pajak masukan, maka selisihnya dapat dikompensasi ke masa pajak berikutnya atau dimintakan restitusi (pengembalian). Syarat dan ketentuan berlaku.

Perhitungan PPN ini dituangkan dalam SPT masa PPN yang wajib dilaporkan paling lambat akhir bulan berikutnya juga.

Contoh:

Anton sebagai PKP menjual 5.000 mukena pada Mei 2019. Harga jual satu lembar mukena sebesar Rp 3.500.000. Anton ketika menjual mukena itu wajib memungut PPN. Jika terjual ludes, total PPN yang dipungut Anton adalah sebesar Rp 1,75 miliar (5.000xRp 3.500.000×10 persen).

Anton membeli 5.000 mukenanya dari PKP yang lain (pabrikan) sebesar Rp 2.000.000 per lembar mukena. Pada saat membeli itu, Anton dipungut PPN sebesar 5.000XRp 2.000.000×10 persen=Rp 1 miliar oleh PKP pabrikan.

Jadi, jumlah PPN yang disetor ke kas negara paling lambat akhir bulan berikutnya (sebelum melaporkan SPT Masa PPN) adalah sebesar Rp 750 juta (pajak keluaran sebesar Rp 1,75 miliar dikurangi pajak masukan sebesar Rp 1 miliar).

Per Hari Ini, Modal Asing Masuk ke Indonesia Capai Rp 112,98 Triliun

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) cenderung menguat jelang libur panjang Lebaran 2019.

Mengutip laman Bank Indonesia (BI), Jumat (31/5/2019), rupiah menguat 32 poin atau 0,22 persen ke posisi 14.385 per dolar AS dari penutupan 29 Mei 2019 di posisi 14.417 per dolar AS.

Demikian juga pergerakan rupiah yang ditunjukkan dari data Bloomberg. Rupiah menguat sekitar 30 poin ke posisi 14.380 pada awal pembukaan perdagangan dari penutupan 14.410 per dolar AS.

Pada Jumat siang, rupiah masih menguat ke posisi 14.378 per dolar AS. Sepanjang Jumat pekan ini, rupiah bergerak di kisaran 14.376-14.415 per dolar AS.

Ekonom PT Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih menuturkan, penguatan rupiah seiring melambatnya ekonomi Amerika Serikat (AS) pada kuartal I 2019 tercatat 3,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu 4,2 persen.

“Kemungkinan ekonomi AS akan melambat pada triwulan berikutnya seiring dengan meningkatnya tensi perang dagang antara AS dengan China dimulai sejak awal April lalu,” tutur Lana, seperti dikutip dari laman Antara, Jumat pekan ini.

Dari sentimen internal, fenomena mudik diprediksi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi perkirakan, jumlah pemiduk secara nasional tercatat 23 juta orang dibandingkan 2017 sebesar 20 juta dan 2018 sebesar 21,6 juta.

“Ritual mudik ini menjadi momentum terbaik pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Lana.

Lana prediksi, rupiah akan menguat di kisaran 14.390 per dolar AS hingga 14.410 per dolar AS

Pertamina Setor Dividen ke Negara Rp 7,95 Triliun

PT Pertamina (Persero) mencatat perolehan laba pada 2018 sebesar Rp 35,99 triliun. Itu disampaikan usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan yang diselenggarakan di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Pelaksana Tugas Harian (PTH) Direktur Utama PT Pertamina, Pahala Nugroho Mansyur mengatakan, perolehan 2018 tersebut turun tipis dibanding capaian laba 2017 yang sebesar USD 2,54 miliar.

“2018, Pertamina catat laba USD 2,53 miliar atau sekitar 35,99 triliun. Ini didukung oleh peningkatan penjualan kita sebesar USD 57,93 miliar,” ujar dia di Gedung Kementerian BUMN.

Selain itu, ia juga menyampaikan, perolehan tersebut turut didukung sektor penjualan yang juga meningkat dari USD 46 miliar menjadi sekitar USD 57,9 miliar.

Agenda lain yang turut dibahas dalam RUPS tersebut yakni perihal persetujuan tips usulan pembagian dividen sebesar Rp 7,95 triliun. “Itu menambah bagian kontribusi Pertamina kepada negara,” sambung Pahala.

Dia juga berharap, segala capaian yang Pertamina peroleh pada 2017 lalu bisa dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Mudah-mudahan kinerja keuangan Pertamina semakin baik ke depannya. Capaian 2018 lalu atas dukungan seluruh stakeholders, dan Pemegang Utama saham kita dari Kementerian BUMN,” tukas dia.

Industri Otomotif Jepang Siap Produksi Kendaraan Listrik di Indonesia

Pada kesempatan sama, Deputy CEO Toyota Corp. Susumu Matsuda mengemukakan, dalam upaya memasarkan kendaraan listrik, pihaknya juga akan fokus dengan pengembangan teknologinya di Indonesia. 

“Hal ini untuk memberikan pelayanan utama kepada konsumen kami, sesuai budaya perusahaan, agar mereka praktis menggunakan kendaraan listrik,” ujar dia.

Toyota bersama Daihatsu akan memproduksi mobil hibrida di Indonesia pada 2022. Jenisnya antara lain SUV dan MPV. “Kami menilai, kedua jenis tersebut yang akan lebih diminati konsumen di Indonesia. Kami sedang mempersiapkan produksinya,” tutur Matsuda.

Toyota memberikan apresiasi kepada Kemenperin terhadap pelaksanaan studi mobil listrik dengan para pemangku kepentingan termasuk menggandeng perguruan tinggi. Hasil dari penelitian tersebut, bahwa mobil hibrida dapat mengurangi konsumsi bensin hingga setengahnya. Ini menjadi salah satu solusi yang cukup realistis, imbuhnya.

Poin penting lainnya dari hasil pertemuan ini, lanjut Airlangga, pihak Toyota memberikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia yang telah sukses menyelenggarakan Pemilihan Umum 2019 dan mampu menjaga iklim investasi yang kondusif.

“Mereka juga menyampaikan komitmennya terhadap pengembangan industri otomotif di Indonesia,” ujar dia. 

Dengan kemampuan yang telah dimiliki Indonesia, menurut Airlangga, sejumlah produsen otomotif skala global sedang merencanakan persiapan untuk peluncuran kendaraan listrik di Indonesia dalam waktu dekat. 

“Bahkan, dengan kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah, cukup mengkompensasi perbedaan harga antara kendaraan listrik dengan kendaraan internal combustion engine (ICE) yang ada sekarang,” imbuhnya. 

Perbedaan harga itu diyakini mampu mendorong sebagian konsumen untuk beralih dari yang sebelumnya menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik. Sebab, akan ada keuntungan bagi pengguna kendaraan listrik, terutama efisiensi terhadap konsumsi bensin. 

“Apalagi, ada hybrid car itu yang sampai hemat 50 persen. Selain itu, adanya kemudahan dari maintenance dari kendaraan-kendaraan berbasis elektrik,” ungkapnya.

Pantauan Pasar: Harga Telur Turun, Daging Sapi Rp 125 Ribu per Kg

Liputan6.com, Jakarta – Memasuki akhir pekan, harga komoditas telur dan daging ayam di pasar tradisional terpantau mengalami penurunan. Sementara itu, harga daging sapi saat ini masih belum berubah alias stabil.

Siti (28), seorang pedagang telur di Pasar Kwitang Dalam mengabarkan, harga telur ayam dalam negeri yang dijualnya telah terpangkas jadi Rp 24 ribu per kg sejak satu pekan terakhir.

“Ini udah turun Rp 24 ribu, udah sekitar satu mingguan. Tadinya sempat Rp 26 ribu-Rp 27 ribu per kg,” ujar dia kepada Liputan6.com, Jumat (31/5/2019).

Di luar telur ayam dalam negeri, berbagai produk telur lainnya secara harga jual tercatat belum berubah. Seperti telur ayam kampung yang masih tetap Rp 2.500 per butir, lalu telur puyuh Rp 29 ribu per kg, dan telur bebek Rp 3.000 per butir.

Penurunan harga juga turut dirasakan produk ayam potong. Ainun (62), seorang pedagang daging ayam di pasar yang sama menyampaikan, harga jualnya kini sudah turun Rp 40 ribu per kg.

“Ayam potong saya jualnya Rp 40 ribu (per kg). Tadinya Rp 45 ribu, udah lumayan lama (turunnya),” ungkap dia.

Sementara untuk daging sapi, harga jualnya kini belum banyak berubah. Suhendar (50), seorang pedagang daging sapi di Pasar Kwitang Dalam mengungkapkan, harganya masih tetap dan cenderung baru akan naik saat Lebaran nanti.

“Harga daging standar, Rp 125.000 per kg. Biasa baru naik nanti pas Lebaran,” ucap dia.

S&P Dongkrak Peringkat Utang RI Jadi BBB, IHSG Melesat 82,51 Poin

Liputan6.com, Jakarta – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melesat tajam pada pembukaan perdagangan saham sesi kedua Jumat (31/5/2019).

Penguatan IHSG ini terjadi di tengah rilis lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings yang menaikkan peringkat utang Indonesia jadi BBB.

Pada pembukaan perdagangan Jumat pekan ini, IHSG menguat 82,51 poin atau 1,35 persen ke posisi 6.186,3 pada pukul 14.00 waktu JATS.

Sebanyak 240 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 119 saham melemah dan 147 saham diam di tempat.

Pada awal sesi kedua, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.193,34 dan terendah 6.110,47.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 283.122 kali dengan volume perdagangan 9,6 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,9 triliun.

Investor asing beli saham Rp 667,81 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.263.

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham industri dasar turun 0,25 persen. Sektor saham keuangan menguat 2,28 persen, dan pimpin penguatan.

Disusul sektor saham infrastruktur menanjak 2,12 persen dan sektor saham aneka industri menguat 1,48 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham MKNT naik 34,55 persen ke posisi Rp 148 per saham, saham SMRU melonjak 32,17 persen ke posisi Rp 152 per saham, dan saham JAWA mendaki 22,64 persen ke posisi Rp 130 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tertekan antara lain saham BALI melemah 19,05 persen ke posisi Rp 1.700 per saham, saham HITS susut 8,82 persen ke posisi Rp 620 per saham, dan saham BRPT tergelincir 8,73 persen ke posisi Rp 3.240 per saham.

Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Bali Capai 90 Persen

Lebaran Idul Fitri di Indonesia identik dengan tradisi mudik. Ada pergerakan orang yang luar biasa antar satu daerah ke daerah lainnya. Untuk memeriahkannya, Kementerian Pariwisata meluncurkan #PesonaMudik2019.

Program tersebut diluncurkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Selasa, 21 Mei 2019.

Program yang diluncurkan untuk menyambut mudik Hari Raya Idul Fitri 1440 H ini para pemudik bisa pulang kampung sambil menikmati wisata lokal dan bisa mendapat hadiah.

“Kemenpar mengadakan lomba untuk kaum milenial yaitu lomba Foto Instagram #PesonaMudik2019. Lewat lomba ini mereka bisa mengabadikan momen seru selama perjalanan mudik dan libur lebaran,” tutur Arief Yahya pada Liputan6.com.

Sedangkan, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizky Handayani berharap kegiatan mudik ini bisa meningkatkan ekonomi daerah melalui berbagai aktivitas wisata.

Program lainnya adalah info 10 Top Kuliner dan 10 Destinasi Mudik serta diramaikan oleh 18 mitra co-branding dari Kemenpar. Dari 18 mitra tersebut, terdapat delapan brand oleh-oleh artis seperti Bogor Raincake, Bandung Kunafe, Cirebon Kunamon, Gigi Eat Cake, Savana Cake, Cirebon Kelana, Toba Medan, dan Malang Strudel.

Jelang Lebaran, Harga Cabai dan Sayuran Melonjak

Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan harga bahan pangan selama Ramadan cenderung terkendali. Hal ini merupakan hasil sinergi antara pihak terkait dalam mendorong produksi pangan dan menambah pasokan di pasaran melalui operasi pasar.

Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Pertanian (Kementan) Ketut Kariyasa mengatakan, peningkatan produksi pertanian tercatat dalam data Badan Pusat Statistik (BPS). Khususnya sektor hortikultura yang terus tumbuh secara meyakinkan.

“Selama empat tahun ini, PDB hortikultura tumbuh positif dan membanggakan. Kenaikan juga terjadi pada kuartal I tahun 2019,” ujar dia di Jakarta, Minggu (26/5/2019).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), PDB sektor pertanian tahun 2013 nilainya mencapai Rp 847,8 triliun. Dua tahun berlalu, angka tersebut terus meningkat tajam masing-masing sebesar Rp 880,4 triliun dan Rp 906,8 triliun.

Selanjutnya, PDB tahun 2016 dan 2017 juga meningkat, masing-masing sebesar Rp 936,4 triliun dan Rp 969,8 triliun. Demikian juga dengan tahun 2018, nilainya tumbuh sebesar 3,7 persen atau Rp 1.005,4 triliun. Angka tersebut bahkan melebihi target yang ditetapkan, yakni sebesar 3,5 persen.

“PDB Pertanian pada kuartal I 2019, tubuh positif sebesar 19,67 persen. Angka ini lebih baik jika dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya 1,15 persen,” kata dia.

Sementara itu, Pengamat Pertanian, Rachmat Pambudy mengungkapkan, meningkatnya produksi pertanian selama ini tidak lepas dari keseriusan Kementan dalam menyiapkan sarana dan prasaran pertanian di daerah, seperti alat mesin pertanian (alsintan) embung, irigasi, jalan desa dan ekstensifikasi pertanian.

“Beliau (Menteri Pertanian) juga pengembangan jagung secara besar-besaran. Pengembangan  bawang merah, bawang putih, sapi daging dan ayam buras dalam program SIWAB,” tandas dia.

YLKI : Agen Travel Sesatkan Konsumen Soal Harga Tiket Pesawat

Liputan6.com, Jakarta Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritisi Online Travel Agent (OTA) yang menjual harga tiket pesawat sampai Rp 21 juta bahkan Rp 40 juta.

Ketua Harian YLKI Tulus Abadi mengaku apa yang dilakukan OTA sebuah penawaran yang menggelikan. Hal ini disebabkan mahalnya harga tiket pesawat karena rute yang ditawarkan berputar-putar.

“Dan itu kelas bisnis pula. Masak jurusan Bandung-Medan harus berputar dulu ke Bali, lalu ke Jakarta, baru ke Medan? ini saya kira ulah OTA yang menyesatkan konsumen,” kata Tulus dalam keterangannya, Jumat (31/5/2019).

Tulus menegaskan, memang untuk penerbangan kelas bisnis, harga kursi yang ditawarkan lebih mahal jika dibandingkan dengan harga kelas ekonomi. Karena untuk kelas ini, soal harganya tidak diatur oleh pemerintah, melainkan sesuai mekanisme pasar.

Dengan harga yang mahal ini, ditambah rute yang tidak efektif menjadikan harga tiket tidak masuk akal.

“Aneh bin ajaib. Rute yang ditawarkan OTA tidak rasional, sengaja untuk menguras kantong konsumen. Kelas bisnis pesawat memang harganya bisa berlipat lipat dari kelas ekonomi, apalagi diputar putar pula,” tambah dia.

Jual Mukena Kena PPN? Begini Penjelasan Ditjen Pajak

Liputan6.com, Jakarta – Syahrini sukses jual mukena senilai Rp 3,5 juta. Mukena tersebut meski harganya jutaan mampu terjual 5.000 buah.

Hal itu juga menarik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Ditjen Pajak) Kemenkeu. Lewat akun media sosial twitter @DitjenPajak RI, DJP menghitung besaran pajak dari penjualan mukena 5.000 buah dengan harga Rp 3,5 juta per buah.

Penjualan mukena 5.000 buah@ Rp 3,5 juta. Rp 3.500.000×5.000= Rp 17,5 miliar. PPN=Rp 1,75 miliar.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama menuturkan, unggahan penghitungan PPN untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. “itu memberikan edukasi saja kepada masyarakat,” ujar Hestu saat dihubungi Liputan6.com.

Ia menuturkan, kalau ada kewajiban menjadi pengusaha kena pajak (PKP) bagi pengusaha yang peredaran brutonya sudah melebihi Rp 4,8 miliar dalam setahun.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pun memberikan penjelasan mengenai penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk penjualan mukena tersebut.

Lewat laman pajak.go.id, DJP menyebutkan, pada dasarnya mukena tidak termasuk dalam jenis barang yang tidak dikena PPN. Artinya mukena merupakan barang kena pajak, sehingga atas penyerahan atau penjualannya di dalam daerah pabean Indonesia terutang PPN sebesar 10 persen.

PPN akan terutang dalam hal yang melakukan penyerahan atau penjualan mukena itu adalah pengusaha kena pajak (PKP) atau pengusaha yang seharusnya sudah dikukuhkan sebagai PKP.

Pengusaha wajib mengukuhkan diri sebagai PKP apabila dalam suatu tahun buku peredaran bruto dan atau penerimaan brutonya telah melebihi Rp 4.800.000.000.

Dalam hal pengusaha tersebut tidak mengukuhkan diri sebagai PKP, Ditjen Pajak dapat melakukan pengukuhan PKP secara jabatan dan kewajiban perpajakan (PPN) tetap terutang (dapat ditagih) sejak peredaran brutonya melebihi Rp 4.800.000.000.

Dengan demikian, PKP yang melakukan penjualan mukena terutang PPN sebesar 10 persen dari harga jual dan wajib membuat faktur pajak atas penjualan mukena tersebut. PPN adalah pajak tidak langsung, sehingga beban PPN sebesar 10 persen dari harga jual mukena tersebut ditanggung oleh konsumen dan pembeli.

Lalu berapa jumlah PPN yang harus disetor kepada kas negara oleh PKP?

Indonesia mengenal mekanisme pajak keluaran dan pajak masukan dalam sistem pemungutan PPN. PPN yang dipungut oleh PKP atas hasil penjualan mukena disebut sebagai pajak keluaran.

Pada waktu PKP penjual mukena melakukan pembelian mukena dari PKP lain (misalnya pabrikan) dan dikenakan PPN, maka PPN itu disebut sebagai pajak masukan.

Jumlah yang disetor ke kas negara oleh PKP pada setiap bulannya adalah selisih antara pajak keluara dan pajak masukan (dalam hal pajak keluaran lebih besar dari pada pajak  masukan).

Jika pajak keluaran lebih kecil dari pada pajak masukan, maka selisihnya dapat dikompensasi ke masa pajak berikutnya atau dimintakan restitusi (pengembalian). Syarat dan ketentuan berlaku.

Perhitungan PPN ini dituangkan dalam SPT masa PPN yang wajib dilaporkan paling lambat akhir bulan berikutnya juga.

Contoh:

Anton sebagai PKP menjual 5.000 mukena pada Mei 2019. Harga jual satu lembar mukena sebesar Rp 3.500.000. Anton ketika menjual mukena itu wajib memungut PPN. Jika terjual ludes, total PPN yang dipungut Anton adalah sebesar Rp 1,75 miliar (5.000xRp 3.500.000×10 persen).

Anton membeli 5.000 mukenanya dari PKP yang lain (pabrikan) sebesar Rp 2.000.000 per lembar mukena. Pada saat membeli itu, Anton dipungut PPN sebesar 5.000XRp 2.000.000×10 persen=Rp 1 miliar oleh PKP pabrikan.

Jadi, jumlah PPN yang disetor ke kas negara paling lambat akhir bulan berikutnya (sebelum melaporkan SPT Masa PPN) adalah sebesar Rp 750 juta (pajak keluaran sebesar Rp 1,75 miliar dikurangi pajak masukan sebesar Rp 1 miliar).

S&P Dongkrak Peringkat Utang Indonesia Jadi BBB

Liputan6.com, Jakarta – Lembaga pemeringkat internasional S&P global rating menaikkan peringkat kredit utang Indonesia dari BBB- menjadi BBB dengan prospek stabil pada Jumat (31/5/2019).

Selain itu, S&P juga menaikkan peringkat utang Indonesia jangka pendek menjadi A-2 dari A-3.

Dalam keterangan tertulis, kenaikan peringkat tersebut mencerminkan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat dan dinamika kebijakan yang mendukung. Hal ini seiring terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Peringkat pada Indonesia terus didukung oleh utang pemerintah yang relatif rendah dan kinerja fiskal yang moderat,” tulis S&P Global Rating.

Faktor-faktor ini menyeimbangkan kelemahan terkait ekonomi Indonesia dengan masyarakat penghasilan menengah ke bawah dan capital adequacy ratio (CAR) yang moderat.

Adapun prospek yang stabil mencerminkan pandangan S&P mengenai lingkungan kebijakan yang konstruktif di Indonesia sehingga akan mendukung prospek pertumbuhannya di tahun-tahun mendatang, dan meningkatkan profil kredit yang lebih luas dari pemerintah.

S&P dapat menaikkan peringkat jangka pajjang jika pengaturan fiskal membaik sehingga defisit pemerintah secara umum dan perubahan terkait utang bersih turun jauh di bawah 1 persen dari produk domestik bruto (PDB) selama dua thaun ke depan.

“Sebaliknya, kami dalam menurunkan peringkat jika pertumbuhan ekonomi global melambat secara substansial selama dua tahun ke depan,” tulis S&P.

Pertamina Raup Laba Rp 35,99 Triliun pada 2018

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Jumat 31 Mei 2019. RUPS tersebut akan digelar di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat. Adapun salah satu mata agenda adalah pertanggungjawaban laporan keuangan perusahaan sepanjang 2018.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan, Pertamina sendiri berhasil mencatatkan laba bersih yang cukup besar pada 2018. Meski begitu, dirinya enggan membocorkan jumlah tepatnya.

“Seperti yang kami harapkan. Dulu Bu Menteri (Rini Soemarno) sempat bilang di atas Rp 20 triliun ya, revenue oke, sehat, dan ini melebihi jauh dari itu,” kata Fajar saat ditemui dalam acara pelepasam Mudik Bareng BUMN 2019 di GBK, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2019.

Fajar menyampaikan untuk pendapatan sendiri Pertamina berhasil memperoleh sekitar Rp 600 triliun. Menurutnya ada dua faktor penyumpang besarnya pendapatan dan laba bersih perusahaan.

Pertama, dari bisnis hilir seperti penjualan BBM subsidi sebesar 60 persen yang berasal dari pemerintah. Kedua, bisnis dari sektor hulu Pertamina seperti produksi dan lifting minyak dan gasnya sebesar 30 persen.

“Kan dia ada kompensasi, kemudian ada hulu. Upstream itu dia tinggi. Faktornya 2 itu. Itu tinggi naiknya,” jelasnya.

Fajar mengatakan untuk lebih detailnya, laporan keuangan 2018 akan disampaikan besok usai RUPS. “Besok kan ada, detailnya besok saat RUPS Pertamina,” pungkasnya.

Ciptakan Generasi Juara Lahir Batin, bank bjb Gelar Pesantren Kilat

Liputan6.com, Jakarta Siswa sekolah di Indonesia kerap diberikan pengetahuan agama Islam lewat kegiatan pesantren kilat saat Ramadan. Mereka diberikan pengetahuan agama dan diajak mempraktikkan ibadah secara bersama-sama guna memperoleh pahala melimpah pada bulan suci.

Tak hanya dilaksanakan pihak sekolah secara mandiri, pesantren kilat juga kerap diselenggarakan oleh lembaga lain. Misalnya, bank bjb sebagai agen perubahan nasional. Bank pembangunan daerah yang berbasis di Jawa Barat ini menyelenggarakan event pesantren kilat pada Ramadan tahun ini. Event pesantren kilat ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan bertajuk ‘bjb Berbagi Ramadan Memberi’ yang diselenggarakan perseroan selama Ramadan. 

Kegiatan pesantren kilat tersebut diperuntukkan bagi siswa-siswi SD dan SMP sederajat yang berada di sekitar Kantor Pusat bank bjb, Kota Bandung. Pesantren kilat diselenggarakan selama dua pekan dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang.

Kegiatan tersebut akan dibagi dalam dua sesi dengan jumlah peserta 100 orang di setiap sesinya. Satu sesi sendiri akan berlangsung selama tiga hari.

Dalam praktiknya, para peserta akan diberikan materi pembelajaran selama dua hari dan melaksanakan kegiatan outbond selama satu hari dalam setiap sesi. Kegiatan outbond ini dilakukan sebagai ajang memperkuat kekompakan sekaligus sarana refreshing dari kegiatan pembelajaran.

“Anak-anak ini adalah generasi penerus bangsa. Mereka perlu mendapatkan pemahaman keagamaan yang lebih mendalam agar tidak salah melangkah di masa depan. Program pesantren kilat ini juga merupakan bentuk dukungan penuh bank bjb dalam menciptakan generasi agamis selaras dengan visi pemerintah mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin,” ujar Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Muhammad As’adi Budiman, dalam keterangan tertulisnya.

Ia berharap, melalui pesantren kilat tersebut para peserta bisa mendapatkan pemahaman keagamaan yang lebih mendalam dan mempraktikannya dalam kegiatan sehari-hari guna memetik keberkahan Ramadan.

Selain pesantren kilat, even ‘bjb BerbagiRamadan Memberi’ juga akan diisi dengan berbagai kegiatan lainnya, di antaranya buka bersama dan santunan yatim dhuafa di sejumlah daerah di tanah air, ‘Kampung Ramadan bank bjb’, dan roadshow Haji Geyot. Berbagai kemeriahan yang tersaji selama Ramadan ini merupakan bentuk tanda mata untuk negeri sekaligus menjadi penanda rangkaian kemeriahan Hari Ulang tahun bank bjb ke-58.

Didenda Australia Rp 189,2 Miliar, Garuda Indonesia Protes

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa laporan keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Rencananya, hasil pemeriksaan akan diumumkan usai Lebaran.

Anggota III BPK Achsanul Qosasi mengaku pihaknya telah mengirimkan tim beberapa waktu lalu. Tim ini bekerja untuk mengevaluasi kantor akuntan publik. BPK juga telah melakukan wawancara dengan jajaran direksi, serta melakukan kajian lainnya. 

“Jadi kita sudah mendapatkan informasi yang lengkap, setelah itu baru kita umumkan. Mungkin 5 hari setelah lebaran (akan diumumkan),” papar Achsanul di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019.

“Apakah itu sesuai dengan aturan undang-undang atau ada hal yang tidak dipenuhi. Sehingga harus dilakukan langkah-langkah perbaikan. Jadi intinya laporan keuangan Garuda itu harus diperbaiki atau sudah dianggap cukup. Itu nanti,” sambung Achsanul.

Untuk diketahui, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Garuda Indonesia pada 24 April 2019, mengumumkan bahwa sepanjang tahun 2018 perusahaan mencetak laba bersih USD 809,84 ribu, meningkat tajam dari tahun 2017 yang rugi USD 216,58 juta.

Namun, laporan keuangan itu menjadi sorotan karena adanya penolakan dari dua komisarisnya.

Penolakan tersebut terkaif perjanjian kerjasama dengan PT Mahata Aero Teknologi dan PT Citilink Indonesia, di mana apabila tanpa pengakuan pendapatan ini, perseroan diperkirakan akan alami kerugian sebesar USD 244,95 juta.

April 2019, Uang Beredar Tumbuh Melambat

Liputan6.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh melambat pada April 2019. Posisi M2 tercatat Rp 5.744 triliun atau tumbuh 6,2 persen (year on year/YoY).

Angka itu sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 6,5 persen (YoY).

Perlambatan uang beredar terutama disebabkan oleh komponen uang kuasi yang tumbuh sebesar 6,2 persen YoY, melambat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 7 persen YoY.

Pangsa uang kuasi terhadap M2 sebesar 74,4 persen dengan nilai Rp 4.272 triliun. Angka lebih rendah untuk pertumbuhannya karena perlambatan simpanan berjangka dan giro valas.

Sementara itu, komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) serta surat berharga selain saham tumbuh meningkat, masing-masing tumbuh 5,8 persen (YoY) dan 31,1 persen (YoY) lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 4,8 persen (YoY) dan 23,7 persen (YoY). Demikian mengutip dari laman BI, Jumat (31/5/2019).

Hal ini didorong seluruh komponennya. Giro rupiah tercatat tumbuh 4,7 persen (YoY) pada April 2019, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 3,8 persen (YoY) terutama karena peningkatan saldo giro rupiah milik nasabah perorangan.

Selain itu, terdapat akselarasi pertumbuhan dana float uang elektronik yang diterbitkan bank dari 29,9 persen (YoY) pada Maret 2019 menjadi 41,2 persen pada April 2019 dengan nilai saldo sebesar Rp 2,6 triliun.

Sementara itu, uang kartal di luar perbankan dan BI mencatatkan akselarasi pertumbuhan dari 6,2 persen YoY menjadi 7,4 persen YoY pada April 2019.

Hal ini diindikasikan sejalan dengan keperluan kartal untuk operasional pelaksanaan pesta demokrasi berupa pemilu legislatif dan presiden serentak pada 17 April 2019.

Menperin: Industri di RI Berkembang Pesat dalam 10 Tahun Terakhir

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, sektor industri di Indonesia mengalami perkembangan pesat dalam 10 tahun terakhir.

Bahkan, World Bank menempatkan industri manufaktur Indonesia sebagai negara peringkat kelima di negara-negara G-20.

Airlangga Hartarto menyampaikan hal itu dalam pertemuan 25 Tahun konferensi internasional, The Future of Asia di Tokyo Jepang, Kamis 30 Mei 2019.

Pertemuan ini dihadiri sejumlah pemimpin politik, ekonomi dan akademik dari wilayah Asia. Beberapa presiden dan perdana menteri juga hadir, dari Myanmar, Kamboja, Filipina.

“Dari data terakhir, industri manufaktur Indonesia menyumbang 20 persen ke GDP pada quarter pertama tahun ini. Dengan raihan itu, World Bank menjelaskan bahwa Indonesia berada di peringkat kelima negara-negara G-20, yang berarti hampir sama dengan Jerman dimana kontribusi manufakturnya sebesar 20,6 persen,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Di depan para pemimpin politik dan ekonomi di wilayah Asia, Airlangga banyak menyampaikan soal perkembangan industri di Indonesia.

“Kita berbicara bagaimana Indonesia saat ini yang berbeda 10 tahun lalu. Bagaimana peningkatan ekspor komoditas sepanjang 5 tahun terakhir, yang mana Indonesia fokus ekspor manufaktur bernilai tambah tinggi. Kita bicara bagaimana Indonesia menarik lebih banyak investasi dengan kebijakan tax holiday yang agresif,” kata dia.

Garuda Indonesia Bantah Harga Tiket Bandung-Medan Rp 21 Juta

Sebelumnya, masyarakat tengah ramai membicarakan mahalnya harga tiket pesawat untuk rute-rute tertentu menjelang liburan Lebaran 2019. Tiket Bandung-Medan atau Jakarta-Makassar misalnya, di platform layanan aplikasi penjualan tiket seperti Traveloka.com atau Tiket.com, bisa dijual lima enam kali lipat dari tarif normal.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Keuangan Polana B. Pramesti menegaskan, pihaknya telah meminta maskapai untuk mengingatkan dan menegur mitra penjual atau agen untuk tidak menampilkan harga yang tidak masuk akal karena penerbangan harus melalui beberapa kali transit.

“Karena yang muncul di layar aplikasi konsumen, harga tiket pesawat jadi tidak masuk akal. Kalau maskapai tidak diingatkan untuk menegur mitra mereka, ini akan merugikan reputasi maskapai sendiri, sekaligus membuat calon penumpang menjerit,” ujar Polana, Jumat, 31 Mei 2019.

Polana menambahkan, dalam suasana di mana permintaan tiket pesawat mengalami puncak seperti musim liburan dan Lebaran 2019 tahun ini, pemunculan harga yang tidak masuk akan makin membuat publik kebingungan dan menurunkan kepercayaan terhadap pelayanan dalam industri penerbangan.

Tiket pesawat yang dijual di aplikasi bukanlah tiket penerbangan langsung sesuai tujuan. Untuk rute Bandung tujuan Medan misalnya, tiket yang ditawarkan adalah melalui transit Denpasar dan Jakarta, baru terbang ke Medan. Bagaimana dengan Jakarta-Makassar? Penerbangan yang ditawarkan harus transit melalui Jayapura, baru terbang lagi ke barat dari Jayapura ke Makassar.

Rupiah Menguat Jelang Libur Panjang Lebaran

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stabil menjelang libur panjang. Rupiah berpotensi menguat karena pengaruh regional.

Mengutip Bloomberg, Rabu (29/5/2019), rupiah dibuka di angka 14.386 per dolar AS, tak berbeda jauh dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.375 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran sempit atau cukup stabil di 14.385 per dolar AS hingga 14.386 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat tipis 0,02 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.380 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sehari sebelumnya yang ada di angka 14.360 per dolar AS.

konom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh pasar yang mulai bersiap menghadapi cuti mulai awal Juni 2019.

“Kemungkinan rupiah relatif terjaga di tengah pasar yang sudah mulai kurang aktif karena libur panjang cuti bersama,” kata Lana.

Lana menambahkan rupiah masih berpotensi menguat sepanjang hari karena adanya faktor eksternal yaitu pengaruh dari apresiasi beberapa mata uang Asia terhadap dolar AS.

“Mata uang kuat Asia utama, yen Jepang dan dolar Singapura, yang dibuka menguat terhadap dolar AS bisa menjadi sentimen penguatan rupiah,” ujarnya.

Lana memprediksi rupiah hari ini akan masih dalam kisaran 14.350 per dolar AS hingga 14.370 per dolar AS.

Usai Pemilu, Menperin Ajak Investor Jepang Tanam Modal di RI

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meyakinkan para investor di Jepang jika iklim investasi dan kondisi keamanan di Indonesia tetap berjalan baik pasca penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).

Hal tersebut diungkapkan Airlangga dalam pertemuan 25 Tahun konferensi internasional, The Future of Asia di Tokyo Jepang, Kamis 30 Mei 2019, kemarin.

“Pemilu telah selesai dilakukan di Indonesia dan berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun, sekaligus bukti bahwa politik dan agama bisa berjalan seiring dengan baik, tak ada masalah,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (31/5/2019).

Dia juga menyatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode kedua tetap akan berjalan lancar. ‎Masyarakat Indonesia juga akan mendukung pembangunan yang akan dibangun pemerintah dalam 5 tahun mendarang

“Pemilu telah selesai maka warga Indonesia semua bersatu kembali membangun bangsa bersama-sama. Bahkan dukungan kepada Presiden Jokowi dari partai politik dan parlemen sekitar 60 persen nantinya akan semakin kuat lagi karena tampaknya sekitar 20 persen tambahan dari anggota parlemen lain ya sudah bersiap untuk mendukung pula pemerintahan Jokowi di masa depan. Sehingga pemerintahan Jokowi pasti akan kuat sekali nantinya,” jelas dia.

Oleh sebab itu, Airlangga mengajak para investor Negeri Sakura untuk tidak ragu menanamkan modalnya di‎ Indonesia. Terlebih, pemerintah juga telah menyiapkan insentif pajak bagi investasi yang masuk, khususnya bagi industri yang melaksanakan pendidikan vokasi.‎

“Datanglah ke Indonesia karena memiliki pasar sangat besar bahkan keempat terbesar setelah China, Amerika dan Indonesia. Potensi usaha dan keuntungan sangat besar ditunjuk tax incentive yang sangat menarik bagi investor asing yang menanamkan modalnya ke Indonesia,” tandas dia.

Pemberlakuan Sistem Satu Arah Lebih Awal pada Hari Ini

Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri mengatakan, jumlah kendaraan dari arah Jakarta yang mudik menggunakan Tol Trans Jawa menuju arah timur pada Kamis atau H-6 Lebaran mencapai lebih dari 32 ribu kendaraan.

“Normalnya 23 ribu hingga 25 ribu kendaraan (per hari). Sekarang jauh dari itu. Itu belum dihitung sampai 24 jam. Kita lihat pergerakannya sampai besok pagi pukul 06.00,” kata Irjen Refdi di Gate Tol Cikarang Utama, Jawa Barat, Kamis malam, 30 Mei 2019.

Pihaknya menilai bahwa pemberlakuan sistem satu arah atau one way di tol sangat membantu mengurai kepadatan arus kendaraan yang mengarah ke timur.

“Ini adalah solusi terbaik di tahun ini. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan betul-betul membantu dan bisa dinikmati masyarakat dalam perjalanan mudik dan arus balik,” katanya.

Ia menambahkan, ada kemungkinan untuk memperpanjang durasi penerapan one way. Namun hal tersebut masih dipertimbangkan. “Dilakukan evaluasi, kalau itu masih diperlukan, akan dilanjutkan,” katanya seperti dikutip Antara.

Sistem satu arah atau one way diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan pada puncak arus mudik dan arus balik.

Sistem satu arah atau one way telah mulai diberlakukan sejak Kamis pukul 08.00 hingga pukul 21.00 WIB. One way diberlakukan mulai kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 263 Brebes Barat.

Waktu pelaksanaan one way mulai dari 30 Mei hingga 2 Juni 2019.

Sementara pada musim arus balik pada 8 Juni sampai dengan 10 Juni 2019, sistem one way mengarah ke Jakarta diberlakukan mulai kilometer 263 Brebes Barat menuju kilometer 70 Cikampek Utama.

Hari Kejepit, IHSG Bergerak di Zona Hijau

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bertahan di zona hijau jelang libur. Penguatan IHSG ditopang transaksi harian saham cukup besar dan aksi beli investor asing.

Pada penutupan perdagangan saham, Rabu (29/5/2019), IHSG menguat 70,96 poin atau 1,18 persen ke posisi 6.104,10. Indeks saham LQ45 menguat 1,5 persen ke posisi 959,34. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

Jelang libur, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.112,43 dan terendah 6.054,57. Sebanyak 220 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 159 saham melemah dan 147 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 419.473 kali dengan volume perdagangan 14,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,8 triliun. Investor asing beli saham Rp 429,87 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.400. 

Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham pertanian turun 0,09 persen dan sektor saham tambang susut 0,06 persen. Sementara itu, sektor saham infrastruktur naik 2,21 persen, dan bukukan penguatan terbesar. Disusul sektor saham aneka industri naik 1,62 persen dan sektor saham barang konsumsi menanjak 1,57 persen.

Sejumlah saham catatkan penguatan besar antara lain saham MKNT naik 34,15 persen ke posisi Rp 110 per saham, saham KPAL melonjak 31,20 persen ke posisi Rp 164 per saham, dan saham BALI melonjak Rp 25 persen ke posisi Rp 2.100 per saham.

Sementara itu, saham-saham yang merosot antara lain saham JAWA turun 14,52 persen ke posisi Rp 106 per saham, saham FIRE susut 10,06 persen ke posisi Rp 7.600 per saham, dan saham RMBA tergelincir 9,8 persen ke posisi Rp 368 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar melemah kecuali indeks saham Shanghai naik 0,16 persen. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,57 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 1,25 persen, indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 1,21 persen, indeks saham Thailand merosot 0,62 persen.

Selain itu, indeks saham Singapura terpangkas 0,06 persen dan indeks saham Taiwan turun 0,10 persen.

Harga Tiket Pesawat Terlihat Mahal, Ini Penyebabnya

Dalam peraturan di industri penerbangan, penumpang akan dibebani biaya tambahan seperti pajak iuran wajib asuransi, dan Passanger service charge ( PSC) untuk penerbangan ke setiap titik. Apabila rute yang dipilih konsumen harus transit di 2 bandara, maka ia akan dikenai tambahan biaya sebanyak 3 kali, yakni biaya di bandara keberangkatan dan dua bandara transit.

Lalu, bagaimana mungkin rute Jakarta-Makassar ditawarkan harus transit ke Jayapura terlebih dahulu? Atau untuk terbang dari Bandung ke Medan, calon penumpang harus terbang ke Denpasar terlebih dahulu?

Karena berdasarkan mesin yang ada dalam aplikasi layanan online, penerbangan untuk jadwal yang dipilih calon penumpang pada tanggal tersebut, tinggal itulah satu-satunya pilihan yang tersedia, sedangkan pilihan penerbangan yang langsung sudah diambil oleh penumpang lain jauh-jauh hari sebelumnya.

Dengan cara bekerja mesin layanan seperti itu, maka aplikasi akan memunculkan semua kemungkinan yang masih tersedia untuk jadwal penerbangan yang diinginkan konsumen, sehingga mengakibatkan harganya menjadi tidak masuk akal, karena diakumulasi dari setiap penerbangan dari titik keberangkatan ke titik transit pertama, transit kedua, dan seterusnya, sampai dengan titik akhir penerbangan.

Jurus PLN Jaga Pasokan Listrik di Pelabuhan Merak

Sebelumnya, PT PLN (Persero) menjamin kepada masyarakat bahwa pasokan listrik saat Lebaran akan lebih aman. Pasalnya, konsumsi listrik menurun karena industri meliburkan diri.

“Konsumsi terbesar itu adalah industri dan bisnis, seperti yang kita ketahui industri itu meliburkan karyawannya, sehingga mesinnya tidak beroperasi. Itulah yang mengakibatkan konsumsi listrik secara nasional akan turun,” jelas ujar Plh. Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN Dwi Aryo Abdullah, Rabu, 29 Mei 2019 di Kantor PLN Pusat, Jakarta.

Pada Ramadan dan Lebaran pemakaian energi listrik bisa turun sampai 15-20 persen, sementara tingkat nasional turun 10-15 persen. Sebagai contoh, beban puncak di Jawa-Bali pada hari biasa, hari kerja, di luar Ramadan dan Lebaran, bisa tembus di angka 27 ribu megawatt.

“Secara nasional, beban di pemakaian masyarakat di saat Hari Raya Idul Fitri itu kalau di Jawa-Bali turun 15-20 persen, kalau nasional 10-15 persen, sehingga cadangannya meningkat, baik katakanlah Sumatra, Kalimatan, Sulawesi, dan di beberapa pulau-pulau kecil,” ujar dia.

Sementara, perkiraan untuk lebaran, H-5 sampai H+5 perkiraannya konsumsi turun, terutama di Jawa dapat turun hingga 17 ribu megawatt. Dwi menyebut penurunan signifikan itu meningkatkan reservasi PLN dari 30 persen, jadi 50 persen.

PLN pun akan selektif mengoperasikan pembangkit. Terhitung ada 20 yang tidak dioperasikan karena pasokan listrik Lebaran sudah tercukupi dengan di luar itu.

“Tentunya yang tidak dioperasikan yang berbahan bakar minyak, gas, yang sesuai dengan kapasitasnya, dan itu bukan tidak bisa operasi, itu namanya di standby dingin,” tutur Dwi.

H-6 Lebaran, Jumlah Pemudik yang Lewat Cikarut Meningkat

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan, telah terjadi kenaikan jumlah pemudik yang signifikan pada H-6 Lebaran 2019, tepatnya pada Kamis (30/5/2019) kemarin.

Ini ditandai dengan jumlah pemudik di area Tol Jakarta-Cikampek (Japek) bekas Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama (Cikarut) yang terpantau padat. Berdasarkan pantauan CCTV, wilayah tersebut telah ramai dipadati kendaraan roda empat sejak kemarin.

“Dari pantauan kita memang ada kenaikan jumlah pemudik dan bahkan pemudik itu berangkat lebih awal. Ditandai dengan jumlah pemudik yang ada di Cikarut,” ungkapnya, Jumat (31/5/2019).

Budi mengatakan, dari laporan pada H-6 ini kecenderungannya adalah naik. “Tapi kita belum bisa memastikan jumlah pastinya berapa,” sambungnya.

Dia berharap, kepadatan lalu lintas ini relatif rata lantaran waktu mudik yang relatif panjang, yakni pada 30 Mei sampai dengan 4 juni 2019.

“Kita harapkan ini bisa berjalan dengan baik dan kepadatan yang rata bukan hanya di tanggal 30 Mei atau 31 Mei saja, tapi rata ke tanggal 1-4 juni. Sehingga mereka yang mudik mendapatkan suatu layanan yang baik,” ucap Menhub.

Negara Berpotensi Kembalikan Bea Keluar Rp 1,82 Triliun ke Freeport

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya potensi pengembalian bea keluar sebesar Rp 1,82 triliun atas ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia.

Potensi pengembalian bea keluar tersebut karena adanya perbedaan tarif bea keluar dalam Nota Kesepahaman antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral(ESDM) dengan PT Freeport Indonesia(FI) dengan Tarif bea keluar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan.

Dikutip dari dokumen Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2018 yang dirilis oleh BPK, Jumat (31/5/2019), dalam menghitung target penerimaan bea keluar tahun 2018, Kementerian Keuangan tidak memperhitungkan potensi peningkatan bea keluar sebagai dampak diterbitkannya PMK Nomor 13/PMK.010/2017.

Dengan terbitnya PMK Nomor 13/PMK.010/2017, terdapat potensi penambahan bea keluar karena PMK tersebut mengatur tarif berdasarkan tingkat kemajuan pembanguna fisik fasilitas pemurnian (smelter).

PMK sebelumnya yaitu PMK 153/PMK.011/2014 mengatur bahwa penghitungan tingkat kemajuan pembangunan smelter termasuk didalamnya penempatan jaminan kesungguhan.

Dengan demikian, PT FI (Freeport Indonesia) dan PT AMNT (Amman Mineral Nusa Tenggara) yang semula dikenakan tarif 5 persen karena adanya penempatan jaminan kesungguhan berpotensi dikenakan tarif 7,5 persen karena jaminan kesungguhan tersebut sudah tidak diperhitungkan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa adanya kebijakan nasional dalam perubahan tarif bea keluar tersebut tidak diperhitungkan dalam menyusun estimasi penerimaan bea keluar TA 2018.

Berdasarkan hasil penelusuran pada 109 dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)PT FI selama tahun 2018 diketahui bahwa PT FI selalu memberitahukan bea keluar dengan menggunakan tarif 5 persen. Total nilai Bea Keluar yang diberitahukan oleh PT FI pada 109 PEB tersebut sebesar Rp 2,71 triliun. Namun atas pemberitahuan tersebut, DJBC menetapkan tarif sebesar 7,5 persen.

Selain PT Freeport Indonesia, eksportir konsentrat tembaga lainnya adalah PT AMNT. Berdasarkan hasil penelusuran pada 25 dokumen PEB PT AMNT selama tahun 2018 diketahui bahwa PT AMNT selalu memberitahukan bea keluar dengan menggunakan tarif 7,5 persen. Total nilai bea keluar yang diberitahukan oleh PT AMNT pada 25 PEB tersebut adalah sebesar Rp 458,42 miliar.

Top 3: Pelajaran Finansial dari Film Aladdin

Liputan6.com, Jakarta – Film Aladdin yang sekarang lagi tayang di bioskop-bioskop Tanah Air ini ternyata tak cuma menarik disimak jalur ceritanya aja.

Memang apa lagi yang menarik? Kalau dicermati, film yang menampilkan Mena Massoud sebagai pemeran Aladdin dan Will Smith sebagai si oom jin juga menawarkan nilai-nilai penting soal keuangan.

Jadi meskipun film ini dibintangi oleh para aktor dewasa, cerita Aladdin ini sangat aman ditonton oleh anak-anak. Jadi selain menghibur, film ini bakal banyak nilai positifnya bagi si kecil.

Artikel mengenai pelajaran mengatur keuangan dari Film Aladdin menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Jumat (31/5/2019):

1. 4 Pelajaran Finansial dari Film Aladdin, Apa Saja?

Masih ingat bagaimana ketika Aladdin dipaksa Jafar memasuki Cave of Wonder? Sebuah gua yang pintu masuknya berbentuk kepala macan dan menyimpan banyak harta karun.

Aladdin diperintahkan buat tak menyentuh barang-barang berharga di sana, kecuali lampu wasiat.

Sialnya adalah Abu malah tergoda mengambil batu permata berwarna merah yang bersinar. Alhasil, gua itupun runtuh dan lahar pun tersembur keluar. Untung saja mereka bisa menyelamatkan diri.

Adegan di film “Aladdin” ini mengajari kita agar tak mudah tergiur dalam segala bentuk investasi yang menjanjikan imbal hasil tinggi.

Baca artikel selengkapnya di sini

Jangan Panik, Lakukan ini Saat Hadapi Situasi Genting di Kantor

Anda harus selalu berpikir secara masuk akal atau logis. Terlebih lagi saat Anda mengalami kepanikan yang cukup berat.

Anda harus bisa menganalisa penyebab kepanikan tersebut. Kemudian untuk mengatasinya, Anda harus menerima semua kejadian dengan lapang dada.

Semua hal yang terjadi tentu karena adanya sebab dan akibat. Semua terjadi secara logis bukan karena sulap maupun sihir.

Jadi, Anda juga harus selalu berpikiran logis untuk bisa mengatasi rasa panik Anda. Jangan biarkan kepanikan menguasai pikiran dan tubuh Anda.

Jika pikiran dan tubuh sudah dikuasai oleh kepanikan, tentu saja Anda akan mulai berpikir tidak logis dan membayangkan hal-hal yang tidak masuk akal di luar nalar manusia.

5. Komunikasikan dengan Orang Terdekat

Jika Anda tidak memiliki saudara terdekat, Anda bisa menceritakan kondisi Anda pada teman terdekat yang bisa Anda percaya. Tentunya teman terdekat akan memberi rasa nyaman tersendiri untuk Anda.

Jangan pernah memendam rasa panik Anda sendirian, karena ini akan memberi dampak buruk pada kesehatan dan mental Anda. Bisa-bisa Anda menderita depresi karena selalu menyembunyikan masalah yang dihadapi.

Cobalah bersikap lebih terbuka, ceritakan semua permasalahan yang sedang Anda hadapi. Coba berbagi cerita dan pengalaman, Anda mungkin bisa menemukan semangat setelah mendengarnya.

Mungkin saja orang yang mendengar cerita Anda justru memiliki solusi yang tepat. Solusi untuk membebaskan diri Anda dari jeratan rasa panik.

Meskipun tidak memberikan solusi, setidaknya dia sudah meringankan beban pikiran Anda dengan mendengar keluh kesah dan permasalahan Anda.

Jadikan Rasa Panik Sebagai Pembangkit Semangat

Bagaimana bisa menjadikan rasa panik Anda sebagai pembangkit semangat? Anda tentu sangat trauma dan tidak ingin menghadapi rasa panik bukan? Jadi, untuk menghindarinya Anda harus bisa lebih bersemangat dalam bekerja. Terlebih lagi bekerja di kantor tentu sangat banyak pemicu yang menyebabkan munculnya rasa panik.